Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Karomah Almarhum Gus Dur, Berikut Kisahnya :

Karomah Almarhum Gus Dur, Berikut Kisahnya :

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Karomah Gus Dur

Jakarta, Karomah Almarhum KH, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur memang perlu disimak bagi umat Islam yang meyakini bahwa dia keturunan seorang wali.

KH, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur salah satu sosok ulama yang luar biasa Dimata umat Islam di RI.

KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah sudah mempertanyakan apa benar bahwa Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid_red) itu seorang wali?

Baca Juga : DPR Desak Kominfo Kerjasama Luar Negeri Berantas Judi Online

Kalimat itu datang ketika Gus Sholah mendapatkan beberapa fakta usai wafatnya Gus Dur tahun 2009 lalu.

“Ketika Gus Dur wafat, Gus Sholah menjadi salah satu bagian dari keluarga yang paling sibuk. Hal ini dikarenakan saat itu Gus Dur akan dimakamkan di Pesantren Tebuireng. Sementara Gus Sholah sebagai pengasuhnya. Selain itu, Gus Dur adalah kakak kandung dari Gus Sholah,” tulis Syarif, dikutip dari laman liputan6, Selasa, (5/9/2023).

Dilangsir dari Halaman liputan6, ada banyak bukti yang menunjukkan Presiden ke-4 RI ini adalah seorang wali.

Karomah Almarhum KH, Gus Dur memang perlu disimak bagi umat Islam yang meyakini bahwa dia keturunan seorang wali.

Pertama dilihat dari kecerdasan almarhum. Kedua, cara pandangan almarhum yang melampaui zamannya.

Beberapa fakta lain yang ditemukan ternyata sungguh memukau, bahkan, karomah Gus Dur makin nampak usai Gus Dur sudah tiada.

Berikut kisahnya, sebagaimana ditulis oleh Syarif Abdurrahman, Kontributor NU Online di Jombang.

Dalam buku Memadukan Keislaman dan Keindonesiaan, Esai-Esai Kebangsaan halaman 33 dituliskan alasan Gus Sholah bertanya apakah betul Gus Dur seorang wali. Alasan utamanya karena ia melihat begitu antusiasme para peziarah berkunjung ke tempat peristirahatan terakhir Gus Dur.

Menurut Gus Sholah, wali itu mengandung dua aspek, yaitu keagamaan dan sosial. Secara sosial, tidak bisa dibantah bahwa Gus Dur sudah dianggap sebagai seorang wali.

Indikasinya bisa dilihat dari adanya peziarah yang mengambil tanah makam Gus Dur untuk tujuan mendapatkan barakah. Hal ini menunjukkan adanya anggapan bahwa Gus Dur sebagai seorang wali.

Upacara kenegaraan saat Gus Dur dikebumikan di pemakaman keluarga Pesantren Tebuireng dipadati sekitar 50 ribu orang. Para peziarah terus datang setiap harinya, diperkirakan ada 7-8 ribu peziarah yang berkunjung.

Pada tahlilan malam ketujuh wafatnya Gus Dur, jumlah tamu mencapai 30 ribu orang. Keluarga besar Pesantren Tebuireng tidak menduga dan mengira sebelumnya bahwa para pencinta Gus Dur bisa datang sebanyak itu ke Tebuireng

Tebuireng penuh peziarah dan belum mungkin mengadakan kegiatan belajar.

Sebagai pengasuh, Gus Sholah juga menerima tamu tanpa henti dari berbagai daerah. Bahkan, Gus Sholah sampai kelelahan menerima tamu yang tidak berhenti berdatangan.

Gus Sholah sempat bertanya ke tamu yang berasal dari Banyumas dan Kalimantan, jawabannya peziarah rela datang jauh-jauh karena mereka mencintai, menghormati dan merasa kehilangan sosok Gus Dur.

Alasan kedua kenapa seseorang bisa dikatakan wali dilihat dari aspek keagamaan. Dalam aspek ini, Gus Sholah mengatakan manusia tidak mungkin mengetahui sejauh mana Gus Dur dapat disebut sebagai wali. Itu adalah rahasia Allah swt.

