Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Disbud Palembang Gelar FGD: Potret Sejarah dan Budaya Kota Palembang dalam Bingkai Prangko

Disbud Palembang Gelar FGD: Potret Sejarah dan Budaya Kota Palembang dalam Bingkai Prangko

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang, msinews.com – Prangko setiap penerbitannya memuat pesan n simbol tersendiri, unik, dan visualisasinya menjadi alat perekam sejarah. Secara eksplisit (tersurat) dan implisit (tersirat) prangko juga merekam Kebudayaan manusia.

Pemerintah kota Palembang melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Palembang menyenangkan Focus Group Discussion (FGD) tentang Landmark Kota Palembang, bertema “Potret Sejarah dan Budaya Kota Palembang dalam Bingkai Prangko”. FGD tersebut berlangsung di Hotel Swarnadwipa, Palembang, Senin (14/10/2024), pukul 08.30 s.d. selesai.

Kadisbud Palembang H. Ir. M. Affan Prapanca, M.T., IPM menyatakan Disbud Kota Palembang dan staf berkomitmen melestarikan bangunan tua sebagai kekayaan sejarah dan budaya kota Palembang dalam bentuk perangko.

FGD Landmark Kota Palembang menghadirkan tiga pemrasaran, yaitu (1) Rahmat Asaat Hamid dari Pengurus Pusat Perhimpunan Filatelis Indonesia (PP-PFI), (2) Kemas Ari Panji, M.Pd dari pemerhati sejarah Palembang, dan (3) Eko D. Prasetyo dari aktifis Filatelis Palembang.

Hadir dalam FGD secara web zooming antara lain Ketua Umum PP PFI Dr. Fadli Zon, S.S., M.Sc. dan Kadisbud Palembang H. Ir. M. Affan Prapanca, M.T., IPM. Para undangan hadir secara offline, antara lain Staf Ahli Pj Walikota Palembang H. Rudi Indawan, SH. MKn sebagai plt. Asisten II, Kepala Bidang Dokumentasi dan Publikasi Budaya Hj. Vinita Citra Karini, SE., M.Si., Kepala Seksi Publikasi Budaya Triyoga Jati Purnomo, S.Sn, para pekerja seni, pemerhati budaya, pemerhati sejarah, dan kalangan filatelis di Palembang.

Setelah pebukaan FGD, Rahmat selaku Pembicara Utama menyampai prasarannya tentang sejarah prangko dan etiologi (asal-muasal) berdiri Perhimpunan Filatelis Indonesia (PDI).

Rahmat mengupas arti penting prangko dan kegiatan filateli dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Prangko sesungguhnya menyangkut juga identitas berdiri suatu negara. Prangko memang merupakan benda pos tetapi perannya berkaitan dengan jejak sejarah dan budaya suatu bangsa,” kata Rahmat.

Peserta utusan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatra Selatan.

Secara lebih detail Rahmat membuktikan, penerbitan prangko hampir selalu didasari tema pokok dan berseri. Ikon-ikon Kota Palembang dan Sumsel, seperti Jembatan Ampera, Rumah Limas, Tari Gending Sriwijaya, Pakaian Adat, Makanan Khas, dan sebagainya sejak masa lalu telah kerap tampil sebagai tema dan seri prangko.

Jadi dapat dikatakan, lanjut Rahmat, prangko secara tidak langsung merupakan rekaman peristiwa atau sejarah, bahkan kebudayaan luhur suatu masyarakat dari seluruh Indonesia,

Paparan historiografi Rahmat dilanjutkan oleh Kemas Ari Panji dalam konteks sejarah dan semiotika Palembang sebagai obyek prangko. Dalam pemrasarannya Kemas Ari menguraikan banyak sekali terminologi kebudayaan yang telah jejak perjalanan dalam prangko.

Foto bersama usai acara

Kemas Ari Panji telah menekuni kegiatan filateli sejak masih sekolah menengah. Hingga saat masih mahasiswa pun dia masih “gila” mengkoleksi prangko. Kendati cukup banyak mengeluarkan uang tapi Ari menemukan kepuasan tersendiri ketika berhasil mendapat koleksi lebih lengkap tentang suatu tema tertentu.

Selain yang sudah diungkapkan Rahmat, Kemas Ari Panji menambahkan beberapa tema pokok lagi, misal tentang buah-buahan, senjata khas, even olahraga, gedung dan situs cagar budaya, dan lain-lain.

Menyusul pemrasaran ketiga dari mewakili para filatelis, Eko B. Prasetyo makin menambah hangat suasana fokus diskusi. Eko bertutur tentang banyak aspek yang dia temukan melalui kegiatan mengkoleksi prangko. Eko menyebut filateli sebagai suatu wacana menambah teman sekaligus bersosialisasi tentang sesuatu hal yang sebelumnya telah disepakati sebagai simbol bersama.

