Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Benarkah, Kekalahan Timnas Indonesia  dari Australia Karena Kurang Gizi

Benarkah, Kekalahan Timnas Indonesia  dari Australia Karena Kurang Gizi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM,Jakarta– Asupan gizi yang optimal merupakan hal mendasar untuk menunjang penampilan seorang atlet saat latihan dan bertanding serta pola makan yang sehat dan bergizi. Lalu apa hubungannya Timnas Indonesia denagn Gizi.

Ya, tentu saja ada hubungannya, sebab jika seorang atlet sepak bola misalnya, kurang asupan gizi,maka hal tersebut akan berdampak saat menghadapi pertandingan jika mengalami kurang gizi.

Topik gizi pun muncul setelah Timnas Indonesia menghadapi timnas Australia dalam laga pertama ketikan ditangani pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert pada laga Australia vs Indonesia, Kamis 20 Maret 2025. Anak buah Patrick Kluivert dijamu 5-1 dari tim Australia.

Laga Australia vs Indonesia pada pertandingan ketujuh Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia berakhir dengan kemenangan telak 5-1 untuk Socceroos.

Timnas-Indonesia-vs-Australia.FOTO;ISTIMEWA

Australia mencetak gol lewat Martin Boyle, Nishan Velupillay, serta dua gol dari Jackson Irvine, dan Lewis Miller. Indonesia mendapatkan gol penghiburan lewat aksi Ole Romeny.

Merespon kekalahan tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menilai soal faktor penyebab performa buruk Timnas Indonesia yang kerap kesulitan meraih kemenangan dalam laga-laga internasional.

Menurutnya, masalah gizi menjadi salah satu penyebab utama yang mempengaruhi stamina dan daya tahan pemain, yang membuat mereka kesulitan bertahan selama pertandingan.

“Jangan heran kalau PSSI sulit menang karena main 90 menit berat. Kenapa? Karena gizinya tidak bagus dan banyak pemain bola lahir dari kampung,” kata Dadan dalam sebuah acara di Pendopo Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, pada Minggu (23/3/2025).

Kepala Badan Gizi Nasional itu menyatakan bahwa masalah asupan gizi yang tidak memadai sejak usia dini berpengaruh terhadap performa atlet, termasuk pemain sepak bola Indonesia.

”Meskipun kualitas pemain Indonesia terus berkembang, kekurangan gizi sejak kecil tetap menjadi tantangan besar yang mempengaruhi daya tahan mereka dalam pertandingan panjang,” kata Dadan.

Pandangan Dadan ini langsung mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani.

Lalu Hadrian Irfani, dalam keterangan tertulis yang diterima awak media Minggu (23/3/2025), menilai bahwa pernyataan Dadan terlalu berlebihan dan tidak tepat sasaran.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana/Istimewa

“Jangan terlalu lebay menyangkutpautkan PSSI dengan makanan bergizi. Kepala BGN seharusnya lebih fokus pada tugasnya di bidang gizi masyarakat, bukan mengomentari hal yang tidak berhubungan langsung dengan pekerjaannya,” kata Lalu.

Dirinya mengingatkan bahwa Dadan sebaiknya fokus pada penyelesaian program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang masih menghadapi banyak kendala, seperti kualitas dan distribusi makanan bergizi di berbagai daerah.

“Kurang pas statement tersebut. Sebaiknya Kepala BGN fokus saja pada suksesnya program MBG, jangan buat gimmick statement,” imbuhnya.

Lalu Hadrian Irfani mengingatkan agar Dadan tetap memprioritaskan pelaksanaan program yang dijalankan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. *

Editor ; Tim Redaksi/DM. 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketum TP PKK Jalin MoU dengan Kemenkes Berikut Ulasannya

    Ketum TP PKK Jalin MoU dengan Kemenkes Berikut Ulasannya

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekali gus Ketua Umum Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Tri Tito Karnavian mengatakan, pihaknya telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). MoU tersebut difokuskan pada aspek penguatan kesehatan masyarakat melalui Gerakan PKK dan sinergisitas Posyandu. Penandatanganan tersebut berlangsung di sela […]

  • Presidium Sumsel Barat Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    Presidium Sumsel Barat Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Lubuklinggau msinews.com – Ketua Presidium Sumsel Barat Wahisun Wais Wahid ,SE,mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Sumsel Barat. Pernyataan ini disampaikan dalam siaran pers , Rabu (29/5/2024). “Semoga dengan kunjungan Bapak Presiden Jokowi, CDOB SUMSEL BARAT dapat segera terealisasi, dan kami juga berharap agak […]

  • APTMA Desak Pemerintah Turunkan Harga Cukai untuk Pedagang Kecil

    APTMA Desak Pemerintah Turunkan Harga Cukai untuk Pedagang Kecil

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Msinews.com – Razia rokok ilegal yang digelar Satpol PP Surabaya bersama Bea Cukai Sidoarjo menuai sorotan. Asosiasi Pengusaha Tembakau Muda Madura (APTMA) menilai penindakan yang menyasar toko kecil dan pedagang asongan justru menyakiti rakyat kecil yang hanya berusaha mencari nafkah. Sebelumnya, Satpol PP Surabaya mengamankan 9.500 batang rokok ilegal tanpa pita cukai dari seorang penjual […]

  • Dede Yusuf Desak, Pelaku Dugaan Perundungan Siswa SMA Binus Simprug Diperiksa dan Disanksi

    Dede Yusuf Desak, Pelaku Dugaan Perundungan Siswa SMA Binus Simprug Diperiksa dan Disanksi

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Pihak sekolah harus bertanggung jawab atas dugaan kasus perundungan siswa di SMA Binus Simprug, Jakarta. Penegasan itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf. Ia menyatakan harus ada pemeriksaan dan sanksi bagi sekolah-sekolah yang terbukti melakukan pembiaran perundungan di lingkungan sekolah. “Menurut saya, Binus sebagai sekolah harus diperiksa juga dan harus […]

  • Selly Andriany : Pelaku Predator Anak di Panti Asuhan Harus Dihukum Berat

    Selly Andriany : Pelaku Predator Anak di Panti Asuhan Harus Dihukum Berat

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina mengecam aksi pengurus Panti Asuhan Yayasan Darussalam An’Nur di Kunciran Indah, Kota Tangerang. Pasalnya, Oknum pengurus Yayasan tersebut telah melakukan pencabulan terhadap sejumlah anak asuhnya. Ia pun meminta agar para predator seksual tersebut mendapat hukuman maksimal dengan pemberatan. “Memang perbuatan pelaku sudah biadab! Harus dihukum seberat-beratnya,” […]

  • Momen Hangat Prabowo Dijamu Makan Malam oleh Presiden India, Duduk di Samping PM Modi

    Momen Hangat Prabowo Dijamu Makan Malam oleh Presiden India, Duduk di Samping PM Modi

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 185
    • 0Komentar

    New Delhi msinews.com— Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri undangan jamuan makan malam di kediaman kenegaraan Presiden India Droupadi Murmu, di Rashtrapati Bhavan, yang terletak di New Delhi, India, Jumat (25/1) malam. Dalam acara yang berlangsung hangat itu, Droupadi berterima kasih kepada Prabowo karena telah menerima undangan untuk menghadiri perayaan Hari Republik India sebagai Tamu Kehormatan. […]

expand_less