Pemerintah Diminta Libatkan Disabilitas di Industri Kreatif Batik
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month 59 menit yang lalu
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEPARA –Pelibatan disabilitas dalam dindustri kreatif batik sangat penting. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Lestari Moerdijat, saat mengunjungi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jepara pada Sabtu pekan lalu.
Rerie demikian disapa, mendorong dukungan pemerintah pusat maupun daerah agar melibatkan penyandang disabilitas pada industri batik. Menurutnya, dukungan ini dapat meningkatkan potensi dan kreativitas yang mereka miliki.
Turut mendampingi istri dari CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Ayu Heni Rosan Roeslani.

Salah seorang disabilitas pengrajin batik tengah beraktivitas
Menurutnya, dibutuhkan peran seluruh pihak dalam meningkatkan peran penyandang disabilitas di industri kreatif, khususnya batik. Pemerintah Pusat dan Daerah harus berjalan beriringan, agar disabilitas mempunyai kreativitas dalam kesehariannya.
“Kita harus memberi perhatian lebih kepada anak-anak disabilitas di Jepara. Saya kagum dengan kreativitas anak-anak Sekolah Luar Biasa dalam membatik,” kata Rerie.
Menurutnya, banyak karya luar biasa para pengusaha Jepara, mulai dari kriya hingga produk makanan.
“Mari datang ke Dekranasda Kabupaten Jepara. Kita harus mendukung Dekranasda semakin maju dan berkembang. Apalagi disini ada karya anak-anak SLB Jepara yang sangat luar biasa,”ajak politisi partai NasDem ini. **
Editor : tim redaksi
Sumber : kabarjepara.
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik



Saat ini belum ada komentar