Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Disbud Palembang Gelar FGD: Potret Sejarah dan Budaya Kota Palembang dalam Bingkai Prangko

Disbud Palembang Gelar FGD: Potret Sejarah dan Budaya Kota Palembang dalam Bingkai Prangko

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang, msinews.com – Prangko setiap penerbitannya memuat pesan n simbol tersendiri, unik, dan visualisasinya menjadi alat perekam sejarah. Secara eksplisit (tersurat) dan implisit (tersirat) prangko juga merekam Kebudayaan manusia.

Pemerintah kota Palembang melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Palembang menyenangkan Focus Group Discussion (FGD) tentang Landmark Kota Palembang, bertema “Potret Sejarah dan Budaya Kota Palembang dalam Bingkai Prangko”. FGD tersebut berlangsung di Hotel Swarnadwipa, Palembang, Senin (14/10/2024), pukul 08.30 s.d. selesai.

Kadisbud Palembang H. Ir. M. Affan Prapanca, M.T., IPM menyatakan Disbud Kota Palembang dan staf berkomitmen melestarikan bangunan tua sebagai kekayaan sejarah dan budaya kota Palembang dalam bentuk perangko.

FGD Landmark Kota Palembang menghadirkan tiga pemrasaran, yaitu (1) Rahmat Asaat Hamid dari Pengurus Pusat Perhimpunan Filatelis Indonesia (PP-PFI), (2) Kemas Ari Panji, M.Pd dari pemerhati sejarah Palembang, dan (3) Eko D. Prasetyo dari aktifis Filatelis Palembang.

Hadir dalam FGD secara web zooming antara lain Ketua Umum PP PFI Dr. Fadli Zon, S.S., M.Sc. dan Kadisbud Palembang H. Ir. M. Affan Prapanca, M.T., IPM. Para undangan hadir secara offline, antara lain Staf Ahli Pj Walikota Palembang H. Rudi Indawan, SH. MKn sebagai plt. Asisten II, Kepala Bidang Dokumentasi dan Publikasi Budaya Hj. Vinita Citra Karini, SE., M.Si., Kepala Seksi Publikasi Budaya Triyoga Jati Purnomo, S.Sn, para pekerja seni, pemerhati budaya, pemerhati sejarah, dan kalangan filatelis di Palembang.

Setelah pebukaan FGD, Rahmat selaku Pembicara Utama menyampai prasarannya tentang sejarah prangko dan etiologi (asal-muasal) berdiri Perhimpunan Filatelis Indonesia (PDI).

Rahmat mengupas arti penting prangko dan kegiatan filateli dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Prangko sesungguhnya menyangkut juga identitas berdiri suatu negara. Prangko memang merupakan benda pos tetapi perannya berkaitan dengan jejak sejarah dan budaya suatu bangsa,” kata Rahmat.

Peserta utusan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatra Selatan.

Secara lebih detail Rahmat membuktikan, penerbitan prangko hampir selalu didasari tema pokok dan berseri. Ikon-ikon Kota Palembang dan Sumsel, seperti Jembatan Ampera, Rumah Limas, Tari Gending Sriwijaya, Pakaian Adat, Makanan Khas, dan sebagainya sejak masa lalu telah kerap tampil sebagai tema dan seri prangko.

Jadi dapat dikatakan, lanjut Rahmat, prangko secara tidak langsung merupakan rekaman peristiwa atau sejarah, bahkan kebudayaan luhur suatu masyarakat dari seluruh Indonesia,

Paparan historiografi Rahmat dilanjutkan oleh Kemas Ari Panji dalam konteks sejarah dan semiotika Palembang sebagai obyek prangko. Dalam pemrasarannya Kemas Ari menguraikan banyak sekali terminologi kebudayaan yang telah jejak perjalanan dalam prangko.

Foto bersama usai acara

Kemas Ari Panji telah menekuni kegiatan filateli sejak masih sekolah menengah. Hingga saat masih mahasiswa pun dia masih “gila” mengkoleksi prangko. Kendati cukup banyak mengeluarkan uang tapi Ari menemukan kepuasan tersendiri ketika berhasil mendapat koleksi lebih lengkap tentang suatu tema tertentu.

Selain yang sudah diungkapkan Rahmat, Kemas Ari Panji menambahkan beberapa tema pokok lagi, misal tentang buah-buahan, senjata khas, even olahraga, gedung dan situs cagar budaya, dan lain-lain.

Menyusul pemrasaran ketiga dari mewakili para filatelis, Eko B. Prasetyo makin menambah hangat suasana fokus diskusi. Eko bertutur tentang banyak aspek yang dia temukan melalui kegiatan mengkoleksi prangko. Eko menyebut filateli sebagai suatu wacana menambah teman sekaligus bersosialisasi tentang sesuatu hal yang sebelumnya telah disepakati sebagai simbol bersama.

