Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Info Agama » Makna ldul Fitri bagi Ahmad Basari adalah Momentum Instropeksi Elite Politik Urai Kekusutan Bernegara Untuk Keselamatan Bangsa

Makna ldul Fitri bagi Ahmad Basari adalah Momentum Instropeksi Elite Politik Urai Kekusutan Bernegara Untuk Keselamatan Bangsa

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 10 Apr 2024
  • visibility 174
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah mengajak semua elemen bangsa terutama Presiden Joko Widodo untuk mengambil hikmah semangat halalbilhalal yang pernah dipraktikkan kali pertama oleh Presiden Soekarno di Istana Negara pada 1948. Penyelenggaraan halalbihalal tersebut awalnya dilaksanakan atas saran tokoh Nahdlatul Ulama KH Wahab Hasbullah, dengan tujuan meredam konflik di antara elit politik yang sudah mengancam keutuhan bangsa waktu itu.

Dalam keterangannya yang disampaikan kepada media, Selasa (9/4/24), Ketua DPP PDI Perjuangan itu menjelaskan, momentum halalbihalal waktu itu mampu menyelamatkan keutuhan Negara Republik Indonesia yang baru berusia tiga tahun dari konflik elit politik yang mulai merebak.

‘’Para tokoh politik yang berseteru saat itu duduk satu meja. Dari situ mereka sadar konflik hanya akan membubarkan republik yang sudah mereka perjuangkan dengan darah dan nyawa. Dari hahalbilhalal itulah mereka saling instropeksi diri dan saling memaafkan demi keselamatan dan kemajuan bangsa di masa depan,’’ jelas Ahmad Basarah.

Sekretaris Dewan Penasihat PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) itu menambahkan, secara harfiah dalam kamus Bahasa Arab ‘’Al-Munjid Fil-Lughah wal-A’laam’’, kata ‘halal’ berasal dari kata ‘halla’ dalam bahasa Arab dengan tiga kandungan makna, yaitu hallal al-‘uqdata (mengurai benang kusut); halla al-makaan (menempati atau mengendapkan); dan halla as-syai (yakni halalnya sesuatu).

‘’Dari ketiga makna itu kita dapat menarik kesimpulan makna halalbilhalal berarti bahwa kekusutan, kekeruhan atau kesalahan yang selama ini telah terjadi dapat dihalalkan kembali tentu setelah kita melakukan instrospeksi diri atas kesalahan yang telah kita perbuat dan berkomitmen untuk tidak mengulanginya kembali. Setelah saling maaf-memaafkan, semua kesalahan dianggap melebur, hilang, dan kembali normal seperti sebelumnya,’’ tandas Ahmad Basarah.

Dalam konteks Idul Fitri 1445 Hijriyah tahun ini, Wakil Ketua Lakpesdam PBNU ini berpendapat bahwa memaknai halalbihal dapat dimulai dari seorang Kepala Negara seperti Presiden Joko Widodo. Ahmad Basarah menilai, makna kata halalbihalal seperti hallal al-‘uqdata (mengurai benang kusut), hall al makaan (mengendapkan sesuatu atau menempati sebuah tempat) dan halla as-syai (halalnya sesuatu) sangat tepat menggambarkan posisi Presiden Jokowi saat ini.

Salah satu penyebab benang kusut pelaksanaan pemilu presiden 2024 adalah dugaan ketidaknetralan Presiden Joko Widodo akibat telah meyertakan putranya, Gibran Rakabuming Raka, sebagai Calon Wakil Presiden melalui keputusan Mahkamah Konstitusi yang telah terbukti cacat etik tersebut. ‘’Tindakan itu telah menjadikan Presiden ke-7 Republik Indonesia itu bukan lagi seorang Kepala Negara yang mampu mengayomi segenap bangsa termasuk terhadap semua kontestan pemilu dan membuat masa depan demokrasi di Indonesia menjadi suram dan kusut,’’ tandas Ahmad Basarah.

Menurut Ahmad Basarah, spirit halalbilhalal berikutnya yang seyogyanya ditangkap Presiden Jokowi adalah melakukan instrospeksi dan mempertanyakan dirinya sendiri, “sudah benarkah semua tindakan saya kepada bangsa dan negara yang saya pimpin?”

Jika dari hasil instropeksi itu hati kecilnya mengatakan bahwa ucapan dan tindakannya terkait pelaksanaan demokrasi bangsa adalah salah dan tidak baik bagi masa depan bangsa, maka menurut Ahmad Basarah, sudah semestinya segera memperbaikinya dan mulai mengendapkan air yang keruh akibat dugaan intervensinya dalam pilpres yang baru lalu.

Untuk menghalalkan semua kesalahannya tentu Presiden Jokowi harus menyampaikan pernyataan maaf kepada bangsa Indonesia. Namun, lanjut Ahmad Basarah, pernyataan maaf tersebut tidak harus diucapkan secara lisan yang bisa saja dianggap dapat menurunkan wibawa seorang presiden, apalagi dalam sebuah forum silaturahmi halalbihalal. Presiden Jokowi cukup dengan memperbaiki kesalahannya dengan memastikan tidak akan melakukan intervensi apapun lagi kepada Mahkamah Konstitusi dalam proses gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang saat ini sedang berlangsung prosesnya.

