Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Karomah Almarhum Gus Dur, Berikut Kisahnya :

Karomah Almarhum Gus Dur, Berikut Kisahnya :

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
  • visibility 282
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Karomah Gus Dur

Jakarta, Karomah Almarhum KH, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur memang perlu disimak bagi umat Islam yang meyakini bahwa dia keturunan seorang wali.

KH, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur salah satu sosok ulama yang luar biasa Dimata umat Islam di RI.

KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah sudah mempertanyakan apa benar bahwa Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid_red) itu seorang wali?

Baca Juga : DPR Desak Kominfo Kerjasama Luar Negeri Berantas Judi Online

Kalimat itu datang ketika Gus Sholah mendapatkan beberapa fakta usai wafatnya Gus Dur tahun 2009 lalu.

“Ketika Gus Dur wafat, Gus Sholah menjadi salah satu bagian dari keluarga yang paling sibuk. Hal ini dikarenakan saat itu Gus Dur akan dimakamkan di Pesantren Tebuireng. Sementara Gus Sholah sebagai pengasuhnya. Selain itu, Gus Dur adalah kakak kandung dari Gus Sholah,” tulis Syarif, dikutip dari laman liputan6, Selasa, (5/9/2023).

Dilangsir dari Halaman liputan6, ada banyak bukti yang menunjukkan Presiden ke-4 RI ini adalah seorang wali.

Karomah Almarhum KH, Gus Dur memang perlu disimak bagi umat Islam yang meyakini bahwa dia keturunan seorang wali.

Pertama dilihat dari kecerdasan almarhum. Kedua, cara pandangan almarhum yang melampaui zamannya.

Beberapa fakta lain yang ditemukan ternyata sungguh memukau, bahkan, karomah Gus Dur makin nampak usai Gus Dur sudah tiada.

Berikut kisahnya, sebagaimana ditulis oleh Syarif Abdurrahman, Kontributor NU Online di Jombang.

Dalam buku Memadukan Keislaman dan Keindonesiaan, Esai-Esai Kebangsaan halaman 33 dituliskan alasan Gus Sholah bertanya apakah betul Gus Dur seorang wali. Alasan utamanya karena ia melihat begitu antusiasme para peziarah berkunjung ke tempat peristirahatan terakhir Gus Dur.

Menurut Gus Sholah, wali itu mengandung dua aspek, yaitu keagamaan dan sosial. Secara sosial, tidak bisa dibantah bahwa Gus Dur sudah dianggap sebagai seorang wali.

Indikasinya bisa dilihat dari adanya peziarah yang mengambil tanah makam Gus Dur untuk tujuan mendapatkan barakah. Hal ini menunjukkan adanya anggapan bahwa Gus Dur sebagai seorang wali.

Upacara kenegaraan saat Gus Dur dikebumikan di pemakaman keluarga Pesantren Tebuireng dipadati sekitar 50 ribu orang. Para peziarah terus datang setiap harinya, diperkirakan ada 7-8 ribu peziarah yang berkunjung.

Pada tahlilan malam ketujuh wafatnya Gus Dur, jumlah tamu mencapai 30 ribu orang. Keluarga besar Pesantren Tebuireng tidak menduga dan mengira sebelumnya bahwa para pencinta Gus Dur bisa datang sebanyak itu ke Tebuireng

Tebuireng penuh peziarah dan belum mungkin mengadakan kegiatan belajar.

Sebagai pengasuh, Gus Sholah juga menerima tamu tanpa henti dari berbagai daerah. Bahkan, Gus Sholah sampai kelelahan menerima tamu yang tidak berhenti berdatangan.

Gus Sholah sempat bertanya ke tamu yang berasal dari Banyumas dan Kalimantan, jawabannya peziarah rela datang jauh-jauh karena mereka mencintai, menghormati dan merasa kehilangan sosok Gus Dur.

Alasan kedua kenapa seseorang bisa dikatakan wali dilihat dari aspek keagamaan. Dalam aspek ini, Gus Sholah mengatakan manusia tidak mungkin mengetahui sejauh mana Gus Dur dapat disebut sebagai wali. Itu adalah rahasia Allah swt.