Eko menyesalkan jika saat ini prangko cenderung ditinggalkan dan sudah sangat jauh dari aktivitas hidup keseharian. Otokritik Eko itu dalam sesi Tanya Jawab mendapatkan tanggapan dari pihak yang mewakili PT Pos Indonesia. Menurut PT Pos Indonesia, keberadaan prangko tidak dimusnahkan tapi dikembalikan ke Pusat untuk disimpan atau diarsipkan.

Jasa pengiriman melalui PT Pos Indonesia secara umum terkendala oleh tracking, dalam artian konsumen tidak dapat mengetahui secara tepat posisi barang yang sedang kiriman. Masalah tracking itu menjadi keterbatasan utama dari PT Pos Indonesia dibandingkan dengan jasa pengiriman oleh pihak swasta.

FGD berhasil menyepakati beberapa poin penting, salah satunya menyetujui mengusulkan landmark Kota Palembang menjadi suatu tema pokok penerbitan prangko kepada Kementerian Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Republik Indonesia di Jakarta.

Landmark Kota Palembang yang akan diusulkan dimaksud adalah ikon penting di dalam tujuh periode/zaman: (1) Tradisi Megalitik Dataran Tinggi Pasemah; (2) Sriwijaya; (3) Kerajaan Palembang; (4) Kesultanan Palembang Darussalam; (5) Kolonial (era penjajahan); (6) Kemerdekaan; dan (7) Mutakhir/Mileneal (digital dan metaverse). (SN/Biro SumselBabel).**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Periksa Lima Kades Terkait Kasus Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim

    KPK Periksa Lima Kades Terkait Kasus Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempercepat penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Tahun anggaran 2021–2022, KPK memeriksa lima kepala desa atau dusun di Blitar Jatim. “Pemeriksaan bertempat di Polresta Blitar atas nama KMD (Kepala Dusun Jeding), KTN (Kepala Desa Penataran), SPM (Kades […]

  • Israel Serang Iran, FPN : Pelanggaran Hukum Internasional

    Israel Serang Iran, FPN : Pelanggaran Hukum Internasional

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Free Palestine Network (FPN) melalui Sekretaris Jenderalnya Furqan AMC mengutuk serangan Israel ke Iran dan menyatakan serangan tersebut adalah pelanggaran hukum internasional. Hal ini ditegaskan Furqan AMC dalam keterangannya yang diterima media di Jakarta, pada Sabtu 14 Juni 2026. “Serangan entitas barbar Israel terhadap Iran adalah pelanggaran hukum internasional. Sebagaimana sikap resmi Pemerintah RI, […]

  • Ketua DPR RI Soroti Hak Perempuan dan Pemilu yang Damai

    Ketua DPR RI Soroti Hak Perempuan dan Pemilu yang Damai

    • calendar_month Sabtu, 19 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org- Membangun peradaban politik hukum nasional demi mewujudkan harapan rakyat di peringatan Hari Konstitusi yang jatuh setiap tanggal 18 Agustus. Ia pun mengajak semua pihak kembali memaknai amanah UUD 1945 yang di dalamnya memuat cita-cita kemerdekaan Indonesia. Demikian kata Ketua DPR RI, Dr (H.C) Puan Maharani saat mengahadiri acara Hari Ulang Tahun Konstitusi di Gedung […]

  • Tingkat Partisipasi Pemilu 2024 di Riau Menurun, Ini Kata Komisi II DPR RI

    Tingkat Partisipasi Pemilu 2024 di Riau Menurun, Ini Kata Komisi II DPR RI

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Pekanbaru,msinews.com-Anggota Komisi II DPR RI Arsyadjuliandi Rachman menyoroti tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu tahun 2024 di Provinsi Riau mengalami penurunan. Ia mencatat, pada Pemilu tahun 2019 lalu, partisipasi pemilih di Riau mencapai 78 persen, sedangkan pada pemilu tahun 2024 partisipasi pemilih turun menjadi 77 persen. Karena itu ia mendorong penyelenggara pemilu dan stakeholder terkait lebih […]

  • Kasad Ajak Warga Kampung Pancasila Jaga Persatuan dan Kesatuan

    Kasad Ajak Warga Kampung Pancasila Jaga Persatuan dan Kesatuan

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, mengajak warga Kampung Pancasila Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Dudung mengatakan kenapa persatuan dan kesatuan perlu dibangun, agar Bangsa Indonesia tidak terpecah belah akibat kepentingan kelompok atau golongan tertentu. “Kenapa Kampung Pancasila? Karena Bangsa Indonesia dulunya didirikan dan […]

  • Prabowo Sebut Program MBG Sudah Jangkau 25 Juta Penerima, Target 82,9 Juta Orang

    Prabowo Sebut Program MBG Sudah Jangkau 25 Juta Penerima, Target 82,9 Juta Orang

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 27
    • 0Komentar

      msinews.com – Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah dan masyarakat telah menjangkau puluhan juta penerima. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 25 juta orang yang merasakan manfaat program MBG tersebut. “Makan bergizi gratis sudah mencapai 25 juta penerima manfaat. Kita berharap sesuai rencana Desember akan sampai 82 juta, […]

expand_less