Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Ketika Prabowo Menjawab Pertanyaan Jurnalis Asing Soal Anggaran Makan Gratis di Qatar Economic Forum

Ketika Prabowo Menjawab Pertanyaan Jurnalis Asing Soal Anggaran Makan Gratis di Qatar Economic Forum

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Pendistribusian “makan siang gratis” salah satu program unggulan presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto disorot pihak asing karena diyakini akan menambah defisit anggaran.

Pertanyaan pun muncul dalam Qatar Economic Forum, “In Conversation With President-Elect Prabowo Subianto”, Rabu (15/5/2024).

Adalah Bloomberg Haslinda Amin, jurnalis media yang melancarkan pertanyaan terkait pendistribusian program makan siang gratis presiden terpilih Prabowo Subianto yang dinilai bakal mendefitkan anggaran negara.

“Saya ingin mengarah ke rencana pengeluaran. Ketika Anda berkampanye, Anda membicarakan bagaimana memenuhi makan gratis, susu gratis untuk siswa. Lalu bagaimana Anda membayarnya program itu,” tanya Bloomberg Haslinda Amin,dikutip CNBC Indonesia,Kamis (16/5/2024).

“Bisakah Anda mendanainya program tersebut jika Anda saja tak bisa menaikkan batasan defisit anggaran 3%?,” lanjut Haslinda Amin dalam Qatar Economic Forum.

Menjawab pertanyaan sang jurnalis, Prabowo mengatakan bahwa, sebenarnya timnya sudah mempelajari hal tersebut. Dari kalkulasi yang didapat, pihaknya pun percaya ini bisa dilakukan.

“Kita telah mempelajari ini. Kita telah mempelajari angka-angkanya. Dan, kita sangat percaya diri kita bisa melakukannya. Kita percaya diri bisa melakukannya,” tegas Prabowo.

“Kami mempunyai manajemen fiskal tradisional yang prudent. Saya pikir kami mempunyai angka utang terhadap PDB terendah di dunia. Salah satu yang terendah. Jadi sekarang-lah waktunya untuk sedikit lebih berani dengan tata pemerintahan yang baik,” timpalnya lagi.

Prabowo pun mengatakan pihaknya akan melakukan sejumlah hal pada anggaran. Seperti mengurangi alokasi di pos-pos yang tak penting.

“Jadi ini soal efisiensi, tata pemerintahan yang baik, administrasi yang baik, manajemen yang baik,” tegasnya.

“Kami akan melakukan digitalisasi, komputerisasi, akan meningkatkan rasio pajak, pelayaan penerimaan. Kami akan merombaknya … sangat bertekad untuk mengurangi yang kurang penting,” jelasnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam sebuah kesempatan mengatakan pemerintah berencana mematok defisi APBN 2025 pada rentang 2,45%-2,8%. Defisit APBN 2025 itu lebih besar dari yang dipatok pada 2024 dan 2023.

Menurutnya, defisit yang ditetapkan dalam APBN 2024 sebesar 2,29% dari PDB, sementara 2023 hanya Rp 1,65% dari PDB. Semakin lebar defisit artinya jumlah utang yang akan ditarik lebih besar.

Soal Dana Ibu Kota Nusantara (IKN)

Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga ditanya soal pemindahan ibu kota RI dari Jakarta ke Nusantara.

Namun, Prabowo lagi-lagi menegaskan bahwa ide tersebut sudah datang di awal kemerdekaan RI, dari Presiden pertama Soekarno.
“Ide pemindahan ibu kota telah ada sekitar sejak awal kemerdekaam kami. Presiden pertama kami, Presiden Soekarno membawa ide itu,” paparnya.

Lanjutnya, beberapa alasan mengapa pemindahan harus dilakukan. Mulai dari mencari titik tengah RI hingga kondisi Jakarta dan pemerataan ekonomi.

“Pertama idenya adalah membawa ibu kota kami ke wilayah yang lebih tengah,” jelasnya.

“Kedua, Jakarta dikelilingi, dan Java, memiliki populasi yang sangat tinggi. Jadi beban ekologis Jakarta luar biasa besarnya. Kami menghadapi kenaikan air laut. Ini sekitar 5-10 cm setiap tahun. Jadi kita harus membuat giant sea wall,” tegasnya.

“Tapi memindahkan ibu kota adalah salah satu hal untuk membawa pembangunan ke luar Jakarta,” tambahnya.

Terkait pendanaan, kata Prabowo lalu mengutip, pernyataan Jokowi saat menghadiri Indonesia-PEA (Persatuan Emirat Arab) Investment Forum, kemungkinan IKN memakan dana hingga US$ 35 miliar dolar atau Rp 556 triliun (kurs Rp 15.800/dolar AS).

