Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Tradisi Budaya Saweran: Meriahnya Kelahiran Cicit Alm. Hi. Muhtar di Desa Canggung

Tradisi Budaya Saweran: Meriahnya Kelahiran Cicit Alm. Hi. Muhtar di Desa Canggung

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 11 Apr 2024
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lamsel, MSINews.com – Tradisi budaya merupakan warisan berharga yang terus dijaga oleh masyarakat untuk mempertahankan identitas dan kearifan lokal mereka. Salah satu tradisi yang masih kokoh dijaga di Desa Canggung, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) adalah tradisi budaya saweran untuk merayakan kelahiran seorang anak dari pasangan suami istri.

Dalam tradisi ini, kebersamaan dan kegembiraan masyarakat menjadi sorotan utama.

Anak-anak hingga emak-emak saat berebut uang saweran di Desa Canggung Lamsel, Kamis 11/4/2024.

Asal Usul Tradisi Saweran

Tradisi saweran memiliki akar yang dalam dalam budaya masyarakat Lamsel. Saweran sendiri berasal dari kata “sawer” yang artinya memberi atau memberikan sesuatu secara sukarela.

Awalnya, tradisi ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan syukur atas kelahiran seorang anak, serta sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga desa.

Prosesi Tradisi Saweran

Prosesi tradisi saweran dimulai dengan persiapan yang matang oleh keluarga yang merayakan kelahiran anak.

Mereka mempersiapkan tempat acara, makanan, dan minuman untuk para tamu undangan. Selain itu, mereka juga menyiapkan uang koin kecil yang akan dibagi-bagikan ke mulai dari anak-serta emak-emak, pada Kamis 11/4/2024.

Pada hari yang telah ditentukan, para keluarga besar Alm, Hi.Mutar mulai dari anak hingga cucu dan cicit. Mereka mulai berdatangan ke rumah keluarga yang merayakan kelahiran cicit Alm. Hi.Mutar anak dari Asmalia yakni Herdiansyah.

Mereka membawa berbagai macam hadiah dan uang tunai makan kecil yang nantinya akan diserahkan dibagi kepada keluarga tersebut. Prosesi saweran dimulai dengan pembacaan doa bersama untuk keselamatan dan kebahagiaan anak yang baru lahir.

Setelah itu, barulah prosesi saweran dimulai. Para keluarga dan warga dan tamu bergantian memberikan kemeriahan kepada keluarga yang merayakan kelahiran anak sambil mengucapkan selamat.

Uang yang diberikan biasanya berupa koin-koin kecil yang kemudian diletakkan di atas tubuh bayi atau di sekitar tempat tidur bayi.

Makna dan Simbolisme

Tradisi saweran memiliki makna dan simbolisme yang dalam bagi masyarakat Desa Canggung. Selain sebagai ungkapan syukur atas kelahiran anak, tradisi ini juga melambangkan rasa kebersamaan dan gotong royong antarwarga desa.

Melalui prosesi saweran, masyarakat saling berbagi kebahagiaan dan berempati satu sama lain. Dengan demikian, tradisi saweran juga memiliki nilai-nilai edukatif yang positif bagi generasi mendatang.

Selain itu, tradisi saweran juga dianggap sebagai bentuk investasi untuk masa depan anak yang baru lahir. Uang yang dikumpulkan dari prosesi saweran akan disimpan untuk keperluan pendidikan dan masa depan anak tersebut.

Keseruan emak-emak sedang merebut saweran dengan membawa kantong kresek

Pertahankan Tradisi Budaya

Meskipun zaman terus berubah dan modernisasi terus mengalami kemajuan, penting bagi masyarakat Desa Canggung dan daerah lainnya untuk tetap mempertahankan tradisi budaya seperti saweran.

Tradisi ini bukan hanya sekedar ritual, tetapi juga merupakan bagian integral dari identitas dan kearifan lokal yang perlu dijaga dan dilestarikan.

Dengan mempertahankan tradisi budaya saweran, masyarakat Desa Canggung dapat memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas antarwarga desa.

