Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Disbud Palembang Gelar FGD: Potret Sejarah dan Budaya Kota Palembang dalam Bingkai Prangko

Disbud Palembang Gelar FGD: Potret Sejarah dan Budaya Kota Palembang dalam Bingkai Prangko

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang, msinews.com – Prangko setiap penerbitannya memuat pesan n simbol tersendiri, unik, dan visualisasinya menjadi alat perekam sejarah. Secara eksplisit (tersurat) dan implisit (tersirat) prangko juga merekam Kebudayaan manusia.

Pemerintah kota Palembang melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Palembang menyenangkan Focus Group Discussion (FGD) tentang Landmark Kota Palembang, bertema “Potret Sejarah dan Budaya Kota Palembang dalam Bingkai Prangko”. FGD tersebut berlangsung di Hotel Swarnadwipa, Palembang, Senin (14/10/2024), pukul 08.30 s.d. selesai.

Kadisbud Palembang H. Ir. M. Affan Prapanca, M.T., IPM menyatakan Disbud Kota Palembang dan staf berkomitmen melestarikan bangunan tua sebagai kekayaan sejarah dan budaya kota Palembang dalam bentuk perangko.

FGD Landmark Kota Palembang menghadirkan tiga pemrasaran, yaitu (1) Rahmat Asaat Hamid dari Pengurus Pusat Perhimpunan Filatelis Indonesia (PP-PFI), (2) Kemas Ari Panji, M.Pd dari pemerhati sejarah Palembang, dan (3) Eko D. Prasetyo dari aktifis Filatelis Palembang.

Hadir dalam FGD secara web zooming antara lain Ketua Umum PP PFI Dr. Fadli Zon, S.S., M.Sc. dan Kadisbud Palembang H. Ir. M. Affan Prapanca, M.T., IPM. Para undangan hadir secara offline, antara lain Staf Ahli Pj Walikota Palembang H. Rudi Indawan, SH. MKn sebagai plt. Asisten II, Kepala Bidang Dokumentasi dan Publikasi Budaya Hj. Vinita Citra Karini, SE., M.Si., Kepala Seksi Publikasi Budaya Triyoga Jati Purnomo, S.Sn, para pekerja seni, pemerhati budaya, pemerhati sejarah, dan kalangan filatelis di Palembang.

Setelah pebukaan FGD, Rahmat selaku Pembicara Utama menyampai prasarannya tentang sejarah prangko dan etiologi (asal-muasal) berdiri Perhimpunan Filatelis Indonesia (PDI).

Rahmat mengupas arti penting prangko dan kegiatan filateli dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Prangko sesungguhnya menyangkut juga identitas berdiri suatu negara. Prangko memang merupakan benda pos tetapi perannya berkaitan dengan jejak sejarah dan budaya suatu bangsa,” kata Rahmat.

Peserta utusan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatra Selatan.

Secara lebih detail Rahmat membuktikan, penerbitan prangko hampir selalu didasari tema pokok dan berseri. Ikon-ikon Kota Palembang dan Sumsel, seperti Jembatan Ampera, Rumah Limas, Tari Gending Sriwijaya, Pakaian Adat, Makanan Khas, dan sebagainya sejak masa lalu telah kerap tampil sebagai tema dan seri prangko.

Jadi dapat dikatakan, lanjut Rahmat, prangko secara tidak langsung merupakan rekaman peristiwa atau sejarah, bahkan kebudayaan luhur suatu masyarakat dari seluruh Indonesia,

Paparan historiografi Rahmat dilanjutkan oleh Kemas Ari Panji dalam konteks sejarah dan semiotika Palembang sebagai obyek prangko. Dalam pemrasarannya Kemas Ari menguraikan banyak sekali terminologi kebudayaan yang telah jejak perjalanan dalam prangko.

Foto bersama usai acara

Kemas Ari Panji telah menekuni kegiatan filateli sejak masih sekolah menengah. Hingga saat masih mahasiswa pun dia masih “gila” mengkoleksi prangko. Kendati cukup banyak mengeluarkan uang tapi Ari menemukan kepuasan tersendiri ketika berhasil mendapat koleksi lebih lengkap tentang suatu tema tertentu.

Selain yang sudah diungkapkan Rahmat, Kemas Ari Panji menambahkan beberapa tema pokok lagi, misal tentang buah-buahan, senjata khas, even olahraga, gedung dan situs cagar budaya, dan lain-lain.

Menyusul pemrasaran ketiga dari mewakili para filatelis, Eko B. Prasetyo makin menambah hangat suasana fokus diskusi. Eko bertutur tentang banyak aspek yang dia temukan melalui kegiatan mengkoleksi prangko. Eko menyebut filateli sebagai suatu wacana menambah teman sekaligus bersosialisasi tentang sesuatu hal yang sebelumnya telah disepakati sebagai simbol bersama.

Eko menyesalkan jika saat ini prangko cenderung ditinggalkan dan sudah sangat jauh dari aktivitas hidup keseharian. Otokritik Eko itu dalam sesi Tanya Jawab mendapatkan tanggapan dari pihak yang mewakili PT Pos Indonesia. Menurut PT Pos Indonesia, keberadaan prangko tidak dimusnahkan tapi dikembalikan ke Pusat untuk disimpan atau diarsipkan.

