Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Debat Kelima Capres Pemilu 2024: Menahan Diri demi Menghindari Blunder

Debat Kelima Capres Pemilu 2024: Menahan Diri demi Menghindari Blunder

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 5 Feb 2024
  • visibility 192
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Debat kelima calon presiden (capres) Pemilu 2024 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, pada Minggu (4/2), dinilai oleh Profesor Slamet Rosyadi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto sebagai ajang di mana ketiga capres terlihat berusaha menahan diri untuk menghindari blunder yang dapat berdampak negatif pada citra mereka.

“Debat terakhir kemarin tidak seramai debat-debat sebelumnya. Semua capres terlihat menahan diri supaya tidak mengakibatkan blunder, ya,” ungkap Slamet Rosyadi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Senin 5/2/2024.

Menurut Slamet, pentingnya debat terakhir ini terletak pada kemampuan para capres untuk menjaga sikap dan tutur kata mereka, terutama dalam menyampaikan program-program yang menjadi fokus kampanye masing-masing.

Debat ini dianggap krusial karena dapat mempengaruhi sikap pemilih yang belum menentukan pilihan atau swing voters.

Baca juga : Vonis DKPP Terhadap KPU Tidak Pengaruhi Pencalonan Gibran

“Dengan demikian, debat terakhir capres tersebut lebih banyak difokuskan kepada para pemilih yang belum memutuskan; sehingga mereka akan mendapatkan informasi yang cukup terkait kandidat yang dianggap paling mumpuni,” tambah guru besar bidang administrasi pembangunan tersebut.

Slamet Rosyadi menilai bahwa para capres secara umum berhasil menahan diri agar tidak melakukan kesalahan atau blunder pada debat terakhir tersebut. Meskipun begitu, ia juga menyebutkan bahwa ada beberapa aspek yang masih kurang dikuasai oleh para capres.

“Kalau saya lihat, yang cukup bagus itu kan kandidat (nomor urut) 1 dan 3. Kebetulan narasi yang dibangun lengkap, terutama dalam isu-isu pendidikan. Mereka secara lengkap menjelaskan bagaimana pemahaman para kandidat terhadap isu pendidikan,” kata wakil dekan Bidang Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsoed itu.

Namun, Slamet menyoroti hal teknologi informasi, ketiga capres terlihat kurang menguasai dan agak gagap. Terutama isu teknologi informasi yang dapat diadopsi untuk keperluan yang bisa dimengerti oleh masyarakat.

Baca Juga : Partai Itu Hanya Catat Sejarah Menang di Lakor Tetapi Tidak Pernah Lolos ke Parlemen

“Saya lihat kemarin agak gagap ketika membahas masalah teknologi informasi ini, terutama ketika ditanya mengenai industri gadget (gawai) di Indonesia. Memang kita kalah bersaing dengan produk-produk impor,” jelasnya.

Sebagai seorang pakar kebijakan publik, Slamet mengingatkan bahwa debat tidak hanya disaksikan oleh orang-orang yang berpendidikan tinggi, melainkan juga oleh masyarakat luas. Oleh karena itu, kemampuan capres untuk menjelaskan materi secara jelas dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat menjadi faktor penting.

Baca juga : Kampanye Akbar Timnas Pemenangan AMIN Siap Digelar di Jakarta International Stadium

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga pasangan calon peserta Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

Periode kampanye Pemilu 2024 berlangsung mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, diikuti oleh masa tenang pada 11-13 Februari 2024. Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung serentak pada 14 Februari 2024. Semua mata tertuju pada pemilih, terutama para swing voters yang dapat menjadi penentu kemenangan bagi salah satu pasangan calon.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunker ke Cirebon, Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Miniatur Pengentasan Kemiskinan Terpadu

    Kunker ke Cirebon, Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Miniatur Pengentasan Kemiskinan Terpadu

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Cirebon,msinews.com — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyebut Sekolah Rakyat sebagai miniatur pengentasan kemiskinan yang memadukan berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Mulai dari Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), jaminan kesehatan, Koperasi Merah Putih, hingga Program 3 Juta Rumah. “Anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan. Bagi yang punya usaha, akan kita bantu. […]

  • Komisi X DPR ; Negara Harus Hadir, Jangan Ada Mahasiswa Perantau Asal Daerah Bencana Sampai Drop Out !

    Komisi X DPR ; Negara Harus Hadir, Jangan Ada Mahasiswa Perantau Asal Daerah Bencana Sampai Drop Out !

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 287
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, menegaskan bahwa perhatian terhadap mahasiswa terdampak bencana tidak boleh hanya difokuskan pada mereka yang berada di lokasi bencana saja, tetapi juga harus mencakup mahasiswa perantau yang sedang menempuh pendidikan jauh dari daerah asal. Anggota Parlemen asal Daerah Pemilihan D.I.Y ini menyebut bahwa, mahasiswa yang berasal dari […]

  • Rapat Koordinasi Internal Kejar Urgensi Jangka Pendek Dari Pembina MSI, Hilman Hakim

    Rapat Koordinasi Internal Kejar Urgensi Jangka Pendek Dari Pembina MSI, Hilman Hakim

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta_Guna mengembangkan penyebaran informasi publikasi yang lebih efektif dan efisien serta menjangkau masyarakat luas, Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) sebagai media Onlaine dan telivis terus melalui Situs Wabsade Infomsi.News menyelenggarakan rapat koordnasi mulai dari pengurus hingga mitra di Jalan jaksa Kelurahan Kebon Sirih Kecamatan Menteng Jakarta Pusat Senin, 31/7/2023. Dewan Pembina MSI Hilman Hakim mengatakan bahwa […]

  • Disindir Kader PDIP, Budiman Sudjanmiko Dampingi Prabowo

    Disindir Kader PDIP, Budiman Sudjanmiko Dampingi Prabowo

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Petinggi PDIP Djarot Saiful Hidayat menginginkan kader PDIP Budiman Sudjatmiko menjadi cawapres mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Disampaikan Djarot menyikapi deklarasi relawan Prabowo Subianto-Budiman Sudjatmiko Bersatu (Prabu) di Semarang hari ini, Jumat (18/8). “Kita dorong supaya Pak Budiman jadi wakilnya Pak Prabowo,” kata Djarot di Kompleks Parlemen, dikutip cnni, Senayan, Jakarta. “Berarti selamat […]

  • Kasus Pemerasan Pimpinan KPK

    Kasus Dugaan Pemerasan ke SYL, Polisi Segera Tersangka Firli

    • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Kasus dugaan pemerasan yang melibatkan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), semakin memanas. Polisi akan segera menetapkan tersangka dalam kasus tersebut, menurut Kombes Ade Safri Simanjuntak, Kepala Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya. Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan hal ini kepada wartawan pada Jumat (3/11/2023). […]

  • Mensos Gus Ipul Pastikan Mutasi Pegawai Kemensos Bebas Suap

    Mensos Gus Ipul Pastikan Mutasi Pegawai Kemensos Bebas Suap

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 182
    • 0Komentar

    MSINEWA.COM- Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat penataan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) guna meningkatkan efektivitas pelayanan ke masyarakat. Sehubungan dengan hal ini, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mewanti-wanti jangan sampai ada praktik suap menyuap. Gus Ipul menekankan bahwa mutasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus berbasis prinsip _right man in the right […]

expand_less