Namun, kesimpulan dari Gus Sholah melihat penghormatan yang ia saksikan secara langsung setelah Gus Dur wafat menunjukkan bahwa Gus Dur adalah pemimpin yang hidup di hati rakyat.

Kini, Gus Dur dan Gus Sholah sudah wafat. Keduanya dimakamkan di area pemakaman keluarga Pesantren Tebuireng. Al-Fatihah. (ror)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelindo II Diminta untuk Atasi Pendangkalan Pelabuhan Pulau Baai dengan Skala Penuh

    Pelindo II Diminta untuk Atasi Pendangkalan Pelabuhan Pulau Baai dengan Skala Penuh

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 74
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta-Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin meminta pemerintah provinsi Bengkulu dan Manajemen PT Pelindo II serta semua pihak terkait bersinergi dalam proses pengerukan sedimentasi di pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. Senator Bengkulu yang juga mantan wakil gubernur Bengkulu itu, menegaskan bahwa Pelabuhan Pulau Baai merupakan hub perdagangan Bengkulu dan […]

  • Sumur Bor Program Unggulan Kasad, Mulai Dikerjakan Satgas TMMD di Tarakan

    Sumur Bor Program Unggulan Kasad, Mulai Dikerjakan Satgas TMMD di Tarakan

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MSINES.COM-Sebagai Tentara Rakyat, TNI AD dalam hal ini Satgas TMMD 123 Kodim 0907/Tarakan hadir mengalirkan kebutuhan air bersih sebagai solusi untuk masyarakat terhadap air bersih di lokasi TMMD. Dansatgas TMMD Kodim 0907/Trk Letkol Kav Jhon B.C.Simarmata,M.Han mengatakan pembangunan sumur bor tersebut merupakan salah satu program dari TMMD Kodim 0907/Trk dalam membantu pengadaan air bersih bagi […]

  • Kadispenad: Jadilah Insan Penerangan yang Adaptif, Responsif, dan Inovatif

    Kadispenad: Jadilah Insan Penerangan yang Adaptif, Responsif, dan Inovatif

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, S.E., M.M., menegaskan bahwa insan Penerangan TNI AD harus adaptif, responsif, dan inovatif dalam menghadapi dinamika informasi di era digital. Hal ini disampaikan dalam arahannya pada Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Penerangan TNI AD Tahun 2025 di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat […]

  • Pemerintah Diminta Kaji Ulang Program Tapera Sebelum Diterapkan

    Pemerintah Diminta Kaji Ulang Program Tapera Sebelum Diterapkan

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Pemerintah Indonesia telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang Perubahan PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Adapun, PP ini mengubah beberapa ketentuan dalam PP Nomor 25 Tahun 2020. Dimana proses pengelolaan Tapera dilakukan melalui penyimpanan oleh Peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu. Tabungan hanya dapat dimanfaatkan […]

  • I Komang Koheri, Respon Kontroversi Penghapusan Penerima PKH

    I Komang Koheri, Respon Kontroversi Penghapusan Penerima PKH

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Anggota Komisi VIII DPR RI, I Komang Koheri, merespon keputusan Pemerintah Desa, Pemkab Pesisir Barat terkait penghapusan 27 penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Beberapa penerima dihapus, seperti yang bekerja serabutan, memiliki tanggungan besar, menjadi fokus perhatian Legislator asal Lampung tersebut. “Kami cukup prihatin atas kondisi rentan sejumlah penerima yang dihapus. Saya kira […]

  • Negara Tak Bisa Sendiri Bangun Infrastruktur, Sudjatmiko: Perlu Sinergi BUMN dengan Swasta

    Negara Tak Bisa Sendiri Bangun Infrastruktur, Sudjatmiko: Perlu Sinergi BUMN dengan Swasta

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB Sudjatmiko, S.T., menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pembangunan infrastruktur nasional. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri International Conference on Infrastructure (ICI) 2025, sebuah forum internasional yang mempertemukan pemangku kepentingan dari pemerintah, BUMN, swasta, hingga akademisi. Dalam keterangannya tertulisnya, Sudjatmiko menyebut bahwa konferensi ini bukan sekadar ajang […]

expand_less