Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Ansy Lema : Sekolah Bambu Komodo Sebagai Integrasikan Pemberdayaan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan

Ansy Lema : Sekolah Bambu Komodo Sebagai Integrasikan Pemberdayaan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Manggarai Barat,msinews.com – Sekolah Bambu Komodo di Kabupaten Manggarai barat,Flores, Nusa Tenggara Timur merupaka nsebuah lembaga yang mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi dan peloestarian lingkungan melalui pemanfaatan bambu sebagai komoditi lokal. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPR RI, Yohanes Fransiskus Lema. 

“Sekolah Bambu Komodo tidak hanya mengajarkan teknik-teknik pemanfaatan bambu tetapi juga mengintegrasikan pendidikan formal. Dengan demikian sehingga membuka lebih banyak peluang bagi komunitas lokal untuk mengembangkan kemampuan dan memperluas jangkauan pasar mereka.” kata Ansy Lema dalam kunjungan kerja reses DPR RI di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Senin (29/04/2024).

Adapun kata Ansy, kunjungan ini merupakan bentuk dukungan program terhadap sekolah tersebut yang berhasil integrasikan pemberdayaan ekonomi dan pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan bambu sebagai komoditi lokal.

Ansy Lema mengamati berbagai inovasi dan kreasi yang telah dilakukan oleh komunitas lokal, terutama peran aktif para ibu rumah tangga dalam industri bambu.

“Kami melihat bagaimana bambu tidak hanya menjadi sumber pendapatan tetapi juga berkontribusi pada aspek ekologi. Ini adalah contoh bagaimana kegiatan ekonomi bisa sejalan dengan pelestarian lingkungan,” ujar Lema, di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Senin (29/04/2024).

“Pendidikan yang diberikan di sini sangat aplikatif dan langsung memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

“Kami mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk terlibat lebih dalam dalam pemberdayaan ekonomi rakyat melalui inisiatif seperti Sekolah Bambu Komodo”.

Ilustrasi Foto Kampus Bambu di Komodo,Manggarai Barat Flores-NTT. (Sumber : Jo Kenaru/tvOne/Manggarai Barat-NTT)

Anggota DPR asal Dapil NTT 2 ini menegaskan, bahwa Komisi IV DPR RI mendukung penuh kegiatan yang melibatkan kerja sama antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta pihak lainnya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sambil menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kami mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk terlibat lebih dalam dalam pemberdayaan ekonomi rakyat melalui inisiatif seperti Sekolah Bambu Komodo,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut Ansy mengamati berbagai produk yang telah berhasil dipasarkan oleh komunitas, yang menunjukkan potensi besar bambu sebagai komoditi yang bisa mendukung ekonomi lokal.

“Ada banyak hal konkret yang sudah dilakukan oleh komunitas ini, dan ini perlu kita dukung untuk melihat lebih banyak lagi dampak positif yang bisa dihasilkan,” ujarnya.

Politisi Partai PDI Perjuangan ini mengapresiasi Sekolah Bambu Komodo sebagai model pembangunan berkelanjutan yang dapat diadaptasi di wilayah lain di Indonesia.

“Ini adalah model yang harus kita promosikan lebih luas, mengingat manfaat ganda yang ditawarkan, baik dari segi ekonomi maupun ekologi,” kata dia.

“Inisiatif seperti Sekolah Bambu Komodo ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal tetapi juga memberikan contoh konkret bagaimana pembangunan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan.” tutup Ansy Lema. ** Domi Lewuk.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngintip Duit Makan Para Menteri Hingga PNS  Golong Tinggi dan Rendah

    Ngintip Duit Makan Para Menteri Hingga PNS Golong Tinggi dan Rendah

    • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Jakarta, Para pengabdi negara akan mendapatkan duit makan dan minum mulai dari para Menteri hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan tinggi dan rendahan di tahun 2024. Penambahan pendapatan seperti duit makan para pengabdi negara patut disukuri para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Duit makan’ para menteri hingga PNS setiap menggelar rapat offline selama 2 jam atau […]

  • Dugaan Keracunan Massal MBG di Sidoarjo, DPR Soroti Lemahnya Pengawasan Keamanan Pangan

    Dugaan Keracunan Massal MBG di Sidoarjo, DPR Soroti Lemahnya Pengawasan Keamanan Pangan

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 33
    • 0Komentar

    JAKARTA MSIMEWS.COM– Anggota Komisi IX DPR Nurhadi menyikapi kasus dugaan keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa santri Pondok Pesantren Mambaul Hikmah, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (1/9/2026). Nurhadi menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Ia menilai keselamatan dan kesehatan penerima manfaat harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG. “Kalau benar 293 santri harus […]

  • Posduklognas Halim Salurkan 17,6 Ton Bantuan Bank Indonesia untuk Gempa NTT

    Posduklognas Halim Salurkan 17,6 Ton Bantuan Bank Indonesia untuk Gempa NTT

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM- Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) Penanganan Darurat Bencana Gempabumi NTT di Halim Perdanakusuma, Jakarta, terus mengoptimalkan penerimaan dan pendistribusian bantuan untuk masyarakat terdampak. Salah satu dukungan yang diterima berasal dari Bank Indonesia berupa bantuan logistik dengan total 17.688 kilogram, yang disalurkan secara bertahap menuju sejumlah wilayah terdampak di Nusa Tenggara Timur. Dukungan tersebut menjadi […]

  • Presiden Joko Widodo Usulkan Destry Damayanti Calon Gubernur Senior BI 2024-2029

    Presiden Joko Widodo Usulkan Destry Damayanti Calon Gubernur Senior BI 2024-2029

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Presiden Joko Widodo telah mengirimkan surat bernomor R-17/Pres/05/2024 itu pada 7 Mei 2024 lalu. Melalui surat tersebut, Jokowi menyampaikan bahwa masa jabatan Destry Damayanti akan habis pada 7 Agustus 2024. Dia diangkat dengan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019 pada 29 Juli 2019. Destry mengucapkan sumpah janji di hadapan Ketua Mahkamah Agung pada 7 Agustus 2018 […]

  • Di Musrenbangnas 2024, Wamenkeu : Perkuat Sinkronisasi Pemerintah Pusat dan Daerah

    Di Musrenbangnas 2024, Wamenkeu : Perkuat Sinkronisasi Pemerintah Pusat dan Daerah

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Jakarta, msinews.com-Pentingnya melakukan sinkronisasi anggaran dalam pelaksanaan pembangunan pusat dan daerah. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara dalam pidatonya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2024 dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan” yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas. Ia mengatakan, sebelumnya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Menteri Dalam […]

  • Dukung Penguatan Toleransi Global melalui Jakarta Plurilateral Dialogue 2023, Ini Ulasannya:

    Dukung Penguatan Toleransi Global melalui Jakarta Plurilateral Dialogue 2023, Ini Ulasannya:

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Quomas atau Gus Yaqut mengatakan implementasi Resolusi 16/18 UNHCR bisa mengatasi kegentingan kemanusiaan akibat diskriminasi berbasis agama dan kepercayaan di negara manapun. “Melalui spirit Resolusi 16/18 dalam mengatasi intoleransi dan diskriminasi berdasarkan agama, setiap warga negara secara bersama-sama mampu belajar dan memahami bahwa kebencian dan diskriminasi bukanlah bagian dari […]

expand_less