Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Berhasil Bongkar Mafia BBM dan Human Trafficking, Polisi Pejuang Asal NTT Dikriminalisasi

Berhasil Bongkar Mafia BBM dan Human Trafficking, Polisi Pejuang Asal NTT Dikriminalisasi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Masih belum sembuh luka batin rakyat NTT terutama para korban Human Trafficking yang terus masif dan belum ada tindak tegas dari aparat kepolisian

Bahwa para pelaku Human Trafficking dibeking oleh Petinggi Polda NTT saat dibongkar oleh anggota Polri Putra asli NTT RS.

Adapun nasib sial bagi RS bukannya didukung dan dibela untuk usut pelaku dan Auktor Intelektualis Human Trafficking oleh Pimpinan Polda NTT justru mereka menjadi “Beking” jaringan mafiosi Human Trafficking.

Sayang, perjuangan RS membongkar kasus tersebut bukannya diapresiasi tapi justru dikriminalisasi dan dipenjarakan.

Kotak pandora terbuka dan jaringan Human Trafficking dibongkar dan menjadi atensi Presiden Jokowi dan dunia internasional salah satunya Paus Fransiskus.

Fakta membuktikan hingga saat ini “Bos-Bos Pimpinan Polda NTT yang diduga kuat beking dan pelaku kriminalisasi RS sama sekali tidak tersentuh hukum”
Sungguh sangat miris dan menyedihkan Polri putera asli NTT yang berani, dikriminalisasi sedangkan Bos diamankan gimana mau berantas Mafiosi Human Trafficking?

Presiden Jokowi dan Komnas Ham nyatakan NTT daerah darurat Human TraffickingNTT menjadi atensi Nasional dan Internasional dalam pencegahan dan penegakan hukum.

Berkat perjuangan RS dkk maka para Pelaku Human Trafficking ditangkap dan diproses hukum tetapi Auktor Intelektualis dan Beking-Bekingnya sama sekali tidak tersentuh hukum

“Ini menjadi PR Besar Rakyat NTT,Pers,CSO dan Lembaga Agama di NTT untuk lebih berani menekan Kapolri,Presiden RI dan DPR RI untuk tidak melindungi dan mengamankan “BEKING-BEKING MAFIOSI HUMAN TRAFFICKING,” tegas Gabriel Goa.

Belum selesai jerit tangis rakyat NTT terutama para Korban Human Trafficking yang pulang dalam peti mati, kini RS dkk Krimum Polresta Kupang Kota kembali dikriminalisasi dan didiskriminasi Pimpinan Polda NTT atas keberanian mereka membongkar kejahatan mafiosi BBM Bersubsidi untuk Nelayan dan Petani Miskin NTT yang dirampok dan dibeking “Diduga Kuat Bos-Bos Oknum Petinggi Polda NTT”
Dana triliunan untuk biaya subsidi BBM bagi Nelayan dan Petani NTT dirampok secara berjamaah di NTT.

“NTT Bukan Anak Tiri di NKRI jadi sudah waktunya solidaritas bersama untuk mendukung RS dkk. Terpanggil nurani kemanusiaan mendukung RS dkk yang sudah membongkar jaringan mafia Human Trafficking dan kini membongkar jaringan mafia BBM Bersubsidi bagi rakyat miskin NTT yakni Nelayan dan Petani,” ujarnya.

KOMPAK Indonesia (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia), Lembaga Hukum dan Ham PADMA INDONESIA(Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia) Penggiat Anti Human Trafficking, Penggiat Ham,Penggiat Anti Korupsi dan Pers buka suara.

Pertama, mendesak Komisi III DPR RI segera memanggil resmi Kapolri dan Kapolda NTT beserta seluruh jajarannya untuk dimintai pertanggungjawaban terkait belum ditangkap dan diproses hukum Auktor Intelektualis dan “Beking-Beking” mafiosi Human Trafficking, BBM Bersubsidi untuk Nelayan dan Petani Miskin NTT, Calon Taruna Akpol dan Polri di wilayah hukum NTT.

Kedua, mendesak KOMNAS HAM, KOMPOLNAS dan OMBUDSMAN RI memanggil resmi Kapolri dan Kapolda NTT untuk dimintai keterangan resmi terkait Dugaan Pelanggaran Ham dan Maladministrasi.

