Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Kabar Alex Tirta Ikut Terseret Kasus Kontroversial Pemerasan SYL

Kabar Alex Tirta Ikut Terseret Kasus Kontroversial Pemerasan SYL

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Kabar Alex Tirta, Ketua Harian Pengurus Pusat (PBSI) DKI Jakarta dan sekaligus pengusaha sukse, kini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Alex Tirta belakangan ini terlibat pusaran kasus pemerasan yang melibatkan eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Kabar kasus Alex Tirta bermula dari dugaan penyewaan Rumah Kartanegara Nomor 46 oleh Alex Tirta kepada Ketua KPK Firli Bahuri.

Kini, Firli Bahuri tengah diperiksa terkait dugaan pemerasan terhadap SYL, yang sendiri telah terseret dalam kasus korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, mengungkapkan bahwa Alex Tirta merupakan penyewa rumah tersebut dengan biaya mencapai Rp650 juta per tahun.

Menurut Alex, rumah tersebut kemudian digunakan oleh Firli Bahuri sebagai tempat istirahat sementaranya di Jakarta.

“Sekitar tahun 2020, saya berkesempatan bertemu dengan Pak Firli. Dalam pertemuan itu, Pak Firli menyampaikan bahwa dirinya membutuhkan stasiun transit karena kediaman pribadinya di Bekasi dinilai terlalu jauh dari Jakarta untuk dilalui,” ungkap Alex dikutip CNNI, Rabu 1/11/2023.

Baca Juga : Wakil Ketua KPK Tanggapi Dugaan Pemerasan Filrli Bahuri

Dalam kesepakatan penyewaan tersebut, Alex Tirta dan Firli Bahuri setuju untuk melanjutkan penyewaan dengan nama Alex Tirta sebagai penyewa.

Firli Bahuri membayar uang sewa tersebut kepada Alex, yang selanjutnya mengirimkan uang sewa ke pemilik rumah.

“Saya kemudian menyarankan kepada Pak Firli untuk tetap menyewa rumah tersebut dan dia menyetujuinya. Namun tidak perlu ada perubahan nama penyewa,” ujarnya.

Perjanjian keduanya, Alex menyatakan akan menyewa rumah tersebut dengan harga 650 juta rupiah per tahun.

Menurutnya, Firli akan memberikan uang sewa tersebut kepada Alex, yang kemudian akan menyetorkan uang sewa Firli kepada pemilik rumah.

“Mulai Februari 2021, Pak Firli mulai menyewakan rumah tersebut dan membayar pemiliknya sebagai penyewa. Pak Firli membayar Rp 650 juta, itu uang yang saya kirimkan langsung ke pemiliknya,” jelas Alex.

Namun, di balik kontroversi ini, siapa sebenarnya Alex Tirta? Alex Tirta, atau Tirta Juwana Darmadji, adalah seorang pengusaha sukses yang juga memiliki peran penting di dunia olahraga Indonesia.

Ia merupakan Ketua Harian Pengurus Provinsi Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) DKI Jakarta.

Alex Tirta pertama kali terpilih sebagai Ketua Pengurus Provinsi PBSI DKI Jakarta pada periode 2015-2019, menggantikan Icuk Sugiarto.

Ia kembali terpilih untuk periode 2019-2023 melalui Musyawarah Provinsi PBSI DKI Jakarta pada Maret 2019.

Selain perannya di dunia olahraga, Alex Tirta juga dikenal sebagai pengusaha. Ia pernah menjadi pemilik Alexis Group, yang mengelola berbagai tempat hiburan malam, hotel, dan griya pijat di Jakarta.

Baca Juga : Penyidikan Dugaan Pemerasan Firli Buhuri ke SYL, NKRI Menanti 

Namun, ketenaran Alexis Group meredup setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2017 tidak memperpanjang izin usaha Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis yang diajukan PT Grand Ancol Hotel selaku perusahaan pengelola Alexis Group.

Pada masa kejayaannya, Alexis Group melalui Alexis Hotel sempat merajai dunia hiburan malam di Jakarta dan dikenal hingga dunia internasional.

Setelah penutupan Alexis, Alex Tirta tetap aktif dalam dunia olahraga dan bisnisnya yang lain.

