Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Dua Warga Taman Kencana Kembali Ngadu ke DPRD, Gubernur DKI

Dua Warga Taman Kencana Kembali Ngadu ke DPRD, Gubernur DKI

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Dua Warga Taman Kencana, Suhari dan Mantan RT.01 Rohim, terus melakukan upaya agar akses jalan di Verbenia II, Tegal Alur, Jakarta Barat, dipagar besi segera dibuka. Tujuan dua warga itu yakni, ingin gerbang dibukan dan fungsi jalan dikebalikan seperti master plan Proyek sebelumnya.


Kendati demikian, informasi keterbukaan pihak pengembang dan pemerintah administrasi RW, Lurah, Camat hingga Walikota Jakarta Barat tidak transparan.

Dua warga Taman Kencana, yaitu Suhari dan mantan RT.01 Rohim dari RT.001, RW.014 di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, masih terus berjuang untuk menyuarakan aspirasi mereka terkait akses jalan umum di Verbenia II, RT01, RW014, yang hingga kini belum juga dibuka.

Kedua warga Taman Kencana ini telah menyampaikan aspirasinya melalui surat yang ditujukan kepada DPRD, Gubernur DKI Jakarta, Walikota Jakarta Barat, Camat Kalideres, Lurah Tegal Alur, dan langsung kepada Pengembang Taman Kencana.

Perjalanan mereka dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir di kantor Pengembang Perumahan Taman Kencana pada pukul 13.15 WIB.

Permasalahan ini bermula dari pengembangan Taman Kencana yang telah mengubah jalan umum menjadi fasilitas perumahan. Akibat pandemi COVID-19, Rukun Warga 14, yang dipimpin oleh Iwan Pratama Susanto, memutuskan untuk menutup akses jalan tersebut dengan sebuah pagar besi.

Suhari dan Rohim telah menyampaikan keberatannya kepada Camat Kalideres dan Lurah Tegal Alur, namun hingga saat ini akses jalan tersebut belum juga dibuka untuk menjadi akses jalan umum seperti semula.

Suhari mengungkapkan bahwa sebenarnya pembukaan jalan tersebut sudah disepakati bersama oleh Camat Kalideres dan Lurah sebelumnya, bahwa keamanan harus dipastikan terlebih dahulu melalui pembangunan autoget atau satu pintu.

Autoget tersebut bahkan sudah selesai dikerjakan, namun perhatian Camat dan Lurah yang baru memaksa perubahan pada kesepakatan antara pengembang, Rukun Warga, dan masyarakat perumahan.

Saat ini, keinginan warga untuk mengembalikan akses jalan seperti semula, yang merupakan bagian dari master plan Proyek, mengalami kemacetan.

 

Kesepakatan dari Camat Kalideres dan Lurah Tegal Alur, bersama dengan RW 14, adalah bahwa akses jalan akan dibuka ketika fasilitas umum dan fasilitas sosial telah diserahkan kepada pemerintah oleh pengembang.

Suhari meminta dukungan dari DPRD dan Pemerintah Kota Jakarta Barat agar pintu pagar besi segera dibuka untuk kepentingan warga perumahan Taman Kencana di Tegal Alur, Jakarta Barat. Meskipun ada kesepakatan pembangunan autoget demi keamanan, pagar tersebut belum juga dibongkar, sehingga warga Taman Kencana tidak dapat mengakses jalan tersebut.

Namun, terdapat perbedaan pandangan antara warga dan Ketua Rukun 14 Tegal Alur, Iwan Pratama. Awalnya, Iwan Pratama menyatakan bahwa penutupan akses jalan adalah demi keamanan. Namun, sekarang, ketika autoget sudah ada, Iwan Pratama mengatakan bahwa harus menunggu Fasum (fasilitas umum) dan Fasos (fasilitas sosial) diserahkan kepada pemerintah terkait.

