Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Fenomena Gempa di Kalimantan: Ini Penjelasan dan Analisis Ahli

Fenomena Gempa di Kalimantan: Ini Penjelasan dan Analisis Ahli

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
  • visibility 193
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banjarmasin, MSINews.com – Pakar Bidang Ilmu Rekayasa Geologi dari Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalimantan Selatan, Adip Mustofa, mengungkapkan bahwa fenomena gempa di Pulau Kalimantan disebabkan oleh pergerakan patahan batuan bumi yang bergeser dari arah pasifik menuju ke pulau tersebut.

Menurut Adip, pergerakan batuan tersebut telah terjadi sejak zaman batu ratusan juta tahun lalu, dimulai dari arah pasifik menuju Pulau Papua, lalu ke Pulau Sulawesi, dan kini membelah bagian timur Pulau Kalimantan.

Hal ini menyebabkan terjadinya patahan di sebagian wilayah Kalimantan yang berdampak pada guncangan magnitudo berkekuatan skala kecil.

Baca juga : Mantan MK KPU dan Bawaslu Tidak Boleh Tunduk pada Tekanan DPR

“Pekan lalu di Pulau Kalimantan terjadi patahan batuan yang menyebabkan gempa di wilayah timur, selatan, dan tengah. Ikan berlanjut ke wilayah barat,” ujarnya.

Adip menjelaskan aktivitas patahan batuan di Pulau Kalimantan sudah terjadi sejak zaman Jura sekitar 165 juta tahun lalu. Hal itu menunjukkan batuan di Kalimantan telah mengalami patahan sejak zaman dahulu.

Baru-baru ini, terjadi beberapa kali patahan batuan yang menyebabkan gempa di wilayah timur, selatan, dan tengah Pulau Kalimantan.

Meskipun tidak dapat diprediksi secara spesifik kapan waktunya terjadi, namun fenomena ini merupakan bagian dari aktivitas alam yang terjadi secara periodik.

Meski demikian, Adip menekankan bahwa meskipun gempa di Kalimantan tidak tergolong sangat membahayakan atau belum berdampak luar biasa, namun perlu diwaspadai karena potensi terjadinya gempa lebih besar di masa depan.

Wilayah Kalimantan Selatan yang terkenal dengan Pegunungan Meratus memiliki sesar meratus berupa patahan batuan dengan panjang mencapai 150 kilometer, yang dapat menyimpan energi besar dan menyebabkan guncangan kuat.

Hingga saat ini, belum ada penelitian yang dapat membuktikan kapan terjadi gempa di Kalimantan dengan akurasi tinggi.

Namun, para ahli geologi memperkirakan bahwa terdapat penumpukan energi kecil yang padat di Kalimantan Selatan yang dapat menyebabkan gempa skala kecil di masa mendatang.

Baca juga : KPU Lampung Gelar PSU di Tiga Lokasi Berdasarkan Rekomendasi Bawaslu

Adip menyimpulkan bahwa meskipun belum ada prediksi yang cukup akurat terkait gempa di Kalimantan, namun kabar baiknya adalah kekuatan magnitudo gempa di sana masih tergolong skala kecil.

Hal ini memberikan gambaran bahwa meskipun fenomena gempa merupakan bagian dari aktivitas alam, namun dampaknya dapat diminimalisir melalui pemahaman yang lebih baik akan geologi wilayah tersebut.

Untuk diinformasikan berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada bulan Februari 2024, tercatat lebih dari enam kali gempa terjadi di wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komite IV DPD RI Raker bersama Gubernur Bank Indonesia dan Ketua Dewan Komisioner OJK

    Komite IV DPD RI Raker bersama Gubernur Bank Indonesia dan Ketua Dewan Komisioner OJK

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 160
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja bersama dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar di Kompleks Parlemen, Senin (17/11/2025). Adapun, Rapat ini digelar sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, khususnya terkait kebijakan moneter, intermediasi perbankan, serta pengawasan […]

  • KPK Gandeng PPATK Bongkar Kasus Aliran Dana Pembagian Fee Korupsi Kouta Haji

    KPK Gandeng PPATK Bongkar Kasus Aliran Dana Pembagian Fee Korupsi Kouta Haji

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Perkembangan mengenai kasus dugaan korupsi kuota haji pada tahun 2023-2024, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak akan main-main mengusut aliran dana dalam perkara tersebut, di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) iperiode kepimpinan eks Menag Yaqut Cholil Qoumas. Dalam perkara kasus korupsi kouta haji ini, KPK akan bersinergi dengan Pusat Pelaporan Analis Keuangan (PPATK) untuk menelusuri […]

  • Pj Gubernur Sumsel Pimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla, Lima Kabupaten Berpotensi Terjadi Karhutla

    Pj Gubernur Sumsel Pimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla, Lima Kabupaten Berpotensi Terjadi Karhutla

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com –Dalam rapat koordinasi aktivasi posko pengendalian kebakaran hutan, kebun, dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan, Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi menyoroti pentingnya tindakan pencegahan dini. Rapat berlangsung di Ruang Joglo Griya Agung, Palembang pada Kamis (25/07), berlangsung diskusi mendalam dengan Tim Satgas Karhutla mengenai upaya-upaya strategis mengantisipasi potensi kebakaran hutan. Elen Setiadi mengingatkan, BMKG […]

  • Kapolda Sumsel Rotasi 187 Personel: Tiga Jabatan Kapolsek di Polrestabes Palembang Berganti

    Kapolda Sumsel Rotasi 187 Personel: Tiga Jabatan Kapolsek di Polrestabes Palembang Berganti

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, SIK pada masa akhir jabatanya melakukan rotasi 187 anak buahnya dalam rangka penyegaran internal. Dari ke 187 personel Polda Sumsel yang dirotasi terdiri dari 178 perwira, 4 bintara, dan 5 aparatur sipil negara. Rotasi itu tertuang dalam Surat Telegram Polda sumsel dengan nomor ST/712/IX/KEP/2024. Dalam […]

  • Sebut Bencana Banjir di Sumatera karena Faktor Cuaca, DPR ; Menko PMK Tak Paham Akar Kerusakan Lingkungan

    Sebut Bencana Banjir di Sumatera karena Faktor Cuaca, DPR ; Menko PMK Tak Paham Akar Kerusakan Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 207
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM- Anggota DPR Fraks Golkar Firman Soebagyo mengkritik pernyataan Menko PMK, Pratikno yang menyatakan bahwa bencana alam terjadi di Sumatera disebabkan oleh cuaca dan akan dilakukan modifikasi cuaca. Firman menilai pernyataan tersebut tidak tepat karena tidak memahami akar masalah dari bencana yang terjadi, yaitu kerusakan lingkungan dan hutan akibat kebijakan pemerintah yang lemah. “Pemerintah seharusnya […]

  • RUU PKH Mampu Kuatkan Posisi Penyelenggara Pendidikan Hewan

    RUU PKH Mampu Kuatkan Posisi Penyelenggara Pendidikan Hewan

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Kepala Badan Keahlian (BK) Setjen DPR RI, Dr.Inosentius Samsul mengatakan, RUU (Rancangan Undang-Undang) Pendidikan Kedokteran Hewan akan menjadi dasar hukum yang penting untuk menguatkan posisi penyelenggara Pendidikan tinggi kedokteran hewan di Indonesia. Mengingat, saat ini belum ada Undang-Undang khusus yang menaunginya. Berbeda dengan Pendidikan kedokteran yang sudah memiliki Undang-Undang Pendidikan kedokteran. Pernyataan itu disampaikan saat […]

expand_less