“Ya Perhitungan memang US$35 miliar. Tapi kalkulasi itu mengacu pada bahwa kita membutuhkan 25 tahun sampai 30 tahun untuk menyelesaikan ibu kota ini,” ujarnya.

“Jadi kalau kamu mengatakan US$ 30 miliar selama 30 tahun berarti US$1 miliar setiap tahun,” terangnya.

“Ekonomi Indonesia,anggaran Indonesia bisa melakukan itu. Jadi kita sangat percaya diri,” beber Prabowo.

“Saya percaya ibu kota baru adalah proyek politik dan pendorong utamanya harus sumber daya domestik dan kemudian asing, investasi asing akan datang setelahnya,” tegas Prabowo Subianto. **

Editor : Domi Lewuk.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Taubat Tak Diterima Ketika 2 Waktu Ini, Segeralah Bertaubat

    Taubat Tak Diterima Ketika 2 Waktu Ini, Segeralah Bertaubat

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 147
    • 0Komentar

    MSINews.com, Jakarta – Peribahasa Arab yang terkenal, ‘Al Insanu Mahallul Khotho’ Wannisyan, yang berarti ‘Manusia adalah tempat kesalahan dan lupa’, makin terasa relevan dalam kehidupan sehari-hari. Perkataan bijak ini menggarisbawahi hakikat manusia sebagai makhluk yang rentan melakukan kesalahan, baik disengaja maupun tidak. Sejalan dengan prinsip ini, Nabi Muhammad SAW pun pernah mengakui kesalahannya, menegaskan bahwa […]

  • PKB Dilema: Menjadi Oposisi atau Bergabung Koalisi Pemerintahan Berikutnya?

    PKB Dilema: Menjadi Oposisi atau Bergabung Koalisi Pemerintahan Berikutnya?

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Wakil Sekretaris Jenderal PKB, Syaiful Huda, mengungkapkan bahwa internal partainya terbagi dua mengenai langkah politik yang akan diambil ke depan. Beberapa anggota partai mendukung untuk menjadi bagian dari oposisi, sementara yang lain cenderung bergabung dengan koalisi pemerintahan yang akan datang. Baca juga : Eks Kepala Bea dan Cukai Makassar Dihukum 10 Tahun […]

  • Kehadiran Presiden Prabowo di KTT APEC 2025 di Gyeongju, Bukti Komitmen RI dalam Kerja Sama Ekonomi Kawasan

    Kehadiran Presiden Prabowo di KTT APEC 2025 di Gyeongju, Bukti Komitmen RI dalam Kerja Sama Ekonomi Kawasan

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Presiden RI Ke-8, Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (KTT APEC) 2025 yang diselenggarakan di Hwabaek International Convention Centre (HICO), Gyeongju, Republik Korea, pada Jumat (31/10/2025). Dikutip dari web resmi Kemensekneg ri,Jumat 31 Oktober 2025, bahwa Kehadiran Presiden Prabowo menegaskan akan komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam mendorong kerja […]

  • Terkait Peristiwa 1998, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dinilai Abaikan Pelanggaran HAM

    Terkait Peristiwa 1998, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dinilai Abaikan Pelanggaran HAM

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Lagi lagi pembantu Presiden Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih yakni Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuat kontroversi dengan isi pernyataannya yang seakan mengaburkan sejarah kelam peristiwa kerusuhan 1998. Dalam pernyataan yang membuat kontroversi dalam podcast di channel YouTube IDN Times, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengklaim pemerkosaan massal tahun 1998 tak ada buktinya. Peristiwa itu, […]

  • Pembelian Alutsista Bekas Menuai Kontroversi: TKN Prabowo-Gibran ‘Belum Tentu Tak Layak’

    Pembelian Alutsista Bekas Menuai Kontroversi: TKN Prabowo-Gibran ‘Belum Tentu Tak Layak’

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Wakil Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Pemilih Muda (Fanta) Prabowo-Gibran, Osco Olfriady, mengklarifikasi kontroversi terkait kebijakan pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) bekas oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Osco Olfriady menegaskan bahwa tidak semua alutsista bekas itu tidak layak pakai, dengan alasan bahwa dalam dunia teknologi, mesin memiliki umur produktivitasnya. “Dalam dunia […]

  • DPR Serukan Bangun Kekuatan Ekonomi untuk Hancurkan Israel

    DPR Serukan Bangun Kekuatan Ekonomi untuk Hancurkan Israel

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI menggelar diskusi Dialektika Demokrasi Dengan tema “Aksi Demo Bela Palestina Menyebar Keseluruh Dunia, Peran Penting Indonesia Dinanti. Diskusi rutin setiap Kamis ini bertempat di Ruang Pusat Penyiaran dan Informasi Parlemen (PPID), Lantai 1 Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/6/2024) dengan menghadirkan pembicara […]

expand_less