Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Dua Sungai di Muba Tercemar, POSE-RI Desak Usut Dugaan Fee 5% dari Pengeboran

Dua Sungai di Muba Tercemar, POSE-RI Desak Usut Dugaan Fee 5% dari Pengeboran

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
  • visibility 221
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang, msinews.com –Organisasi Sosial Kemasyarakatan (Ormas) Pemerhati Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia (POSE RI) mendesak Polda Sumatera Selatan dan Polres Musi Banyuasin bersama stakeholder lain, agar bergerak cepat menuntaskan masalah pencemaran Sungai Parung dan Sungai Dawas di Kecamatan Sungai Lilin, Musi Banyuasin (Muba).

POSE-RI meminta pihak berwenang tidak hanya berfokus pada penangkapan pelaku pencemaran sungai, yakni pemilik sumur minyak ilegal dan pemilik lahan. Melainkan pihak berwenang juga bergerak cepat membersihkan tumpahan minyak agar tidak mengalir ke mana-mana.

Secara khusus Ketua Umum POSE RI, Desri SH meminta aparat penegak hukum (APH) segera mengusut tuntas isu fee 5% dari para pengebor minyak, yang diduga mengalir ke berbagai pihak untuk memuluskan bisnis ilegal di wilayah Desa Sri Gunung, Kecamatan Sungai Lilin, Muba.

Semburan minyak dari sumur bor illegal drilling berdampak mencemari Sungai Parung di Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Muba, Provinsi Sumatra Selatan. (Foto: Dok)

“Kami mendengar isu di lapangan, diduga setiap ada pengeboran di wilayah tersebut, jika berhasil maka pengebor akan memberikan fee 5% dari penghasilan illegal drilling kepada pihak tertentu. Hal ini juga harus diusut secara tuntas oleh APH. Jika isu itu benar, pertanyaannya masuk ke kantong siapa saja uang tersebut?” kata Desri.

Banyak sumber menuturkan, praktik fee 5% sudah menjadi rahasia umum. Sehingga di wilayah Desa Sri Gunung menjamur puluhan sumur minyak ilegal.

“Patut diduga pemerintah desa setempat tidak cukup serius dalam menghalau para pebisnis minyak melakukan kegiatannya di wilayah Desa Sri Gunung. Wajar saja bila Kades (berinisial IH) ikut terseret dalam pusaran bisnis illegal drilling ini. Maka dari itu alibi Kades sudah membuat surat edaran, memasang spanduk imbauan tidak melakukan pengeboran hanya sekadar formalitas. Secara logika, tidak mungkin para pengebor tidak sowan dulu kepada yang punya wilayah sebelum melakukan pengeboran,” tambah Desri.

Kapolres Muba AKBP Imam Safii, SIK,MSi. (Foto: Dok)

“Kami, POSE RI akan menggelar aksi, meminta Polda Sumsel segera menangkap pelaku pengeboran, pemilik lahan, dan pemodal. Selain itu kami meminta aparat kepolisian juga mengusut tuntas isu tentang adanya fee 5% dari para pengebor kepada pihak-pihak tertentu dalam bisnis minyak ilegal khususnya di wilayah Kecamatan Sungai Lilin. Tangkap seluruh pihak yang menerima dan hukum sesuai aturan perundang-undangan berlaku apabila memang terbukti,” tandasnya.

Sementqra itu, Sekda Muba Apriyadi Surati Kementerian LH menyebut bahwa aliran sungai sepanjang kurang lebih 10 kilometer tercemar akibat illegal drilling sejak Sabtu (22/6/2024.

“Sekarang tugas utama kita fokus agar tidak terus meluas, harus kita bersihkan. Segera kita surati Kementerian LHK minta bantuan turun tangan ikut membersihkan Sungai Dawas dan Sungai Parung,” kata Sekda Muba Apriyadi Mahmud ketika memimpin rapat tindak lanjut pencemaran sungai akibat pengeboran minyak illegal,  Selasa (25/06).

“Sekarang siapa lagi yang mau ambil keputusan, jadi kita kompak saja inisiatif demi masyarakat. Kita memang terbatas, karena semua kebijakan ada di pemerintah pusat.  Sekarang juga kita lakukan lokalisasi semua aktifitas pengeboran minyak di sana. Stop semua aktifitas,” tegas Sekda Apriyadi.

Sangat beralasan Pemkab Muba khawatir, timbang Sekda Apriyadi, bila tidak maksimal ditangani akan meluas dan berdampak tidak baik kepada masyarakat.

“Kalau kita terus berbicara soal tanggung jawab tidak akan tuntas, prinsipnya jangan sampai ini meluas ke perairan internasional,” tegas Sekda.

Sementara itu, Kapolres Muba AKBP Imam Safii SIK MSi mengatakan, “Tidak hanya berdampak ke pencemaran sungai, tapi beberapa waktu lalu ada empat titik sumur minyak yang terbakar dan telah berhasil dipadamkan. Sekarang pencemaran ke Sungai Dawas tak bisa dielakkan,” ungkap Kapolres Muba.

