Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Kala Kesit dan Rotan Bicara Peluang Timnas

Kala Kesit dan Rotan Bicara Peluang Timnas

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Selalu ada sinar dalam kegelapan. Tetap ada harapan di tengah sulitnya perjalanan. Oleh karena itu, jangan dulu kecewa apalagi putus asa akan peluang Tim Nasional Indonesia menembus babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.

Harapan atas hasil baik dari perjuamgan Timnas Indonesia setidaknya juga digaungkan oleh Kesit Budi Handoyo dan Ronny Tanuwijaya. Optimisme keduanya tersirat dari pertemuan Kamis (17/10/2024) lalu di Markas, sebutan manis untuk Sekretariat PWI Jaya yang berada di lantai 9 Gedung Prasada Sasana Karya, Jalan Suryopranoto 8, Jakarta Pusat.

“Kecewa sah-sah saja, tetapi jangan putus harapan. Bagaimanapun timnas masih punya kesempatan lolos,” ujar Ronny Tanuwijaya, yang terbiasa disapa Rotan, menyoal peluang timnas Indonesia.

Kesit B Handoyo, yang sudah bersahabat dengan Rotan jauh sebelum menjadi Ketua PWI Jaya 2024-2029, menyebut jika perjuangan timnas kini memang lebih berat. Walau demikian, kata Kesit, sekecil apa pun peluang untuk lolos tetap ada.

“Tentunya jangan membuat banyak kesalahan lagi di enam pertandingan sisa. Menghimpun 18 poin mungkin terkesan muskil, tetapi dalam sepak bola selalu ada keajaiban,” Kesit mengurai apa yang kerap dikemukakan banyak orang dalam sepak bola.

Setelah gagal meraih poin dari Cina pada laga keempatnya, kalah 1-2 Selasa (15/10) malam lalu, timnas Indonesia masih berada di peringkat kelima di antara enam tim di penyisihan Grup C. Indonesia hanya lebih baik dalam selisih gol dari Cina di posisi buncit.

“Peluang timnas kita belum terkubur, bahkan bukan tidak mungkin kita bisa menyalip beberapa lawan di atasnya,” ujar pembina Indonesia Football Ambassador (IFA) itu.

Indonesia akan menjamu Jepang pada 15 November mendatang di SUGBK, Senayan. Setela itu, timnya Shin Tae Yong masih memiliki masing-masing satu pertandingan melawan Arab Saudi (19/11), Australia (20/3/2025), Bahrain (25/3/2025), dan Cina (5/6/2025).

“Saya sependapat dengan Bung Kesit bahwa saat ini kita memiliki materi pemain yang baik, dari naturalisasi maupun lokal, tinggal bagaimana mengemasnya menjadi satu tim yang benar-benar bisa diandalkan saat tampil di lapangan. Menentukan ‘starting eleven’ itu tentunya juga tidak mudah, banyak pertimbangan dan kejelian khusus dari pelatih,” papar Rotan yang pernah menjadi manajer Persijatim dan masuk radar manajer Persebaya Surabaya. **

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masa Pensiun Presiden Tahun Depan, Seberapa Besar Uang Pensiunnya?

    Masa Pensiun Presiden Tahun Depan, Seberapa Besar Uang Pensiunnya?

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menghadapi pensiun setelah dua periode kepemimpinannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuai perhatian terkait besaran uang pensiun yang akan diterimanya. Sejalan dengan kenaikan gaji pensiun aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri sebesar 12%, pertanyaan pun muncul apakah uang pensiun Jokowi sebanding dengan rekan-rekannya di lingkungan ASN. Baca juga : Jokowi Tanggapi Soal […]

  • Tuai Isu Pembubaran KPK, Sekjen PDIP Klarifikasi Maksud Megawati

    Tuai Isu Pembubaran KPK, Sekjen PDIP Klarifikasi Maksud Megawati

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Peyampaian Megawati Soekarnoputri terkait pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuai beragam respons dari sejumlah pihak. Menanggapi hal tersebut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meluruskan maksud ketua umum PDIP yang kadung diberitakan sempat meminta kepada Presiden Jokowi  membubarkan KPK. “Itu diplintir. Maksud Bu Mega, beliau yang mendirikan KPK, (tapi korupsi) masih jadi persoalan pokok,” kata Hasto menjawab pertanyaan wartawan […]

  • Kronologis penyerangan pekerja PT. TPL ke Masyarakat Adat Sihaporas

    Kronologis penyerangan pekerja PT. TPL ke Masyarakat Adat Sihaporas

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 129
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Para sekurity PT. Toba Pulp Lestari (PT. TPL), pekerja Buruh Harian Lepas (BHL) dan oknum yang di duga preman bayaran berkumpul di sekitar wilyah adat Sihaporas (Buttu Pangaturan). Para pekerja tersebut, berjumlah sekitar 150 orang dengan berpakaian seragam sekurity menggunakan helm dan membawa potongan kayu panjang dan tameng. Sementara masyarakat berkumpul di rumah bersama di […]

  • Hadapi Persaingan Dagang, Komisi IV Minta KKP Dukung Pemberdayaan Nelayan Kecil

    Hadapi Persaingan Dagang, Komisi IV Minta KKP Dukung Pemberdayaan Nelayan Kecil

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 123
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Anggota Komisi IV Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Rina Sa’adah meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan perhatian lebih kepada pemberdayaan pembudidaya ikan skala Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta nelayan kecil di pesisir. Nelayan dan penambak dinilai mempunyai nilai tawar lemah dalam menghadapi persaingan pengusaha skala besar. “Mereka sangat membutuhkan dukungan untuk […]

  • Bongkar Kasus BGN, Pakar Minta Kejagung Libatkan PPATK Terkait Aliran dana MBG

    Bongkar Kasus BGN, Pakar Minta Kejagung Libatkan PPATK Terkait Aliran dana MBG

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 138
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Pakar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar Indonesia Suparji Ahmad meminta Kejaksaan Agung atau Kejagung melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengungkap kasus di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, Kejagung melibatkan PPATK untuk mengungkap kasus dilingkungan BGN merupakan hal penting untuk menulusuri transaksi pergerakan aliran dana program MBG yang selama ini dikelola BGN […]

  • DPR Tanggapi Kebijakan Beli Gas 3 Kg Harus Pakai KTP

    DPR Tanggapi Kebijakan Beli Gas 3 Kg Harus Pakai KTP

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Anggota Komisi VII DPR, Sartono Hutomo menanggapi kebijakan soal penerapan aturan ba gas ukuran 3 kg harus menggunakan KTP. Kebijakan tersebut akan diberlakukan mulai 1 Januari 2024 mendatang. Menurutnya, kebijakan demikian perlu edukasi masyarakat  karena diperlukan waktu yang Panjang dalam mensosialisasikan. Selain KK dan KTP perlu dengan aplikasi saat ini kondisi masyarakat pedesaan saat ini […]

expand_less