Saat ini, kasus pemerasan yang melibatkan Alex Tirta, Firli Bahuri, dan SYL masih terus diselidiki oleh pihak berwenang.

Publik menanti perkembangan lebih lanjut terkait kasus kontroversial ini.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Kucurkan Duit 200 M, Bagun Universitas Muhammadiyah

    Jokowi Kucurkan Duit 200 M, Bagun Universitas Muhammadiyah

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Presiden Jokowi  meresmikan peletakan batu pertama Kampus II Universitas Muhammadiyah Purwokerto, yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan bahwa pembangunan kampus ini merespons kebutuhan akan gedung baru, mengingat jumlah mahasiswa yang telah mencapai 17 ribu orang. Baca juga : Pejabat Eselon I dan II […]

  • Skandal Pungli di Rutan KPK: Dewas Gelar Sidang Etik 93 Pegawai

    Skandal Pungli di Rutan KPK: Dewas Gelar Sidang Etik 93 Pegawai

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Kasus pungutan liar (pungli) di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencapai babak baru. Dewan Pengawas (Dewas) KPK akan menggelar sidang etik terhadap 93 pegawai KPK yang terlibat dalam skandal ini pada 17 Januari 2024. Dewas KPK mengungkap bahwa 93 pegawai tersebut diduga terlibat dalam penerimaan pungutan liar di rumah tahanan KPK. […]

  • Pertanyakan Keseriusan Bareskrim Polri, Periksa Eks Gubernur Sumsel HD Soal Kasus Pemalsuan Dokumen RUPSLB BSB

    Pertanyakan Keseriusan Bareskrim Polri, Periksa Eks Gubernur Sumsel HD Soal Kasus Pemalsuan Dokumen RUPSLB BSB

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta, msinews.com – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah memeriksa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 wilayah Sumatra Bagian Selatan (SBS), terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Sumsel Babel (BSB), pada Rabu, 19 Juni lalu. Kepala Sub-Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Kombes Chandra Sukma mengemukakan keterangan […]

  • Perampasan Baliho Karya Lukis dalam Kegiatan PWF di Bali

    Perampasan Baliho Karya Lukis dalam Kegiatan PWF di Bali

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Oleh : I. Sandyawan Sumardi SEBUAH insiden perampasan baliho karya lukis terjadi dalam rangkaian kegiatan People’s Water Forum 2024 di Bali. Pameran karya lukis dengan tema “Alur Air: Air sebagai Sumber Kemakmuran Bersama Demi Keberlangsungan Generasi” ini bertujuan untuk membuka ruang pertemuan dan membicarakan permasalahan air di Bali melalui media seni. Latar Belakang Acara Bali, […]

  • Sri Mulyani; RAPBN 2024 Rp.2.446 T, Berikut Daftar 10 Kementrian yang Gendut Anggarannya

    Sri Mulyani; RAPBN 2024 Rp.2.446 T, Berikut Daftar 10 Kementrian yang Gendut Anggarannya

    • calendar_month Sabtu, 19 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengalokasikan anggaran sebanyak Rp2.446 triliun untuk belanja pemerintah pusat, termasuk untuk kementerian lembaga (KL), dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024. Secara kumulatif, dalam postur RAPBN 2024, Kementerian Keuangan merencanakan belanja negara senilai Rp3.304,1 triliun. Lebih besar dari alokasi belanja dalam APBN 2023, senilai Rp3.060 triliun. Presiden Joko Widodo […]

  • Gandeng Asuransi Astra, Kemensos Edukasi KPM PENA tentang Inklusi Keuangan dan Keterampilan Wirausaha

    Gandeng Asuransi Astra, Kemensos Edukasi KPM PENA tentang Inklusi Keuangan dan Keterampilan Wirausaha

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Pemberdayaan ekonomi bagi penerima bantuan Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA), dilakukan Kementerian Sosial (Kemensos) melalui berbagai pendekatan. Selain bantuan dan konsultasi pengelolaan asset, edukasi tentang keuangan juga dirasakan penting. Salah satu edukasi yang ditekankan terhadap penerima manfaat KPM PENA adalah memperkuat pengetahuan tentang lembaga permodalan. Materi ini penting, agar KPM PENA mampu membedakan lembaga yang […]

expand_less