Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Klarifikasi Sri Mulyani Terkait Hoaks Poster, Ini Pernyataannya:

Klarifikasi Sri Mulyani Terkait Hoaks Poster, Ini Pernyataannya:

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 6 Jan 2024
  • visibility 152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Beredar luas di media sosial sebuah poster kontroversial yang menampilkan pernyataan kontroversial Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Poster tersebut menampilkan klaim bahwa Indonesia mengalami kemiskinan yang disertai gambar Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto di latar belakangnya.

Namun, klarifikasi dari Kementerian Keuangan membantah kebenaran klaim tersebut.

Kendati demikian, Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan kepada media terkait hasil Kinerja dan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Selasa (2/1/2024).

Baca juga : 125 Jenderal Dukung Anies-Muhaimin, Menyongsong Debat Ketiga

Menurut Sri Mulyani, realisasi APBN 2023 mengalami defisit sebesar Rp347,6 triliun atau 1,65 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Penerimaan negara ditutup pada angka Rp2.774,3 triliun atau 105,2 persen dari target.

Klarifikasi Sri Mulyani

Unggahan poster yang menarasikan Sri Mulyani sebut biaya negara habis untuk membiayai kampanye Prabowo-Gibran . Faktanya, Staf Khusus Kemenkeu, Yustinus Prastowo menjelaskan diakun media sosialnya poin-poin dalam poster tersebut merupakan hoaks. (X)

Dalam poster tersebut, disebutkan bahwa Jokowi menjual anggaran sebesar Rp63,8 triliun, menyebabkan dana pegawai pemda nihil, tiga perusahaan akan dijual, pabrik kertas leces dijual murah demi dana kampanye, tujuh BUMN pailit, hingga Sri Mulyani mengundurkan diri karena kecewa.

Namun, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo, menegaskan melalui akun media sosialnya bahwa poin-poin dalam poster tersebut adalah hoaks.

Menurutnya, pernyataan tersebut tidak sesuai dengan kenyataan yang diungkapkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Terkait dengan peningkatan anggaran alutsista sebesar Rp63,8 triliun, Menkeu menyatakan bahwa hal tersebut adalah langkah yang wajar dan penting untuk penguatan di tengah potensi ancaman dan dinamika politik luar negeri. Tidak ada pernyataan kekecewaan yang disampaikan oleh Sri Mulyani terkait hal ini.

Pernyataan mengenai pembubaran tujuh BUMN juga dibantah oleh Menkeu. Menurutnya, pernyataan tersebut adalah hasil dari Wamen BUMN, Kartika Wirjoatmojo, yang mengungkapkan pembubaran ketujuh BUMN karena dinilai tidak lagi mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian negara.

Meskipun beredar rumor tentang pengunduran diri Sri Mulyani, hingga saat ini tidak ada pernyataan resmi dari Menteri Keuangan tersebut yang mengkonfirmasi hal tersebut.

Dengan demikian, poster yang menyebutkan bahwa biaya negara digunakan untuk membiayai kampanye Prabowo-Gibran juga diklarifikasi sebagai hoaks. Tidak ada informasi atau pernyataan dari Menkeu Sri Mulyani terkait hal tersebut.

Sebagai penutup, Kementerian Keuangan mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan selalu mencari sumber informasi yang sah dan terverifikasi sebelum menyebarkan atau mempercayainya.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekretaris PSI Tanggapi PDIP soal Transaksi Janggal Pemilu 2024

    Sekretaris PSI Tanggapi PDIP soal Transaksi Janggal Pemilu 2024

    • calendar_month Senin, 18 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menegaskan bahwa hasil survei Indikator Politik Indonesia menempatkan PDIP memiliki alat peraga kampanye (APK) paling banyak. PSI berada di urutan ke-11. Hal tersebut , dikatakan Antoni menanggapi terhadap pernyataan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, terkait partai punya baliho lebih banyak dari pengurus. Baca […]

  • HUT ke-19 DPD RI, LaNyalla Tegaskan Komitmen Upaya Penguatan Kedaulatan Rakyat Berdasarkan Pancasila

    HUT ke-19 DPD RI, LaNyalla Tegaskan Komitmen Upaya Penguatan Kedaulatan Rakyat Berdasarkan Pancasila

    • calendar_month Minggu, 1 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM- Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan komitmen lembaganya untuk mendorong bangsa ini kembali mengimplementasikan sistem bernegara sesuai rumusan para pendiri bangsa berdasarkan Pancasila. LaNyalla dalam sambutannya di acara peringatan HUT ke-19 DPD RI di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen Senayan, Minggu (1/10/2023), mengatakan langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya memperkokoh persatuan […]

  • RDP dengan Dirjen Migas, Komisi VII : Target Produksi Migas Sangat tidak Realistis

    RDP dengan Dirjen Migas, Komisi VII : Target Produksi Migas Sangat tidak Realistis

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Produksi lifting Miga (Minyak dan Gas) yang hingga saat ini masih jauh dari target yang ditetapkan, sebesar 1 juta barel per hari (bph). Bahkan tren dari tahun ke tahun, lifting migas tersebut cenderung menurun. Hal tersebut dipertanyakan oleh Anggota Komisi VII DPR RI Dyah Roro Esti saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dirjen […]

  • Pemerintah Diingatkan, Lindungi UMKM Saat Hapus Kuota Impor

    Pemerintah Diingatkan, Lindungi UMKM Saat Hapus Kuota Impor

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM, Jakarta-Pemerintah harus melindungi dan mendukung secara nyata bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) saat menjalankan kebijakan penghapusan kuota impor. Demikian kata Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini. “Negara wajib hadir melindungi pelaku usaha lokal dan memastikan keberlangsungan ekonomi yang adil dan berdaulat. Dibutuhkan pengawasan ketat dan keberpihakan nyata agar kebijakan […]

  • Pemerintah Diingatkan Berhati-hati dalam Mengendalikan Harga Beras

    Pemerintah Diingatkan Berhati-hati dalam Mengendalikan Harga Beras

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Pemerintah diingatkan berhati-hati dalam mengendalikan harga beras. Sebab, kenaikan pangan pokok seperti beras berpotensi menimbulkan krisis multidimensi yang dapat mengancam stabilitas Pemerintahan Prabowo. “Beras adalah kebutuhan pokok masyarakat, jika harga naik dampaknya bisa menjalar kepada krisis ekonomi, politik hingga krisis kepercayaan, Pemerintah harus waspada,” kata Anggota Komisi IV DPR menanggapi kenaikan harga beras […]

  • Pernyataan LBH Bali Soal Handphone Panitia PWP Diretas 

    Pernyataan LBH Bali Soal Handphone Panitia PWP Diretas 

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Denpasar,msinews.com– Belum berhenti upaya negara untuk memberangus kebebasan berekspresi rakyatnya. Setelah ada upaya membatalkan agenda lewat pembatalan beberapa venue, dan intimidasi/teror kepada beberapa panitia oleh aparat negara. Selain itu, Negara juga turut membiarkan tindakan melawan hukum oleh Ormas yang merampas properti agenda, dan melakukan kekerasan dalam pelaksnaan PWF 2024, sore tadi (senin 20/5/2024). Terbaru, sekitar […]

expand_less