Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sinergi Lintas Lembaga Perkuat Percepatan Pemulihan Pascakonflik Sosial di Jayawijaya dan Lanny Jaya

Sinergi Lintas Lembaga Perkuat Percepatan Pemulihan Pascakonflik Sosial di Jayawijaya dan Lanny Jaya

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA MSINEWS.COM-Sinergi antar lintas lembaga dinilai sangat membantu dalam proses memajukan program kerja pemerintahan di Indonesia.

Adapun,salah satu contoh, sebgaimana dilakukan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melalui Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam mengatasi masalah kebakaran hutan di Kalimantan.

Kedua lembaga pemerintah ini bersepakat bangun komitmen menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pembahasan Teknis Lanjutan Percepatan Penanganan Pascakonflik Sosial di Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, Kamis (17/9/2026), di Jakarta.

Diketahui, Rapat tersebut dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polkam bersama Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB serta diikuti perwakilan kementerian/lembaga terkait, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Lanny Jaya, TNI, Polri, BIN, serta unsur kewilayahan.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut Rapat Koordinasi Tingkat Menteri pada 9 September 2026 yang menegaskan bahwa penanganan pascakonflik sosial di Jayawijaya dan Lanny Jaya telah memasuki tahap pemulihan melalui rehabilitasi dan rekonstruksi. Pada tahap ini, BNPB bertindak sebagai leading sector dengan dukungan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya.

Forum menegaskan bahwa percepatan pemulihan harus berpedoman pada satu basis data bersama yang valid, mutakhir, dan terverifikasi mengenai korban, pengungsi, kerusakan, serta kebutuhan masyarakat terdampak. Berdasarkan pemutakhiran data Pemerintah Kabupaten Jayawijaya per 17 September 2026, tercatat 333 unit rumah terdampak.

Dari jumlah tersebut, 246 penerima manfaat berasal dari Kabupaten Jayawijaya, sedangkan sisanya merupakan masyarakat asal Kabupaten Lanny Jaya, Tolikara, Yahukimo, dan Nduga yang berada di wilayah terdampak. Pendataan dilakukan secara by name by address serta dilengkapi identitas, lokasi, titik koordinat, dan dokumentasi rumah terdampak.

Dari 246 penerima manfaat asal Kabupaten Jayawijaya, sebanyak 133 orang telah memiliki dokumen kependudukan, sedangkan dokumen milik 113 orang lainnya dilaporkan terdampak atau terbakar. Karena itu, pemutakhiran data dan penyelesaian administrasi kependudukan perlu dilakukan bersamaan dengan proses verifikasi untuk memastikan bantuan diberikan secara tepat orang, tepat jumlah, dan tepat sasaran.

Pemulihan pascakonflik tidak hanya diarahkan pada pembangunan kembali rumah masyarakat, tetapi juga mencakup pemulihan fasilitas umum dan fasilitas sosial, antara lain sarana pendidikan, tempat ibadah, air bersih, listrik, pelayanan kesehatan, serta sarana pendukung lainnya. Kebutuhan yang telah ditangani perlu dipisahkan secara jelas dari kebutuhan yang masih memerlukan dukungan agar program dan pembiayaan antarinstansi tidak tumpang tindih.

Forum turut membahas tingginya biaya rehabilitasi dan rekonstruksi di Papua Pegunungan. Besaran kebutuhan anggaran tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dengan mempertimbangkan desain rumah, ketersediaan material, biaya transportasi, kondisi geografis, tingkat kemahalan wilayah, serta aspek keamanan.

Keterbatasan akses dan distribusi material juga menjadi perhatian dalam upaya mempercepat pembangunan. Dukungan pengangkutan material dapat dikoordinasikan dengan TNI AU dan TNI AL sesuai kebutuhan dan kewenangan. Kemenko PMK turut menyampaikan kesiapan untuk membantu koordinasi dengan PT PELNI dalam mengidentifikasi rute dan skema pengangkutan melalui jalur laut, dengan tetap memperhitungkan distribusi lanjutan dari pelabuhan menuju lokasi pembangunan.

Dari sisi pembiayaan, forum mendorong konsolidasi berbagai sumber pendanaan dengan mengoptimalkan Dana Siap Pakai BNPB sesuai ketentuan Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2026, anggaran kementerian/lembaga sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, serta sumber pembiayaan lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pelaksanaannya perlu disinkronkan dengan berbagai program pembangunan perumahan dan infrastruktur yang sedang maupun akan dilaksanakan di Papua Pegunungan agar tidak terjadi tumpang tindih lokasi, penerima manfaat, maupun pembiayaan.

Sebagai tindak lanjut, Kemenko Polkam mendorong BNPB bersama kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah segera menyusun rencana aksi percepatan pemulihan pascakonflik. Rencana aksi tersebut mencakup prioritas penanganan, pembagian peran dan tanggung jawab, kebutuhan dan sumber pembiayaan, skema distribusi material, dukungan pengamanan, target waktu, serta mekanisme monitoring dan evaluasi.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Lanny Jaya juga didorong segera memfinalisasi satu data kebutuhan pemulihan yang valid dan terverifikasi. Selanjutnya, BNPB akan membentuk Tim Terpadu lintas kementerian/lembaga untuk mempercepat penyusunan dan pelaksanaan rencana aksi, dengan koordinasi dan pemantauan bersama Kemenko Polkam serta kementerian/lembaga terkait.

