Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosbud » Memanusiakan Penyintas Gempa Bandung: Kemensos Hadir

Memanusiakan Penyintas Gempa Bandung: Kemensos Hadir

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung,msinews.com– Awan kelabu perlahan menjauh usai menyesaki langit di atas Lapangan Bola Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, pagi itu. Mentari mengambil alih peran, memenuhi cakrawala berhiaskan gumpalan awan putih di sekelilingnya, khas panorama langit di sebuah dataran tinggi.

Dari kejauhan terdengar sorak-sorai sekelompok anak sedang memperebutkan bola sepak. Di sudut lain lapangan, sebagian anak berlomba-lomba melambungkan bola menyeberangi jaring pembatas, seolah tak mengizinkan benda bundar itu menyentuh bumi yang mereka pijak. Di sisi lapangan tampak tenda berwarna-warni membentuk koloni. Tenda itu bukan tenda panitia lomba sepak bola maupun bola voli yang mereka mainkan, akan tetapi tenda pengungsian yang sudah sepekan ini mereka tempati untuk bertahan dari dinginnya udara malam dan panasnya terik di siang hari.

Sudah sepekan lamanya sekelompok anak dan ratusan pengungsi lain menetap di tenda pengungsian korban gempa Bandung yang berlokasi di lapangan bola Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Dari sekian banyak tenda, ada satu blok tenda berwarna merah yang cukup menarik perhatian sekelompok anak. Tenda merah bertuliskan “Kemensos RI” itu tampak berbeda dengan tenda lainnya. Bagaimana tidak karena tepat di depan area tenda Kementerian Sosial itu terbentang kabel sling baja beserta katrol yang menjadi media luncur beberapa orang yang asyik bermain flying fox atau luncur gantung.

“Ini (flying fox) khusus untuk anak-anak, sebagai layanan dukungan psikososial penyintas bencana,” kata Ropi Saepa AG (21), salah satu tim Rappelling Education Indonesia (RED) yang membangun wahana flying fox tersebut di lokasi sekitar tenda pengungsian milik Kemensos. RED merupakan organisasi yang menyelenggarakan program-program edukasi terkait keterampilan memanjat dan menuruni tebing. Salah satu program yang digagas adalah program seribu flying fox untuk anak negeri.

Wahana flying fox itu telah beroperasi sejak hari Senin (23/9/2024). Wahana tersebut dikhususkan untuk anak-anak dan mampu menopang beban maksimal 100 kilogram. Terdapat instruktur terlatih yang mendampingi para pemain dan sudah dilengkapi dengan fitur keamaan sesuai standar seperti helm, fullbody harness, dan tali pengaman.

Terlihat puluhan anak sangat antusias mengikuti permainan ini karena keberadaan flying fox tentu sangat jarang ditemui oleh mereka di sana.

“Gratis, ini program kami,” sambung Ropi seraya mengatakan wahana tersebut diperuntukan bagi anak-anak di pedalaman dan anak dalam situasi kebencanaan sebagai media trauma healing.

Kemensos memfasilitasi berdirinya wahana flying fox tersebut dan sudah tiga hari terakhir beroperasi menemani puluhan anak yang antusias mengikuti permainan. Kegiatan ini merupakan salah satu aktivitas layanan dukungan psikososial (LDP) yang diberikan kepada para penyintas gempa Bandung, terutama bagi anak-anak yang sangat rentan mengalami trauma berkepanjangan.

Layanan Terapi Pijat Hingga Bekam di Tenda Pengungsian Kemensos

Sementara itu, masih di dalam area tenda milik Kemensos, terdapat puluhan orang yang sedang duduk lesehan menunggu giliran. Mereka mengantre bukan untuk mengambil makanan di dapur umum, melainkan mengantre untuk mendapatkan layanan terapi pijat dan bekam dari Indonesia Gerak Sireum (IGS) yang difasilitasi aktivitasnya oleh Kemensos.

“Tadi disangkanya kalau di tempat pengungsian gini yaudah mengungsi aja, tapi di sini alhamdulillah ada pengobatan,” kata Isye Hermawati (36), salah satu penyintas yang berada di tenda milik Kemensos. Dirinya mengaku tidak pernah membayangkan di tempat pengungsian ada layanan terapi seperti itu.

Menurut Isye, fasilitas layanan yang telah disediakan oleh Kemensos sudah cukup bagus dan sangat membantu. Isye mencoba layanan terapi bekam pada bagian lengannya dan setelah mendapatkan terapi, dirinya merasakan kondisi yang lebih nyaman pada tubuhnya.

“alhamdulillah terapi bekam itu bermanfaat banget,” sambung Isye.

Sebelumnya, Kemensos memberikan layanan terapi refleksi dan bekam bekerja sama dengan perkumpulan Indonesia Gerak Sireum (IGS). Layanan tersebut telah berjalan sejak hari Sabtu (21/9/2024). Kemensos menyediakan satu buah tenda khusus untuk pelayanan terapi dan bekam yang dilakukan oleh IGS.

“Kami memberikan layanan terapi untuk para penyintas dan relawan,” kata Dadan Dermawan, ketua IGS. IGS adalah akronim yang berasal dari Bahasa Sunda yang berarti “silaturahmi teu pareum” atau silaturahmi tidak terputus. IGS telah berdiri sejak tiga tahun lalu.

