Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Film Nusantara karya Neyra Vision raih Penghargaan Film Dokumenter Terbaik dalam Festival Film Cannes 2025, A.M. Hendropriyono sebagai Gajah Mada

Film Nusantara karya Neyra Vision raih Penghargaan Film Dokumenter Terbaik dalam Festival Film Cannes 2025, A.M. Hendropriyono sebagai Gajah Mada

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Film Indonesia Nusantara telah memenangkan Penghargaan Film Dokumenter Terbaik di Festival Film Cannes 2025, karena film dengan resolusi ultradensity ini menggetarkan penonton internasional dalam ajang film bergengsi yang diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh dunia.

Film thriller ini mengisahkan perjuangan pahlawan Kerajaan Majapahit, Gajah Mada, dari masa kecilnya hingga Maharani Tribhuwana Wijayatunggadewi mengangkatnya sebagai Perdana Menteri, atas upayanya menyatukan apa yang sekarang menjadi negara kepulauan terbesar di dunia, dalam mewujudkan Sumpah Palapa-nya yang sakral.

Gajah Mada bersumpah untuk tidak menikmati buah Palapa—yang secara simbolis berarti tidak beristirahat dalam kesenangan—sebelum Nusantara dipersatukan sebagai sebuah negara. Dan dia melakukannya dengan sukses, menyatukan sebagian besar kawasan Asia Tenggara, bahkan di luar batas wilayah Indonesia saat ini.

Film yang diproduksi sepenuhnya dengan Kecerdasan Buatan (AI) ini sarat dengan adegan pertempuran kolosal yang dipimpin Gajah Mada, dan merupakan salah satu mahakarya studio produksi Neyra Vision yang berbasis di Jakarta.

Pasukan Gajah Mada bersiap menyerang musuh dalam film Nusantara

Kisah Gajah Mada dalam Nusantara dinarasikan untuk Festival Cannes, Prancis, oleh mantan editor The Jakarta Post, Pitan Daslani, yang mengatakan kepada media bahwa Penghargaan Dokumenter Terbaik ini membuktikan keunggulan dan penguasaan keahlian AI Indonesia dalam produksi film, yang bisa dikatakan sebanding dengan keahlian pusat produksi film kelas dunia seperti Hollywood dan Bollywood.

Pitan Daslani menambahkan bahwa prestasi gemilang Neyra Vision di festival film internasional tersebut akan mendorong lebih banyak lagi talenta AI di Indonesia, terutama generasi muda, untuk menghasilkan film-film inspiratif berdasarkan cerita-cria lokal untuk dipentaskan di panggung global.

Maharani Tribhuwana Wijayatunggadewi mengangkat Gajah Mada, sang prajurit, sebagai Perdana Menteri Majapahit atas kemampuannya menyatukan banyak bagian Asia Tenggara, termasuk yang sekarang menjadi kepulauan Indonesia. Adegan-adegan ini ada dalam film AI Neyra Vision berjudul Nusantara yang memenangkan Penghargaan Film Dokumenter Terbaik dalam Festival Film Cannes yang baru saja berakhir.

Sementara itu, produser kreatif Roma Nebo mengatakan, tujuan Neyra Vision adalah “untuk mendemokratisasikan alat-alat produksi yang dulunya hanya dimiliki Hollywood; dan menjadikan Indonesia sebagai pusat sinema AI dunia. Ketika kreator memiliki alur kerja dan IP, cerita lokal pun dapat menyebar ke mana-mana,” ujarnya.

Nebo menambahkan bahwa memenangkan Penghargaan Film Dokumenter Terbaik dalam festival film bergengsi tersebut merupakan “bukti nyata bahwa cerita Indonesia dapat bergema di panggung dunia ketika teknologi menyingkirkan semua hambatan. Sekarang kami menyerahkan perangkat itu kepada gelombang kreator berikutnya.”

