Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dominggus Urbon : 2045, Presiden RI harus dari Indonesia Timur

Dominggus Urbon : 2045, Presiden RI harus dari Indonesia Timur

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Tokoh masyarakat yang juga Wakil Ketua Fraksi Otonomi Khusus DPR Papua Barat, Ir.Dominggus Urbon,S.H,angkat bicara tentang peran Generasi Muda Indonesia Timur menyongsong “Indonesia Emas 2045” dan Kepemimpinan Nasional.

Pria lulusan Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung dari Fakultas Teknik Sipil tahun 1990 ini mengaku prihatin akan nasib masyarakat Indonesia Timur sepanjang usia Republik ini memasuki 79 tahun merdeka,namun kondisi ekonomi di Indonesia bagian Timur masih tergolong tertinggal. Padahal dari sisi sumber daya alam dan sumber daya manusia tak kalah dengan di Indonesia bagian Barat. Sumber daya alam yang melimpah itu harusnya ekonomi masyarakat di wilayah setempat di atas rata-rata,namun hingga usia RI memasuki 79 tahun merdeka, belum ada perubahan yang signifikan.

“Secara filosofis, kita bicara NKRI harga Mati,kita bicara Pancasila harga mati, kita bicara Bhineka Tunggal Ika Harga mati, tapi kalau Undang-Undang kan Dinamis. Tinggal disesuaikan, diaman demen. Nah, kita minta dua hal ini. Pertama, Pembangunan juga harus berbasis wilayah. Tidak hanya berbasis pada jumlah penduduk,tetapi harus berbasis wilayah atau sosial begitu.”

Anak-anak Papua menatap optimisme Indonesia Emas (foto: istimewa)

“Kedua, menuju 2045 atau yang disebut INDONESIA EMAS, dimaan generasi muda Indonesia akan mengambil peran tongkat kepemimpunan. Karena yang tua sudah tidak ada lagi, tidak ada Prabowo lagi,tidak ada Jokowi lagi, kami pun mungkin sudah tidak ada.” kata Dominggus dalam sebuah program talkshow Indonesia Timur Club (ITC) oleh Okmitv.com di Hotel Dafa Jalan Jakasa Kebon Sirih,Menteng Jakarta Pusat belum lama ini.

Dominggus mengaku prihatin, karena di usia NKRI ke-79 tahun,tapi kondisi pembangunan di wilayah Indonesia bagian Timur masih belum signifikan.

“Maka kalian ini harus mengantar generasi milenium Indonesia untuk 2045 bitu Presiden RI harus dari Indonesia Timur. Sekaligus menguji pilar-pilar kebangsaan bahwa, betulkah kita ini NKRI? Betulkan kita ini Bhineka tunggal Ika, betulkah kita persatuan indonesia? Karena pembangunan itu harus berkeadilan, bukan siapa dapat siapa? Indonesia ini bukan hanya dari tengah ke barat,tapi dari Barat ke Timur.”ujarnya.

Oleh karena itu sudah merupakan hak Orang Indonesia Timur untuk meminta bahwa kita orang Indonesia Timur juga harus jadi Presiden RI di negeri ini. Potensi sumber daya alam di wilayah Timur Indonesia itu luar biasa.

Soal Sumber Daya Alam 

“Bahwa kita orang timur, ketika masuk rumah orang harus menyebut kata “permisi’.Jangan langsung nyelonong masuk teras rumah orang, masuk dapur orang,itu tidak boleh.harus pakai etika. Nah, demikian pula dengan Sumber Daya Alam (SDA) semua itu kita punya. Tetapi coba Anda bayakngan bunyi pasal 33 UUD 1945 yang menyatakan ‘semua kekayaan alam Indonesia dikelola oleh negara untuk kesejahteraan rakyat banyak’. Nah,ini sudah benar atau belum? tanya Dominggus Urbon.

Sumber daya alam di Tanah Papua, negeri Emas di Timur Indonesia (istimewa)

Menurutnya, poin pasal tersebut harus diuji kembali,apakah benar? Karena dalam praktek sangat tidak sesuai .

“Itu diuji dulu, apa kah benar? Karena menurut realita empirisnya, bahwa PT. Freeport Indonesia itu orang Papua Rugi, Hutan orang Papua rugi,pembukaan lahan sawit, orang papua rugi, pertambangan nikel di Sulewesi Tenggara rugi, pertambangan pun rugi. lalu kita bilang yang mana yang benar ? Toh semua kita rugi.” sesalnya.

“Jangan kalian ekploitas kita di daerah. Nah ini yang harusnya dipakai oleh ITC untuk menggaungkan ‘Indonesia Timur For Presiden 20245′”. tegasnya.

Selanjutnya poin kedua, bahwa setoiap tampil dalam program Indonesia Timur Club ini kalian harus mulai gaungkan Isu atau tema promosi bahwa “INDONESIA FOR PRESIDEN 2045”. ITU TEMA BESAR Yang harus diangkat oleh teman-teman pers dari Indonesia Timur.

