Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » PDIP Kecam Kader Membelok Tak Dukung Gajar di Pilpres 2024, Dipecat.

PDIP Kecam Kader Membelok Tak Dukung Gajar di Pilpres 2024, Dipecat.

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta_Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengecam keras kadernya tak mendukung Gajar Pranowo sebagai capres di Pilpres 2024 akan terkena sanksi pemecatan.

“Dipersilahkan untuk mundur atau menerima sanksi pemecatan jika ada yang membelot dengan mendukung calon lain,” kata Hasto dalam keterangannya saat membuka Rakerda III DPD PDIP Provinsi Jambi, Sabtu 29/7/2023

Hasto lantas mengingatkan kader di daerah solid dan berdisiplin mendukung Ganjar. Ia juga menilai agenda Rakerda di Jambi untuk memperkuat konsolidasi pemenangan Ganjar Pranowo.

Lebih lanjut, Hasto melihat para kader di Jambi sangat solid mendukung Ganjar.

Dirinya mengatakan seluruh kader PDIP Jambi optimis Pemilu 2024 bisa mengulang kesuksesan Pemilu 2019 silam.

“Kondisi sekarang lebih baik, di mana kantor partai pun juga sudah dibangun di seluruh kabupaten/kota di Jambi, dan kantor partai itu hadir sebagai rumah rakyat, dengan begitu sistem organisasi nya itu jauh lebih baik,” katanya

Sekjen partai moncong putih menyebut kerjasama PDIP semakin kokoh dengan bergabungnya partai-partai besar untuk memenangkan Ganjar di Pilpres 2024.

Ia membeberkan dalam waktu dekat ada partai lain yang akan bergabung dalam koalisi.

Selain PDIP, Ganjar kini telah didukung oleh koalisi PPP, Perindo, Hanura.

“Nantinya ada partai lain yang bergabung, maka suatu kekuatan bersama relawan untuk menggalang rakyat jauh lebih besar nantinya,” pungkasnya (ror)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Peringatan May Day di Monas

    Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Peringatan May Day di Monas

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menghadiri Peringatan May Day atau Hari Buruh bertempat di pelataran Monumen Nasional,Jakarta pusat,Jumat [1/5/2026]. Hal tersebut dispaikan oleh  Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Partai Buruh, Said Iqbal. Ia mengatakan keputusan ini diambil setelah diskusip selama 1,5 jam dengan Presiden Prabowo Subianto. Iqbal lanjutnya, bahwa pertemuan itu, diputuskan […]

  • Kemensos Salurkan Bantuan untuk Warga Garut Terdampak Gempa Bandung

    Kemensos Salurkan Bantuan untuk Warga Garut Terdampak Gempa Bandung

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Garut,msinews.com-Gempa dengan magnitudo 5,0 yang terjadi di Kabupaten Bandung pada Rabu (18/9), berdampak hingga ke wilayah Garut, Jawa Barat. Kementerian Sosial RI melalui Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung bergerak cepat memberikan penanganan kepada penyintas gempa di Garut dengan memberikan bantuan logistik dan makanan siap saji. Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana […]

  • Klarifikasi Sri Mulyani

    Sri Mulyani Minta Kementerian Blokir Anggaran Senilai Rp 50,14 Triliun

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah meminta semua kementerian dan lembaga untuk memblokir anggaran mereka pada tahun ini melalui mekanisme automatic adjustment sebesar Rp 50,14 triliun. Pemberitahuan mengenai automatic adjustment ini telah disampaikan oleh Sri Mulyani sejak 29 Desember 2023, sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Dilangsir dari halaman tempo, tidak semua program […]

  • Aparat Kodim 0811/Tuban Gagalkan Penyeludupan LPG

    Aparat Kodim 0811/Tuban Gagalkan Penyeludupan LPG

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Komando Distrik Militer (Kodim) 0811 Tuban menggagalkan aksi dugaan penyelewengan LPG 3 kilogram bersubsidi, Rabu (5/3/2025) pagi. Sebanyak 840 tabung gas LPG ukuran 3 kg diangkut menggunakan truk yang ditutup rapat oleh terpal. Diduga tabung gas tersebut akan dikirim ke wilayah Pati, Jawa Tengah. Berdasarkan aduan masyarakat, LPG 3 kilogram bersubsidi dari agen bernama […]

  • Ada Udang di Balik” HDCU Merapat ke HAPAL, Dugaan Netizen Ada Politik Beli Sapi Jual Ayam?

    Ada Udang di Balik” HDCU Merapat ke HAPAL, Dugaan Netizen Ada Politik Beli Sapi Jual Ayam?

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Pali, msinews.com – Bakal Calon Gubernur Sumatra Selatan H.Herman Deru bersilaturrahmi ke Bupati PALI Dr Ir.H.Heri Amalindo, MM pada Kamis 29 Agustus 2024, di kediaman Orang Nomor Satu di Bumi Serepat Serasan (Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir; PALI). Bupati PALI Heri Amalindo (HA) menyambut langsung Herman Deru pada sekitar pukul 11.30 WIB. Kurang lebih dua […]

  • Kasus CSR BI: Misteri Keseriusan KPK di Balik Dalih “Sulitnya Bukti”

    Kasus CSR BI: Misteri Keseriusan KPK di Balik Dalih “Sulitnya Bukti”

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK kembali merilis narasi usang “tidak ada intervensi” dalam penyidikan dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Jakarta pada Kamis, 10 Juli 2025, berkelit bahwa “kompleksitas” kasus menjadi alasan lambannya pengungkapan. Dalih klasik ini tak lagi mempan menutupi fakta berbulan-bulan […]

expand_less