Sementara itu, pihak perusahaan atau pengelola perumahan Taman Kencana belum memberikan informasi resmi mengenai perkembangan situasi ini. Konflik terkait akses jalan ini tetap menjadi perhatian warga Taman Kencana Tegal Alur, dan mereka berharap agar masalah ini segera dapat diselesaikan.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi IV Apresiasi Keputusan Prabowo Tetapkan GKP Petani Rp 6500

    Komisi IV Apresiasi Keputusan Prabowo Tetapkan GKP Petani Rp 6500

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM- Pemerintah telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram. Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengapresiasi keputusan tersebut. Menurutnya, Pemerintah sudah sangat bersungguh-sungguh untuk memperhatikan nasib petani dari keterpurukan selama ini dan dalam situasi apapun panen petani harus memang diserap dengan HET tersebut. “Saya bersyukur dan menyakini […]

  • Kepala BGN, Dadan Hindayana ajak alumni IPB dukung program MBG

    Kepala BGN, Dadan Hindayana ajak alumni IPB dukung program MBG

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 120
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengajak para alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dayan menyebutkan bahwa sepertiga penduduk Indonesia harus diberi makan bergizi setiap hari. Dalam keterang tertulis diterima dari Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional, Dadan mengatakan, dibutuhkan 30.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). […]

  • Raih Legislator Peduli Akses Kendaraan di KWP Award 2023, Muhammad Fauzi : Jadi Motivasi Untuk Kerja Lebih Baik

    Raih Legislator Peduli Akses Kendaraan di KWP Award 2023, Muhammad Fauzi : Jadi Motivasi Untuk Kerja Lebih Baik

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 149
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM- Penghargaan tahunan dari para jurnalis di Media Center DPR RI ini diberikan atas dedikasi Fauzi memperjuangkan akses jalan selama ini. Terutama untuk memperlancar akses kendaraan di jalan dengan berbagai infrastruktur dan pembangunan. Anggota DPR RI Dapil Sulsel III Muhammad Fauzi mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Penghargaan ini akan jadi penyemangat untuk terus […]

  • Dies Natalis Ke-75, SMCS Pematangsiantar Gelar Aksi Pelestarian Lingkungan & Peluncuran Buku Sejarah

    Dies Natalis Ke-75, SMCS Pematangsiantar Gelar Aksi Pelestarian Lingkungan & Peluncuran Buku Sejarah

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 105
    • 0Komentar

    SIANTAR,MSINEWS.COM-Uskup Keuskupan Agung Medan Mgr. Kornelius Sipayung, OFMCap, menghadiri acara Dies Natalis Ke-75 Seminari Menengah Christus Sacerdos (SMCS) Pematangsiantar,Sumatera Utara, Minggu (6/9/2025). Dalam homolinya, Mgr. Kornelius mengatakan, perjalanan panjang 75 tahun adalah jejak rahmat yang patut disyukuri. Bahwa, 75 tahun bukan akhir, tapi merupakan awal penguatan dari misi seminari. “Kita dipanggil untuk menjaga agar seminari […]

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 103
    • 0Komentar

      Caption Photo : (dari kiri – kanan) – Lie Hendy Lianto (Dirut PT Rukun Mitra Sejati / RMS), Ansor A Rifqi Al Mubarok (Sekjen GP Ansor), Menteri UMKM Maman Abdurrahman, H Noer Fajriensyah (Bendum GP Ansor) dan Addin Jauharudin (Ketua Umum GP Ansor) saat memberikan keterangan pers pada peluncuran Ansor Stokis, di Thamrin 10, […]

  • RUU Perampasan Aset Terkendala Kompilasi Aturan, DPR Siap Tancap Gas Usai Reses!

    RUU Perampasan Aset Terkendala Kompilasi Aturan, DPR Siap Tancap Gas Usai Reses!

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan bahwa, bahwa proses RUU Perampasan Aset  terkendala oleh kebutuhan untuk mengkompilasi berbagai ketentuan perampasan aset yang tersebar di banyak undang-undang yang sudah ada. Dikatakan bahwa, upaya pengesahan Rancangan Undang-Undang atau RUU Perampasan Aset, yang digadang-gadang sebagai senjata ampuh melawan korupsi, menemui titik terang namun tetap harus bersabar. […]

expand_less