“Sekali lagi, tema besar ini berbicara soal Kebangsaan, tentang politik,tentang pembangunan berbasis wilayah, membangun demokrasi yang sifatnya humanitis, tidak hanya berkutat pada persoalan ekonomi. bila perlku setiap tahun kalian bahas 5 kali bahkan harus ada partai Indonesia Timur,” tutup Dominggus Urbon. ** Domi Dese Lewuk.

 

 

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 75 tahun Seminari Menengah Pematangsiantar : Hasilkan 7 Uskup,331 Imam dari 6.500 Siswa

    75 tahun Seminari Menengah Pematangsiantar : Hasilkan 7 Uskup,331 Imam dari 6.500 Siswa

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR,MSINEWS.COM-Seminari Menengah Christus Sacerdos (SMCS) Pematangsiantar ,Keuskupañ Agung Medan, Sumatera Utara pada 6 September 2025 genap 75 tahun menyemai panggilan hidup bagi para calon Imam Katolik di Indonesia. Sebagai ucapan Syukur maka digelar Perayaan misa kudus pada Sabtu 6 Sptember 2025 dengan konselebran utama Uskup Agung Keuskupan Medan, Mgr . Kornelius Sipayung,OFMCap. Dies Natalis 75 […]

  • Aburizal Bakrie Sambut Baik Kunjungan Silaturahmi Ketua DPP PDIP

    Aburizal Bakrie Sambut Baik Kunjungan Silaturahmi Ketua DPP PDIP

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jakarta_Eks Ketum Golkar Aburizal Bakrie merespons positif kedekatan Airlangga Hartarto dan ketua DPP PDI-Perjuangan, Puan Maharani yang terlihat dari pertemuan keduanya, Kamis (27/7) kemarin. Airlangga memberikan Puan sebuket mawar kuning dan merah yang menjadi simbol kedua partai. Ical (sapaan akrab Aburizal) pun mendorong agar kedekatan ini dilanjutkan dalam kesepakatan membangun koalisi bersama untuk Pilpres 2024. […]

  • Kasus Wafat Acuan Kontroversi, MSPI: Tiga Tersangka Diloloskan

    Kasus Wafat Acuan Kontroversi, MSPI: Tiga Tersangka Diloloskan

    • calendar_month Sabtu, 7 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 76
    • 0Komentar

      Jakarta, MSINews.com – Kasus wafatnya Acuan atau Herdi Sibolga warga Jakarta Utara (Jakut) pada tahun 2018 lalu, masih menjadi topik hangat dan Kontroversi. MSPI menduga pelaku dilepaskan setelah dari tahanan tanggal 31 Agustus 2018 lalu. Kaaus Acuan menjadi  sorotan MSPI  (Monitoring Saber Pungli Indonesia) Direktur Hubungan Antar Kelembagaan (Dirhubag) Thomson Gultom mengatakan kinerja Penegak […]

  • Dies Natalis Ke-75, SMCS Pematangsiantar Gelar Aksi Pelestarian Lingkungan & Peluncuran Buku Sejarah

    Dies Natalis Ke-75, SMCS Pematangsiantar Gelar Aksi Pelestarian Lingkungan & Peluncuran Buku Sejarah

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    SIANTAR,MSINEWS.COM-Uskup Keuskupan Agung Medan Mgr. Kornelius Sipayung, OFMCap, menghadiri acara Dies Natalis Ke-75 Seminari Menengah Christus Sacerdos (SMCS) Pematangsiantar,Sumatera Utara, Minggu (6/9/2025). Dalam homolinya, Mgr. Kornelius mengatakan, perjalanan panjang 75 tahun adalah jejak rahmat yang patut disyukuri. Bahwa, 75 tahun bukan akhir, tapi merupakan awal penguatan dari misi seminari. “Kita dipanggil untuk menjaga agar seminari […]

  • A.M Sangadji, Usulan Nama Pahlawan dari Maluku yang Disimpan Dibalik Meja

    A.M Sangadji, Usulan Nama Pahlawan dari Maluku yang Disimpan Dibalik Meja

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Di tanah yang melahirkan banyak pejuang, nama Abdoel Moethalib Sangadji atau A.M. Sangadji terus bergema dalam ingatan rakyat Maluku. Sudah lebih dari dua dekade, masyarakat di kepulauan itu menanti pengakuan negara atas jasa sang tokoh pergerakan nasional. Namun, hingga hari ini, nama A.M. Sangadji belum juga masuk dalam daftar Pahlawan Nasional. Bagi rakyat […]

  • Praktisi Hukum Indonesia Tanggapi Isu Memanas.

    Praktisi Hukum Tanggapi Isu Memanas di Taman Kencana Tegal Alur

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Praktisi Hukum Indonesia (PHI) terkemuka, Semar Dju, menyikapi persoalan penutupan jalan umum di perumahan taman kencana Rt.001, Rw.014 tegal alur kian memanas. Semar menekankan agar warga jangan takut untuk mengambil langkah hukum atas penutupan jalan diduga dilakukan RW014 Iwan Pratama Susanto. Semar, seorang ahli hukum yang dikenal karena berbagai kasus hukum penting […]

expand_less