Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Gangguan  Penerbangan Akibat Karhutla, Dirjen Hubud: Keselamatan Penumpang Hal Utama

Gangguan  Penerbangan Akibat Karhutla, Dirjen Hubud: Keselamatan Penumpang Hal Utama

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sepanjang 11 Agustus hingga 9 Oktober 2026  telah terjadi 1.673 penerbangan terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

Gangguan jarak pandang akibat kabut asap menyebabkan ratusan penerbangan mengalami keterlambatan, pembatalan, penundaan, hingga pengalihan rute.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub meningkatkan pengawasan terhadap operasional penerbangan di sejumlah bandar udara yang terdampak karhutla Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh aktivitas penerbangan tetap memenuhi standar keselamatan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan awak pesawat menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kelayakan operasional penerbangan di tengah gangguan jarak pandang.

“Kami tidak akan berkompromi terhadap keselamatan. Apabila jarak pandang berada di bawah batas minimum operasional, penerbangan dapat mengalami keterlambatan, pembatalan, penundaan, maupun pengalihan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan penumpang dan awak pesawat,” kata Lukman di Jakarta, Senin (12/10).

Berdasarkan hasil pemantauan bersama Kantor Otoritas Bandar Udara, pengelola bandara, penyedia layanan navigasi penerbangan, dan operator penerbangan, Kemenhub mencatat 745 penerbangan mengalami keterlambatan atau delay.

Selain itu, sebanyak 907 penerbangan mengalami pembatalan atau penundaan, 15 penerbangan dialihkan ke bandara lain, sedangkan enam penerbangan harus kembali ke bandara keberangkatan atau return to base (RTB).

Dalam periode yang sama, Kemenhub juga mencatat 14 pembatalan penerbangan akibat faktor di luar karhutla. Penyebabnya meliputi sebaran abu vulkanik Gunung Lewotolok dan Gunung Dukono, kondisi angin kencang, serta kebutuhan perawatan pesawat.

Citilink Catat Penerbangan Terdampak Terbanyak

Data Kemenhub menunjukkan sebanyak 10 maskapai mengalami gangguan operasional akibat karhutla.

Citilink Indonesia mencatat jumlah penerbangan terdampak paling banyak, yakni 478 penerbangan. NAM Air menyusul dengan 300 penerbangan, Wings Air sebanyak 227 penerbangan, dan Super Air Jet mencapai 161 penerbangan.

Selanjutnya, Surya Mataram mencatat 134 penerbangan terdampak, Batik Air 112 penerbangan, Garuda Indonesia 97 penerbangan, TransNusa 94 penerbangan, Lion Air 41 penerbangan, serta Sriwijaya Air 29 penerbangan.

Berdasarkan jenis gangguan, Wings Air mengalami pembatalan terbanyak dengan 226 penerbangan. Super Air Jet berada di urutan berikutnya dengan 158 penerbang an, disusul Citilink sebanyak 115 penerbangan.

Sementara itu, Citilink mencatat keterlambatan tertinggi dengan 357 penerbangan, diikuti NAM Air sebanyak 212 penerbangan.

Bandara di Kalimantan, Sumatera, dan Papua Terdampak Karhutla

Kemenhub mengidentifikasi sejumlah bandar udara di Kalimantan sebagai wilayah yang mengalami gangguan operasional cukup signifikan akibat kabut asap.

Bandara terdampak meliputi Bandara Supadio di Pontianak, Bandara Tjilik Riwut di Palangka Raya, Bandara Iskandar di Pangkalan Bun, Bandara H. Asan di Sampit, Bandara Rahadi Oesman di Ketapang, serta Bandara Syamsudin Noor di Banjarmasin.

Gangguan serupa juga terjadi di Sumatera, terutama Bandara Sultan Thaha di Jambi dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang.

Di wilayah Papua, sejumlah bandara turut mengalami dampak gangguan jarak pandang, yakni Bandara Rendani di Manokwari, Bandara Douw Aturure di Nabire, Bandara Torea di Fakfak, Bandara Utarom di Kaimana, Bandara Babo di Teluk Bintuni, serta Bandara Ewer di Asmat.

Kemenhub Ingatkan Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Di tengah gangguan operasional akibat karhutla, Ditjen Perhubungan Udara mengingatkan seluruh maskapai agar tetap memenuhi hak penumpang sesuai peraturan perundang-undangan.

Maskapai wajib memberikan pelayanan kepada penumpang yang mengalami keterlambatan maupun pembatalan penerbangan. Bentuk penanganan dapat mencakup kompensasi, penjadwalan ulang perjalanan atau reschedule, hingga pengembalian biaya tiket secara penuh atau full refund, sesuai ketentuan yang berlaku.

Kemenhub juga menugaskan Kantor Otoritas Bandar Udara untuk memantau pelaksanaan kewajiban maskapai secara langsung.