“Rehabilitasi dan rekonstruksi perlu dilaksanakan berdasarkan data yang valid dan kebutuhan yang telah terverifikasi. Dengan data yang jelas, kita dapat menentukan prioritas penanganan, kebutuhan pembiayaan, dukungan kementerian/lembaga, serta skema distribusi material secara lebih tepat. Sinergi seluruh pihak menjadi penting agar proses pemulihan masyarakat terdampak di Jayawijaya dan Lanny Jaya dapat berjalan cepat, tepat sasaran, dan tidak tumpang tindih,” ujar Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah, S.Pd., M.A.P., M.M.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polkam Dr. Heri Wiranto, M.M., M.Tr.(Han), menegaskan bahwa percepatan pemulihan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Percepatan pemulihan pascakonflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya memerlukan langkah yang konkret, terpadu, dan terukur dengan didukung satu data yang valid serta pembagian peran yang jelas. Rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya menyangkut pemulihan rumah dan fasilitas umum, tetapi juga harus memperhatikan keamanan, rekonsiliasi, penerimaan masyarakat, serta pencegahan konflik berulang agar proses pemulihan dapat berjalan berkelanjutan,” ujar Heri.**

Editor : tim red

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ITC Dorong Figur Yang Tidak Bermasalah Hukum Maju di Pilkada

    ITC Dorong Figur Yang Tidak Bermasalah Hukum Maju di Pilkada

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 206
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pendiri Forum Indonesia Timur Club (ITC), Freni Lutruntuhluy memberi dorongan kepada bakal calon kepala daerah yang tidak pernah bermasalah hukum untuk maju di pilkada serentak akhir tahun 2024 mendatang. Pernyataan itu seiring Forum ITC menilai belakangan ini makin tinggi kasus-kasus hukum yang dialami banyak kepala daerah di berbagai daerah di Indonesia. “Misi kita […]

  • Melvia, Pendamping PKH Yang Setia Mengabdi Di Tengah Musibah Pesisir Selatan

    Melvia, Pendamping PKH Yang Setia Mengabdi Di Tengah Musibah Pesisir Selatan

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Pesisir Selatan,msinews.com– Banjir beserta lumpur melanda rumah Melvia Viawitri, pendamping PKH Kecamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan pada Kamis 7 Maret 2024 Waktu menunjukkan pukul 23.00 saat air mulai menggenangi rumahnya. Kejadian tersebut merusak nyaris seluruh perabotan di rumahnya. Melvia bersama suaminya segera mengungsikan kedua anak mereka yang masih balita dan kedua orang tua yang masih […]

  • Menyambut HUT Ke-1, Lions Nusantara Berbagi Bersama Anak Yatim & Dhuafa

    Menyambut HUT Ke-1, Lions Nusantara Berbagi Bersama Anak Yatim & Dhuafa

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Bertempat di  Yayasan Kemanggisan Slipi Jakarta Barat, Komunitas Pebisnis Teknologi dan Komunikasi modem Tren yang tergabung dalam LIONS NUSANTARA dan Yayasan MULA PEDULI, HUT nya ke-1, Minggu (25/8/2024). Adapun LIONS NUSANTARA merupakan sebuah wadah yang di gagas oleh tokoh dan pengusaha muda MULA (Muliansyah Abdurrahman) yang juga menjalankan usaha media dan properti bersama sejumlah […]

  • Jabatan Penghubung Antar Pegubin dan Boven Digoel Targetkan Rampung di akhir Tahun 2023

    Jabatan Penghubung Antar Pegubin dan Boven Digoel Targetkan Rampung di akhir Tahun 2023

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Pegunungan Bintang (Pekubin) memastikan jembatan permanen di Distrik (Kecamatan_red) Iwur yang menghubungkan Pegubin dengan Kabupaten Boven Diogel (Bodi) Provinsi Papua Selatan yang akan rampung akhir tahun 2023. Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Din PUPR) Kabupaten Pegubin, Yance Tapyor, mengatakan jembatan 60 meter dengan anggaran 14 miliar terus […]

  • Menko Polhukam Tak Setujui RUU MK: Alasan, Tindakan Lanjutan

    Menko Polhukam Tak Setujui RUU MK: Alasan, Tindakan Lanjutan

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menko Polhukam Mahfud Md mengumumkan bahwa pemerintah belum menyetujui revisi Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi (MK). Salah satu kendala yang diutarakan adalah keberatan terhadap aturan peralihan masa jabatan hakim konstitusi selama 10 tahun dan batasan usia pensiun maksimal 70 tahun. “Kami belum menyetujui, secara teknis prosedural belum ada […]

  • Pengusaha Muda Muliansyah Berikan Peluang Usaha Kepada Wartawan Se-Jakarta

    Pengusaha Muda Muliansyah Berikan Peluang Usaha Kepada Wartawan Se-Jakarta

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Pengusaha muda di bidang media dan property, Muliansyah Abdurrahman Ways membagikan peluang usaha kepada wartawan Se-Jakarta. Dalam sebuah acara yang dihadiri oleh puluhan wartawan Se-Jakarta, Jum’at (7/2), Muliansyah menjelaskan bahwa dengan pesatnya perkembangan teknologi dan internet, banyak peluang usaha yang bisa dimanfaatkan, bahkan dengan modal yang terjangkau. “Kami ingin memberi kesempatan kepada wartawan untuk […]

expand_less