Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Benarkah, Kekalahan Timnas Indonesia  dari Australia Karena Kurang Gizi

Benarkah, Kekalahan Timnas Indonesia  dari Australia Karena Kurang Gizi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM,Jakarta– Asupan gizi yang optimal merupakan hal mendasar untuk menunjang penampilan seorang atlet saat latihan dan bertanding serta pola makan yang sehat dan bergizi. Lalu apa hubungannya Timnas Indonesia denagn Gizi.

Ya, tentu saja ada hubungannya, sebab jika seorang atlet sepak bola misalnya, kurang asupan gizi,maka hal tersebut akan berdampak saat menghadapi pertandingan jika mengalami kurang gizi.

Topik gizi pun muncul setelah Timnas Indonesia menghadapi timnas Australia dalam laga pertama ketikan ditangani pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert pada laga Australia vs Indonesia, Kamis 20 Maret 2025. Anak buah Patrick Kluivert dijamu 5-1 dari tim Australia.

Laga Australia vs Indonesia pada pertandingan ketujuh Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia berakhir dengan kemenangan telak 5-1 untuk Socceroos.

Timnas-Indonesia-vs-Australia.FOTO;ISTIMEWA

Australia mencetak gol lewat Martin Boyle, Nishan Velupillay, serta dua gol dari Jackson Irvine, dan Lewis Miller. Indonesia mendapatkan gol penghiburan lewat aksi Ole Romeny.

Merespon kekalahan tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menilai soal faktor penyebab performa buruk Timnas Indonesia yang kerap kesulitan meraih kemenangan dalam laga-laga internasional.

Menurutnya, masalah gizi menjadi salah satu penyebab utama yang mempengaruhi stamina dan daya tahan pemain, yang membuat mereka kesulitan bertahan selama pertandingan.

“Jangan heran kalau PSSI sulit menang karena main 90 menit berat. Kenapa? Karena gizinya tidak bagus dan banyak pemain bola lahir dari kampung,” kata Dadan dalam sebuah acara di Pendopo Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, pada Minggu (23/3/2025).

Kepala Badan Gizi Nasional itu menyatakan bahwa masalah asupan gizi yang tidak memadai sejak usia dini berpengaruh terhadap performa atlet, termasuk pemain sepak bola Indonesia.

”Meskipun kualitas pemain Indonesia terus berkembang, kekurangan gizi sejak kecil tetap menjadi tantangan besar yang mempengaruhi daya tahan mereka dalam pertandingan panjang,” kata Dadan.

Pandangan Dadan ini langsung mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani.

Lalu Hadrian Irfani, dalam keterangan tertulis yang diterima awak media Minggu (23/3/2025), menilai bahwa pernyataan Dadan terlalu berlebihan dan tidak tepat sasaran.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana/Istimewa

“Jangan terlalu lebay menyangkutpautkan PSSI dengan makanan bergizi. Kepala BGN seharusnya lebih fokus pada tugasnya di bidang gizi masyarakat, bukan mengomentari hal yang tidak berhubungan langsung dengan pekerjaannya,” kata Lalu.

Dirinya mengingatkan bahwa Dadan sebaiknya fokus pada penyelesaian program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang masih menghadapi banyak kendala, seperti kualitas dan distribusi makanan bergizi di berbagai daerah.

“Kurang pas statement tersebut. Sebaiknya Kepala BGN fokus saja pada suksesnya program MBG, jangan buat gimmick statement,” imbuhnya.

Lalu Hadrian Irfani mengingatkan agar Dadan tetap memprioritaskan pelaksanaan program yang dijalankan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. *

Editor ; Tim Redaksi/DM. 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masinton Pasaribu Tegasnya, MKD DPR Tidak Miliki Kewenangan Periksa Pimpnan MPR

    Masinton Pasaribu Tegasnya, MKD DPR Tidak Miliki Kewenangan Periksa Pimpnan MPR

    • calendar_month Minggu, 23 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR tidak bersikap reaktif memanggil, meminta klarifikasi ataupun memeriksa Ketua MPR RI Bambang Soesatyo terkait pernyataannya tentang kesepakatan partai-partai politik mengenai amandemen UUD 1945. Penegasan itu disampaikan oleh Anggota Komisi XI dan mantan anggota Komisi III DPR RI  Masinton Pasaribu. “Karena merupakan tugas dan kewenangan Ketua dan pimpinan MPR sebagai juru […]

  • Wamendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

    Wamendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 60
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan komitmen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam mengawal percepatan pembangunan Kawasan Sentra Produksi Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) di Provinsi Papua Selatan. Menurutnya, komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan tata kelola perencanaan pembangunan daerah, sinkronisasi kebijakan lintas sektor, serta penguatan komunikasi dengan masyarakat guna memastikan program […]

  • Momen Hangat Prabowo Dijamu Makan Malam oleh Presiden India, Duduk di Samping PM Modi

    Momen Hangat Prabowo Dijamu Makan Malam oleh Presiden India, Duduk di Samping PM Modi

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 152
    • 0Komentar

    New Delhi msinews.com— Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri undangan jamuan makan malam di kediaman kenegaraan Presiden India Droupadi Murmu, di Rashtrapati Bhavan, yang terletak di New Delhi, India, Jumat (25/1) malam. Dalam acara yang berlangsung hangat itu, Droupadi berterima kasih kepada Prabowo karena telah menerima undangan untuk menghadiri perayaan Hari Republik India sebagai Tamu Kehormatan. […]

  • Pemda MBD Stop Pencitraan, Warga Sakit Ke Timor Leste dan Kurangnya Tenaga Didik di Pemda MBD Stop Pencitraan, Warga Sakit Ke Timor Leste dan Kurangnya Tenaga Didik di Kheli

    Pemda MBD Stop Pencitraan, Warga Sakit Ke Timor Leste dan Kurangnya Tenaga Didik di Pemda MBD Stop Pencitraan, Warga Sakit Ke Timor Leste dan Kurangnya Tenaga Didik di Kheli

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Aktivis GMKI, dan juga Jurnalis Senior Freni Lutruntuhluy meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) untuk STOP PENCITRAAN. Ia menilai pemda setempat lebih banyak melakukan pencitraan di sosial media daripada melihat kebutuhan masyarakat yang lebih urgen. Frenni menyebut beberapa hal yang sangat penting yang harus dilakukan misalnya, ketika anggota masyarakat setempat sakit mereka […]

  • Kritik Bonyamin

    Koordinator MAKI Ungkap Rekam Jejak Firli Bahuri dan Alex Tirta

    • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Koordinator MAKI Boyamin Saiman, ungkap rekam jejak kebersamaan Ketua KPK dan Ketua Harian PBSI, Alex Tirta, pada momen syukuran jabatan 2019 lalu. Bonyamin membantah pernyataan pengacara Firli yaitu Ian Iskandar, mengklaim Ketua KPK, tidak mengenal Alex Tirta. Koordinator MAKI (Masyarakat Antikorupsi Indonesia) Boyamin mengakui lembaganya telah menemukan dokumentasi Foto ketua KPK, tertulis […]

  • Akhirnya, DPR RI Sahkan RUU P2 APBN 2023 Jadi Undang-Undang

    Akhirnya, DPR RI Sahkan RUU P2 APBN 2023 Jadi Undang-Undang

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dewan Perwakilan rakyat RI telah mensahkan RUU P2 APBN 2023 Jadi Undang-Undang. Adapun, Rancangan Undang-Undang tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2023 (RUU P2 APBN 2023) secara resmi telah disetujui oleh DPR RI untuk disahkan menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024-2025. “Berikut kami […]

expand_less