Dandim 0401 Muba Letkol Inf Erry Dwianto SPsi MHan. (Foto: Dok

Ia meminta, agar pihak terkait dalam hal ini Pemerintah Pusat sebagai pengambil keputusan segera mengambil kebijakan serius untuk penanganan pencemaran ini.

“Paling penting saat ini melakukan pencegahan dan pembersihan minyak yang sudah mencemari Sungai Dawas dan Sungai Parung hingga sepanjang 10 kilometer,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut juga turut hadir Dandim 0401 Muba Letkol Inf Erry Dwianto SPsi MHan, Asisten I Setda Muba Yudi Herzandi SH MH, Dirteknik dan Safety Ditjen Migas Kementerian ESDM Adit, Kepala SKK Migas Sumbagsel Anggono, Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Sumsel Ariansyah ST MT. (SN/BSB). **

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekan Kecelakaan Transportasi, Forum Djuanda Usul Terapkan Safety Rating dan Right

    Tekan Kecelakaan Transportasi, Forum Djuanda Usul Terapkan Safety Rating dan Right

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 84
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM -Kecelakaan transportasi di moda masih terjadi di Indonesia. Perlu langkah konkret untuk mengurangi risiko kecelakaan. Langkah preventif lebih diutamakan sebelum peristiwa kecelakaan yang merugikan pengguna transportasi. Wakil Ketua Lembaga Konsultas Bantuan Hukum (LKBH) Subhan Ansori mengatakan bahwa sengkarut transportasi di Indonesia mesti diakhiri dengan melakukan pengawasan yang didasarkan pada risiko. “Warga berhak selamat saat […]

  • Demi MBG, Siswa di Sumba Barat Daya Tetap Masuk Sekolah Meski Tak Enak Badan

    Demi MBG, Siswa di Sumba Barat Daya Tetap Masuk Sekolah Meski Tak Enak Badan

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Msinews.com – Ingin menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata menjadi motivasi utama para siswa untuk terus hadir dan belajar di sekolah. Fakta yang mengharukan itu terungkap dari kesaksian guru-guru SD Katolik Wee Pangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur. “Siswa tetap datang meskipun sedang kurang sehat. Mereka merasa menu […]

  • Kemlu RI Sebut, Tak Ada Korban WNI di Aksi Saling Tembak di Philadelphia

    Kemlu RI Sebut, Tak Ada Korban WNI di Aksi Saling Tembak di Philadelphia

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Judha Nugraha, memastikan bahwa tidak ada korban dalam peristiwa penembakan di Philadelphia, Amerika Serikat. Dilansir dari Antaranews, Kamis (11/4/2024), KJRI New York telah berkoordinasi dengan otoritas Philadelphia dan komunitas WNI di kota tersebut. “Hingga saat ini tidak ada korban WNI dari insiden tersebut,” kata Judha Nugraha. Dijelaskan, jumlah WNI […]

  • AMTI Gelar Demo di KPK dan Kementerian ESDM, Desak Pencabutan Ijin Operasional PT HWR di Ratatotok

    AMTI Gelar Demo di KPK dan Kementerian ESDM, Desak Pencabutan Ijin Operasional PT HWR di Ratatotok

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Sebagai upaya penyelamatan lingkungan di wilayah Kecamatan Ratatotok, Minahasa Tenggar, Sulawesi Utara, akibat kesewenangan perusahaan PT Hakkian Wellem Rumansi (HWR), Lembaga SwadayaMasyarakat Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (LSM-AMTI ), menggelar aksi demo di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), Rabu, 23 Juli 2025. Simak videonya di sini […]

  • Danau Tondano Menjerit! TNI dan Warga Bersatu Padu Gasak Eceng Gondok

    Danau Tondano Menjerit! TNI dan Warga Bersatu Padu Gasak Eceng Gondok

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 238
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Danau Tondano, permata alam Sulawesi Utara, kini terancam oleh invasi eceng gondok yang tak terbendung. Danau yang dulu jernih dan memesona ini seolah ‘menjerit’ meminta pertolongan. Menanggapi hal ini, ratusan prajurit TNI bersama warga setempat bahu-membahu melakukan aksi pembersihan besar-besaran. Dipimpin langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Suhardi, aksi ini menjadi bukti nyata semangat […]

  • Momen Dinner Ketum PAN dan Calon Presiden, Zulhas Sebut Hanya Kepetingan RI

    Momen Dinner Ketum PAN dan Calon Presiden, Zulhas Sebut Hanya Kepetingan RI

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) makan malam di Sam Poo Kong, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (20/8). Pasalnya, Zulhas tak sendiri, ia ditemani oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dalam suasana pertemuan Zulhasdan Ganjar hanya membicarakan mengenai kegiatan ASEAN Economic Ministers (AEM) ke-55 yang sedang berlangsung di Semarang. Pada saat berbarengan makan malam Zulhas menyambut […]

expand_less