Tradisi budaya saweran untuk merayakan kelahiran seorang anak merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Desa Canggung, Kabupaten Lampung Selatan. Melalui prosesi saweran, kebersamaan, kegembiraan, dan nilai-nilai luhur lokal terus dijaga dan dilestarikan.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Diminta Kaji Ulang Program Tapera Sebelum Diterapkan

    Pemerintah Diminta Kaji Ulang Program Tapera Sebelum Diterapkan

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Pemerintah Indonesia telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang Perubahan PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Adapun, PP ini mengubah beberapa ketentuan dalam PP Nomor 25 Tahun 2020. Dimana proses pengelolaan Tapera dilakukan melalui penyimpanan oleh Peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu. Tabungan hanya dapat dimanfaatkan […]

  • Terima Bupati Indramayu, Wamendagri Bima Tekankan Pentingnya Kepala Daerah Pahami Tugas dan Fungsi

    Terima Bupati Indramayu, Wamendagri Bima Tekankan Pentingnya Kepala Daerah Pahami Tugas dan Fungsi

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menerima kunjungan Bupati Indramayu Lucky Hakim di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (8/4/2025). Dalam pertemuan tersebut, Lucky menyampaikan penjelasan sekaligus permohonan maaf menyusul perjalanannya berlibur ke Jepang beberapa waktu lalu yang tidak mengantongi izin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Gubernur Jawa Barat. […]

  • Bupati Sudewo Mau Berantas Praktek Rekrutmen di RSUD Soewondo, Ini Kata Legislator Golkar

    Bupati Sudewo Mau Berantas Praktek Rekrutmen di RSUD Soewondo, Ini Kata Legislator Golkar

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 34
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM, Jakarta – Anggota DPR Fraksi Golkar mendukung langkah Bupati Pati Sudewo mempersilakan tenaga honorer yang gagal lolos dalam seleksi pegawai tetap RSUD RAA Soewondo melapor ke kepolisian jika merasa tidak puas dengan keputusan panitia “Penertiban untuk rekrutment pegawai dengan pola bayar harus dihentikan dan diberantas dan tidak hanya sampai di RSUD saja, tetapi harus […]

  • Nah Ketauan!! Sri Mulyani Lapor ke Jokowi, Cerita 3 Kementrian Sering Minta Duit

    Nah Ketauan!! Sri Mulyani Lapor ke Jokowi, Cerita 3 Kementrian Sering Minta Duit

    • calendar_month Sabtu, 5 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi–Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan Presiden Jokowi bahwa ada tiga menteri di Kabinet Indonesia Maju yang kerap meminta anggaran ke Kementerian Keuangan. Ketiga menteri tersebut adalah Mendikbud Ristek Nadiem Makarim, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Sri Mulyani mengaku Nadiem dan Yaqut rutin meminta anggaran pendidikan agar naik terus. […]

  • Wamensos Serahkan Bantuan Korban Banjir Grobokan  Ini Pesannya

    Wamensos Serahkan Bantuan Korban Banjir Grobokan  Ini Pesannya

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Grobogan,msinews.com – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyerahkan bantuan kepada para korban terdampak bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Senin (20/1/2025). Dalam kesempatan itu, Wamensos Agus Jabo mengatakan pemerintah selalu berada di tengah-tengah masyarakat. “Jadi yang penting bagaimana masyarakat yang terdampak banjir, kita jaga mereka supaya mereka tetap tenang, […]

  • Komisi II Dukung Presiden Prabowo: Pejabat yang Tak Bisa Bekerja Harus Mundur!

    Komisi II Dukung Presiden Prabowo: Pejabat yang Tak Bisa Bekerja Harus Mundur!

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com — Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Mohammad Toha mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto dalam membersihkan kabinet dari pejabat yang tidak kompeten dan melanggar undang-undang. Menurut Toha, sikap tegas Presiden untuk menyingkirkan pejabat yang tidak mampu bekerja secara profesional dan melanggar aturan adalah langkah tepat demi menjaga marwah pemerintahan […]

expand_less