“Kantor Otoritas Bandar Udara kami tugaskan untuk mengawasi pemenuhan hak penumpang di lapangan. Kami tidak akan ragu memberikan sanksi kepada maskapai yang tidak menjalankan kewajibannya sesuai ketentuan,” tegas Lukman.

Selain memastikan perlindungan konsumen, Ditjen Perhubungan Udara meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan perubahan jadwal penerbangan akibat kondisi kabut asap.

Calon penumpang diimbau memeriksa informasi operasional melalui kanal resmi maskapai dan pengelola bandara sebelum berangkat menuju lokasi penerbangan.

“Kondisi jarak pandang dapat berubah secara dinamis. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa status penerbangan sebelum berangkat ke bandara,” tutup Lukman.

Ditjen Perhubungan Udara akan melanjutkan pemantauan dan evaluasi terhadap dampak karhutla pada sektor penerbangan nasional.

Kemenhub juga memperkuat koordinasi dengan otoritas bandara, pengelola fasilitas penerbangan, penyedia layanan navigasi, dan maskapai untuk menjaga keselamatan, keamanan, serta kelancaran operasional penerbangan.**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengejutkan! Harun Masiku Dikabarkan di Kamboja, Begini Tanggapan KPK

    Mengejutkan! Harun Masiku Dikabarkan di Kamboja, Begini Tanggapan KPK

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Jakarta_Mantan Politisi PDIP Harun Masiku dalam kasus suap yang selama ini menjadi buronan KPK telah dikabarkan bahwa keberadaannya ada di Negara Kamboja. Seperti diketahui, Harun Masiku menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Menanggapi isu tersebut, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander […]

  • Kejadian pada Siswa Sekolah Rakyat Pati, Gus Ipul Tegaskan Rehabilitasi Prioritas Utama

    Kejadian pada Siswa Sekolah Rakyat Pati, Gus Ipul Tegaskan Rehabilitasi Prioritas Utama

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 31
    • 0Komentar

    JAKARTA- Menteri Sosial (Mensos)!aifullah Yusuf sapaan akrabnya Gus Ipul menegaskan Kementerian Sosial (Kemensos) menangani peristiwa yang menimpa pada siswa Sekolah Rakyat di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kemensos sudah melakukan sesuai prosedur yang berlaku pada siswa Sekolah Rakyat dengan mengutamakan rehabilitasi dan pendampingan psikososial. Kemensos juga menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperketat pengawasan serta […]

  • Presiden Prabowo Terima Dubes AS untuk ASEAN, Bahas Kerja Sama Sejumlah Bidang

    Presiden Prabowo Terima Dubes AS untuk ASEAN, Bahas Kerja Sama Sejumlah Bidang

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    HAMBALANG, MSINEWS.COM-Presiden Prabowo Subianto menerima Duta Besar Amerika Serikat untuk Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) Kevin Kim di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu [5/9/2026]. Dalam kespatan itu, keduanya berdiskusi membahas sejumlah kerja sama antara dua negara serta kawasan. Hal tersebut mengingat bahwa Duta Besar AS untuk ASEAN merupakan pejabat […]

  • Polkam Sebut Modifikasi Cuaca Hujan Buatan yang Dilakukan BNPB Paling Efektif

    Polkam Sebut Modifikasi Cuaca Hujan Buatan yang Dilakukan BNPB Paling Efektif

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 149
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM- Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan Oerasi Modifikasi Cuaca hujan buatan yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Menjadi salah satu langkah sangat efektif dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh daerah. Penegasan tersebut disampaikan Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago usai rapat koordinasi bersama Menteri […]

  • Hasan Basri Komitmen Lindungi PMI

    Hasan Basri Komitmen Lindungi PMI

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Kaltara,msinews.com- Bentuk komitmen dalam pelindungan terhadap masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) yang bekerja dan akan bekerja di luar negeri, Ketua Komite III DPD RI Hasan Basri melaksanakan sosialisasi bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Sabtu (20/7/2024). Berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara Komite III DPD RI dengan BP2MI di Jakarta beberapa waktu lalu, terdapat beberapa komitmen […]

  • Perubahan Global,Ketua DPD RI : Pemerintah Harus Siap Hadapinya

    Perubahan Global,Ketua DPD RI : Pemerintah Harus Siap Hadapinya

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomasi.org–Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah untuk bersiap menghadapi ancaman peningkatan suhu global. Hal itu untuk merespon data yang dilansir World Meteorological Organization (WMO) yang memperkirakan intensitas kejadian ekstrem seperti kekeringan dan kelangkaan pangan serta kelaparan global. Bahkan, WMO memprediksi intensitas ancaman tersebut akan semakin tinggi dalam tempo waktu satu hingga lima […]

expand_less