Dalam pengumuman hasil akhir Festival Film Cannes 2025 pada 23 dan 24 Mei, Panitia Pelaksana mengumumkan pemenang untuk sembilan kategori teratas sebagai berikut:

Dokumenter Terbaik: Nusantara, Animasi Terbaik: The Dream, Iklan Terbaik: Givenchy, Film AI Super Panjang Terbaik: Gengis Khan, Film Pendek Terbaik: Mike El Jack Seon, Film Pendek AI Terbaik: Bones of Yew, Film AI Panjang Terbaik: A Day in the Dream, Video Klip Terbaik: Croquette Crew, dan Penghargaan Spesial Dewan Yuri diberikan kepada film End of the World.

Panitia Festival de Cannes juga memberikan Penghargaan Spesial kepada film Deep Cold Blue, Bratan Gray Day, Unblind, Trapped in the System, The Perfect World, dan Vibe Coding. Sementara itu, Penghargaan Honorable Mention diberikan kepada Soul of Shipwreck, Omni Trans. Cam, Ychu, Tant Walkers, Mulan, End of the World, dan Alas de Papel.

Finalis lainnya adalah Pi in the Sky, Depths, Beyaz Guvercin, Love, Mila, Song of Desert, Beyond Healing, dan The Box. Sebelum sesi penutupan, panitia telah menominasikan Lafayette House, Nine, Emerge, Teos: The Call of Dionysos, Blooding Paradiso, Freya, Werewolves in Brooklyn, The Questioning, Genesis Installed, Nalvora, Just Say PSA, dan Kenopsia.

Film Indonesia telah berkali-kali mengikuti Festival Film Cannes, tetapi film Indonesia pertama yang memenangkan penghargaan di sana adalah film pendek Prenjak (juga dikenal sebagai In the Year of the Monkey) karya sutradara Wregas Bhanuteja. Film ini memenangkan Leica Cine Discovery Prize untuk Film Pendek di bagian Critics’ Week pada tahun 2016.

Film-film Indonesia terkenal lainnya yang pernah ditayangkan di Festival Cannes termasuk Daun di Atas Bantal (1998), Serambi (2006), dan Fox Exploits the Tiger’s Might (2005), tetapi film-film ini tidak memenangkan penghargaan.

Hingga tahun 2025, Indonesia terus berpartisipasi aktif di Festival Cannes dengan film-film seperti Renoir yang bersaing dalam kompetisi utama, dan Pangku yang dipilih untuk program HAF Goes to Cannes, tetapi belum ada film Indonesia lain yang memenangkan penghargaan utama di festival film tersebut.

Oleh karena itu, Penghargaan Film Dokumenter Terbaik untuk Nusantara karya Neyra Vision telah membawa pulang kebanggaan besar bagi bangsa Indonesia, yang membuktikan naiknya keahlian AI Indonesia ke atas pentas industri film global.

Pasukan Gajah Mada berjalan menuju medan pertempuran

Aktor dan Tim Produksi Film Nusantara

Film ini terinspirasi dari gagasan Mayjen TNI Lukman Ma’ruf dan Letkol. Yudi, dengan Helmy Yahya sebagai produser eksekutif, Indra Yudhistira sebagai produser, dan Roma Nebo sebagai produser kreatif.

Sementara itu, mantan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal (pur) A.M. Hendropriyono memainkan peran visioner sebagai Gajah Mada, sang pendekar agung, yang memimpin pasukan sambil mengacungkan pedang dan mengaum bagai singa untuk memberi semangat kepada pasukannya, menyerupai adegan pertempuran sesungguhnya.

Konsultan sejarah dan naskah film ini adalah Reinhard Tawas, sementara Ruslan Is adalah konsultan senior, bersama dengan Oleks Kozh sebagai konsultan, Ara Arush sebagai sutradara & editor suara, dan Alexis Nova sebagai pembuat film AI.

