Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » I Komang Koheri, Respon Kontroversi Penghapusan Penerima PKH

I Komang Koheri, Respon Kontroversi Penghapusan Penerima PKH

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
  • visibility 115
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Anggota Komisi VIII DPR RI, I Komang Koheri, merespon keputusan Pemerintah Desa, Pemkab Pesisir Barat terkait penghapusan 27 penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Beberapa penerima dihapus, seperti yang bekerja serabutan, memiliki tanggungan besar, menjadi fokus perhatian Legislator asal Lampung tersebut.

“Kami cukup prihatin atas kondisi rentan sejumlah penerima yang dihapus. Saya kira perlunya mengevaluasi kembali dampak kebijakan yang sudah diambil pemerintah Desa Way Napal,” ujar Komang pada MSINews.com, Jum’at 17/11/2023.

Baca juga : Kemenag Usul BPIH Naik Rp.105 Juta, Politisi Lampung II Minta Dievaluasi.

“Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat bisa menyelusuri perestiwa ini. Kemudian Pemerintah daerah Dinas Sosial, bisa mengambil langkah untuk memastikan keadilan dan keberlanjutan program bantuan sosial seperti PKH,” sambungnya.

Lebih lanjut, Politisi PDIP dari Lampung II itu mengatakan, sebagai regulasi pengawasan Kementrian Sosial dirinya akan mengawasi sejauh mana penyelidikan terkait kejadian ini untuk memastikan keadilan.

I Komang Koheri yang juga Anggota Baleg DPR RI, mempeehatikan masyarakatnya yang tekena dampak penghapusan penerima PKH. Ia menilai hal tersebut perlu dipertimbangkan melihat keadaan, terutama bagi masyarakat memiliki rumah geribik dan papan sulam.

“Ssperti ibu Saripah dengan tanggungan 10 orang anak. Nah Ini perlu dipertimbangkan dan hati-hati, pyoritas tidak layak tidak dapat batuan program PKH. Jagan sampai pemerintah desa atau dinas terkait program ini Jagan sampai salah sasaran.Kami menentukan cari solusi yang adil untuk semua pihak,” tegasnya.

Anggota komisi VIII DPR membidangin pengawasan di Kemensos, menegaskan ke Pemerintah terkait untuk bisa menyusun langkah konkret. Ia mengingatkan program sosial dipastikan mengacu pada pertimbangan kondisi sosial, ekonomi masyarakat penerima manfaat.

“Kami mengharapkan berkomitmen pemerintah setempat melakukan langkah-langkah konkret guna memastikan bahwa penilaian penerima PKH dilakukan secara adil. Evaluasi menyeluruh dianggap penting untuk memahami implikasi kebijakan ini secara menyeluruh,” pungkasnya.

Baca juga : Reuni SMP Marsudirini: Jendral Andika Kenang Masa Remajanya 

Dilangsir halaman Lampung TV, Warga Way Napal merespon keputusan tersebut dengan ancaman gugatan hukum. Beberapa warga menyatakan tidak menerima bantuan PKH sejak November 2023 dan mantan Sekretaris Pekon berniat menuntut karena tandatangannya diduga dipalsukan.

Kepala Desa Chairil Anwar mengakui keputusannya, meski belum berkoordinasi dengan pihak terkait. Beberapa penerima
yang namanya dihapus memiliki kondisi khusus, seperti berumah geribik dan papan sulam, serta lansia yang tinggal sendiri.

Mantan Sekretaris Pekon Fikri Azka melapor ke berbagai pihak, termasuk Polres dan Kejari Pesisir Barat, karena merasa tandatangannya dipalsukan. Kontroversi ini menyoroti perlunya solusi yang sensitif dan inklusif untuk memastikan keadilan bagi semua pihak.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR dan Kementerian ATR Sepakat Bentuk RUU Pertanahan

    DPR dan Kementerian ATR Sepakat Bentuk RUU Pertanahan

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua Komisi II DPR menggelar rapat perdana dengan Menteri Agraria dan tata Ruang ATR BPN RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri ATR/Kepala BPN yang baru saja dilantik Presiden Joko Widodo, beberapa waktu lalu. Dalam rapat ini menghasilkan beberapa kesimpulan, satu diantaranya ialah Komisi II memberikan apresiasi target PTSL Kementerian ATR/BPN sebesar 101,87%. Namun, Komisi […]

  • Belanja Masalah Pendidikan, Komisi X DPR : Lampung Darurat Guru!

    Belanja Masalah Pendidikan, Komisi X DPR : Lampung Darurat Guru!

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Bandar Lampung,msinews.com–Panitia Kerja (Panja) Biaya Pendidikan Komisi X DPR RI menerima aspirasi dari pemangku kepentingan pendidikan dari Provinsi Lampung, yaitu dari Dinas Pendidikan, guru, komite sekolah dan pihak swasta. Aspirasi tersebut, khususnya, terkait biaya dan anggaran pendidikan yang terjadi di Provinsi Lampung. “Kami sengaja datang ke beberapa daerah, salah satunya Lampung untuk belanja masalah, menyerap […]

  • Hari Ini, Presiden Prabowo Akan Berdialog Dengan Petani dan Nelayan di Gorontalo

    Hari Ini, Presiden Prabowo Akan Berdialog Dengan Petani dan Nelayan di Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan berkunjung ke Provinsi Gorontalo. Kunjungan ini sekaligus menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo. Berikut adalah rincian rangkaian agenda kunjungan kerja dilansir dari laman resmi Kementerian Sekretaris Negara RI, Rabu 24 Juni 2026; Sekitar pukul 06.00 WIB, Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas menggunakan […]

  • BNPB: Pemulihan Belum Tuntas, Empat Daerah di Aceh Masih Tanggap Darurat

    BNPB: Pemulihan Belum Tuntas, Empat Daerah di Aceh Masih Tanggap Darurat

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Msinews.com – Empat kabupaten di Provinsi Aceh masih memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir dan longsor. Perpanjangan tersebut dilakukan karena proses pemulihan di wilayah-wilayah tersebut belum sepenuhnya rampung. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa dari total 18 kabupaten/kota terdampak di Aceh. Masih ada empat daerah yang mempertahankan status tanggap […]

  • Mahasiswa FEB Unimus Edukasi Anak Indonesia di Malaysia tentang Pentingnya Menabung

    Mahasiswa FEB Unimus Edukasi Anak Indonesia di Malaysia tentang Pentingnya Menabung

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Kegiatan pengabdian internasional Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang (FEB Unimus) di Sekolah Bimbingan Migran (SBM) Kampung Bharu, Malaysia, berlangsung dengan antusias. Para siswa aktif berpartisipasi, sementara guru-guru SBM Kampung Bharu menyambut hangat kehadiran tim FEB Unimus. Kegiatan ini mengusung pelatihan pembuatan celengan kreatif sebagai cara praktis menanamkan kebiasaan menabung sejak dini. Menurut Edy […]

  • Mentan Amran Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Hingga Copot Ratusan Pejabat

    Mentan Amran Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Hingga Copot Ratusan Pejabat

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Msinews.com – Pemerintah mengambil langkah keras untuk menata ulang sektor pertanian nasional. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan pencabutan izin ribuan distributor dan pengecer pupuk serta pencopotan ratusan pejabat internal sebagai bagian dari upaya membersihkan tata kelola pangan dan melindungi petani. Sepanjang satu tahun terakhir, Kementerian Pertanian mencabut izin 2.300 distributor pupuk di berbagai daerah […]

expand_less