Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Ansy Lema : Sekolah Bambu Komodo Sebagai Integrasikan Pemberdayaan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan

Ansy Lema : Sekolah Bambu Komodo Sebagai Integrasikan Pemberdayaan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Manggarai Barat,msinews.com – Sekolah Bambu Komodo di Kabupaten Manggarai barat,Flores, Nusa Tenggara Timur merupaka nsebuah lembaga yang mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi dan peloestarian lingkungan melalui pemanfaatan bambu sebagai komoditi lokal. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPR RI, Yohanes Fransiskus Lema. 

“Sekolah Bambu Komodo tidak hanya mengajarkan teknik-teknik pemanfaatan bambu tetapi juga mengintegrasikan pendidikan formal. Dengan demikian sehingga membuka lebih banyak peluang bagi komunitas lokal untuk mengembangkan kemampuan dan memperluas jangkauan pasar mereka.” kata Ansy Lema dalam kunjungan kerja reses DPR RI di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Senin (29/04/2024).

Adapun kata Ansy, kunjungan ini merupakan bentuk dukungan program terhadap sekolah tersebut yang berhasil integrasikan pemberdayaan ekonomi dan pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan bambu sebagai komoditi lokal.

Ansy Lema mengamati berbagai inovasi dan kreasi yang telah dilakukan oleh komunitas lokal, terutama peran aktif para ibu rumah tangga dalam industri bambu.

“Kami melihat bagaimana bambu tidak hanya menjadi sumber pendapatan tetapi juga berkontribusi pada aspek ekologi. Ini adalah contoh bagaimana kegiatan ekonomi bisa sejalan dengan pelestarian lingkungan,” ujar Lema, di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Senin (29/04/2024).

“Pendidikan yang diberikan di sini sangat aplikatif dan langsung memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

“Kami mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk terlibat lebih dalam dalam pemberdayaan ekonomi rakyat melalui inisiatif seperti Sekolah Bambu Komodo”.

Ilustrasi Foto Kampus Bambu di Komodo,Manggarai Barat Flores-NTT. (Sumber : Jo Kenaru/tvOne/Manggarai Barat-NTT)

Anggota DPR asal Dapil NTT 2 ini menegaskan, bahwa Komisi IV DPR RI mendukung penuh kegiatan yang melibatkan kerja sama antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta pihak lainnya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sambil menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kami mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk terlibat lebih dalam dalam pemberdayaan ekonomi rakyat melalui inisiatif seperti Sekolah Bambu Komodo,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut Ansy mengamati berbagai produk yang telah berhasil dipasarkan oleh komunitas, yang menunjukkan potensi besar bambu sebagai komoditi yang bisa mendukung ekonomi lokal.

“Ada banyak hal konkret yang sudah dilakukan oleh komunitas ini, dan ini perlu kita dukung untuk melihat lebih banyak lagi dampak positif yang bisa dihasilkan,” ujarnya.

Politisi Partai PDI Perjuangan ini mengapresiasi Sekolah Bambu Komodo sebagai model pembangunan berkelanjutan yang dapat diadaptasi di wilayah lain di Indonesia.

“Ini adalah model yang harus kita promosikan lebih luas, mengingat manfaat ganda yang ditawarkan, baik dari segi ekonomi maupun ekologi,” kata dia.

“Inisiatif seperti Sekolah Bambu Komodo ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal tetapi juga memberikan contoh konkret bagaimana pembangunan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan.” tutup Ansy Lema. ** Domi Lewuk.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemensos Perkuat Validitas Data Melalui Asesmen Terintegrasi di Bengkulu

    Kemensos Perkuat Validitas Data Melalui Asesmen Terintegrasi di Bengkulu

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta_Validitas data merupakan kunci peningkatan layanan Kementerian Sosial (Kemensos) kepada para kelompok rentan sebagai Penerima Manfaat (PM). Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini kepada seluruh jajaran Kemensos untuk menjaga kualitas data secara sistematis dan berkelanjutan sebagai bentuk peningkatan layanan kesejahteraan sosial. Melalui Sentra “Dharma Guna” di Bengkulu, Kemensos menggelar kegiatan sosialisasi […]

  • Komisi IV Meradang, Beras 300 Ribu Ton Berkutu Boleh Dikonsumsi Masyarakat

    Komisi IV Meradang, Beras 300 Ribu Ton Berkutu Boleh Dikonsumsi Masyarakat

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo meradang atas temuan adanya 300 ribu ton beras berkutu yang tersimpan di gudang Bulog. Fakta mengenai adanya beras berkutu ini terungkap saat Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta. Kunjungan kerja tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, Titiek Soeharto. Dalam kasus temuan 300 ribu ton beras […]

  • KPU Ungkap Jadwal Jadwal Pilkada Serentak 2024 Bisa Berubah, Ada Apa?

    KPU Ungkap Jadwal Jadwal Pilkada Serentak 2024 Bisa Berubah, Ada Apa?

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari memberikan pernyataan bahwa jadwal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, yang semula direncanakan pada 27 November, bisa mengalami perubahan apabila terjadi revisi Undang-Undang (UU) Pilkada. Hasyim menegaskan KPU akan melakukan penyesuaian sesuai dengan revisi yang mungkin terjadi. Baca juga : Karen Hadapi Persidangan Kasus Korupsi […]

  • Terkuak, Pimpinan KPK Terasa Terancam Ketika Ungkap Kasus Suap Basarnas

    Terkuak, Pimpinan KPK Terasa Terancam Ketika Ungkap Kasus Suap Basarnas

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Jakarta_Infomsi.News–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron membenarkan dirinya mendapatkan ancaman atau pun teror dalam beberapa hari terakhir. Ghufron mengungkap, teror terjadi usai KPK mengungkap adanya tindak pidana suap di Basarnas yang diduga melibatkan Kepala Basarnas Marsekal Madya Henri Alfandi. Awalnya Nurul Ghufron membahas soal adanya pihak yang sengaja ingin membunuh karakternya dengan menyebut dirinya mengikuti akun porno di media sosial. […]

  • UNP Siap Gunakan Gedungnya untuk Sekolah Rakyatp

    UNP Siap Gunakan Gedungnya untuk Sekolah Rakyatp

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 6
    • 0Komentar

    PADANG,MSINEWS.COM-Universitas Negeri Padang (UNP) menyatakan kesiapannya mendukung program Sekolah Rakyat dengan menyediakan fasilitas gedung dan lahan milik kampus untuk pelaksanaan program tersebut. Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin. Rektor UNP, Krismadinata, mengatakan kesiapan UNP saat menerima kunjungan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Gedung Rektorat […]

  • Polda Metro Jaya Bantah SYL Sebagai Pelapor Kasus Firli Bahuri

    Polda Metro Jaya Bantah SYL Sebagai Pelapor Kasus Firli Bahuri

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Polda Metro Jaya dengan tegas membantah bahwa eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), adalah pelapor kasus dugaan pemerasan yang menyeret Ketua nonaktif KPK, Firli Bahuri. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, mengukapkan SYL bukan pendumas (pelapor) dalam kasus yang saat ini dilakukan penyidikan. Baca juga : […]

expand_less