Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dominggus Urbon : 2045, Presiden RI harus dari Indonesia Timur

Dominggus Urbon : 2045, Presiden RI harus dari Indonesia Timur

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
  • visibility 176
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Tokoh masyarakat yang juga Wakil Ketua Fraksi Otonomi Khusus DPR Papua Barat, Ir.Dominggus Urbon,S.H,angkat bicara tentang peran Generasi Muda Indonesia Timur menyongsong “Indonesia Emas 2045” dan Kepemimpinan Nasional.

Pria lulusan Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung dari Fakultas Teknik Sipil tahun 1990 ini mengaku prihatin akan nasib masyarakat Indonesia Timur sepanjang usia Republik ini memasuki 79 tahun merdeka,namun kondisi ekonomi di Indonesia bagian Timur masih tergolong tertinggal. Padahal dari sisi sumber daya alam dan sumber daya manusia tak kalah dengan di Indonesia bagian Barat. Sumber daya alam yang melimpah itu harusnya ekonomi masyarakat di wilayah setempat di atas rata-rata,namun hingga usia RI memasuki 79 tahun merdeka, belum ada perubahan yang signifikan.

“Secara filosofis, kita bicara NKRI harga Mati,kita bicara Pancasila harga mati, kita bicara Bhineka Tunggal Ika Harga mati, tapi kalau Undang-Undang kan Dinamis. Tinggal disesuaikan, diaman demen. Nah, kita minta dua hal ini. Pertama, Pembangunan juga harus berbasis wilayah. Tidak hanya berbasis pada jumlah penduduk,tetapi harus berbasis wilayah atau sosial begitu.”

Anak-anak Papua menatap optimisme Indonesia Emas (foto: istimewa)

“Kedua, menuju 2045 atau yang disebut INDONESIA EMAS, dimaan generasi muda Indonesia akan mengambil peran tongkat kepemimpunan. Karena yang tua sudah tidak ada lagi, tidak ada Prabowo lagi,tidak ada Jokowi lagi, kami pun mungkin sudah tidak ada.” kata Dominggus dalam sebuah program talkshow Indonesia Timur Club (ITC) oleh Okmitv.com di Hotel Dafa Jalan Jakasa Kebon Sirih,Menteng Jakarta Pusat belum lama ini.

Dominggus mengaku prihatin, karena di usia NKRI ke-79 tahun,tapi kondisi pembangunan di wilayah Indonesia bagian Timur masih belum signifikan.

“Maka kalian ini harus mengantar generasi milenium Indonesia untuk 2045 bitu Presiden RI harus dari Indonesia Timur. Sekaligus menguji pilar-pilar kebangsaan bahwa, betulkah kita ini NKRI? Betulkan kita ini Bhineka tunggal Ika, betulkah kita persatuan indonesia? Karena pembangunan itu harus berkeadilan, bukan siapa dapat siapa? Indonesia ini bukan hanya dari tengah ke barat,tapi dari Barat ke Timur.”ujarnya.

Oleh karena itu sudah merupakan hak Orang Indonesia Timur untuk meminta bahwa kita orang Indonesia Timur juga harus jadi Presiden RI di negeri ini. Potensi sumber daya alam di wilayah Timur Indonesia itu luar biasa.

Soal Sumber Daya Alam 

“Bahwa kita orang timur, ketika masuk rumah orang harus menyebut kata “permisi’.Jangan langsung nyelonong masuk teras rumah orang, masuk dapur orang,itu tidak boleh.harus pakai etika. Nah, demikian pula dengan Sumber Daya Alam (SDA) semua itu kita punya. Tetapi coba Anda bayakngan bunyi pasal 33 UUD 1945 yang menyatakan ‘semua kekayaan alam Indonesia dikelola oleh negara untuk kesejahteraan rakyat banyak’. Nah,ini sudah benar atau belum? tanya Dominggus Urbon.

Sumber daya alam di Tanah Papua, negeri Emas di Timur Indonesia (istimewa)

Menurutnya, poin pasal tersebut harus diuji kembali,apakah benar? Karena dalam praktek sangat tidak sesuai .

“Itu diuji dulu, apa kah benar? Karena menurut realita empirisnya, bahwa PT. Freeport Indonesia itu orang Papua Rugi, Hutan orang Papua rugi,pembukaan lahan sawit, orang papua rugi, pertambangan nikel di Sulewesi Tenggara rugi, pertambangan pun rugi. lalu kita bilang yang mana yang benar ? Toh semua kita rugi.” sesalnya.

“Jangan kalian ekploitas kita di daerah. Nah ini yang harusnya dipakai oleh ITC untuk menggaungkan ‘Indonesia Timur For Presiden 20245′”. tegasnya.

