Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mentan Amran Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Hingga Copot Ratusan Pejabat

Mentan Amran Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Hingga Copot Ratusan Pejabat

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 312
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Msinews.com – Pemerintah mengambil langkah keras untuk menata ulang sektor pertanian nasional. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan pencabutan izin ribuan distributor dan pengecer pupuk serta pencopotan ratusan pejabat internal sebagai bagian dari upaya membersihkan tata kelola pangan dan melindungi petani.

Sepanjang satu tahun terakhir, Kementerian Pertanian mencabut izin 2.300 distributor pupuk di berbagai daerah karena terbukti melanggar ketentuan harga eceran tertinggi (HET) dan merugikan petani.

Penindakan dilakukan seiring upaya pemerintah menjaga stabilitas produksi dan mempercepat terwujudnya swasembada pangan.

“Pupuk, izin Bapak Presiden (Prabowo Subianto), kadang kami disampaikan bahwa ini Mentan kejam. Karena izin (distributor/pengecer pupuk) yang kami cabut sudah 2.300 seluruh Indonesia,” kata Mentan dalam Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden Prabowo di Karawang, Jawa Barat, dikutip Jumat 9 Januari 2026.

Amran menjelaskan, pencabutan izin dilakukan secara cepat tanpa prosedur berbelit. Begitu ditemukan indikasi permainan harga di atas HET, sistem langsung menonaktifkan izin distributor yang bersangkutan.

“Begitu naik harga dari HET, main-main kita langsung cabut izinnya. Dan pada hari itu juga, hanya ditombol, langsung kita cabut izinnya,” ucapnya.

Selain menertibkan distributor pupuk, Kementerian Pertanian juga melakukan evaluasi internal terhadap kinerja birokrasi.

Hasilnya, sebanyak 192 pejabat dicopot karena dinilai tidak profesional, menyalahgunakan kewenangan, atau terlibat praktik yang merugikan sektor pertanian.

“Kami copot dari Kementerian (Pertanian) luar dan dalam Bapak Presiden. Dari dalam Kementerian Pertanian ada 192 pejabat kementerian kami copot, ada kami pecat, ada yang masuk penjara,” beber Amran.

Dalam penegakan hukum, Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Satgas Pangan, Kepolisian, dan Kejaksaan untuk membongkar berbagai kasus kecurangan pangan sepanjang 2025.

Penindakan tersebut mencakup pelanggaran mutu beras, manipulasi harga, hingga pelanggaran ketentuan HET.

Sebanyak 76 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam rangkaian kasus tersebut. Praktik curang itu ditaksir menimbulkan kerugian konsumen hingga Rp99 triliun, sehingga pemerintah menilai langkah tegas menjadi keharusan demi keadilan pasar pangan.

Amran menyampaikan apresiasi kepada Kapolri dan Jaksa Agung atas dukungan dalam proses penegakan hukum.

Ia menegaskan bahwa kebijakan pencopotan pejabat dan pencabutan izin dilakukan sebagai bentuk kepatuhan terhadap arahan Presiden.

“Jadi kalau 5 tahun, kalau kami ditakdirkan kalau tidak di-reshuffle, kami beritahu, kinerja tidak baik, main-main, perintah Bapak Presiden kamu harus dicopot. Jadi hanya menjalankan perintah, hanya patuh (kepada) Bapak Presiden,” kata Amran.

Kementerian Pertanian memastikan penertiban akan terus berlanjut guna menjamin distribusi pupuk tepat sasaran, harga terkendali, serta petani mendapatkan perlindungan dan kepastian dalam mendukung swasembada pangan nasional.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamendagri Pemda Bangun Ketangguhan Bencana dengan Paradigma Responsif dan Antisipatif

    Wamendagri Pemda Bangun Ketangguhan Bencana dengan Paradigma Responsif dan Antisipatif

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 104
    • 0Komentar

      Msinews.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong pemerintah daerah (Pemda) membangun ketangguhan bencana melalui paradigma baru yang responsif dan antisipatif. Menurutnya, paradigma tersebut perlu menggeser pendekatan lama yang cenderung reaktif melalui penguatan upaya mitigasi dan investasi kebencanaan sejak tahap perencanaan. Hal itu disampaikannya saat menjadi keynote speaker pada Kegiatan 3rd […]

  • Ketua Komisi XII RI, Usul Pelaku Penyelewengan BBM Subsidi Dihukum Tipikor

    Ketua Komisi XII RI, Usul Pelaku Penyelewengan BBM Subsidi Dihukum Tipikor

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 345
    • 0Komentar

    msinewscom-Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menegaskan pentingnya optimalisasi pengawasan distribusi BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran dan berkeadilan bagi masyarakat. Menurut Bambang, yang perlu menjadi fokus utama saat ini adalah memastikan BBM bersubsidi benar-benar dinikmati oleh pihak yang berhak melalui sistem distribusi yang ketat. “Terkait dengan persoalan pengawasan BBM bersubsidi, saya pikir memang […]

  • Kemenkes Diingatkan, Cegah Masuknya Covid-19 Varian Baru dari Singapura

    Kemenkes Diingatkan, Cegah Masuknya Covid-19 Varian Baru dari Singapura

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Kementerian Kesehatan diingatkan kembali untuk melakukan pencegahan terhadap an a man masuknya Covid-19 Varian Batu Dari Singapura. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI Yahya Zaini dalam Rapat Kerja dengan Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin beserta segenap jajaran Kemenkes. Beberapa agenda Raker tersebut di antaranya membahas penanganan penyakit menular hingga […]

  • Soal Kabasarnas: Terkuak Ramai-ramai TNI Gruduk KPK , Teryata Ini Alasannya:

    Soal Kabasarnas: Terkuak Ramai-ramai TNI Gruduk KPK , Teryata Ini Alasannya:

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Marsda Agung Handoko mengakui bahwa TNI tidak terima Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkan dua prajurit aktif, termasuk Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsekal Madya Henri Alfiandi sebagai tersangka kasus dugaan suap. Agung menegaskan, penetapan tersangka terhadap prajurit TNI bukanlah ranah KPK. Hal tersebut Agung sampaikan dalam […]

  • KPK

    KPK Segera Sidangkan Kasus TPPU dan Gratifikasi Mantan Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersiap untuk menyidangkan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan penerimaan gratifikasi yang melibatkan mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Yogyakarta, Eko Darmanto (ED). Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, mengungkapkan bahwa penyerahan tersangka dan barang bukti terkait kasus TPPU […]

  • Ketat Caleg DPRD DKI Dapil II, Bertabur Bintang, Sosok Menteri Hingga Artis Ini Nama-namanya:

    Ketat Caleg DPRD DKI Dapil II, Bertabur Bintang, Sosok Menteri Hingga Artis Ini Nama-namanya:

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Persaingan ketat calon anggota DPRD DKI Jakarta dapil II DKI penuh diwarnai orang hebat mulai dari ketua DPRD, mantan menteri hingga artis ibu kota. Daftar caleg di dapil DKI Jakarta II ini sudah ditampilkan di halaman KPU. Nama-nama yang tertera ini adalah daftar caleg sementara (DCS) yang dipublikasikan KPU. Pemilih bisa memberikan tanggapan soal […]

expand_less