Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Karomah Almarhum Gus Dur, Berikut Kisahnya :

Karomah Almarhum Gus Dur, Berikut Kisahnya :

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Karomah Gus Dur

Jakarta, Karomah Almarhum KH, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur memang perlu disimak bagi umat Islam yang meyakini bahwa dia keturunan seorang wali.

KH, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur salah satu sosok ulama yang luar biasa Dimata umat Islam di RI.

KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah sudah mempertanyakan apa benar bahwa Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid_red) itu seorang wali?

Baca Juga : DPR Desak Kominfo Kerjasama Luar Negeri Berantas Judi Online

Kalimat itu datang ketika Gus Sholah mendapatkan beberapa fakta usai wafatnya Gus Dur tahun 2009 lalu.

“Ketika Gus Dur wafat, Gus Sholah menjadi salah satu bagian dari keluarga yang paling sibuk. Hal ini dikarenakan saat itu Gus Dur akan dimakamkan di Pesantren Tebuireng. Sementara Gus Sholah sebagai pengasuhnya. Selain itu, Gus Dur adalah kakak kandung dari Gus Sholah,” tulis Syarif, dikutip dari laman liputan6, Selasa, (5/9/2023).

Dilangsir dari Halaman liputan6, ada banyak bukti yang menunjukkan Presiden ke-4 RI ini adalah seorang wali.

Karomah Almarhum KH, Gus Dur memang perlu disimak bagi umat Islam yang meyakini bahwa dia keturunan seorang wali.

Pertama dilihat dari kecerdasan almarhum. Kedua, cara pandangan almarhum yang melampaui zamannya.

Beberapa fakta lain yang ditemukan ternyata sungguh memukau, bahkan, karomah Gus Dur makin nampak usai Gus Dur sudah tiada.

Berikut kisahnya, sebagaimana ditulis oleh Syarif Abdurrahman, Kontributor NU Online di Jombang.

Dalam buku Memadukan Keislaman dan Keindonesiaan, Esai-Esai Kebangsaan halaman 33 dituliskan alasan Gus Sholah bertanya apakah betul Gus Dur seorang wali. Alasan utamanya karena ia melihat begitu antusiasme para peziarah berkunjung ke tempat peristirahatan terakhir Gus Dur.

Menurut Gus Sholah, wali itu mengandung dua aspek, yaitu keagamaan dan sosial. Secara sosial, tidak bisa dibantah bahwa Gus Dur sudah dianggap sebagai seorang wali.

Indikasinya bisa dilihat dari adanya peziarah yang mengambil tanah makam Gus Dur untuk tujuan mendapatkan barakah. Hal ini menunjukkan adanya anggapan bahwa Gus Dur sebagai seorang wali.

Upacara kenegaraan saat Gus Dur dikebumikan di pemakaman keluarga Pesantren Tebuireng dipadati sekitar 50 ribu orang. Para peziarah terus datang setiap harinya, diperkirakan ada 7-8 ribu peziarah yang berkunjung.

Pada tahlilan malam ketujuh wafatnya Gus Dur, jumlah tamu mencapai 30 ribu orang. Keluarga besar Pesantren Tebuireng tidak menduga dan mengira sebelumnya bahwa para pencinta Gus Dur bisa datang sebanyak itu ke Tebuireng

Tebuireng penuh peziarah dan belum mungkin mengadakan kegiatan belajar.

Sebagai pengasuh, Gus Sholah juga menerima tamu tanpa henti dari berbagai daerah. Bahkan, Gus Sholah sampai kelelahan menerima tamu yang tidak berhenti berdatangan.

Gus Sholah sempat bertanya ke tamu yang berasal dari Banyumas dan Kalimantan, jawabannya peziarah rela datang jauh-jauh karena mereka mencintai, menghormati dan merasa kehilangan sosok Gus Dur.

Alasan kedua kenapa seseorang bisa dikatakan wali dilihat dari aspek keagamaan. Dalam aspek ini, Gus Sholah mengatakan manusia tidak mungkin mengetahui sejauh mana Gus Dur dapat disebut sebagai wali. Itu adalah rahasia Allah swt.

