Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Debat Kelima Capres Pemilu 2024: Menahan Diri demi Menghindari Blunder

Debat Kelima Capres Pemilu 2024: Menahan Diri demi Menghindari Blunder

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 5 Feb 2024
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Debat kelima calon presiden (capres) Pemilu 2024 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, pada Minggu (4/2), dinilai oleh Profesor Slamet Rosyadi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto sebagai ajang di mana ketiga capres terlihat berusaha menahan diri untuk menghindari blunder yang dapat berdampak negatif pada citra mereka.

“Debat terakhir kemarin tidak seramai debat-debat sebelumnya. Semua capres terlihat menahan diri supaya tidak mengakibatkan blunder, ya,” ungkap Slamet Rosyadi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Senin 5/2/2024.

Menurut Slamet, pentingnya debat terakhir ini terletak pada kemampuan para capres untuk menjaga sikap dan tutur kata mereka, terutama dalam menyampaikan program-program yang menjadi fokus kampanye masing-masing.

Debat ini dianggap krusial karena dapat mempengaruhi sikap pemilih yang belum menentukan pilihan atau swing voters.

Baca juga : Vonis DKPP Terhadap KPU Tidak Pengaruhi Pencalonan Gibran

“Dengan demikian, debat terakhir capres tersebut lebih banyak difokuskan kepada para pemilih yang belum memutuskan; sehingga mereka akan mendapatkan informasi yang cukup terkait kandidat yang dianggap paling mumpuni,” tambah guru besar bidang administrasi pembangunan tersebut.

Slamet Rosyadi menilai bahwa para capres secara umum berhasil menahan diri agar tidak melakukan kesalahan atau blunder pada debat terakhir tersebut. Meskipun begitu, ia juga menyebutkan bahwa ada beberapa aspek yang masih kurang dikuasai oleh para capres.

“Kalau saya lihat, yang cukup bagus itu kan kandidat (nomor urut) 1 dan 3. Kebetulan narasi yang dibangun lengkap, terutama dalam isu-isu pendidikan. Mereka secara lengkap menjelaskan bagaimana pemahaman para kandidat terhadap isu pendidikan,” kata wakil dekan Bidang Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsoed itu.

Namun, Slamet menyoroti hal teknologi informasi, ketiga capres terlihat kurang menguasai dan agak gagap. Terutama isu teknologi informasi yang dapat diadopsi untuk keperluan yang bisa dimengerti oleh masyarakat.

Baca Juga : Partai Itu Hanya Catat Sejarah Menang di Lakor Tetapi Tidak Pernah Lolos ke Parlemen

“Saya lihat kemarin agak gagap ketika membahas masalah teknologi informasi ini, terutama ketika ditanya mengenai industri gadget (gawai) di Indonesia. Memang kita kalah bersaing dengan produk-produk impor,” jelasnya.

Sebagai seorang pakar kebijakan publik, Slamet mengingatkan bahwa debat tidak hanya disaksikan oleh orang-orang yang berpendidikan tinggi, melainkan juga oleh masyarakat luas. Oleh karena itu, kemampuan capres untuk menjelaskan materi secara jelas dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat menjadi faktor penting.

Baca juga : Kampanye Akbar Timnas Pemenangan AMIN Siap Digelar di Jakarta International Stadium

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga pasangan calon peserta Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

Periode kampanye Pemilu 2024 berlangsung mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, diikuti oleh masa tenang pada 11-13 Februari 2024. Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung serentak pada 14 Februari 2024. Semua mata tertuju pada pemilih, terutama para swing voters yang dapat menjadi penentu kemenangan bagi salah satu pasangan calon.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKB Mendesak Pemerintah Membuat SOP Perlindungan WNI di Luar Negeri

    PKB Mendesak Pemerintah Membuat SOP Perlindungan WNI di Luar Negeri

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB), Syamsu Rizal, mendesak pemerintah untuk segera membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang komprehensif untuk perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Desakan ini disampaikan menyusul berbagai permasalahan yang kerap menimpa WNI di luar negeri, termasuk kasus penembakan di Malaysia yang menyebabkan dua […]

  • KPK Priksa 3 Saksi Kasus Korupsi Program KPM dan PKH Tahun 2020

    KPK Priksa 3 Saksi Kasus Korupsi Program KPM dan PKH Tahun 2020

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jakarta_Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 3 pejabat di Kementerian Sosial (Kemensos) dalam kasus dugaan korupsi pekerjaan penyaluran bantuan sosial beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program keluarga Harapan (PKH) tahun anggaran 2020. Tiga pejabat PNS yang turut di periksa Plt. Direktur Jaminan Sosial Faisal, Direktorat Jaminan Sosial Keukeu Komarawati dan Direktorat Jaminan Sosial Irwan Prabowo […]

  • Minimnya Tenaga Pelatih Profesional dan Rendahnya Gairah Sepak Bola di NTT

    Minimnya Tenaga Pelatih Profesional dan Rendahnya Gairah Sepak Bola di NTT

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Ruteng,Flores,msinews.com-Minimnya pelatih profesional berlisensi dan rendahnya animo sepak bola merupakan salah satu penghambat kemajuan bidang sepak bola di provinsi kepulauan Nusa Tenggara Timur menuju ke level Nasional. Setidaknya itulah yang disoroti PSSI terkait perkembangan dunia olahraga sepak bola di NTT. Demikian disampaikan oleh Educator Departemen Pelatihan PSSI, Coach Heriyansyah, di sela kegiatan kursus pelatih atau Coaching […]

  • Cak Rochim dan DPC PKB Surabaya Rayakan Harlah ke-25 Bersama Anak Yatim

    Cak Rochim dan DPC PKB Surabaya Rayakan Harlah ke-25 Bersama Anak Yatim

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jakarta_Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Surabaya menggelar Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-25 Tahun PKB di Kantor DPC PKB Surabaya, kawasan Ketintang, Jumat malam (28/7/2023). Momentum Harlah ke-25 Tahun ini dirayakan dengan pemotongan tumpeng dan berbagi kebahagiaan sekaligus berdoa bersama anak-anak yatim, pengurus dan sejumlah calon anggota legislatif (caleg) baik di tingkat […]

  • Pulkam Wakapolri Sambangi Rumah Sakit Bhayangkara Blora

    Pulkam Wakapolri Sambangi Rumah Sakit Bhayangkara Blora

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Jakarta_Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Agus Andrianto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Selasa (25/7/2023). Dalam kunjungannya ke kampung halamannya itu, Agus sempat mengecek pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV, yang berlokasi di Desa Jagong, Kecamatan Kunduran. “Saya pulang ke Blora atas izin Bapak Kapolri, saya melakukan […]

  • Hadirnya Starlink di Indonesia, Komisi VI : BUMN Telekomunikasi Harus Antisipasi

    Hadirnya Starlink di Indonesia, Komisi VI : BUMN Telekomunikasi Harus Antisipasi

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun mengingatkan PT Telkom Indonesia harus mengantisipasi masuknya provider penyedia internet berbasis satelit seperti Starlink ke Indonesia. Menurutnya, hal itu karena berpengaruh terhadap proses bisnis BUMN yang sudah sedari lama di bisnis penyedia jaringan tersebut, seperti Telkom maupun Telkomsel. “Bagaimana Telkom atau anak perusahaan seperti Telkomsel dan Indihome […]

expand_less