Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dominggus Urbon : 2045, Presiden RI harus dari Indonesia Timur

Dominggus Urbon : 2045, Presiden RI harus dari Indonesia Timur

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
  • visibility 229
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Tokoh masyarakat yang juga Wakil Ketua Fraksi Otonomi Khusus DPR Papua Barat, Ir.Dominggus Urbon,S.H,angkat bicara tentang peran Generasi Muda Indonesia Timur menyongsong “Indonesia Emas 2045” dan Kepemimpinan Nasional.

Pria lulusan Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung dari Fakultas Teknik Sipil tahun 1990 ini mengaku prihatin akan nasib masyarakat Indonesia Timur sepanjang usia Republik ini memasuki 79 tahun merdeka,namun kondisi ekonomi di Indonesia bagian Timur masih tergolong tertinggal. Padahal dari sisi sumber daya alam dan sumber daya manusia tak kalah dengan di Indonesia bagian Barat. Sumber daya alam yang melimpah itu harusnya ekonomi masyarakat di wilayah setempat di atas rata-rata,namun hingga usia RI memasuki 79 tahun merdeka, belum ada perubahan yang signifikan.

“Secara filosofis, kita bicara NKRI harga Mati,kita bicara Pancasila harga mati, kita bicara Bhineka Tunggal Ika Harga mati, tapi kalau Undang-Undang kan Dinamis. Tinggal disesuaikan, diaman demen. Nah, kita minta dua hal ini. Pertama, Pembangunan juga harus berbasis wilayah. Tidak hanya berbasis pada jumlah penduduk,tetapi harus berbasis wilayah atau sosial begitu.”

Anak-anak Papua menatap optimisme Indonesia Emas (foto: istimewa)

“Kedua, menuju 2045 atau yang disebut INDONESIA EMAS, dimaan generasi muda Indonesia akan mengambil peran tongkat kepemimpunan. Karena yang tua sudah tidak ada lagi, tidak ada Prabowo lagi,tidak ada Jokowi lagi, kami pun mungkin sudah tidak ada.” kata Dominggus dalam sebuah program talkshow Indonesia Timur Club (ITC) oleh Okmitv.com di Hotel Dafa Jalan Jakasa Kebon Sirih,Menteng Jakarta Pusat belum lama ini.

Dominggus mengaku prihatin, karena di usia NKRI ke-79 tahun,tapi kondisi pembangunan di wilayah Indonesia bagian Timur masih belum signifikan.

“Maka kalian ini harus mengantar generasi milenium Indonesia untuk 2045 bitu Presiden RI harus dari Indonesia Timur. Sekaligus menguji pilar-pilar kebangsaan bahwa, betulkah kita ini NKRI? Betulkan kita ini Bhineka tunggal Ika, betulkah kita persatuan indonesia? Karena pembangunan itu harus berkeadilan, bukan siapa dapat siapa? Indonesia ini bukan hanya dari tengah ke barat,tapi dari Barat ke Timur.”ujarnya.

Oleh karena itu sudah merupakan hak Orang Indonesia Timur untuk meminta bahwa kita orang Indonesia Timur juga harus jadi Presiden RI di negeri ini. Potensi sumber daya alam di wilayah Timur Indonesia itu luar biasa.

Soal Sumber Daya Alam 

“Bahwa kita orang timur, ketika masuk rumah orang harus menyebut kata “permisi’.Jangan langsung nyelonong masuk teras rumah orang, masuk dapur orang,itu tidak boleh.harus pakai etika. Nah, demikian pula dengan Sumber Daya Alam (SDA) semua itu kita punya. Tetapi coba Anda bayakngan bunyi pasal 33 UUD 1945 yang menyatakan ‘semua kekayaan alam Indonesia dikelola oleh negara untuk kesejahteraan rakyat banyak’. Nah,ini sudah benar atau belum? tanya Dominggus Urbon.

Sumber daya alam di Tanah Papua, negeri Emas di Timur Indonesia (istimewa)

Menurutnya, poin pasal tersebut harus diuji kembali,apakah benar? Karena dalam praktek sangat tidak sesuai .

“Itu diuji dulu, apa kah benar? Karena menurut realita empirisnya, bahwa PT. Freeport Indonesia itu orang Papua Rugi, Hutan orang Papua rugi,pembukaan lahan sawit, orang papua rugi, pertambangan nikel di Sulewesi Tenggara rugi, pertambangan pun rugi. lalu kita bilang yang mana yang benar ? Toh semua kita rugi.” sesalnya.

“Jangan kalian ekploitas kita di daerah. Nah ini yang harusnya dipakai oleh ITC untuk menggaungkan ‘Indonesia Timur For Presiden 20245′”. tegasnya.

