Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Debat Pilgub Sumsel, Pengamat : Eddy Leading, Deru dan Mawardi Terlihat Pusing

Debat Pilgub Sumsel, Pengamat : Eddy Leading, Deru dan Mawardi Terlihat Pusing

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang,msinews.com-Pilkada serentak 2024 tinggal menghitung hari. Tanggal 27 bulan ini (Noember) 2024 rakyat Indonesia akan memilih calon Kepala Daerah masing-masing sebagai Gubernur-Wakil Gubernur,Bupati-Wakil Bupati dan Wali Kota-Wakil Wali Kota di seluruh negeri ini.

Kompetensi Debat para calon pilkada serentak pun telah dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Ummum (KPU) di daerah masing-masing. Para paslon telah memperlihatkan aura keterpilihan mereka oleh masyarakat terutama masing-masing pendukung. Dalam penyampaian materi debat masing terlihat ada calon yang membacakan program-program visi,misi dan tujuan mereka untuk menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah. Namun ada yang benar-benar mempersiapkan dengan matang tentang visi,misi nya bila terpilih untuk 5 tahun memimpin dan mmengelola potensi sumber daya daerahnya masing-masing.

Debat Pilgub Sumsel

Pengamat politik Sumatera Selatan, Bagindo Togar Butar Butar angkat bicara soal hasil dabat tiga paslon Calon Gubernur (Cagub) Sumsel 2024.

Dalam debat perdana yang dihelat KPU Sumatera Selatan itu, ia memprediksi akan mempengaruhi hasil survei yang dilakukan lembaga di bumi Sriwijaya. Menurutnya, persentase elektabilitas dipastikan akan bergeser jika mengacu pada hasil debat yang digelar Senin (28/10/2024).

“Jelas sangat memengaruhi, karena masih ada sekitar 20 persen swing voters atau undecided voters yang merupakan kelompok pemilih rasional di wilayah Sumsel. Sehingga, debat publik akan menjadi preferensi para pemilih tersebut dalam menentukan cagubnya,” kata Togar, dilansir detiksumbagsel, Kamis (31/10/2024).

Debat yang mempertemukan tiga calon gubernur (Cagub), yakni Herman Deru, Eddy Santana Putra, dan Mawardi Yahya, Bagindo Togar Cagub nomor urut 2 lebih unggul secara objektif dari Paslon lain. Khususnya saat sesi tanya jawab antar Cagub.

Bagindo Togar menilai, Eddy Santana Putra yang pernah menjabat Wali Kota Palembang selama dua (2 )periode yakni 2003-2013 itu lebih cerdas dalam menyampaikan pernyataan dan menjawab pertanyaan.

“Secara objektif dalam debat pertama, Eddy secara riil unggul tapi dalam forum debat ini tidak serta merta menjamin Eddy menang Pilkada,” katanya.

Dia menyebut dalam debat itu terlihat kompetensi dan kualitas dari para Cagub. Termasuk kerja kepala daerah sebelumnya, yakni Herman Deru-Mawardi Yahya yang merupakan Gubernur/Wakil Gubernur periode 2018-2023. Pasangan kepala daerah tersebut dinilainya kesulitan menjawab pertanyaan.

“Eddy leading. Deru dan Mawardi terlihat pusing,” kata pengamat

Meski demikian, jika secara umum debat kemarin terkesan normatif dan tidak menyentuh pokok permasalahan. Serangan-serangan masih dianggap batas wajar.

Sementara itu, pengamat Politik Sumsel Haekal Al Haffafah menyebut jika debat pertama akan mempengaruhi tingkat elektabilitas Paslon Pilkada. Memang, jumlahnya tidak besar, tapi akan ada migrasi dukungan.

“Jika bicara dalam konteks debat kemarin, kita sebetulnya bicara dalam kategori pemilih intelektual pergeseran itu tak akan jauh. Tapi cukup memengaruhi migrasi dukungan,” ujarnya.

Terkait dominasi survei oleh Herman Deru yang elektabilitasnya tinggi, dia menyebut jika variabelnya adalah potret survei.

“Yang mesti diingat, banyak studi kasus beberapa Pilkada justru dimenangkan kandidat yang tidak dimenangkan lembaga survei. Variabelnya mesin partai, relawan, infrastruktur birokrasi, termasuk kerja-kerja tim untuk dapatkan dukungan pemilih transaksional. Semua kerja itu sering kali tidak terjangkau oleh lembaga survei,” jelasnya.

Mash kata Haekal, ada tiga model pemilih dalam dinamika kepemiluan. Pertama, pemilih emosional, seperti circle keluarga, paguyuban, hobi, komunitas, primodial daerah, parpol dan lain-lain.

