Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Anggaran Kemendikbudristek 2024 Dibahas di DPR, Berikut Peruntukannya:

Anggaran Kemendikbudristek 2024 Dibahas di DPR, Berikut Peruntukannya:

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Anggaran Kemendikbudristek

Jakarta – Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan berbagai masukan dari Komisi X tentang akselerasi PIP akan menjadi fokus anggaran ke depan.

Menurut Nadiem tahun 2024 menjadi kesempatan emas untuk mengakselerasi berbagai program layanan pendidikan termasuk peningkatan kualitas pembelajaran dan pengajaran.

“Tahun 2024 menjadi kesempatan emas untuk mengakselerasi semua program Guru Penggerak dan Sekolah Penggerak. Selain itu, kami memastikan hampir 100 persen sekolah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka,” kata Nadiem dalam RDP Komisi X DPR RI Kamis lalu, terbit Senin 11/9/2023.

Kemudian, untuk pelestarian bahasa kata Nadiem akan terus meningkatkan literasi dan Revitalisasi Bahasa daerah (RBD).

“Fari sisi kebudayaan, Kemendikbudristek terus menjalankan pemugaran pada museum dan cagar budaya utama,” ujarnya

Disisi sama Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbudristek, Suharti, menambahkan bahwa rencana kerja Kemendikbudristek merujuk pada tema rencana kinerja pemerintah tahun 2023 dengan mempercepat transformasi ekonomi yang Inklusif dan berkelanjutan.

“Tema ini diwujudkan melalui peningkatan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing serta revolusi mental dan pembangunan kebudayaan sebagai bagian dari program prioritas nasional,” kata Suharti

Sementara Komisi X DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun anggaran 2024 sebesar Rp.97.701.768.771.000.

Di antara dana tersebut terdapat anggaran sebesar Rp.68.466.463.999.000 yang digunakan untuk membiayai pendanaan wajib sebesar Rp.45,02 triliun dan pembiayaan program prioritas lainnya sebesar Rp.23,44 triliun.

Dukungan Komisi X DPR RI terhadap Pagu Anggaran Kemendikbudristek TA 2024

Pada Raker Komisi X DPR RI, Putra Nababan menyatakan persetujuannya atas pagu anggaran yang diajukan Kemendikbudristek.

Ia berpesan melalui anggaran tersebut, program prioritas yang berdampak terhadap pemecahan masalah yang terjadi di Indonesia seperti kekeringan yang memicu krisis pangan, dapat lebih diutamakan implementasinya.

“Kami dari Fraksi PDI Perjuangan menyetujui pagu anggaran TA 2024 sebesar Rp 97 triliun, semoga disetujui di Badan Anggaran DPR. Saya mendorong agar lembaga pendidikan khususnya di bidang pertanian berperan memberi terobosan dalam memberikan dampak bagi ketahanan pangan nasional,” kata Putra

“Agar lebih banyak kualitas SDM, produk maupun jasa yang dihasilkan oleh dunia pendidikan kebermanfaatannya semakin luas bagi masyarakat kita,” imbuhnya

Perwakilan pimpinan sidang, Hetifah Sjaifudian juga menyetujui pagu anggaran Kemendikbudristek dan berharap agar program prioritas yang berdampak luas dapat berlanjut.

“Kami mengapresiasi serangkaian program Merdeka Belajar yang bergulir untuk ke depan dapat berjalan berkesinambungan guna menjawab berbagai persoalan di dunia pendidikan kita,” kata Hetifah.

Selanjutnya, Eva Stefany Rataba juga mengapresiasi filosofi Merdeka Belajar yang tertuang dalam setiap episode kebijakan Kemendikbudristek.

Oleh karena itu, ia mendukung dan menyetujui pagu anggaran Kemendikbudristek.

Senada, Andi Muawiyah Ramli juga menyetujui dan menyatakan kesiapan pihaknya mengawal pagu anggaran bersama dengan Kemendikbudristek. “Kami mendukung,” ujarnya.

Berikutnya dari Fraksi Gerindra, Nuroji, menyampaikan persetujuannya atas pagu anggaran Kemendikbudristek.

Ia mendorong agar penguatan pendidikan karakter dapat gencar dilakukan di semua jenjang pendidikan. Kurikulum harus didorong agar sesuai dengan kebutuhan zaman.

Jumlah guru produktif diperbanyak. Selain itu, APK pada jenjang pendidikan tinggi juga harus diperbesar. Untuk KIP, perlu ditingkatkan cakupan bantuannya.