Selanjutnya poin kedua, bahwa setoiap tampil dalam program Indonesia Timur Club ini kalian harus mulai gaungkan Isu atau tema promosi bahwa “INDONESIA FOR PRESIDEN 2045”. ITU TEMA BESAR Yang harus diangkat oleh teman-teman pers dari Indonesia Timur.

“Sekali lagi, tema besar ini berbicara soal Kebangsaan, tentang politik,tentang pembangunan berbasis wilayah, membangun demokrasi yang sifatnya humanitis, tidak hanya berkutat pada persoalan ekonomi. bila perlku setiap tahun kalian bahas 5 kali bahkan harus ada partai Indonesia Timur,” tutup Dominggus Urbon. ** Domi Dese Lewuk.

 

 

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat Jalan Bapak Pencak Silat Dunia, Eddie Mardjoeki Nalapraya

    Selamat Jalan Bapak Pencak Silat Dunia, Eddie Mardjoeki Nalapraya

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Indonesia khususnya dan olahraga pencak silat dunia berduka. Eddie Mardjoeki Nalapraya, yang didapat sebagai Bapak pencaksilat internasional itu telah berpulang untuk selama-lamanya. Mayjen TNI (Purn) Eddie Mardjoeki Nalapraya, tokoh besar pencak silat dan pejuang kemerdekaan Indonesia itu dikabarkan meninggal dunia di RS Pertamina Pusat Jakarta Selatan, Selasa 13 Mei 2025. Tokoh seni bela diri […]

  • Debat Pilgub Sumsel, Pengamat : Eddy Leading, Deru dan Mawardi Terlihat Pusing

    Debat Pilgub Sumsel, Pengamat : Eddy Leading, Deru dan Mawardi Terlihat Pusing

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Palembang,msinews.com-Pilkada serentak 2024 tinggal menghitung hari. Tanggal 27 bulan ini (Noember) 2024 rakyat Indonesia akan memilih calon Kepala Daerah masing-masing sebagai Gubernur-Wakil Gubernur,Bupati-Wakil Bupati dan Wali Kota-Wakil Wali Kota di seluruh negeri ini. Kompetensi Debat para calon pilkada serentak pun telah dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Ummum (KPU) di daerah masing-masing. Para paslon telah memperlihatkan aura […]

  • Tito Karnavian Sebut Biaya Makan minum Lukas Enembe Rp. 1 Milyar Perhari

    Tito Karnavian Sebut Biaya Makan minum Lukas Enembe Rp. 1 Milyar Perhari

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta_Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian buka suara mengenai alokasi belanja makan dan minum Gubernur Nonaktif Papua, Lukas Enembe, yang mencapai Rp 400 miliar per tahun. Diketahui, ada Peraturan Gubernur (Pergub) untuk menggunakan uang tersebut, dari total dana operasional Lukas Enembe senilai Rp 1 triliun per tahun. Menagapi hal tersebut mengatakan, pemerintah daerah (pemda) harus […]

  • Golkar Apresiasi Prabowo Anugerahi Presiden Soeharto Gelar Pahlawan Nasional

    Golkar Apresiasi Prabowo Anugerahi Presiden Soeharto Gelar Pahlawan Nasional

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 198
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Politisi senior Partai Golkar, Firman Soebagyo, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keputusan pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, yang akan menetapkan Presiden ke-2 Republik Indonesia, H.M. Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025. Firman menyebut, keputusan tersebut bukan hanya kabar menggembirakan bagi keluarga besar Partai Golkar, tetapi juga menjadi momentum penting […]

  • Terkuak: Bahan Mentah RI Pernah Disedot Habis Negara Luar, Ini Kata Erick Thohir

    Terkuak: Bahan Mentah RI Pernah Disedot Habis Negara Luar, Ini Kata Erick Thohir

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan salah satu alasan hilirisasi karena bahan mentah Indonesia pernah disedot habis oleh sebuah negara. “Tadinya raw material (bahan mentah) kita di-absorb (diserap) untuk industrialisasi sebuah negara, saya enggak mau sebutin siapa,” kata Erick dalam seminar di Auditorium Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta Selatan, dikutip cnni […]

  • KPK Periksa Asisten

    KPK Periksa Asisten Pribadi Eddy Hiariej dan Advokat, Kasus Suap di Kemenkumham

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap asisten pribadi mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej, yaitu Yogi Arie Rukmana, dan advokat Yosi Andika Mulyadi sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengurusan administrasi tanpa prosedur di Kementerian Hukum dan HAM. Baca Juga : Pembelian Alutsista […]

expand_less