Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Resepsi Diplomatik :  Indonesia dan Taktha Suci Sepakat Internasionalisasikan Nilai-Nilai Pancasila 

Resepsi Diplomatik :  Indonesia dan Taktha Suci Sepakat Internasionalisasikan Nilai-Nilai Pancasila 

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROMA,ITALIA,MSINEWS.-– Indonesia dan Takhta Suci sepakat untuk menginter nasionalisasikan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, dalam upaya menciptakan perdamaian, keadilan sosial, dan penghormatan pada nilai-nilai serta martabat manusia.

Hal itu terkandung dalam pidato Dubes RI untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono dan Menteri Hubungan Antar-Negara dan Organisasi Internasional (Menlu) Vatikan, Mgr. Paul Richard Gallagher, pada acara Resepsi Diplomatik di KBRI untuk Takhta Suci, Vatikan, Senin (26/10). Resepsi Diplomatik diadakan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke – 81 dan ulang tahun ke – 76, Hubungan Diplomatik Indonesia dan Takhta Suci.

Selain Menlu Gallagher, yang hadir pada acara itu adalah para Duta Besar negara sahabat, pejabat Vatikan, pastor-suster, serta tamu kehormatan lainnya. Dubes RI untuk Takhta Suci Michael Trias Kuncahyono dan istri, Atiek Kuncahyono, bertindak sebagai tuan rumah.

Nilai-nilai Pancasila

“Berlandaskan nilai – nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, Indonesia bersama dengan Takhta Suci akan terus berusaha mempromosikan dan memperjuangkan perdamaian, keadilan sosial dan saling menghormati bagi setiap manusia” kata Dubes Trias.

Dengan nilai-nilai itu pula, Indonesia terus mendukung Palestina untuk menyelesaikan konflik Israel – Palestina secara adil. Yakni lewat penyelesaian “Two-State Solution”, penghentian semua tindakan melanggar martabat dan nilai kemanusiaan, dan terbukanya akses bantuan kemanusian.

Dubes Trias juga menyinggung perlunya segera perang di Ukraina diselesaikan lewat perundingan damai, sesuai dengan Piagam PBB dan Hukum Internasional. Upaya

Dubes RI untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono dan Menteri Hubungan Antar-Negara dan Organisasi Internasional (Menlu) Vatikan, Mgr. Paul Richard Gallagher, dan Staf Dikasteri, P. Markus Solo Kewutan, SVD, pada acara Resepsi Diplomatik di KBRI untuk Takhta Suci, Vatikan, Senin (26/10). 

tersebut perlu mendapat dukungan dari negara-negara pecinta damai.

Mgr. Gallagher sepakat dengan hal tersebut. “Filosofi Pancasila bangsa Indonesia dikenal dengan sangat baik oleh Takhta Suci,” kata Mgr. Gallagher. “ Bahkan, menurut Mgr Gallagher, nilai – nilai Pancasila dipandang sejalan dengan ajaran sosial Gereja Katolik.

Mgr. Gallagher menyebut pula kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, September 2024. Pada kesempatan itu, Paus Fransiskus mengungkapkan kekagumannya terhadap Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, antara lain diwujudkan melalui Terowongan Silaturahim yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Maria Assumpta, Jakarta.

Kata Paus Fransiskus ketika itu, terowongan tersebut merupakan wujud nyata kerukunan antarumat beragama di Indonesia. “Kerja sama internasional dan komitmen lintas agama menjadi unsur penting dalam menghadapi tantangan global dan mewujudkan kehidupan yang lebih damai dan berkeadilan,” kata Mgr. Gallagher dalam pidatonya.

Salah satu komitmen lintas agama yang harus terus digaungkan adalah “Deklarasi Istiqlal.” “Deklarasi istiqlal yang ditandatangani pada tanggal 5 September 2024 oleh mendiang Paus Fransiskus dan Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, merupakan komitmen yang harus menjadi legasi untuk mengingatkan kita tentang perdamaian yang tidak terbatas oleh wilayah dan agama,” kata Dubes Trias.

Diplomasi Budaya

Lebih dari sekadar perayaan, Resepsi Diplomatik ini menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Takhta Suci serta komunitas internasional. Hal itu diwujudkan dengan ditampilkannya “Kelompok Karawitan Gong Wisnu Wara.” Kelompok karawitan ini beranggotakan para dosen dan mahasiswa Universitas La Sapienza, Roma, dan pecinta seni-budaya Jawa lainnya.

Kelompok Karawitan Gong Wisnu Wara adalah sebuah proyek yang lahir pada tahun 1990-an berkat komitmen Giovanni Giuriati, seorang profesor etnomusikologi di Universitas La Sapienza Roma. Dalam beberapa dekade terakhir, grup ini bekerja sama dengan KBRI Takhta Suci melalui mekanisme Nota Kesepahaman dimana Kedutaan menyediakan alat musik gamelan dan ruang untuk latihan para pemain.

Alunan gamelan Jawa dari “Gong Wisnu Wara” membuka acara Resepsi Diplomatik. Mereka melantunkan beberapa tembang Jawa seperti seperti Ricik Ricik Banyumasan dan Ayun Ayun Gobyog, diiringi gamelan.

