Anggota Komisi X DPR RI, Ratih Megasari : Kemendikbudristek Harus Perbanyak Pembangunan SLB di Indonesia
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
- visibility 39
- comment 0 komentar
- print Cetak

Anggota Komisi X DPR RI Ratih Megasari Singkarru saat mengikuti Rapat Kerja Komisi X dengan Kemendikbudristek di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (30/8/2023)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta,Infomsi.org-Indonesia membutuhkan sarana pendidikan Sekolah Luar Biasa (SLB) di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Hal ini dinilai penting karena ternyata berdasarkan penemuannya, masih banyak di beberapa kota besar yang belum tersedia SLB. Hal itu ditegaskan oleh Ratih Megasari Singkarru,Anggota Komisi X yang bermitra kerja dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Oleh karena itu, Ratih Megasari Singkarru meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengupayakan perbanyak pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Menurutnya, hal ini dinilai penting karena ternyata berdasarkan penemuannya, masih banyak di beberapa kota besar yang belum tersedia SLB.
“Kami mengunjungi beberapa daerah dan tidak sedikit yang menyampaikan terkait masalah sekolah SLB. Ternyata banyak ditemukan kota-kota besar, kabupaten besar yang tidak banyak SLB. Menurut saya, (kehadiran SLB) ini penting,” kata Ratih dalam Rapat Kerja Komisi X dengan Kemendikbudristek di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (30/8/2023).
Politisi Fraksi Partai Nasional Demokrat (F-NasDem) itu juga menyampaikan, ketiadaan SLB di beberapa kabupaten/kota ini menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Sehingga, para orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus ini terpaksa menyekolahkan anaknya di sekolah umum.
“Saya merupakan salah satu orang tua yang pernah memiliki anak berkebutuhan khusus, jadi saya sangat mengerti kekhawatiran mereka. Apalagi mereka orang tua anak berkebutuhan khusus ini rata-rata dari kalangan menengah ke bawah. Jadi, apabila mereka menyekolahkan anak-anak dari swasta ini menjadi beban sekali untuk mereka,” kata Legislator dari Dapil Sulawesi Barat itu.
Lebih lanjut, hal ini juga sejalan dengan apa yang disampaikan oleh presiden di sidang MPR soal pemerataan pendidikan dari semua jenjang. “Termasuk salah satunya juga adalah sekolah berkebutuhan khusus untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Semoga hal ini bisa ditangani secepatnya. Semoga seluruh kabupaten ataupun kota besar lainnya terisi kembali, karena ini sangat dibutuhkan oleh anak-anak kita,” ungkapnya. **
Editor : Dommy.
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Saat ini belum ada komentar