“Kami mengumpulkan para terapis-terapis dari latar belakang keahlian berbeda,” jelas Dadan. Terdapat 20 personil IGS yang bertugas dengan keahlian masing-masing seperti totok punggung, pijat refleksi, bekam, terapi SEP, hingga hipnoterapi.

Ketika ditanya mengenai motivasinya, Dadan mengatakan mereka bergerak atas dasar nilai “sireum”, yaitu silaturahmi teu pareum atau silaturahmi jangan terputus dengan melakukan kegiatan bermanfaat, salah satunya pemberian layanan pijat yang dilakukan olehnya bersama tim. Menurut Dadan, saat ini relawan IGS tersebar di beberapa wilayah di Jawa Barat, seperti di Tasikmalaya, Garut, dan Cianjur. Mereka akan selalu siap sedia diturunkan ketika dibutuhkan saat terjadi bencana.

*Memanusiakan Para Penyintas*

Gempa Bandung menyisakan sesak dan sedih bagi para penyintasnya. Namun kejadian itu pula menunjukan betapa banyaknya tangan yang saling merangkul, serta banyak hati yang masih peduli.

Kemensos hadir menyingkap kelabu yang meliputi Kertasari seminggu lalu, memanusiakan para penyintas lewat pelayanan maksimal dengan bersinergi bersama berbagai pihak.

Seluruh tangan yang bergerak, dan kaki yang melangkah kompak di sana seolah ingin menitipkan pesan di benak setiap penyintas, bahwa gempa Bandung bukan hanya masalah retakan bumi saja. Lebih jauh dari itu melibatkan banyak hati yang masih peduli. Negara mencoba memberikan warna bermakna atas hadirnya Kemensos di tengah mereka.* tim/ek.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT ke-498 Jakarta, Relawan PENDEKAR Ajak Warga Jaga Persatuan dan Lestarikan Budaya

    HUT ke-498 Jakarta, Relawan PENDEKAR Ajak Warga Jaga Persatuan dan Lestarikan Budaya

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 Kota Jakarta yang jatuh pada 22 Juni 2025, Ketua Relawan PENDEKAR (Nderek Pakar) Kota Jakarta. Andi Permadi, menyampaikan ucapan selamat dan harapan terbaiknya. Ia mengajak seluruh warga Jakarta untuk menjadikan momen istimewa ini sebagai penguat semangat persatuan, pelestarian budaya Betawi, dan nilai-nilai kebangsaan. “Selamat Hari Jadi ke-498 Kota Jakarta. […]

  • Timwas Haji DPR Temukan Masalah pada Kasur dan Kapasitas Tenda Jemaah di Arafah

    Timwas Haji DPR Temukan Masalah pada Kasur dan Kapasitas Tenda Jemaah di Arafah

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Madindah,msinews.com– Sidak Timwas Haji DPR RI di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) menemukan sejumlah masalah terkait fasilitas layanan bagi peserta haji tahun 2024. Adapun , tim yang dikoordinir oleh Wakil Ketua DPR RI, Lodewijk Freidrich Paulus bersama Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi; Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, Ace Hasan Syadzily, […]

  • Kasus Gang Royal, DPRD DKI Desak Pj. Heru Budi Evaluasi Walkot Jakarta Utara, Ali Maulana

    Kasus Gang Royal, DPRD DKI Desak Pj. Heru Budi Evaluasi Walkot Jakarta Utara, Ali Maulana

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta mendesak Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono segera mengevaluasi Wali Kota Jakarta Utara (Jakut), Ali Maulana Hakim. Pasalnya, respon dari pihak Pemkot Jakarta Utara atas aspirasi masyarakat sangat lambat. Oleh karena itu, masyarakat Jakarta Utara mendesak Pj.Heru Budi Hartono segera megevaluasi kinerja Wali Kota Jakarta Utara terkait […]

  • Wamendag Tinjau Pelaksanaan MBG, Perkuat Perdagangan di Seluruh Daerah

    Wamendag Tinjau Pelaksanaan MBG, Perkuat Perdagangan di Seluruh Daerah

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri , meninjau  langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rawa badak, Kabupaten Subang, pada Senin (28/7/2025). Menurutnya, program MBG dapat menjadi momentum untuk memperkuat perdagangan di berbagai daerah. “Program MBG dapat melibatkan pedagang pasar dalam penyediaan bahan baku makanan sehingga […]

  • Kemensos

    Kemensos, Minta Kemasan Produk Serua Snack Dipercantik

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Jakarta, Berjejer di atas meja, sejumlah bungkusan merah dengan desain rupawan. Warnanya cukup mencolok dari kejauhan. Di dalam ruangan seluas 1.546 meter persegi, bungkusan merah yang disusun di meja paling ujung itu tampak menarik perhatian siapapun yang memandang. “Mana yang udah dibuka? Saya mau coba,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menghampiri meja tersebut dan […]

  • Pemda Didorong Percepat Pencapaian Universal Coverage  Jamsosnaker

    Pemda Didorong Percepat Pencapaian Universal Coverage  Jamsosnaker

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 94
    • 0Komentar

    MSINEWS.Com,Manado-Guna memperkuat pelindungan bagi pekerja serta mencegah munculnya kelompok masyarakat miskin ekstrem baru,maka  Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk mempercepat capaian universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsosnaker). Penegasan itu disampaikan oleh sekretaris BSKDN Kemendagri, Noudy R.P. Tendean saat membuka FGD di Aula Kantor Gubernur Sulawesi Utara […]

expand_less