Cerita ini dinarasikan dalam bahasa Inggris oleh Pitan Daslani, sementara Devi Erna Rachmawati memainkan peran sebagai Maharani Tribhuwana Wijayatunggadewi, penguasa ketiga di Kerajaan Majapahit. [***]

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biaya Penyelenggaraan Pemilu Mahal, DPR: Perlu Dibahas Sistem Mungkin Semua Bisa Ikut

    Biaya Penyelenggaraan Pemilu Mahal, DPR: Perlu Dibahas Sistem Mungkin Semua Bisa Ikut

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi PKB Jazilul Fawaid mengungkapkan bahwa soal penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) biayanya sangat tinggi dan mahal. Oleh karena itu, dalam hal Penyelenggaraan Pemilu biaya yang terlalu mahal ini, Jazilul Fawaid menilai bahwa soal tersebut, harus dimulai dengan membentuk sistem atau aturan yang menimbulkan demokrasi […]

  • Puan Terima Surpres dari Presiden, Diantara Bahas RUU Desa

    Puan Terima Surpres dari Presiden, Diantara Bahas RUU Desa

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Ketua DPR Puan Maharani mengumumkan bahwa pimpinan DPR telah menerima Surat Presiden (Surpres) dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat paripurna di Gedung Nusantara II MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, pada Selasa (4/12/2023). Baca juga : Firli Bahuri, Selesai Diperiksa Dewas Terkait Pelanggaran Etik Sidang Dewan yang kami hormati perlu kami beritahukan bahwa […]

  • Menu MBG Tak Sesuai Komposisi Gizi, BGN Sidak ke SPPG Mampang 1 Depok

    Menu MBG Tak Sesuai Komposisi Gizi, BGN Sidak ke SPPG Mampang 1 Depok

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Msinews.com – Tim Investigasi Independen Badan Gizi Nasional (BGN) menginspeksi mendadak (sidak) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mampang 1 Depok, pada Selasa (7/10). Langkah cepat ini diambil sebagai tindak lanjut atas beredarnya unggahan di media sosial tentang menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak sesuai komposisi standar gizi. Menu yang dipersoalkan berupa pangsit goreng, […]

  • Polsek Suoh Evakuasi Warga yang meninggal Akibat Serangan Harimau

    Polsek Suoh Evakuasi Warga yang meninggal Akibat Serangan Harimau

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Lambar, MSInews.com –  Kepolisian Sektor (Polsek)  Suoh melakukan evakuasi terhadap warga yang meninggal dunia akibat diterkam harimau pada Kamis (08/02/24). Korban bernama Gunarso (47), seorang laki-laki yang beralamat di dusun Sumber Agung 2, Pekon Sumber Agung, kec. Suoh, Kabupaten Lampung Barat. Peristiwa tragis ini bermula pada hari Kamis pukul 08.30 WIB, saat korban berpamitan untuk […]

  • Rumah Sakit Indonesia di Gaza Dikepung, Ini Respon DPR RI

    Rumah Sakit Indonesia di Gaza Dikepung, Ini Respon DPR RI

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera, mengutuk keras aksi pengepungan dan penyerangan Rumah Sakit Indonesia di Gaza oleh Israel. Ia mengatakan, pengepungan dan penyerangan ke fasilitas kesehatan adalah tindakan yang biadab dan tidak berperikemanusiaan. Apalagi, Israel membuat propaganda bahwa di rumah sakit Indonesia terdapat pejuang Hamas yang melakukan penyerangan […]

  • Wisata Kesehatan Air Panas Bukit Kili, Solok

    Wisata Kesehatan Air Panas Bukit Kili, Solok

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Indonesia dikenal memiliki potensi wisata yang cukup kaya,terutama wisata alam. Salah satunya adalah wisata air panas. Jika sebelumnya redaksi msinew.com membahas wisata alam di Provinsi Bangka Belitung dan Sumatera Selatan,maka kini giliran kita bergeser ke Sumatera Barat, tepatnya di Kabupaten Solok. Kabupaten Solok menyimpan berbagai potensi wisata alam, budaya, sejarah dan wisata kesehatan. Di wilayah […]

expand_less