Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Jokowi: Debat Ketiga Harus Edukatif dan Fokus pada Kebijakan

Jokowi: Debat Ketiga Harus Edukatif dan Fokus pada Kebijakan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
  • visibility 233
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Presiden Joko Widodo menyampaikan pandangannya terhadap debat ketiga Pilpres 2024, menganggapnya kurang edukatif karena banyak serangan yang bersifat personal. Menurut Jokowi, serangan dalam debat seharusnya berfokus pada kebijakan dan visi, bukan aspek personal.

“Saling menyerang enggak apa-apa tapi kebijakan, policy, visinya yang diserang. Bukan untuk saling menjatuhkan dengan motif-motif personal. Saya kira enggak baik dan enggak mengedukasi,” ujar Jokowi di Serang, mengutip CNN, Senin (8/1).

Baca Juga : Pengamat Ungkap Prabowo Tak Sembarang Buka Data Konfidensial Kemhan

Jokowi menyatakan kekecewaannya terhadap debat ketiga yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu malam (7/1). Menurutnya, masyarakat pasti merasa kecewa dengan tata cara debat yang kurang edukatif.

“Saya kira akan banyak yang kecewa, sehingga debatnya memang perlu diformat lebih baik lagi, ada rambu-rambu sehingga hidup,” tambahnya.

Dalam debat ketiga tersebut, tiga calon presiden, yaitu Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo, beradu gagasan seputar pertahanan, keamanan, geopolitik, hubungan internasional, dan politik luar negeri. Meskipun mereka diberi waktu untuk memaparkan visi dan misi masing-masing, Jokowi menyoroti ketidakfokusan pada kebijakan dan serangan personal yang mendominasi.

Presiden Jokowi juga menyatakan perlunya KPU memperbaiki format debat agar lebih edukatif bagi masyarakat luas. Ia menilai bahwa debat seharusnya menjadi wahana untuk menyampaikan gagasan dan kebijakan yang membangun, bukan arena saling serang yang bersifat destruktif.

Debat ketiga Pilpres 2024, yang dihelat di Istora Senayan, Jakarta, menghadirkan dua moderator, Anisha Dasuki dan Ariyo Ardi, yang memandu tanya jawab antarcapres. Meskipun acara tersebut disiarkan oleh MNC Grup dan Garuda TV, Jokowi menyatakan perlunya pembenahan agar debat dapat memberikan informasi yang lebih bermanfaat bagi publik.

Dalam debat tersebut, terjadi adu argumen antara Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, namun Ganjar Pranowo mencoba menjadi penengah untuk meredakan ketegangan. Presiden Jokowi berharap agar debat yang menjadi bagian penting dari proses pemilihan presiden dapat lebih berkualitas dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Indonesia.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKB : Susi Pudjiastuti Terlalu Cepat Menghakimi Cak Imin Terkait Judol

    PKB : Susi Pudjiastuti Terlalu Cepat Menghakimi Cak Imin Terkait Judol

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014 – 2019, Susi Pudjiastuti mengkritik keras Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin terkait pernyataanya yang mengatakan kepada para penjudi online bahwa “sudah tahu tidak akan menang, tapi ikut terus.” Berikut kritik Susi melalui akun X nya, “Cak Imin, Negara harusnya memblokir aplikasi […]

  • Kunci Keberhasilan Indonesia Emas Adalah Rawat Persatuan dan Kemajemukan Bangsa.

    Kunci Keberhasilan Indonesia Emas Adalah Rawat Persatuan dan Kemajemukan Bangsa.

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Yogyakarta,msinews.com – Salah satu hal penting yang menjadi kunci keberhasilan menuju Indonesia Emas adalah merawat persatuan dan kemajemukan bangsa. Kemajemukan bangsa memberi energi positif apabila setiap komponen bangsa berinteraksi secara sehat. Demikian pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto saat memberikan kuliah umum dengan tema “Merawat Persatuan Dalam Kemajemukan […]

  • Mendagri dan Menteri PKP akan  Revisi Definisi MBR dan Hapus Hambatan Domisili

    Mendagri dan Menteri PKP akan  Revisi Definisi MBR dan Hapus Hambatan Domisili

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 212
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Ada kabar gembira datang dari dua pejabat penting, yakni Mendagri Muhammad Tito Karnavian, dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruar Sirait. Mendagri Tito Karnavian menyatakan bahwa, pihaknya akan menyiapkan dukungan lain guna menyukseskan Program 3 Juta Rumah. Dukungan tersebut meliputi revisi definisi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) serta kepastian hukum bagi warga yang berbeda domisili […]

  • Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama Jelang HUT Bhayangkara Ke-78

    Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama Jelang HUT Bhayangkara Ke-78

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Kepolisian Republik Indonesia  menggelar Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka Hari Bahayangkara Ke-78. Acara digelar di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jalan Trunojaya,Kebayoran,Jakarta Selatan,Jumat  (28/6/2024). Hadir dalam acara ini di antaranya Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri RI Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, Mantan Wapres RI H.M.Jusuf Kalla dan tamu undangan lainnya. Kapolri Jenderal Polisi […]

  • Pembangunan Proyek LNG Abadi Masela Dimulai , Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    Pembangunan Proyek LNG Abadi Masela Dimulai , Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 195
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Hampir 25 tahun yang lalu, cadangan gas raksasa di Blok Masela, Maluku (Lapangan Abadi) pertama kali ditemukan, tepatnya pada tahun 2000, menyusul penandatanganan kontrak kerja sama eksplorasi antara pemerintah Indonesia dan perusahaan migas asal Jepang, INPEX, pada akhir 1998. Penemuan ini menjadi titik awal pengembangan salah satu proyek gas terbesar di Indonesia yang pembangunannya […]

  • Fadel Muhammad: Keputusan MKD DPR Terhadap Ketua MPR Tidak Tepat !

    Fadel Muhammad: Keputusan MKD DPR Terhadap Ketua MPR Tidak Tepat !

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jakarta,msines.com-Wakil Ketua MPR RI unsur DPD RI, Prof.Dr.Fadel Muhammad menegaskan, Sanksi ringan berupa teguran tertulis yang dijatuhkan kepada Ketua MPR Bambang Soesatyo oleh Mahkamah Kehormatan Dewan DPR (MKD) adalah tidak tepat. Akibat teguran tersebut, Ketua MPR untuk tidak mengulangi kesalahan dan berhati-hati dalam bersikap. MKD menyebut Ketua MPR telah melanggar kode etik imbas berbicara tentang […]

expand_less