Eko menyesalkan jika saat ini prangko cenderung ditinggalkan dan sudah sangat jauh dari aktivitas hidup keseharian. Otokritik Eko itu dalam sesi Tanya Jawab mendapatkan tanggapan dari pihak yang mewakili PT Pos Indonesia. Menurut PT Pos Indonesia, keberadaan prangko tidak dimusnahkan tapi dikembalikan ke Pusat untuk disimpan atau diarsipkan.

Jasa pengiriman melalui PT Pos Indonesia secara umum terkendala oleh tracking, dalam artian konsumen tidak dapat mengetahui secara tepat posisi barang yang sedang kiriman. Masalah tracking itu menjadi keterbatasan utama dari PT Pos Indonesia dibandingkan dengan jasa pengiriman oleh pihak swasta.

FGD berhasil menyepakati beberapa poin penting, salah satunya menyetujui mengusulkan landmark Kota Palembang menjadi suatu tema pokok penerbitan prangko kepada Kementerian Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Republik Indonesia di Jakarta.

Landmark Kota Palembang yang akan diusulkan dimaksud adalah ikon penting di dalam tujuh periode/zaman: (1) Tradisi Megalitik Dataran Tinggi Pasemah; (2) Sriwijaya; (3) Kerajaan Palembang; (4) Kesultanan Palembang Darussalam; (5) Kolonial (era penjajahan); (6) Kemerdekaan; dan (7) Mutakhir/Mileneal (digital dan metaverse). (SN/Biro SumselBabel).**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPD RI Hadiri Open House dengan Prabowo

    Ketua DPD RI Hadiri Open House dengan Prabowo

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berserta istri dan anak, mendatangi open house di rumah Menteri Pertahanan RI yang juga Presiden Terpilih, Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2024) petang. LaNyalla beserta keluarga disambut langsung Prabowo Subianto. Tampak ikut menyambut Titiek Soeharto yang juga hadir […]

  • Ketua DPR RI : Varian Covid Eris Menyebar di RI, Puan Imbau Faskes Siap dengan Segala Skenario

    Ketua DPR RI : Varian Covid Eris Menyebar di RI, Puan Imbau Faskes Siap dengan Segala Skenario

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Masyarakat Indonesia diingatkan untuk mewaspadai virus Covid-19 varian baru bernama EG. 5.1 yang diketahui sudah menyebar di 6 provinsi di Indonesia. Pemerintah pun diminta untuk melakukan langkah antisipasi agar varian yang juga disebut Eris itu tidak menyebabkan ledakan kasus baru. “Meskipun kita sudah memasuki fase endemi, saya mengimbau agar masyarakat mewaspadai adanya virus baru Covid-19. […]

  • Presiden Iran Ebrahim Raisi Wafat, DK PBB Sampaikan Belasungkawa

    Presiden Iran Ebrahim Raisi Wafat, DK PBB Sampaikan Belasungkawa

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 49
    • 0Komentar

    msinews.com-Anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/5/2024) mengheningkan cipta selama semenit untuk mendoakan Presiden Iran Ebrahim Raisi dan rombongan helikopter yang mengalami kecekaan Minggu (19/5/2024). Selain Ebrahim Raisi juga Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian, dan penumpang lainnya yang meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter tersebut. Dikutip dari antaranews, pada awal pertemuan Dewan Keamanan […]

  • Anggota Komisi V DPR,Irenne Yusiana Bicara Soal Kebijakan Tapera

    Anggota Komisi V DPR,Irenne Yusiana Bicara Soal Kebijakan Tapera

    • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Anggota Komisi V DPR RI Irene Yusiana Roba Putri mempertanyakan kebijakan Komite BP Tapera yang dipimpin Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tersebut. Irene melontarkan dua pertanyaan. “Pertama , adalah hitungan gap atau kebutuhan yang bisa dipenuhi oleh Tapera itu seperti apa? Saya mohon ada perhitungan detail dari Dirjen Perumahan misalnya untuk ASN bagaimana? untuk pekerja swasta juga […]

  • Komnas Perempuan : “Namai, Kenali dan Akhiri Femisida”

    Komnas Perempuan : “Namai, Kenali dan Akhiri Femisida”

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komnas Perempuan menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas tewasnya perempuan pada sejumlah kasus pembunuhan belakangan ini yang diberitakan media massa, di antaranya kasus ‘wanita dalam koper’ di Cikarang, ‘mutilasi Perempuan’ di Ciamis, dan ‘dibunuh karena mengingau’ di Minahasa Selatan yang dikategorikan sebagai femisida. Adapun, Femisida sendiri adalah pembunuhan terhadap perempuan karena jenis kelamin atau gendernya dan […]

  • Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet MP Ke-3, Erick Thohir Jadi Menpora

    Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet MP Ke-3, Erick Thohir Jadi Menpora

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Untuk ketiga kalinya Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan kabinet merah putih, semenjak dilantik pada 20 Oktober 2024 atau selama 11 bulan menjabat sebagai Kepala Negara RI untuk masa jabatan 2024-2029. Reshuffle Kabinet pertama dilakukan pada 19 Februari 2025. Adapun, Satryo Soemantri Brodjonegoro dari jabatannya sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) […]

expand_less