Selain itu, berbagai praktik dugaan keterlibatan aparatur negara dalam politik praktis seperti yang terjadi dalam Pilpres 2024 agar lebih dipastikan tidak terjadi dalam pelaksanaan pilkada serentak November 2024 mendatang.

‘’Biarkan MK bekerja secara bebas dan merdeka sesuai amanat UUD NRI 1945 dan biarkan Pilkada serentak berjalan secara langsung, umum, bebas dan rahasia sesuai perintah undang-undang,’’ tegas Ahmad Basarah.

Jika Presiden Jokowi mampu melakukan hal-hal di atas dalam rangka memberi makna spirit Idul Fitri 1445 Hijriyah, Ahmad Basarah yakin benang kusut bernegara khususnya dalam pelaksanaan demokrasi akan mulai dapat terurai dan segenap rakyat akan kembali punya harapan dan kepercayaan terhadap pemimpinnya. Negara dan bangsa yang luas dan besar serta beragam penduduknya ini pun akan dapat dijaga keselamatan dan kelestariannya sesuai amanat para pendiri bangsa.

Idul Fitri dengan segenap nilai nilai kesuciannya idealnya kita jadikan momentum bersama untuk saling instropeksi dalam memperbaiki kehidupan kemanusiaan, kemasyakarakatan dan kenegaraan.

“Selamat Idul Fitri 1445 Hijriyah, Mohon Maaf Lahir dan Bathin”. **

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbakar? Dibakar?

    Terbakar? Dibakar?

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 161
    • 0Komentar

    RABU lusa, para wartawan di Karo akan menyalakan lilin bersama. Lokasinya: di reruntuhan rumah rekan mereka di Kabanjahe. Nama rekan wartawan itu: Rico Sempurna Pasaribu. Usia sekitar 45 tahun. Sempurna tewas terbakar di rumahnya bersama istri, anak, dan cucunya. Para wartawan sudah mendesak agar aparat keamanan mengungkap sejelas-jelasnya: itu kebakaran atau dibakar. Kecurigaan sengaja dibakar […]

  • Aksi Heroik Caleg DPR RI Mengevakuasi Seorang Ibu yang Terhimpit di Tengah Jutaan Massa AMIN

    Aksi Heroik Caleg DPR RI Mengevakuasi Seorang Ibu yang Terhimpit di Tengah Jutaan Massa AMIN

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 174
    • 0Komentar

    SIDOARJO,MSINEWS.COM – Selalu ada cerita lain di balik sebuah peristiwa besar. Di tengah kerumunan jutaan orang yang hadir dalam acara Mlaku Bareng atau Jalan Sehat Bareng AMIN (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar) di Kabupaten Sidoarjo, pada Minggu 15 Oktober 2023 kemarin. Ada pemandangan dramatis ketika seorang calon anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tertangkap kamera […]

  • Pemprov Sumbar Gelar Workshop Portal Satu Data dan Sosialisasi Metadata Tahun 2024

    Pemprov Sumbar Gelar Workshop Portal Satu Data dan Sosialisasi Metadata Tahun 2024

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Bukittinggi, msinews.com-Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyelenggarakan Workshop Portal Satu Data dan Sosialisasi Metadata Tahun 2024. Kegiatan ini sebagai amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia dan Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 4 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Satu Data Indonesia Tingkat Provinsi Sumatera Barat, melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) […]

  • Pilkada Sulsel 2024, Nasdem Rekomendasikan 28 Calon Kepala Daerah, Simak Daftaranya

    Pilkada Sulsel 2024, Nasdem Rekomendasikan 28 Calon Kepala Daerah, Simak Daftaranya

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Menyambut Pilkada serentak untuk memilih calon kepala daerah : Gubernur,Wakil Gubernur,Bupati,Wakil Bupati,dan Wali Kota ,Wakil Wali Kota periode 2024-2029, Partai politik besutan Surya Paloh ini telah menyiapkan kader-kader terbaiknya untuk bertarung 27 November 2024. Untuk Pilkada Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Nasdem telah memberikan rekomendasi kepada 16 kader-kader terbaiknya untuk calon Bupati-Wakil Bupati maupun Wali Kota […]

  • Butuh 1-2 Tahun Urus Izin, Presiden Prabowo Gerah, Rieke : Solusinya Satu Data Indonesia!

    Butuh 1-2 Tahun Urus Izin, Presiden Prabowo Gerah, Rieke : Solusinya Satu Data Indonesia!

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jakarta-Anggota DPR RI Dr. Rieke Diah Pitaloka menyoroti proses izin investasi di Indonesia yang berbelit butuh waktu hingga molor 1-2 tahun dikeluhkan Presiden Prabowo Subianto. Menurut anggota DPR RI Dr. Rieke Diah Pitaloka keluhan Presiden Prabowo soal proses izin investasi di Indonesia yang molor hingga 1–2 tahun bukan tanpa alasan. Di tengah kemudahan berbisnis yang […]

  • Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis, Wamensos Agus Jabo: Ini Hari Bersejarah Bangsa Indonesia

    Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis, Wamensos Agus Jabo: Ini Hari Bersejarah Bangsa Indonesia

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono meninjau penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penyaluran MBG tersebut mulai dilaksanakan pertama kalinya secara serentak nasional pada hari Senin (6/1/2025). Dalam kesempatan tersebut, Wamensos Agus Jabo menyampaikan bahwa momen ini merupakan hari bersejarah bagi Bangsa Indonesia. “Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah dan luar biasa […]

expand_less