Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sinergi Lintas Lembaga Perkuat Percepatan Pemulihan Pascakonflik Sosial di Jayawijaya dan Lanny Jaya

Sinergi Lintas Lembaga Perkuat Percepatan Pemulihan Pascakonflik Sosial di Jayawijaya dan Lanny Jaya

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA MSINEWS.COM-Sinergi antar lintas lembaga dinilai sangat membantu dalam proses memajukan program kerja pemerintahan di Indonesia.

Adapun,salah satu contoh, sebgaimana dilakukan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melalui Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam mengatasi masalah kebakaran hutan di Kalimantan.

Kedua lembaga pemerintah ini bersepakat bangun komitmen menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pembahasan Teknis Lanjutan Percepatan Penanganan Pascakonflik Sosial di Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, Kamis (17/9/2026), di Jakarta.

Diketahui, Rapat tersebut dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polkam bersama Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB serta diikuti perwakilan kementerian/lembaga terkait, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Lanny Jaya, TNI, Polri, BIN, serta unsur kewilayahan.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut Rapat Koordinasi Tingkat Menteri pada 9 September 2026 yang menegaskan bahwa penanganan pascakonflik sosial di Jayawijaya dan Lanny Jaya telah memasuki tahap pemulihan melalui rehabilitasi dan rekonstruksi. Pada tahap ini, BNPB bertindak sebagai leading sector dengan dukungan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya.

Forum menegaskan bahwa percepatan pemulihan harus berpedoman pada satu basis data bersama yang valid, mutakhir, dan terverifikasi mengenai korban, pengungsi, kerusakan, serta kebutuhan masyarakat terdampak. Berdasarkan pemutakhiran data Pemerintah Kabupaten Jayawijaya per 17 September 2026, tercatat 333 unit rumah terdampak.

Dari jumlah tersebut, 246 penerima manfaat berasal dari Kabupaten Jayawijaya, sedangkan sisanya merupakan masyarakat asal Kabupaten Lanny Jaya, Tolikara, Yahukimo, dan Nduga yang berada di wilayah terdampak. Pendataan dilakukan secara by name by address serta dilengkapi identitas, lokasi, titik koordinat, dan dokumentasi rumah terdampak.

Dari 246 penerima manfaat asal Kabupaten Jayawijaya, sebanyak 133 orang telah memiliki dokumen kependudukan, sedangkan dokumen milik 113 orang lainnya dilaporkan terdampak atau terbakar. Karena itu, pemutakhiran data dan penyelesaian administrasi kependudukan perlu dilakukan bersamaan dengan proses verifikasi untuk memastikan bantuan diberikan secara tepat orang, tepat jumlah, dan tepat sasaran.

Pemulihan pascakonflik tidak hanya diarahkan pada pembangunan kembali rumah masyarakat, tetapi juga mencakup pemulihan fasilitas umum dan fasilitas sosial, antara lain sarana pendidikan, tempat ibadah, air bersih, listrik, pelayanan kesehatan, serta sarana pendukung lainnya. Kebutuhan yang telah ditangani perlu dipisahkan secara jelas dari kebutuhan yang masih memerlukan dukungan agar program dan pembiayaan antarinstansi tidak tumpang tindih.

Forum turut membahas tingginya biaya rehabilitasi dan rekonstruksi di Papua Pegunungan. Besaran kebutuhan anggaran tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dengan mempertimbangkan desain rumah, ketersediaan material, biaya transportasi, kondisi geografis, tingkat kemahalan wilayah, serta aspek keamanan.

Keterbatasan akses dan distribusi material juga menjadi perhatian dalam upaya mempercepat pembangunan. Dukungan pengangkutan material dapat dikoordinasikan dengan TNI AU dan TNI AL sesuai kebutuhan dan kewenangan. Kemenko PMK turut menyampaikan kesiapan untuk membantu koordinasi dengan PT PELNI dalam mengidentifikasi rute dan skema pengangkutan melalui jalur laut, dengan tetap memperhitungkan distribusi lanjutan dari pelabuhan menuju lokasi pembangunan.

Dari sisi pembiayaan, forum mendorong konsolidasi berbagai sumber pendanaan dengan mengoptimalkan Dana Siap Pakai BNPB sesuai ketentuan Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2026, anggaran kementerian/lembaga sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, serta sumber pembiayaan lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pelaksanaannya perlu disinkronkan dengan berbagai program pembangunan perumahan dan infrastruktur yang sedang maupun akan dilaksanakan di Papua Pegunungan agar tidak terjadi tumpang tindih lokasi, penerima manfaat, maupun pembiayaan.

Sebagai tindak lanjut, Kemenko Polkam mendorong BNPB bersama kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah segera menyusun rencana aksi percepatan pemulihan pascakonflik. Rencana aksi tersebut mencakup prioritas penanganan, pembagian peran dan tanggung jawab, kebutuhan dan sumber pembiayaan, skema distribusi material, dukungan pengamanan, target waktu, serta mekanisme monitoring dan evaluasi.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Lanny Jaya juga didorong segera memfinalisasi satu data kebutuhan pemulihan yang valid dan terverifikasi. Selanjutnya, BNPB akan membentuk Tim Terpadu lintas kementerian/lembaga untuk mempercepat penyusunan dan pelaksanaan rencana aksi, dengan koordinasi dan pemantauan bersama Kemenko Polkam serta kementerian/lembaga terkait.

