Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Duit Mahasiswa Moestopo Ditilap, Pihak Yayasan UPDM Dipolisikan

Duit Mahasiswa Moestopo Ditilap, Pihak Yayasan UPDM Dipolisikan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
  • visibility 91
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Duit mahasiswa

Jakarta – Duit Kampung Moestopo diduga Ditilap pihak internal Yayasan Univeraitas Prof Dr. Moestopo (YUPDM) hingga 10 miliar rupiah. Hilangnya duit Yayasan UPDM kebongkar dalam laporan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya .

Yayasan UPDM adalah lembaga pendidikan tinggi yang memiliki peran penting membentuk masa depan mahasiswa mencapai impiannya. Moestopo

Yayasan UPDM tidak hanya bertanggung jawab untuk memberikan pendidikan berkualitas, tetapi juga harus menjaga integritas dan transparansi dalam mengelola keuangan Universitas Moestopo.

“Ada tiga orang yang melaporkan dugaan kasus pengelapan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Setahu saya yang melopor adalah, pendiri Yayasan UPDM, pengawas, serta unsur pihak luar,” kata Prof Bambang Saputra usai memenuhi pangilan Klarifikasi atau saksi kasus pengelapan uang sumbangan mahasiswa itu, 27/9/2023.

Lebih lanjut Prof Bambang mejelaskan sebagai punguruas Yayasan UPDM, sudah tentu memantau, memastikan bahwa dugaan pengelapan dana 10 miliar sudah berjalan waktu sebelumnya. Ia menduga pengelapan dana Yayasan UPDM dialihkan ke pejabat yang paling tinggi.

“Setahu saya kalau pengelapan dana atau uang Yayasan UPDM 10 miliar. Ya itu dugaan kita Lo ya. Uang atau aset sakira pengelapan uanglah lah. ini masih ada kemungkinan atau semua ini masih dugan,-dugan,” ucapannya

Kalau dugaan tindakan penggelapan atau pun namanya dana pengalihan, uang milik Yayasan UPDM, diambil tentu ada pengurus diatas kami. Saya menduga saudara ketua Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo,” sambungnya.

Menindak lanjuti laporan tiga pengurus uniiversitas Moestopo pihak dalam Internal Yayasan UPDM diundangan hadir ruangan Ditreskrimum Polda Metro Jaya termasuk hari ini.

Kemudian selajunya termasuk beberapa pejabat tinggi Yayasan UPDM) dan staf keuangan akan segera dipanggil guna penyidikan dugan kasus tersebut.

Berdasarkan penerima laporan surat Ditreskrimum Polda Metro Jaya Nomor : B/19860/VIII/RES.1.11/2023/Ditreskrimum, pada 25/8/2023. memastikan semua yang terlibat dalam penggelapan uang di Universitas Moestopo bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Pastinya kita kemudian masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya berharap agar keadilan dapat ditegakkan dan langkah-langkah yang diperlukan diambil untuk memulihkan kepercayaan masyarakat pada universitas ini.

“Kita yakin percaya Polda Metro Jaya penyidik Ditreskrimum kerja profesional untuk mengukap kebenaran kasus ini. Pastinya dengan bukti-bukti yang kuat kasus ini bisa terang benderang,” jelasnya.

Kasus penggelapan uang di Universitas Moestopo adalah peringatan penting bahwa tidak ada lembaga, bahkan perguruan tinggi, yang kebal terhadap masalah integritas.

“Ini adalah tugas kita sebagai pengurusan Yayasan UPDM menyampaikan apa yang kita tau, apa yang kita lihat dan kita rasakan bisa disampaikan ke pihak penyidik,” tandasnya.

“Ada delapan belas pertanyaan yang disampaikan penyidik ke kita tadi. Saya katakan sejelas-jelasnya di dalam tadi. Kita tidak akan pernah menutupi apa yang kita ketahui wajib disampaikan ke ranah hukum dan ini kepentingan bersama,” pungkasnya.

Prof Bambang mengharapkan proses hukum dapat berjalan dengan lancar dan membawa keadilan yang pantas, dan semoga kasus ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga integritas dalam pengelolaan keuangan Universitas Prof. Dr. Moestopo.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MAKI Gugat Praperadilan

    MAKI Cabut Gugatan terkait Suap dan Gratifikasi Eddy Hiariej

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) berencana mencabut gugatan praperadilan terhadap KPK terkait kasus suap dan gratifikasi mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Eddy Hiariej. Gugatan tersebut dilayangkan karena KPK tidak menahan Eddy. Baca juga : Penyidik KPK Pangil Dua Pejabat Kementan Terkait Kasus Korupsi  SYL “Gugatan akan dicabut pada sidang perdana Senin 5 […]

  • Mensesneg Pratikno

    Mensesneg Pratikno Bantah Surat Pengunduran Diri Mahfud MD dari Menko Polhum

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, MSInews.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno membantah kabar bahwa Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3, Prof Mahfud MD, telah mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam). Dalam konfirmasi kepada wartawan pada Jumat (26/1/2024), Pratikno menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima surat […]

  • KSP Tinjau Rumah Subsidi MBR dan Persiapan Acara Akad Massal di Perumahan Pondok Banten Indah

    KSP Tinjau Rumah Subsidi MBR dan Persiapan Acara Akad Massal di Perumahan Pondok Banten Indah

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, melakukan kunjungan kerja ke Perumahan Pondok Banten Indah, Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi KSP mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya penyediaan rumah bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Kunjungan ini juga sekaligus untuk mengecek kesiapan acara akad massal dan […]

  • DPP PATRIA PMKRI Undang Jusuf Kalla Dalam Dialog Kebangsaan

    DPP PATRIA PMKRI Undang Jusuf Kalla Dalam Dialog Kebangsaan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 137
    • 0Komentar

    msinews.com- Menyikapi viralnya potongan video ucapan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) saat pidato di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Kamis 5 Maret 2026 lalu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia (PATRIA) PMKRI secara resmi mengundang Jusuf Kalla dalam dialog kebangsaan pada Rabu, 15 April 2026 […]

  • Kebakaran Museum Nasional, Ini Kata Kapolsek Gambir Kompol Mugia Yarry Junanda

    Kebakaran Museum Nasional, Ini Kata Kapolsek Gambir Kompol Mugia Yarry Junanda

    • calendar_month Sabtu, 16 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Musiba kebakaran kembali menimpah Indonesia. Museum Nasional yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat dilahap di jago api, Sabtu (16/9) malam. Kepada wartawan di Jakarta, Kapolsek Gambir Kompol Mugia Yarry Junanda , menegaskan kebakaran di Museum Nasional atau yang juga dikenal Museum Gajah itu itu sedang ditangani. “Betul ada kebakaran sedang ditangani,” kata Kompol […]

  • Hasto Kristiyanto Beberkan 5 Sinyal Langitan, Terkait Klaim Prabowo di Tim Jokowi

    Hasto Kristiyanto Beberkan 5 Sinyal Langitan, Terkait Klaim Prabowo di Tim Jokowi

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Makassar, MSINews.com – Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyoroti klaim kontroversial calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, yang menyatakan menjadi bagian dari tim Presiden Joko Widodo. Menurut Hasto, klaim tersebut tidak sesuai dengan realitas politik yang sebenarnya. Hasto Kristiyanto menekankan bahwa beberapa kejadian tak menguntungkan belakangan ini dianggap sebagai ‘sinyal langitan’ yang mungkin terkait […]

expand_less