Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Debat Pilgub Sumsel, Pengamat : Eddy Leading, Deru dan Mawardi Terlihat Pusing

Debat Pilgub Sumsel, Pengamat : Eddy Leading, Deru dan Mawardi Terlihat Pusing

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
  • visibility 187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang,msinews.com-Pilkada serentak 2024 tinggal menghitung hari. Tanggal 27 bulan ini (Noember) 2024 rakyat Indonesia akan memilih calon Kepala Daerah masing-masing sebagai Gubernur-Wakil Gubernur,Bupati-Wakil Bupati dan Wali Kota-Wakil Wali Kota di seluruh negeri ini.

Kompetensi Debat para calon pilkada serentak pun telah dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Ummum (KPU) di daerah masing-masing. Para paslon telah memperlihatkan aura keterpilihan mereka oleh masyarakat terutama masing-masing pendukung. Dalam penyampaian materi debat masing terlihat ada calon yang membacakan program-program visi,misi dan tujuan mereka untuk menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah. Namun ada yang benar-benar mempersiapkan dengan matang tentang visi,misi nya bila terpilih untuk 5 tahun memimpin dan mmengelola potensi sumber daya daerahnya masing-masing.

Debat Pilgub Sumsel

Pengamat politik Sumatera Selatan, Bagindo Togar Butar Butar angkat bicara soal hasil dabat tiga paslon Calon Gubernur (Cagub) Sumsel 2024.

Dalam debat perdana yang dihelat KPU Sumatera Selatan itu, ia memprediksi akan mempengaruhi hasil survei yang dilakukan lembaga di bumi Sriwijaya. Menurutnya, persentase elektabilitas dipastikan akan bergeser jika mengacu pada hasil debat yang digelar Senin (28/10/2024).

“Jelas sangat memengaruhi, karena masih ada sekitar 20 persen swing voters atau undecided voters yang merupakan kelompok pemilih rasional di wilayah Sumsel. Sehingga, debat publik akan menjadi preferensi para pemilih tersebut dalam menentukan cagubnya,” kata Togar, dilansir detiksumbagsel, Kamis (31/10/2024).

Debat yang mempertemukan tiga calon gubernur (Cagub), yakni Herman Deru, Eddy Santana Putra, dan Mawardi Yahya, Bagindo Togar Cagub nomor urut 2 lebih unggul secara objektif dari Paslon lain. Khususnya saat sesi tanya jawab antar Cagub.

Bagindo Togar menilai, Eddy Santana Putra yang pernah menjabat Wali Kota Palembang selama dua (2 )periode yakni 2003-2013 itu lebih cerdas dalam menyampaikan pernyataan dan menjawab pertanyaan.

“Secara objektif dalam debat pertama, Eddy secara riil unggul tapi dalam forum debat ini tidak serta merta menjamin Eddy menang Pilkada,” katanya.

Dia menyebut dalam debat itu terlihat kompetensi dan kualitas dari para Cagub. Termasuk kerja kepala daerah sebelumnya, yakni Herman Deru-Mawardi Yahya yang merupakan Gubernur/Wakil Gubernur periode 2018-2023. Pasangan kepala daerah tersebut dinilainya kesulitan menjawab pertanyaan.

“Eddy leading. Deru dan Mawardi terlihat pusing,” kata pengamat

Meski demikian, jika secara umum debat kemarin terkesan normatif dan tidak menyentuh pokok permasalahan. Serangan-serangan masih dianggap batas wajar.

Sementara itu, pengamat Politik Sumsel Haekal Al Haffafah menyebut jika debat pertama akan mempengaruhi tingkat elektabilitas Paslon Pilkada. Memang, jumlahnya tidak besar, tapi akan ada migrasi dukungan.

“Jika bicara dalam konteks debat kemarin, kita sebetulnya bicara dalam kategori pemilih intelektual pergeseran itu tak akan jauh. Tapi cukup memengaruhi migrasi dukungan,” ujarnya.