“Pertama, pemilih ini adalah basis awal kandidat yang menjadi modal awal dan potensi basis. Pemilih ini relatif terjaga,” urainya.

Kedua, pemilih intelektual yang merupakan kelompok terdidik yang rata-rata dibangun dengan program, visi dan gagasan. Pemilih ini tidak banyak.

“Nah bicara soal debat KPU, variabel pemilih intelektual ini yang berkemungkinan akan bergeser dan beralih dukungan, termasuk ruang-ruang undecided voters juga swing voters. Terakhir adalah pemilih transaksional, pemilih ini memilih di H-14 sampai H-1, yang ruangnya lumayan tinggi di kisaran 10-20 persen,” kata dia. ** Biro msines.com Sumsel-Babel.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disetujui Komisi VIII DPR, Anggaran Kemenag Naik Jadi Rp74 Triliun

    Disetujui Komisi VIII DPR, Anggaran Kemenag Naik Jadi Rp74 Triliun

    • calendar_month Jumat, 15 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org- Komisi VIII DPR RI menggelar rapat kerja bersama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Adapun, rapat tersebut menyetujui kenaikan anggaran Kementerian Agama Tahun 2024 Kementerian Agama berjumlah Rp74.068.406.173.000,00. Anggaran ini meningkat sebesar Rp1.902.149.755.000,00 atau 2,64 persen dari pagu anggaran Tahun Angaran 2024. Hal tersebut berdasarkan Surat Bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas […]

  • Mantan Ketua MK: KPU dan Bawaslu Tidak Boleh Tunduk pada Tekanan DPR

    Mantan Ketua MK: KPU dan Bawaslu Tidak Boleh Tunduk pada Tekanan DPR

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, angkat bicara terkait rencana hak angket DPR yang akan diajukan berkaitan dengan dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024. Dalam pernyataannya pada Sabtu (24/2/2024), Jimly menyoroti perlunya independensi lembaga-lembaga penyelenggara pemilu, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dari tekanan politik. Baca juga : […]

  • Silaturahmi Kemensos, DPR dan Pendamping PKH, Apdet Data Dibereskan Rapih dan Jelas

    Silaturahmi Kemensos, DPR dan Pendamping PKH, Apdet Data Dibereskan Rapih dan Jelas

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Kementrian Sosial (Kemensos) RI melalui Plt. Sekretaris Dirjen Perlindungan Jaminan Sosial Robben Rico beserta Anggota Komisi VIII DPR RI Moh Hasbi Asyidiki mengapresiasi kinerja para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Pasalnya dengan tingginya semangat para pendamping, kemiskinan bisa diminimalisir. Ruben menitipkan kepada pendamping agar bekerja disiplin dan konsentrasi penuh. Sebab kata dia penyaluran bantuan […]

  • Catat, Mulai 2025, Merek Mobil dan Motor Ini “Dilarang Sedot” Pertalite dan Solar

    Catat, Mulai 2025, Merek Mobil dan Motor Ini “Dilarang Sedot” Pertalite dan Solar

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ada kebijakan baru dari pemerintah tentang pembatasan BBM bersubsidi resmi akan diberlakukan Januari 2025. Aturan tersebut juga mencakup jenis Pertalite dan Solar di SPBU di seluruh Indonesia. Untuk diketahui, langkah tersebut bertujuan untuk memastikan subsidi BBM tepat sasaran dan menghindari penyalahgunaan yang merugikan keuangan negara. Adapun, revisi aturan tersebut mengacu pada perubahan Peraturan Presiden (Perpres) […]

  • Presiden Laskar Santri AMIN

    Presiden Laskar Santri, Klaim Dapatkan Dukungan dari Kiai NU

    • calendar_month Senin, 18 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Presiden Laskar Santri AMIN Indonesia, Abdul Salam, menyatakan telah mendapatkan dukungan minimal 60 persen dari warga Nahdlatul Ulama (NU) di seluruh Indonesia untuk memenangkan calon presiden dan wakil presiden Anies-Muhaimin (AMIN) pada Pemilihan Presiden 2024. Presiden Laskar Santri, Abdul Salam mengungkapkan, dukungan dari para alim ulama atau kiai NU telah merata di […]

  • Erick Thohir Akan Laporkan Dugaan Korupsi Dana Pensiun BUMN

    Erick Thohir Akan Laporkan Dugaan Korupsi Dana Pensiun BUMN

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsinNews–Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan melaporkan dugaan korupsi dana pensiun (dapen) di BUMN ke Kejaksaan Agung pada September mendatang. Pelaporan itu mundur dari sebelumnya yang dijadwalkan pada akhir Juli. Erick mengatakan saat ini dana pensiun itu sedang diaudit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Setelah diaudit, kata dia dana […]

expand_less