“Rehabilitasi dan rekonstruksi perlu dilaksanakan berdasarkan data yang valid dan kebutuhan yang telah terverifikasi. Dengan data yang jelas, kita dapat menentukan prioritas penanganan, kebutuhan pembiayaan, dukungan kementerian/lembaga, serta skema distribusi material secara lebih tepat. Sinergi seluruh pihak menjadi penting agar proses pemulihan masyarakat terdampak di Jayawijaya dan Lanny Jaya dapat berjalan cepat, tepat sasaran, dan tidak tumpang tindih,” ujar Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah, S.Pd., M.A.P., M.M.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polkam Dr. Heri Wiranto, M.M., M.Tr.(Han), menegaskan bahwa percepatan pemulihan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Percepatan pemulihan pascakonflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya memerlukan langkah yang konkret, terpadu, dan terukur dengan didukung satu data yang valid serta pembagian peran yang jelas. Rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya menyangkut pemulihan rumah dan fasilitas umum, tetapi juga harus memperhatikan keamanan, rekonsiliasi, penerimaan masyarakat, serta pencegahan konflik berulang agar proses pemulihan dapat berjalan berkelanjutan,” ujar Heri.**

Editor : tim red

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penipuan Sebagai Staf Ketua KPK, Berikut Tanggapan Ali Firli

    Penipuan Sebagai Staf Ketua KPK, Berikut Tanggapan Ali Firli

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi salah satu kepala daerah di Lampung menjadi korban penipuan bermodus klaim staf Ketua KPK Firli Bahuri. Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri mengatakan, pihaknya mendapat informasi bahwa pelaku menghubungi kepala daerah dan meminta sumbangan atau bantuan kegiatan. “Salah satunya yang sudah terjadi di wilayah Lampung,” ujar Ali […]

  • Mendagri Dorong Integrasi Hulu–Hilir, Pengelolaan Sampah Tak Bisa Parsial

    Mendagri Dorong Integrasi Hulu–Hilir, Pengelolaan Sampah Tak Bisa Parsial

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Msinews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pengelolaan sampah harus dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir agar persoalan nasional ini dapat ditangani secara sistematis dan berkelanjutan. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah Tahun 2026 bertema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)” di Gedung Balai Kartini, […]

  • Rencana pemekaran daerah di Indonesia, Ada 37 Calon Daerah Otonomi Baru -CDOB

    Rencana pemekaran daerah di Indonesia, Ada 37 Calon Daerah Otonomi Baru -CDOB

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus melakukan upaya pemekaran Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB). Banyak sekali rencana pemekaran daerah atau Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) yang telah diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri. Mengutip dari laman resmi Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas dengan artikel berjudul “Rencana pemekaran daerah di Indonesia” dijelaskan bahwa Pemekaran daerah […]

  • Ganjar Pranowo, Selidiki Anjloknya Elektabilitasnya Menjadi 18%

    Ganjar Pranowo, Selidiki Anjloknya Elektabilitasnya Menjadi 18%

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, mengungkapkan tekadnya untuk menelusuri penyebab dramatis turunnya elektabilitasnya dari 34,1 persen menjadi 18 persen, berdasarkan hasil survei Litbang Kompas. Konferensi pers di Mal FX Sudirman, Jakarta, Senin (11/12/2023), Ganjar menyatakan, “Kita akan lihat titik-titik di mana di tempat itu turun dan sebabnya apa. Ia menduga […]

  • Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda hingga Tingkat Desa

    Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda hingga Tingkat Desa

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 93
    • 0Komentar

    PALEMBANG,MSINEWS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya peran pemerintah daerah (Pemda) dalam memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melibatkan jajaran hingga tingkat desa. Langkah tersebut perlu dilakukan untuk mencegah munculnya titik api baru di tengah kondisi kemarau yang cukup panjang. Penjelasan itu disampaikan Mendagri dalam Rapat Satgas Karhutla Provinsi […]

  • Gelar Rapat Paripurna,DPR  Setujui Tujuh Anggota LPSK Masa Jabatan 2024 – 2029

    Gelar Rapat Paripurna,DPR  Setujui Tujuh Anggota LPSK Masa Jabatan 2024 – 2029

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR.RI) menggelar Rapat Paripurna,Kamis (4/4/2024) di Gedung Nusantara II Kompleks Parlemen,Senayan,Jakarta. Adapun, Rapat Paripurna DPR RI yang diselenggarakan, menyetujui Laporan Komisi III DPR RI terhadap hasil Uji Kelayakan (Fit & Proper Test) Calon Anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) masa jabatan 2024-2029. Setelah melakukan serangkaian proses uji kelayakan, dan […]

expand_less