Kemudian, ia mengimbau peningkatan hilirisasi produk yang dihasilkan para lulusan agar dapat menunjang perekonomian kreatif.

Anggaran untuk ketahanan budaya harus bisa terukur guna meningkatkan kesejahteraan pegiat seni dan budayawan. “Kami menyetujui pagu anggaran Kemendikbudristek,” ucapnya.

Kemudian, Anita Jacoba Gah menekankan agar program yang direalisasikan ke depan oleh Kemendikbudristek bersifat inklusif dengan mengedepankan prinsip keadilan sosial sehingga layanan pendidikan dapat dirasakan oleh masyarakat hingga ke pelosok Indonesia. “Saya menyetujui pagu anggaran Kemendikbudristek,” katanya.

Illiza Sa’aduddin Djamal juga menggarisbawahi pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda.

Menurutnya, pintar saja tidak cukup melainkan juga harus beradab. “Kami menyetujui pagu anggaran Kemendikbudristek.

Ke depan, guna mengoptimalkan capaian program maka Kemendikbudristek perlu meningkatkan sinergi dengan berbagai kementerian/lembaga terkait,” tutur Illiza yang diamini oleh Ferdiansyah.

Ia menyampaikan persetujuannya terhadap pagu anggaran Kemendikbudristek seraya menekankan komitmen dan konsistensi kementerian dalam menjalankan program yang sejalan dengan peraturan perundangan.

Berikut pendanaan wajib sebesar Rp 45,02 triliun akan digunakan.

1) Program Indonesia Pintar (PIP) yang menyasar 18,5 juta siswa dengan nilai anggaran Rp 13,4 triliun;

2) Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang menyasar 964.946 mahasiswa dengan nilai anggaran Rp 13,9 triliun;

3) Aneka tunjangan guru nonPNS yang menyasar 343.118 guru dengan nilai anggaran Rp 8 triliun;

4) Tunjangan profesi dosen dan guru bantu nonPNS yang menyasar 67.082 orang dengan nilai anggaran Rp 2,2 triliun; 5) Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) dan Pendidikan Vokasi yang menyasar 125 lembaga dengan nilai anggaran Rp 7,2 triliun.

Adapun kebijakan Kemendikbudristek diataranya pertama adalah Peningkatan PAUD dan Pelaksanaan Wajib Belajar 12 Tahun mencakup

1) Program Indonesia Pintar (PIP) bagi anak dari keluarga tidak mampu;

2) Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) bagi anak-anak dari daerah tertinggal;

3) penguatan pendidikan kesetaraan, pendidikan inklusif, pendidikan khusus dan layanan khusus, untuk memastikan semua anak Indonesia mendapat kesempatan yang sama dalam mengakses layanan pendidikan; serta

4) pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif (PAUD HI) yang diperkuat untuk mendukung tumbuh kembang anak usia dini dan menyiapkan anak memasuki jenjang sekolah dasar.

Kedua adalah peningkatan kualitas pembelajaran dan pengajaran yang mencakup

1) penguatan Program Guru Penggerak, Sekolah Penggerak, Implementasi Kurikulum Merdeka;

2) penjaminan mutu pendidikan, termasuk melalui akreditasi untuk semua jenjang Pendidikan;

3) pelaksanaan Asesmen Nasional yang diikuti dengan pemanfaatan hasilnya melalui Rapor Pendidikan dan Perencanaan Berbasis Data baik di tingkat satuan pendidikan maupun di tingkat daerah;

4) penguatan materi kurikulum mengenai perubahan iklim, olahraga, dan Bahasa Inggris, bersama dengan peningkatan kompetensi pendidik;

5) pemenuhan kebutuhan pendidik melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG) serta peningkatan kualitas dan kesejahteraan pendidik;

6) penguatan pendidikan karakter untuk inklusivitas, kebinekaan, dan menuju Profil Pelajar Pancasila;

7) pengembangan talenta peserta didik di bidang seni dan budaya serta olahraga; serta

8) penguatan platform digital untuk membantu akselerasi penyediaan layanan pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi yang lebih berkualitas.

Kelima, pemajuan dan pelestarian bahasa dan kebudayaan yang mencakup

1) peningkatan literasi;

2) fasilitasi komunitas sastra dan fasilitasi program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing;

3) revitalisasi bahasa daerah;

4) revitalisasi museum dan cagar budaya, pelindungan dan pengembangan cagar budaya dan objek pemajuan kebudayaan;

5) pelaksanaan acara kebudayaan dalam usaha melestarikan nilai kebudayaan; serta

6) fasilitasi bagi pelaku seni dan budaya.

