Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Dua Sungai di Muba Tercemar, POSE-RI Desak Usut Dugaan Fee 5% dari Pengeboran

Dua Sungai di Muba Tercemar, POSE-RI Desak Usut Dugaan Fee 5% dari Pengeboran

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang, msinews.com –Organisasi Sosial Kemasyarakatan (Ormas) Pemerhati Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia (POSE RI) mendesak Polda Sumatera Selatan dan Polres Musi Banyuasin bersama stakeholder lain, agar bergerak cepat menuntaskan masalah pencemaran Sungai Parung dan Sungai Dawas di Kecamatan Sungai Lilin, Musi Banyuasin (Muba).

POSE-RI meminta pihak berwenang tidak hanya berfokus pada penangkapan pelaku pencemaran sungai, yakni pemilik sumur minyak ilegal dan pemilik lahan. Melainkan pihak berwenang juga bergerak cepat membersihkan tumpahan minyak agar tidak mengalir ke mana-mana.

Secara khusus Ketua Umum POSE RI, Desri SH meminta aparat penegak hukum (APH) segera mengusut tuntas isu fee 5% dari para pengebor minyak, yang diduga mengalir ke berbagai pihak untuk memuluskan bisnis ilegal di wilayah Desa Sri Gunung, Kecamatan Sungai Lilin, Muba.

Semburan minyak dari sumur bor illegal drilling berdampak mencemari Sungai Parung di Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Muba, Provinsi Sumatra Selatan. (Foto: Dok)

“Kami mendengar isu di lapangan, diduga setiap ada pengeboran di wilayah tersebut, jika berhasil maka pengebor akan memberikan fee 5% dari penghasilan illegal drilling kepada pihak tertentu. Hal ini juga harus diusut secara tuntas oleh APH. Jika isu itu benar, pertanyaannya masuk ke kantong siapa saja uang tersebut?” kata Desri.

Banyak sumber menuturkan, praktik fee 5% sudah menjadi rahasia umum. Sehingga di wilayah Desa Sri Gunung menjamur puluhan sumur minyak ilegal.

“Patut diduga pemerintah desa setempat tidak cukup serius dalam menghalau para pebisnis minyak melakukan kegiatannya di wilayah Desa Sri Gunung. Wajar saja bila Kades (berinisial IH) ikut terseret dalam pusaran bisnis illegal drilling ini. Maka dari itu alibi Kades sudah membuat surat edaran, memasang spanduk imbauan tidak melakukan pengeboran hanya sekadar formalitas. Secara logika, tidak mungkin para pengebor tidak sowan dulu kepada yang punya wilayah sebelum melakukan pengeboran,” tambah Desri.

Kapolres Muba AKBP Imam Safii, SIK,MSi. (Foto: Dok)

“Kami, POSE RI akan menggelar aksi, meminta Polda Sumsel segera menangkap pelaku pengeboran, pemilik lahan, dan pemodal. Selain itu kami meminta aparat kepolisian juga mengusut tuntas isu tentang adanya fee 5% dari para pengebor kepada pihak-pihak tertentu dalam bisnis minyak ilegal khususnya di wilayah Kecamatan Sungai Lilin. Tangkap seluruh pihak yang menerima dan hukum sesuai aturan perundang-undangan berlaku apabila memang terbukti,” tandasnya.

Sementqra itu, Sekda Muba Apriyadi Surati Kementerian LH menyebut bahwa aliran sungai sepanjang kurang lebih 10 kilometer tercemar akibat illegal drilling sejak Sabtu (22/6/2024.

“Sekarang tugas utama kita fokus agar tidak terus meluas, harus kita bersihkan. Segera kita surati Kementerian LHK minta bantuan turun tangan ikut membersihkan Sungai Dawas dan Sungai Parung,” kata Sekda Muba Apriyadi Mahmud ketika memimpin rapat tindak lanjut pencemaran sungai akibat pengeboran minyak illegal,  Selasa (25/06).

“Sekarang siapa lagi yang mau ambil keputusan, jadi kita kompak saja inisiatif demi masyarakat. Kita memang terbatas, karena semua kebijakan ada di pemerintah pusat.  Sekarang juga kita lakukan lokalisasi semua aktifitas pengeboran minyak di sana. Stop semua aktifitas,” tegas Sekda Apriyadi.

Sangat beralasan Pemkab Muba khawatir, timbang Sekda Apriyadi, bila tidak maksimal ditangani akan meluas dan berdampak tidak baik kepada masyarakat.

“Kalau kita terus berbicara soal tanggung jawab tidak akan tuntas, prinsipnya jangan sampai ini meluas ke perairan internasional,” tegas Sekda.