Namun, kesimpulan dari Gus Sholah melihat penghormatan yang ia saksikan secara langsung setelah Gus Dur wafat menunjukkan bahwa Gus Dur adalah pemimpin yang hidup di hati rakyat.

Kini, Gus Dur dan Gus Sholah sudah wafat. Keduanya dimakamkan di area pemakaman keluarga Pesantren Tebuireng. Al-Fatihah. (ror)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seputar Lebaran Haji, Ini Jadwal Lontar Jumrah untuk Jemaah Indonesia

    Seputar Lebaran Haji, Ini Jadwal Lontar Jumrah untuk Jemaah Indonesia

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Pemerintah Arab Saudi telah mengatur waktu melontar bagi jemaah haji setiap negara. Setelah mabit di Muzdalifah, jemaah haji diberangkatkan ke Mina, untuk selanjutnya menunaikan wajib haji, yaitu melontar jumrah. Untuk keamanan, keselamatan, kenyamanan, dan ketertiban dalam melontar jumrah, maka jemaah haji harus mengikuti ketentuan waktu tersebut dan menghindari waktu – waktu larangan. Adapun, Penentuan waktu lontar […]

  • Problem Digitalisasi di Indonesia dan Politik Pencitraan

    Problem Digitalisasi di Indonesia dan Politik Pencitraan

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Penulis: Fren Lutrun Saya beberapa kali mengikuti riak-riak politik dari beberapa ormas di Jakarta yang mengatasnamakan rakyat demi tujuan politik mereka. Sepintas situasi itu saya lihat masih belum terlepas dari cengkraman elit-elit lama yang bergaya paham politik di era milenial dan mempertontonkan kehidupan kita seperti berada di 15 tahun lalu. Lagi-lagi momentum politik ini dipakai […]

  • Dari Uang Jajan ke Makanan Bergizi, Cerita Seorang Ibu Melihat Perubahan Anaknya Lewat Program MBG

    Dari Uang Jajan ke Makanan Bergizi, Cerita Seorang Ibu Melihat Perubahan Anaknya Lewat Program MBG

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 505
    • 0Komentar

    BOGOR,MSINEWS.COM-Setiap pagi, Rina Marlina mengantar anaknya berangkat ke SDN Bantarjati 9 Kota Bogor dengan harapan yang sama seperti kebanyakan orang tua: anaknya dapat belajar dengan baik, tumbuh sehat, dan pulang dengan senyum di wajahnya. Kini, harapan itu bertambah satu lagi. Ia tak lagi khawatir anaknya menghabiskan waktu istirahat untuk membeli jajanan yang belum tentu sehat. […]

  • AHY Tekankan Keadilan Hukum, Buntut Jokowi Minta Stop e-KTP

    AHY Tekankan Keadilan Hukum, Buntut Jokowi Minta Stop e-KTP

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan tanggapan tegas terhadap cerita mantan Ketua KPK, Agus Rahardjo, mengenai Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta penghentian kasus korupsi e-KTP. AHY menekankan bahwa panglima keadilan adalah hukum, bukan politik. “Kita ingin keadilan tegak di Indonesia, yang menjadi panglima adalah hukum, bukan politik. Tentunya […]

  • Gus Ipul Laporkan Progres Sekolah Rakyat kepada Presiden Prabowo

    Gus Ipul Laporkan Progres Sekolah Rakyat kepada Presiden Prabowo

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 152
    • 0Komentar

      msinews.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan laporan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Pertemuan berlangsung di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/9/2025). Didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, Sekjen Kemensos Robben Rico, serta Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat Prof. Mohammad Nuh […]

  • Dinamika Internal PDIP: Hasto Anggap Kepergian 150 Kader Bagian Proses

    Dinamika Internal PDIP: Hasto Anggap Kepergian 150 Kader Bagian Proses

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Banteng atau PDIP, Hasto Kristiyanto, menganggap kepergian sejumlah kader dan simpatisan menjelang Pemilu dan Pilpres 2024 sebagai dinamika wajar dalam kehidupan partai. Hasto merespons keputusan 150 anggota sayap partai PDIP, Taruna Merah Putih (TMP) di Majalengka, Jawa Barat, yang menyatakan mundur menyusul Maruarar Sirait. TMP adalah organisasi sayap […]

expand_less