Peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Oleh : Dr. KH. Masyuril Khamis SH. MM
PADA peringatan Hari Santri Nasional tahun ini, yang bertema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, saya, atas nama Pengurus Besar Al Jam’iyatul
Washliyah, menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh santri, ulama, dan pendidik di seluruh Indonesia.
Santri adalah pewaris perjuangan para ulama, penjaga keilmuan, dan benteng akhlak bangsa. Sejarah membuktikan: santri bukan hanya menuntut ilmu, tetapi juga berjuang membela agama dan negara .
Semangat Resolusi Jihad 1945 mengajarkan kita bahwa cinta kepada Allah dan cinta kepada tanah air adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan.
Kepada seluruh santri, khususnya santri dan pelajar Al Washliyah, saya berpesan:
Pertama:
Jadikan ilmu sebagai cahaya, bukan sekadar beban. Belajarlah dengan niat karena Allah, untuk berkhidmat kepada umat dan bangsa. Al Washliyah berdiri sejak 1930 dengan semangat mencerdaskan umat — dari madrasah hingga perguruan tinggi, pendidikan adalah dakwah utama kita.
Kedua:
Kuatkan akhlak di tengah arus zaman. Tingginya ilmu tanpa akhlak ibarat lampu terang namun berada di tangan pencuri. Semakin tinggi ilmu yang kau pelajari, semakin mulia pula akhlak yang harus kau tunjukkan kepada sesama.
Ketiga:
Santri harus mandiri dan produktif. Ilmu yang diamalkan membawa keberkahan. Jangan hanya pandai beribadah, tetapi juga lemah dalam kemandirian ekonomi.
Al Washliyah terus mendorong santri tidak hanya menjadi ulama yang saleh, tetapi juga pelaku ekonomi yang mandiri — mengelola zakat, wakaf, dan menghidupkan ekosistem halal .
Keempat:
Menjaga kebersamaan adalah kekuatan kita. Perbedaan bukan alasan perpecahan. Santri harus menjadi perekat persatuan, bukan pemecah belah.
Al Washliyah berdiri di atas nilai ke-Al-Washliyahan — menjaga ukhuwah, menebarkan kebaikan, dan menyatukan hati umat.
Para santri yang dirahmati Allah
Kalian adalah harapan masa depan. Pesantren adalah jantung kebangkitan umat, dan kalian adalah denyutnya. Tetaplah rendah hati, teguh pada prinsip, dan terbuka pada kemajuan. Jangan takut bermimpi besar, asalkan langkahmu tetap di jalan Allah.
Selamat Hari Santri Nasional 2026. Semoga Allah senantiasa melindungi langkah kalian, menjadikan kalian generasi yang menguatkan agama, menyejahterakan umat, dan memajukan bangsa — menuju Indonesia Emas 2045.**
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik



Saat ini belum ada komentar