Pada kesempatan itu tampil pula Fiorella Cardinale, seorang warga negara Italia, yang sedang menyelesaikan studi doktoralnya bidang Seni Tari, menarikan Tari Selendang Jawa. Ia mempelajari tarian itu dari seorang penari Jawa yang pernah singgah di Italia.

Para biarawan dan biarawati ambil bagian juga dalam Resepsi Diplomatik. Para biarawati dari Kongregasi Suster Katekis Hati Kudus, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, untuk mengawali resepsi. “Sebagai orang Indonesia, saya sangat bangga dan terharu bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya, pada acara penting ini,” kata Suster Josephine, salah seorang biarawati yang menjadi anggota Aubade .

Para Pastor juga tampil menghibur para undangan dengan menyanyikan lagu Indonesia dari Sumatera Utara Mbiring Manggis, lagu berbahasa Italia Che Sarà dan lagu berbahasa Inggris Haleluya.

Saat ini, KBRI untuk Takhta Suci mengampu seluruh biarawan dan biarawati WNI yang tinggal di Italia dan Vatikan. Per September 2026, jumlahnya adalah sekitar 1873 orang. Umumnya para suster melayani di Kongregasi dan studi di Italia. Sedangkan untuk para Pastor, Frater dan Bruder, mayoritas menempuh studi S2 dan S3 di Universitas Kepausan.

Selama acara juga disajikan makanan – makanan Indonesia seperti cenil, nogosari, getuk singkong, serta sosis solo dan lumpia.** [KBRI Vatikan].

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Kunker di Kota Sorong, Komisi VIII Dorong Percepatan Pembangunan Papua Barat

    Gelar Kunker di Kota Sorong, Komisi VIII Dorong Percepatan Pembangunan Papua Barat

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 174
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja di Kota Sorong,Provinsi Papua Barat,Senin 10 Oktober 2025. Kunker kali ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka. Ia mengatakan kegiatan seperti ini merupakan bagian dari tugas pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan yang dilakukan pemerintah sekaligus melakukan fungsi anggaran. ”Kehadiran tim ingin mendengar informasi dan masukan […]

  • Kodam II Sriwijaya dan Polda Sumsel Bongkar 75 Illegal Refinery di Muba

    Kodam II Sriwijaya dan Polda Sumsel Bongkar 75 Illegal Refinery di Muba

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Aparat gabungan dari Polda Sumsel, Polres Musi Banyuasin (Muba), Pomdam II Sriwijaya, Kodim 0401 Muba, SKK Migas, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Satpol PP Kabupaten Muba, dipimpin oleh Dirresktimsus Kombes Bagus Suropratomo melakukan penertiban illegal refinery di Desa Tawas Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin pada 07-08 Juni 2024. Tindakan penertiban menindaklanjuti perintah […]

  • PT PHR Regional 1 Zona 4 Dukung Festival Sagarurung 2024

    PT PHR Regional 1 Zona 4 Dukung Festival Sagarurung 2024

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com –Setelah Disbuspar PALI sukses menyelenggarakan Festival Bumi Ayu pada 2023, kini Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) pada 2024 kembali menggelar Festival Sagarurung. Festival Sagarurung 2024 merupakan even Pemkab PALI dalam memperingati Hari Koperasi Nasional ke 77. Untuk tingkat provinsi (se-Sumatra Selatan), PALI dipercaya menjadi tuan rumah peringatan Hari Koperasi Nasional […]

  • Diplomasi Menjual Bahasa Indonesia Harus Intensif Jelang Kunjungan Paus

    Diplomasi Menjual Bahasa Indonesia Harus Intensif Jelang Kunjungan Paus

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Roma,msinews.com- Diplomasi publik untuk memperkenalkan Bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa resmi di dunia mendapatkan momentum. Bahkan juga, semakin intensif dilakukan menjelang kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia pada September 2024. Diplomasi publik sebagai salah satu instrumen soft power adalah usaha untuk mempengaruhi orang atau organisasi lain di luar negaranya dengan cara positif sehingga mengubah cara […]

  • DK PWI Pusat : Bantuan BUMN Untuk Kegiatan UKW Harus Diterima Utuh

    DK PWI Pusat : Bantuan BUMN Untuk Kegiatan UKW Harus Diterima Utuh

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Sasongko Tedjo menegaskan bantuan yang diberikan Kementerian BUMN untuk mendukung kegiatan Uji Kompetensi Wartawan ( UKW ) gratis di 30 propinsi di Indonesia harus diterima utuh oleh organisasi. “Tidak ada yang namanya cashback, fee atau potongan apapun, karena bantuan ini langsung perintah Presiden ke Menteri BUMN saat pengurus PWI bertemu […]

  • Tak Setuju Perguruan Tinggi Jadi Pengelola Tambang, PKB: Rawan Terjerumus ke Masalah Hukum

    Tak Setuju Perguruan Tinggi Jadi Pengelola Tambang, PKB: Rawan Terjerumus ke Masalah Hukum

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Fraksi PKB Habib Syarief Muhammad Alaydus tidak setuju dengan usulan perguruan tinggi menjadi pengelola tambang. Dia khawatir lembaga pendidikan tinggi itu akan terjerumus ke dalam masalah hukum jika salah dalam mengelola tambang. Usulan perguruan tinggi bisa menjadi pengelola konsesi tambang tercantum dalam draf Rancangan Undang-Undang Mineral dan […]

expand_less