Terkait dominasi survei oleh Herman Deru yang elektabilitasnya tinggi, dia menyebut jika variabelnya adalah potret survei.

“Yang mesti diingat, banyak studi kasus beberapa Pilkada justru dimenangkan kandidat yang tidak dimenangkan lembaga survei. Variabelnya mesin partai, relawan, infrastruktur birokrasi, termasuk kerja-kerja tim untuk dapatkan dukungan pemilih transaksional. Semua kerja itu sering kali tidak terjangkau oleh lembaga survei,” jelasnya.

Mash kata Haekal, ada tiga model pemilih dalam dinamika kepemiluan. Pertama, pemilih emosional, seperti circle keluarga, paguyuban, hobi, komunitas, primodial daerah, parpol dan lain-lain.

“Pertama, pemilih ini adalah basis awal kandidat yang menjadi modal awal dan potensi basis. Pemilih ini relatif terjaga,” urainya.

Kedua, pemilih intelektual yang merupakan kelompok terdidik yang rata-rata dibangun dengan program, visi dan gagasan. Pemilih ini tidak banyak.

“Nah bicara soal debat KPU, variabel pemilih intelektual ini yang berkemungkinan akan bergeser dan beralih dukungan, termasuk ruang-ruang undecided voters juga swing voters. Terakhir adalah pemilih transaksional, pemilih ini memilih di H-14 sampai H-1, yang ruangnya lumayan tinggi di kisaran 10-20 persen,” kata dia. ** Biro msines.com Sumsel-Babel.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menko Polkam Motivasi Siswa Dikmaba TNI dan Calon Manajer KDKMP di Rindam I/Bukit Barisan

    Menko Polkam Motivasi Siswa Dikmaba TNI dan Calon Manajer KDKMP di Rindam I/Bukit Barisan

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 417
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago mengunjungi Markas Rindam I/Bukit Barisan di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Sabtu (4/7/2026). Dalam kesempatan tersebut Menko Polkam memberikan pengarahan untuk ratusan siswa yang terdiri dari para siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI dan para peserta pelatihan dasar (Latsar) Bela Negara Sarjana Penggerak Pembangunan […]

  • Mendagri Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo

    Mendagri Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    GORONTALO– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Agenda yang mengusung tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional” tersebut dihadiri sekitar 50 ribu peserta […]

  • Senator Agita Nurfianti Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Implementasi KIP dan TKA

    Senator Agita Nurfianti Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Implementasi KIP dan TKA

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 180
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM– Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Agita Nurfianti meminta perhatian dari Kemendiktisaintek terkait pelaksanaan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah serta penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam proses penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri. Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja DPD RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi […]

  • Wamendagri Bima Arya sampaikan Komitmen Pemerintah Perkuat Toleransi

    Wamendagri Bima Arya sampaikan Komitmen Pemerintah Perkuat Toleransi

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Bogor,msinews.com– Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-105 Gedung Gereja Zebaoth Bogor di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), Minggu (2/2/2025). Gereja ini merupakan bagian dari Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB), sebuah denominasi gereja Protestan yang memiliki sejarah panjang di Indonesia. Dalam sambutannya, […]

  • Mendagri

    Mendagri: Pelantikan 9 Pj. Gubernur Sesuai Mekanisme

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Jakarta, Berjejer di atas meja, sejumlah bungkusan merah dengan desain rupawan. Warnanya cukup mencolok dari kejauhan. Di dalam ruangan seluas 1.546 meter persegi, bungkusan merah yang disusun di meja paling ujung itu tampak menarik perhatian siapapun yang memandang. “Mana yang udah dibuka? Saya mau coba,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menghampiri meja tersebut dan mengamati […]

  • 1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

    1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 365
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat dengan mengikuti arahan kebijakan Pemerintah untuk tidak ada penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik non-subsidi maupun bbm bersubsidi. Sebagai badan usaha di sektor hilir energi, Pertamina Patra Niaga terus melakukan berbagai langkah strategis guna memastikan distribusi energi berjalan optimal […]

expand_less