Sementara itu, Kapolres Muba AKBP Imam Safii SIK MSi mengatakan, “Tidak hanya berdampak ke pencemaran sungai, tapi beberapa waktu lalu ada empat titik sumur minyak yang terbakar dan telah berhasil dipadamkan. Sekarang pencemaran ke Sungai Dawas tak bisa dielakkan,” ungkap Kapolres Muba.

Dandim 0401 Muba Letkol Inf Erry Dwianto SPsi MHan. (Foto: Dok

Ia meminta, agar pihak terkait dalam hal ini Pemerintah Pusat sebagai pengambil keputusan segera mengambil kebijakan serius untuk penanganan pencemaran ini.

“Paling penting saat ini melakukan pencegahan dan pembersihan minyak yang sudah mencemari Sungai Dawas dan Sungai Parung hingga sepanjang 10 kilometer,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut juga turut hadir Dandim 0401 Muba Letkol Inf Erry Dwianto SPsi MHan, Asisten I Setda Muba Yudi Herzandi SH MH, Dirteknik dan Safety Ditjen Migas Kementerian ESDM Adit, Kepala SKK Migas Sumbagsel Anggono, Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Sumsel Ariansyah ST MT. (SN/BSB). **

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evita Nursanty ; Regenerasi Pengrajin Ekraf Jadi Tantangan Serius Bagi Kaum Muda

    Evita Nursanty ; Regenerasi Pengrajin Ekraf Jadi Tantangan Serius Bagi Kaum Muda

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 337
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menyoroti ancaman serius terhadap regenerasi pelaku ekonomi kreatif, khususnya pengrajin tradisional, yang mulai kehilangan minat generasi muda. Evita mengungkapkan bahwa sebagian besar pengrajin saat ini telah berusia lanjut. “Petenun-petenun kita sudah pada tua. Yang muda-muda tidak mau, mereka lebih suka kerja di pabrik karena lebih mudah,” katanya […]

  • Buka Infomsi: Sri Mulyani Tetapkan PNS, TNI, Polri Dapat Tunjangan Makan

    Buka Infomsi: Sri Mulyani Tetapkan PNS, TNI, Polri Dapat Tunjangan Makan

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Buka Infomsi: Sri Mulyani Tetapkan PNS, TNI, Polri Dapat Tunjangan Makan Jakarta_Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani telah menetapkan kenaikan gaji di Agustus 2023, serta penambahan tunjangan uang makan bagi PNS, TNI dan POLRI mulai dari golongan I hingga IV. Sri Mulyani mengatakan bahwa rencana kenaikan gaji akan diumumkan langsung oleh Presiden Jokowi pada 16 Agustus […]

  • Jelang Idul Adha, Komisi IV Dorong Kementan Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban

    Jelang Idul Adha, Komisi IV Dorong Kementan Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, yang diperkirakan jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025 intensitas perdagangan hewan kurban mulai meningkat di sejumlah daerah. Anggota Komisi IV DPR RI, dari Fraksi PKB Jaelani, mendesak Kementerian Pertanian (Kementan) dan pemerintah daerah meningkatkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara intensif. “Kami meminta pihak Kementan meningkatkan kewaspadaan […]

  • Pemerintah Luncurkan Sekolah Garuda di 16 Titik, Ini Daftarnya

    Pemerintah Luncurkan Sekolah Garuda di 16 Titik, Ini Daftarnya

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 215
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Sekolah Garuda merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto untuk pemerataan pendidikan unggulan di seluruh pelosok Indonesia. Program ini hadir dalam rangka pemerataan pendidikan di Indonesia di seluruh pelosok Tanah Air agar semakin banyak anak Indonesia bisa menembus kampus-kampus terbaik dunia. Sekolah Garuda diluncurkan pada Rabu Rabu (8/10) oleh Wakil Menteri […]

  • Anggaran Mulai Mengalir, Satgas PRR Pacu K/L Eksekusi Pemulihan Permanen

    Anggaran Mulai Mengalir, Satgas PRR Pacu K/L Eksekusi Pemulihan Permanen

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 210
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Langkah pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus dipercepat seiring mulai terealisasinya anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi dari sejumlah kementerian dan lembaga, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mendorong seluruh pihak untuk segera mengakselerasi pelaksanaan program yang telah direncanakan dalam Rencana Induk (Renduk) PRRP […]

  • Perlindungan Lemah, Legislator PKB Syaiful Huda Inisiasi RUU Pekerja GIG

    Perlindungan Lemah, Legislator PKB Syaiful Huda Inisiasi RUU Pekerja GIG

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 190
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM— Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaiful Huda menginisiasi Rancangan Undang-Undang (RUU) Pekerja Gig di Indonesia. Wakil Ketua Komisi V DPR RI tersebut menilai Indonesia harus secepatnya mengesahkan RUU Pekerja GIG untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan para pekerja. “Kami sudah menyusun draf RUU Pekerja GIG yang memuat tiga tujuan besar yakni perlindungan hak dasar dan […]

expand_less