Untuk diketahui program prioritas lainnya yakni sebesar Rp 23,44 triliun mencakup biaya pengembangan untuk Platform Merdeka Belajar, Kurikulum Merdeka, Asesmen Nasional, Pendampingan Sekolah Penggerak, Guru Penggerak, SMK Pusat Keunggulan, Pendidikan Karakter, Program Literasi Bahasa dan Kesastraan, serta mendukung tugas dan fungsi, reformasi birokrasi, dan tata kelola. (ror)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Delegasi World Water Forum ke-10 Harmonisasi Bersama Alam di Upacara Segara Kerthi

    Ribuan Delegasi World Water Forum ke-10 Harmonisasi Bersama Alam di Upacara Segara Kerthi

    • calendar_month Sabtu, 18 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Denpasar, msinews.com-Lebih dari 2.000 orang delegasi dan peserta World Water Forum ke-10 bersama umat Hindu Bali akan mengikuti ritual upacara Segara Kerthi, di kawasan Pantai Bali Turtle Island Development (BTID), Denpasar, Sabtu (18/5/2024). Selain mengikuti ritual, delegasi juga diajak bersama melepas 1.000 ekor tukik, 1.000 ekor burung, dan 5 ekor penyu. Segara Kerthi merupakan wujud […]

  • Ketika Titiek Soeharto Tersipu Malu Ditanya Jadi Ibu Negara 

    Ketika Titiek Soeharto Tersipu Malu Ditanya Jadi Ibu Negara 

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Mantan istri Prabowo Subianto,Siti Hediati Hariyadi, S.E atau biasa disapa Titiek Soeharto hanya bisa tersenyum tersipu saat ditanya wartawan soal jadi Ibu Negara setelah mantan suami terpilih jadi Presiden RI di Pilpres 2024. Saat ditanya seperti itu, Titiek tampak tersenyum dan langsung memalingkan wajahnya untuk masuk ke dalam mobil. Sebelumnya, Titiek Soeharto hanya tersipu malu […]

  • Menteri Sosial RI Lantik 1.323 Guru Sekolah Rakyat

    Menteri Sosial RI Lantik 1.323 Guru Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com— Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 1.323 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi fungsional guru di Sekolah Rakyat, Jumat 8 Agustus 2025. Pelantikan dilakukan secara hybrid, dengan perwakilan guru dari enam titik mengikuti secara langsung di Gedung Aneka […]

  • Jelang Pilkada, Ribuan Kader dan Simpatisan PDIP di Sumabng Pamitan

    Jelang Pilkada, Ribuan Kader dan Simpatisan PDIP di Sumabng Pamitan

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Subang,msinews.com – Menjelang Pilkada 2024,ribuan simpatisan dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Kabupaten Subang, Jawa Barat dikabarkan ramai-ramai menyatakan pamit dari partai politik  berlambang kepala banteng besutan Megawati Soekarnoputri itu. Adapun aksi pamitan tersebut diunggah dalam sebuah video you tube yang beredar di grup whtas app dan tiktok. Video tersebut memperlihatkan mantan Sekretaris DPC PDIP […]

  • Fungsionaris PPP Ajak Semua Komponen Anak Bangsa Bersatu Membangun NKRI

    Fungsionaris PPP Ajak Semua Komponen Anak Bangsa Bersatu Membangun NKRI

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Pasca putusan Mahkamah Konstitusi dan Penetapan KPU atas paslon pemenang Pemilu 2024, fungsionaris PPP angs bersatu membangun NKRI. Sebagaimana diketauhi, Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dalam putusannya menolak seluruh permohonan sengketa pilpres 2024 atau perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang diajukan kubu paslon 01 Anies-Cak Imin dan paslon 03 Ganjar-Mahfud Md. Atas putusan dan penetapan tersebut, […]

  • Kebijakan ‘One way’ di Tol, Ratusan Pemudik Tertahan di Terminal Induk Kota Bekasi

    Kebijakan ‘One way’ di Tol, Ratusan Pemudik Tertahan di Terminal Induk Kota Bekasi

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Bekasi,msinews.com- Ratusan pemudik tertahan di terminal Induk Kota Bekasi,Jawa Barat sejak Sabtu (6/4/2024). Bergerak meninggalkan padatnya kota menuju kampung halaman, ratusan pemudik tertahan selama berjam-jam di Terminal Induk Kota Bekasi. Meski demikian mereka tetap memilih bersabar menunggu demi berjumpa dan berkumpul dengan keluarga dan orang-orang tersayang di Hari Raya Idulfitri. Suasana ini terjadi pada H-3 […]

expand_less