Selanjutnya poin kedua, bahwa setoiap tampil dalam program Indonesia Timur Club ini kalian harus mulai gaungkan Isu atau tema promosi bahwa “INDONESIA FOR PRESIDEN 2045”. ITU TEMA BESAR Yang harus diangkat oleh teman-teman pers dari Indonesia Timur.

“Sekali lagi, tema besar ini berbicara soal Kebangsaan, tentang politik,tentang pembangunan berbasis wilayah, membangun demokrasi yang sifatnya humanitis, tidak hanya berkutat pada persoalan ekonomi. bila perlku setiap tahun kalian bahas 5 kali bahkan harus ada partai Indonesia Timur,” tutup Dominggus Urbon. ** Domi Dese Lewuk.

 

 

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Diminta Segera Selesaikan Nasib Para Honorer

    Pemerintah Diminta Segera Selesaikan Nasib Para Honorer

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Pemerintah didesak segera menyelesaikan kejelasan nasib para honorer. Karena itu Komisi IX DPR RI akan mendorong Kementerian/Lembaga terkait untuk duduk bersama membahas masalah tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi IX Irma Suryani saat menerima audiensi dari Forum Komunikasi Honorer Nakes dan Non Nakes (FKHN) Indonesia terkait nasib para tenaga honorer yang tidak masuk kuota […]

  • Taktis Menghadapi Kekacauan Mekanisme Perdagangan Dunia

    Taktis Menghadapi Kekacauan Mekanisme Perdagangan Dunia

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. H. Bambang Soesatyo, S.E., S.H., M.B.A. DARI ketidakpastian dieskalasi menjadi ketidakteraturan. Seperti itulah wajah dunia hari-hari ini.  Indonesia, bersama semua negara, sedang dipaksa untuk realistis menghadapi kenyataan tidak menyenangkan, karena iklim dan mekanisme perdagangan dunia sedang didorong untuk bergerak dari keteraturan menuju kekacauan. Setelah 78 tahun iklim perdagangan global kondusif berkat kehendak […]

  • Kompak, Aksi Bersih Pantai Peringatan HPSN 2025 di PPU Kaltim Libatkan Kodam VI/Mlw dan Komponen Lainnya

    Kompak, Aksi Bersih Pantai Peringatan HPSN 2025 di PPU Kaltim Libatkan Kodam VI/Mlw dan Komponen Lainnya

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 176
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM- Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2025, Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, S.I.P., M.Sc., memimpin aksi bersih pantai di Pantai Tanjung Jumlai, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, pada Minggu (23/02/25). Kegiatan bertajuk Kolaborasi Indonesia Bersih ini melibatkan sekitar 850 peserta dari unsur TNI, Polri, Pemerintah […]

  • Tayub Menuju Bintang Episode “Untung Ada Pengacara”

    Tayub Menuju Bintang Episode “Untung Ada Pengacara”

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Tayangan TouTube (Tayub) kali ini soal bisnis kreatif saat ini cukup menjanjikan. Ditambah kemudahan beriklan melalui jalur sosial media membuat ’cuan’ besar seperti rembulan di balik ranting pepohonan, seolah mudah digapai tangan. Tak peduli kenyataannya seperti apa, seorang pria ambisius, Evry Joe mengajak rekannya Gunawan memanfaatkan kesempatan itu. Dengan menjual mobil-mobil premium yang mereka miliki […]

  • Mahasiswa IPB University Sedang Penelitian Skripsi Masyarakat Adat Sihaporas Jadi Korban Pemukulan Pihak TPL

    Mahasiswa IPB University Sedang Penelitian Skripsi Masyarakat Adat Sihaporas Jadi Korban Pemukulan Pihak TPL

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 154
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Feny Siregar, 21 tahun, Mahasiswa Fakultas Ekologi Manusia IPB University Bogor menjadi korban pemukulan security PT Toba Pulp Lestari (TPL), Senin (22/9/2025). Feny adalah mahasiswa semester IX IPB adalah sedang mengerjakan Penelitian bahan skripsi. Feny meneliti tentang petani di areal konflik agraria dalam perspektif gender dengan obyek Lembaga Adat Keturunan Ompu Mamontang Laut yang terletak […]

  • Mensos : 45 Unit Sekolah Rakyat Tahap Pertama Siap Digunakan

    Mensos : 45 Unit Sekolah Rakyat Tahap Pertama Siap Digunakan

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM (Jakarta) -Sebanyak 45 dari 211 unit sudah dapat digunakan. Hal tersebut disampaikan oleh mensos,  Saifullah Yusuf kepada wartawan di Jakarta. Ia menyatakan,  hingga saat ini sudah ada 211 titik yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Dia menyebut, dari jumlah itu, 45 di antaranya sudah siap digunakan untuk menggelar Sekolah Rakyat tahap pertama. Hal […]

expand_less