Ketiga, mendesak KPK RI untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan kuat gratifikasi dan/atau suap dalam Kasus Human Trafficking,Kasus BBM Subsidi untuk Nelayan dan Petani Miskin NTT,Kasus Judi dan Kasus Catar Akpol serta Polri SPN di wilayah NTT.
Baca Juga:Difasilitasi Dewan Pers, 36 Wartawan di NTT Ikut UKW
Keempat, mengajak solidaritas rakyat NTT, Penggiat Anti Human Trafficking, Penggiat Anti Korupsi, Penggiat Ham, Lembaga Agama,Lembaga Masyarakat dan ORMAS, Mahasiswa dan Mahasiswi serta Pers untuk solid berkolaborasi mendukung total RS dkk putera asli NTT untuk berjuang memberantas mafioasi kejahatan di NTT yang diduga kuat dibeking “Bos-Bos Oknum Pimpinan Polda NTT dan RS, dkk dikriminalisasi dan didiskriminasi karena mereka berani membongkar kejahatan Mafiosi BBM Subsidi di NTT.

“Kita tidak boleh biarkan lagi RS dkk terulang kembali seperti RS dkk bongkar mafiosi Human Trafficking dulu NTT Bergerak Lawan Kaum Kuat Kuasa dan Kuat Modal yang dibeking diduga kuat OKNUM BOS APARAT PENEGAK HUKUM,” ujar Gabriel Goa, Ketua KOMPAK INDONESIA.** (Sp).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Komitmen Swasembada Nasional, Kasad-PT Agrinas Teken Kerja Sama Ketahanan Pangan

    Perkuat Komitmen Swasembada Nasional, Kasad-PT Agrinas Teken Kerja Sama Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Korps Angkatan Darat Tentara Nasional Indonesia tak henti berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia. Berbagai lini Korps TNI AD ini menjalin kerja sama, salah satunya dibidang ketahanan pangan. Terkini, Korps TNI AD melalui KASAD (Kepala Staf Angkatan Darat ) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc, melakukan kerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara […]

  • panglima tni

    Panglima TNI: Filipina Janji Bebaskan Lima WNI yang Disandera Abu Sayyaf

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, masih ada lima warga negara Indonesia ( WNI) yang disandera oleh teroris Kelompok Abu Sayyaf di Filipina, setelah dua orang berhasil dibebaskan pada Kamis (7/9/2018). Koordinasi terus dilakukan dengan Pemerintah Filipina. Pembebasan terhadap lima orang sandera tersisa tengah diupayakan.

  • Melvia, Pendamping PKH Yang Setia Mengabdi Di Tengah Musibah Pesisir Selatan

    Melvia, Pendamping PKH Yang Setia Mengabdi Di Tengah Musibah Pesisir Selatan

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Pesisir Selatan,msinews.com– Banjir beserta lumpur melanda rumah Melvia Viawitri, pendamping PKH Kecamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan pada Kamis 7 Maret 2024 Waktu menunjukkan pukul 23.00 saat air mulai menggenangi rumahnya. Kejadian tersebut merusak nyaris seluruh perabotan di rumahnya. Melvia bersama suaminya segera mengungsikan kedua anak mereka yang masih balita dan kedua orang tua yang masih […]

  • 64 Tewas Dalam Operasi Besar Polisi di Brasil

    64 Tewas Dalam Operasi Besar Polisi di Brasil

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Polisi Brasil melakukan penggerebekan besar-besaran di kawasan favela dekat bandara internasional Rio de Janeiro, Brasil, Selasa (28/10/2025). Dilansir dari The Guardian, operasi secara besar-besaran oleh Polisi setempat menewaskan sedikitnya 64 orang tewas dalam kekerasan yang paling mematikan di Rio Brasil. Diberitakan bahwa, lebih dari 2.500 petugas polisi dan pasukan khusus dikerahkan dalam operasi tersebut. Giat […]

  • Kapolri Temui Keluarga Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Pasca Demo

    Kapolri Temui Keluarga Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Pasca Demo

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Kepala Kepolidsian Redpublik Indonesia (Kapolri),Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendatangi RSCM dan menemui keluarga driver ojol bernama adalah Affan Kurniawan pada demo di depan Gedung DPR,Kamis (28/8/2025). Dilansir dari potongan video pemilik instagram erdiansyah1112,Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo didampingi keluarga korban pengemudi ojek online yang meninggal terlindas mobil rantis Brimob memberikan keterangan di Rumah […]

  • Pentingya Gotong Royong dan Menghidupi Kewajiban Check and Balances

    Pentingya Gotong Royong dan Menghidupi Kewajiban Check and Balances

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua MPR RI Dr.Bambang Soesatyo,SE.SH.,MBA, mengatakan, berbagai persoalan baru yang menjadi tantangan riel, utamanya di sektor ekonomi, terus tereskalasi akibat ketidakpastian global yang berlarut-larut sekarang ini. Jika,jika tidak ditangani dengan bijaksana, maka semua tantangan riel itu pada gilirannya akan menyentuh langsung aspek kesejahteraan bersama. Karena itulah semua elemen bangsa dipanggil dan diajak bergotong royong untuk […]

expand_less