Jasa pengiriman melalui PT Pos Indonesia secara umum terkendala oleh tracking, dalam artian konsumen tidak dapat mengetahui secara tepat posisi barang yang sedang kiriman. Masalah tracking itu menjadi keterbatasan utama dari PT Pos Indonesia dibandingkan dengan jasa pengiriman oleh pihak swasta.

FGD berhasil menyepakati beberapa poin penting, salah satunya menyetujui mengusulkan landmark Kota Palembang menjadi suatu tema pokok penerbitan prangko kepada Kementerian Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Republik Indonesia di Jakarta.

Landmark Kota Palembang yang akan diusulkan dimaksud adalah ikon penting di dalam tujuh periode/zaman: (1) Tradisi Megalitik Dataran Tinggi Pasemah; (2) Sriwijaya; (3) Kerajaan Palembang; (4) Kesultanan Palembang Darussalam; (5) Kolonial (era penjajahan); (6) Kemerdekaan; dan (7) Mutakhir/Mileneal (digital dan metaverse). (SN/Biro SumselBabel).**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpinan MPR Terima Kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Libya,Ini Harapannya

    Pimpinan MPR Terima Kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Libya,Ini Harapannya

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Wakil Menteri Luar Negeri Libya, Mohamed Khalil AbuBakr Issa mengunjungi Kantor MPRI RI di Kompleks Parlemen,Senayan,Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2024). Kunjungan ini untuk membuka kembali program Beasiswa dan Peningaktan Perdagangan antara RI-Libya. Dalam kesempatan itu Mohamed Khalil AbuBakr Issa mengatrakan, MPR bagi pemerintah Libya merupakan lembaga negara yang penting. Khalil AbuBakr, di terima oleh Wakil Ketua MPR […]

  • Gagalkan Aksi Pencurian Kabel Listrik PLN,

    Gagalkan Aksi Pencurian Kabel Listrik PLN, Babinsa dan Warga Poncowati Menjadi Pahlawan Malam

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Lampung, MSINews.com – Kisah heroik muncul di Dusun A1 Kampung Poncowati, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah. Babinsa dan warga setempat berhasil menggagalkan aksi pencurian kabel listrik PLN sekitar pukul 18.30 WIB. Pelaku yang diperkirakan lebih dari dua orang berhasil melarikan diri saat lampu senter warga menyorot ke arah perkebunan. Warga yang curiga melihat keberadaan kabel PLN […]

  • Gibran

    Gibran Skema Makan Siang Gratis dari India untuk Diterapkan di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, mengungkapkan bahwa ia sedang mempelajari skema makan siang gratis dari India, yang telah terbukti efektif dalam mengatasi masalah gizi dan kebutuhan nutrisi masyarakat. Pembelajaran ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintahannya untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk dengan memperkenalkan program yang tepat dan efisien. Wali Kota Surakarta, Gibran […]

  • Komisi XII DPR RI ; Kawasan MM2100 Harus Bertransformasi Jadi Industri Hijau ​

    Komisi XII DPR RI ; Kawasan MM2100 Harus Bertransformasi Jadi Industri Hijau ​

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    msinews.com-Anggota Komisi XII DPR Rokhmat Ardiyan mengatakan, persoalan utama yang menjadi perhatian serius adalah temuan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) serta pencemaran udara yang bersumber dari IPAL (instalasi pengolahan air limbah) komunal di area kawasan. ”Kemajuan industri dan kelestarian lingkungan harus tumbuh selaras. Inilah yang diharapkan terjadi di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa […]

  • Pentingnya Meaningfull Public Participation Lewat Forum Bakorhumas, Menuju Pemerintahan yang Lebih Demokratis dan Transparan

    Pentingnya Meaningfull Public Participation Lewat Forum Bakorhumas, Menuju Pemerintahan yang Lebih Demokratis dan Transparan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Sekretariat Jenderal DPR RI menggelar Forum Seminar Tematik BAKOHUMAS dengan tajuk “Meaningful Public Participation : Membangun Sinergi Parlemen dan Publik”. Acara ini menghadirkan narasumber: Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya; Perancang Peraturan Perundang-Undangan Ahli Madya Setjen DPR RI, Khopiatuziadah, S.Ag., LL. M.; dan Akademisi Universitas Indonesia, Dr. Fitriani Ahlan Sjarif, S.H., M.H.; serta […]

  • Kabid Propam Polda Sumsel: Sebelum Menertibkan Masyarakat, Tertibkan Lebih Dulu Diri Sendiri

    Kabid Propam Polda Sumsel: Sebelum Menertibkan Masyarakat, Tertibkan Lebih Dulu Diri Sendiri

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Apel pagi sebagai aktivitas rutin seluruh anggota Polda Sumsel dan aparat sipil negara (ASN), untuk menerima arahan sebelum melaksanakan tugas. Dalam apel pagi di lapangan Gedung Utama Presisi Mapolda Sumsel, Jalan Jenderal Sudirman KM 3,5 Palembang, Senin (15/07), dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Dadan Wahyudi S.I.K, SH, C.rim. […]

expand_less