Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Prabowo Diminta Dukung KPK Segera Periksa Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Menteri ATR/BPN

Prabowo Diminta Dukung KPK Segera Periksa Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Menteri ATR/BPN

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM-Mantan Menko Polhukam,Prof. Mahfud MD angkat bicara soal kasus dugaan gratifikasi pembukaan blokir HGB dari PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jaawa Barat.

Mahfud MD meminta Prabowo mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang hingga kini belum memeriksa Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid dalam kasus dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) tersebut.

Sememtara, Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, mengklaim tidak tahu terkait duduk perkara kasus dugaan gratifikasi pembukaan blokir HGB dari PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jaawa Barat.

Adapun, nama Nusron Wahid terseret setelah empat orang kepercayaannya ditangkap oleh KPK pada Senin (14/9/2026) lalu.

Menurut Mahfud, pemeriksaan terhadap Nusron penting untuk menjelaskan sejauh mana keterkaitannya dengan perkara tersebut.

Hal teraebut Mahfud menyampaikan pandangannya dalam program Kompas Petang di Kompas TV, Jumat (18/9/2026).

Mantan calon wakil preaiden berpasangan dengan Ganjar Pranowo itu, menilai KPK terlihat ragu dalam menangani pihak-pihak tertentu.

Sebab, menurut Mahfud, Presiden perlu memberikan dukungan moral agar KPK dapat menjalankan proses hukum sesuai kebutuhan penyidikan.

“Ya, menurut saya dalam situasi begini di mana KPK itu tampak jirih (takut) ya tampak ragu dan agak takut gitu untuk menindak orang-orang tertentu meskipun ke beberapa daerah sudah berani.”ujarnya.

“Presiden harus menolong, menolong kejiwaan KPK-nya agar berani. Beri pernyataan silakan periksa kalau memang diduga ada kaitan,” tegasnya.

Selaom itu, Mahfud juga menyinggung kasus dugaan suap pengurusan HGB yang berkaitan dengan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

Nama Nusron turut menjadi perhatian setelah muncul informasi mengenai uang ratusan miliar rupiah yang ditemukan penyidik di kediaman mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto alias Gus Arif.

Oleh karwna itu, Mahfud menilai pernyataan mengenai kepemilikan uang tersebut perlu diklarifikasi lebih lanjut untuk mengetahui apakah terdapat keterkaitan Nusron dengan perkara tersebut.

Diketahui, bahwa hingga Jumat (18/9/2026), KPK belum memanggil atau memeriksa Nusron Wahid sebagai saksi dalam perkara dugaan gratifikasi HGB tersebut.

Mahfud MD  menyebut ada dua kemungkinan yang menurutnya dapat menjelaskan sikap KPK yang belum memeriksa Menteri ATR/BPN tersebut.

Pertama, faktor tekanan politik. Mahfud menduga posisi Nusron sebagai menteri dan bagian dari pemerintahan Presiden Prabowo dapat menjadi salah satu pertimbangan.

Kedua, adanya prosedur yang disebut Mahfud sebagai “sopan santun politik” tutupnya. ** tim red.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terduga Kasus LGBT Diamankan, Propam Polda Sultra

    Terduga Kasus LGBT Diamankan, Propam Polda Sultra

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Kendari, MSINews.com – Bidang Propam (Profesi dan Pengamanan) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan penangkapan terhadap Bripda AN, seorang personel Polresta Kendari, pada Rabu, 10 Januari 2024. Kejadian ini merupakan hasil pengembangan dari kasus serupa yang sedang ditangani oleh Polda Sumatera Barat. Kombes Pol Ferry Walintukan, Kabid Humas Polda Sultra, mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut. “Memang benar, […]

  • Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Pangan Cabai dan Bawang Merah

    Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Pangan Cabai dan Bawang Merah

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 296
    • 0Komentar

      Msinews.com 6 Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk memastikan ketersediaan komoditas cabai merah, cabai besar, dan bawang merah di daerah masing-masing. Pasalnya, saat ini komoditas tersebut mengalami kenaikan harga di sejumlah daerah akibat kurangnya ketersediaan pasokan. “Kalau masyarakat kita, masyarakat Bapak-Ibu [Pemda] sekalian yang di daerah […]

  • Sampaikan Pesan Guyub di Pilgub NTT, Ansy Lema, Kita Semua Basaudara

    Sampaikan Pesan Guyub di Pilgub NTT, Ansy Lema, Kita Semua Basaudara

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Tinggal menghitung hari, Indonesia akan menyelenggarakan Pemilihan Umum Kepala Daerah serentak yang akan dihelat Komisi Pemilihan Umum 27 November 2024. Momen ini memang sangat dirindukan berjalan aman,damai,jujur,adil sehingga semua harus menciptakan suasana kondusif sehingga menghasilkan calon-calon pemimpin yang berkualitas ,bahkan mampu mensejahterakan rakyat di wailyahnya masing-masing. Tentu saja harapan yang sama diinginkan oleh bakal […]

  • Buka Infomsi: Sri Mulyani Tetapkan PNS, TNI, Polri Dapat Tunjangan Makan

    Buka Infomsi: Sri Mulyani Tetapkan PNS, TNI, Polri Dapat Tunjangan Makan

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Buka Infomsi: Sri Mulyani Tetapkan PNS, TNI, Polri Dapat Tunjangan Makan Jakarta_Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani telah menetapkan kenaikan gaji di Agustus 2023, serta penambahan tunjangan uang makan bagi PNS, TNI dan POLRI mulai dari golongan I hingga IV. Sri Mulyani mengatakan bahwa rencana kenaikan gaji akan diumumkan langsung oleh Presiden Jokowi pada 16 Agustus […]

  • Komisi III DPR Gelar Rapat dengan Komnas HAM, Selesaikan Pelanggaran HAM Berat

    Komisi III DPR Gelar Rapat dengan Komnas HAM, Selesaikan Pelanggaran HAM Berat

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komisi III DPR RI menggelar rapat dengan Komisi Nasional Hak Rapat dipimpin Pangeran Khairul Saleh selkaku wakil ketua Komisi III DPR RI memimpin rapat kerja dengan . Dalam rapat ini Komisi III meminta Komnas HAM untuk meningkatkan peran dan mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi dalam mendukung penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM, termasuk pelanggaran HAM berat. “Baik […]

  • Enam SPM Jadi Fokus Penguatan Posyandu di Manggarai Timur

    Enam SPM Jadi Fokus Penguatan Posyandu di Manggarai Timur

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Manggarai Timur – Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP Posyandu) Pusat bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) memperkuat peran Posyandu dalam mendukung pemenuhan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Damer, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (8/10/2026). Adapun, upaya tersebut dilakukan […]

expand_less