Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Roy Suryo Angkat Kembali Isu Sirekap yang Dipakai KPU, Berikut Ulasannya

Roy Suryo Angkat Kembali Isu Sirekap yang Dipakai KPU, Berikut Ulasannya

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Pemerhati telematika terkemuka, Roy Suryo, mengangkat isu yang krusial terkait dengan integritas Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (Sirekap) yang digunakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam proses Pemilu 2024.

Dalam sorotannya, Roy Suryo menekankan perlunya pemeriksaan dan audit forensik terhadap teknologi informasi yang mendasari Sirekap.

1. Perlunya Audit Forensik Total pada Sirekap

Saat ini, Sirekap menjadi sorotan utama karena keberadaannya yang krusial dalam menentukan keabsahan dan kepercayaan hasil Pemilu 2024. Roy Suryo menekankan audit forensik sebelum dan sesudah penggunaan Sirekap sangatlah penting untuk memastikan integritas data yang dihasilkan.

Baca juga : KPK Sidangkan Bos Harita Group, Kasus Suap Gubernur Malut 

“Tanpa audit yang komprehensif, legitimasi data yang dikeluarkan akan selalu dipertanyakan, mengancam kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilu,” kata Roy Suryo dikutip Inews.id, Minggu 18/2/2024.

2. Identifikasi Anomali Angka dalam Sirekap

Dalam pengamatan Roy Suryo, terdapat sejumlah anomali angka yang mencurigakan dalam Sirekap. Hal ini termasuk kesalahan pemindaian dan penambahan desimal yang menghasilkan jumlah suara yang tidak realistis.

“Tuduhan adanya algoritma sisipan juga mencuat, menimbulkan keraguan lebih lanjut terhadap integritas proses penghitungan suara,” ujarnya.

3. Penggunaan Teknologi Lama dalam Sirekap

Roy Suryo mencatat bahwa Sirekap masih mengandalkan teknologi Optical Character Recognition (OCR) dan Optical Mark Recognition (OMR) yang sudah ada sejak lama.

Kendati dianggap jarang mengalami kesalahan, namun keberadaan teknologi lama ini tidak dapat menjamin keakuratan proses rekapitulasi, seperti yang terjadi pada Pemilu 2024.

4. Lokasi Server dan Keterkaitannya dengan Etika

Pentingnya lokasi server yang digunakan oleh Sirekap juga menjadi sorotan Roy Suryo. Dengan terhubungnya Sirekap ke server Alibaba Cloud di Singapura, timbul pertanyaan etis terkait keamanan data dan kemandirian teknologi nasional.

Meskipun secara hukum belum dapat dipidanakan, namun keputusan untuk menggunakan server luar negeri ini dinilai tidak etis dan berpotensi merugikan secara nasional.

5. Dampak Terhadap Kepercayaan Publik

Masalah teknis yang melanda Sirekap berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap hasil Pemilu 2024.

Roy Suryo menegaskan transparansi dan keterbukaan dalam menguji serta memperbaiki Sirekap sangatlah penting untuk memastikan integritas proses demokrasi.

Baca juga: ART NTT Korban Tak Manusiawi, Tim Pengecara Desak Tndakan Hukum Adil

“Hal ini harus dilakukan tanpa memandang afiliasi politik, semata-mata demi kebaikan Indonesia,”pungkasnya.

Dengan demikian, tindakan proaktif untuk memeriksa dan memperbaiki kelemahan dalam Sirekap menjadi suatu keharusan demi menjaga kepercayaan publik dan integritas demokrasi di Indonesia.

Langkah-langkah ini harus didukung oleh semua pihak untuk menjamin keberhasilan dan keadilan dalam proses Pemilu 2024. (Ata)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gedung Kantor Bank Sumsel-Babel (istimewa)

    K-MAKI Mewaspadai Ada Dugaan Kuat Selamatkan Mantan Gubernur dari Jeratan Kasus Bank SumselBabel

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Berawal dari P.16 (Jaksa peneliti menerima berkas perkara dari penyidik dan melakukan telaah terkait dokumen dan keterangan saksi). Bila berkas dan BAP dianggap belum lengkap Jaksa peneliti akan membuat surat pengembalian berkas (P-18) dan disertai petunjuk dengan surat (P-19) kepada penyidik. Isi P. 19 adalah permintaan agar berkas segera dilengkapi dan diberi waktu […]

  • Dukung Obligasi Daerah,Ketua DPD RI :  Harus Ketat dan Terukur

    Dukung Obligasi Daerah,Ketua DPD RI :  Harus Ketat dan Terukur

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Surabaya,msinews.com-Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai, bahwa sebagai alternatif pembiayaan di daerah, makia kebijakan penerbitan obligasi daerah yang hampir rampung dirancang pemerintah sebagai tindak lanjut UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pusat dan Daerah mendapat dukungan Ia mengingatkan, penerbitan surat utang daerah tersebut harus ketat dan terukur. Ia meminta Kementerian […]

  • Franky Welirang ; Perhimpunan Filantropi Indonesia Siap Bantu Prabowo Berantas Kemiskinan

    Franky Welirang ; Perhimpunan Filantropi Indonesia Siap Bantu Prabowo Berantas Kemiskinan

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI), Franciscus Welirang menjelaskan bahwa, Filantropi sebagai bentuk cinta terhadap sesama. Oleh karena itu, ia menegaskan aktivitas filantropi tidak bisa berdiri sendiri. Pihaknya berjanji, membantu Presiden Prabowo Subianto untuk mengentaskan kemiskinan di tanah air. “Filantropis memperkuat kontribusinya dengan terlibat aktif dalam mendukung implementasi rencana aksi nasional; tujuan pembangunan berkelanjutan; […]

  • Komite IV DPD RI Raker bersama Gubernur Bank Indonesia dan Ketua Dewan Komisioner OJK

    Komite IV DPD RI Raker bersama Gubernur Bank Indonesia dan Ketua Dewan Komisioner OJK

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja bersama dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar di Kompleks Parlemen, Senin (17/11/2025). Adapun, Rapat ini digelar sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, khususnya terkait kebijakan moneter, intermediasi perbankan, serta pengawasan […]

  • Menteri PKP Tinjau Lahan 45 Hektare di Depok untuk Pembangunan Rusun MBR

    Menteri PKP Tinjau Lahan 45 Hektare di Depok untuk Pembangunan Rusun MBR

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Msinews.com- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung lahan milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan rumah susun (rusun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Depok, Jawa Barat. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sebelum proses pembangunan dimulai. “Lahan ini milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan […]

  • Selamat Jalan Bapak Pencak Silat Dunia, Eddie Mardjoeki Nalapraya

    Selamat Jalan Bapak Pencak Silat Dunia, Eddie Mardjoeki Nalapraya

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Indonesia khususnya dan olahraga pencak silat dunia berduka. Eddie Mardjoeki Nalapraya, yang didapat sebagai Bapak pencaksilat internasional itu telah berpulang untuk selama-lamanya. Mayjen TNI (Purn) Eddie Mardjoeki Nalapraya, tokoh besar pencak silat dan pejuang kemerdekaan Indonesia itu dikabarkan meninggal dunia di RS Pertamina Pusat Jakarta Selatan, Selasa 13 Mei 2025. Tokoh seni bela diri […]

expand_less