Namun, kesimpulan dari Gus Sholah melihat penghormatan yang ia saksikan secara langsung setelah Gus Dur wafat menunjukkan bahwa Gus Dur adalah pemimpin yang hidup di hati rakyat.

Kini, Gus Dur dan Gus Sholah sudah wafat. Keduanya dimakamkan di area pemakaman keluarga Pesantren Tebuireng. Al-Fatihah. (ror)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resep Soeharto 3 Negara Jadi Raja Beras Dunia, Indonesia saat ini?

    Resep Soeharto 3 Negara Jadi Raja Beras Dunia, Indonesia saat ini?

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Jakarta, Berkat Resep Soeharto tiga Negara yakni India, Vietnam dan Thailan saat inienjadi penghasilan beras terbesar di dunia. Negara Indonesia di zaman Orde Baru Soeharto terungkap menjadi inspirasi bagi negara-negara tetangga dalam pengelolaan petani dalam suasembada beras pada masa itu. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan membenarkan langkah India dalam mengelola pertanian saat ini mirip seperti cara […]

  • PSU dI 4 Kabupaten Berjalan Tertib dan Lancar 

    PSU dI 4 Kabupaten Berjalan Tertib dan Lancar 

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM (Jakarta) – Pada Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Tahun 2024, Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan 24 daerah dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU), yaitu 1 untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, 20 untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati,dan 3 untuk Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota. Adapun dari 24 daerah tersebut, terdapat 4 daerah yang telah […]

  • Butir Pernyataan Sikap Indonesia Timur Club

    Butir Pernyataan Sikap Indonesia Timur Club

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Pertama; Indonesia Timur Club atau ITC adalah wadah untuk komunikasi kebangsaan multi pihak dari Timur Indonesia, sebagai partisipasi aktif membangun kemajuan NKRI mewujudkan cita-cita Proklamasi. Kedua; ITC mendukung semua upaya pembangunan bangsa  kesejahteraan seluruh rakyat NKRI. Ketiga; ITC menentang semua bentuk pelanggaran hukum di seluruh NKRI, dan berkomitmen mendukung pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, […]

  • Wakil Ketua Komisi VII DPR, Chusnunia Chalim ; RI Bisa Jadi Korban ‘Banjir’ Produk Impor Murah Gegara Donald Trump

    Wakil Ketua Komisi VII DPR, Chusnunia Chalim ; RI Bisa Jadi Korban ‘Banjir’ Produk Impor Murah Gegara Donald Trump

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 93
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta-Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, merespon kebijakan tarif baru yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk barang asal Indonesia senilai 32 persen. Ia menilai, Indonesia bisa menjadi sasaran pengalihan negara-negara eksportir besar lantaran imbas tarif yang terlalu tinggi. Lanjutnya, bahwa Indonesia berisiko dibanjiri produk impor murah dari negara-negara yang […]

  • Gaya Fesyen Ala Korea

    Gaya Fesyen Ala Korea Sederhana, Dapat Menjadi Inspirasi, Penampilan Baru Pada Hari Lebaran, Berikut Kiatnya :

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Bagi mereka yang ingin tampil dengan gaya fesyen ala Korea pada hari raya bisa memanfaatkan kiat-kiat yang disampaikan oleh peritel produk fesyen, kecantikan, dan gaya hidup Korea iStyle.id serta perancang busana dan pengusaha fesyen Bertha Puspita dalam keterangan pers mereka pada Senin 1 April 2024. Berikut kiat-kiatnya. Utamakan kenyamanan dengan memperhatikan jenis […]

  • MA RI Galakan Kerjasama Hukum Arab Saudi, Lindungi Hak WNI

    MA RI Galakan Kerjasama Hukum Arab Saudi, Lindungi Hak WNI

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – MA RI (Mahkamah Agung Prof. Syarifuddin, galakan pentingnya kerjasama antara lembaga peradilan Indonesia dan Arab Saudi, untuk memperkuat perlindungan hukum bagi WNI di Riyadh selama ini. “Kerjasama ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas para hakim, tetapi juga akan menciptakan lingkungan hukum yang lebih kondusif untuk warga negara kita,” kata Prof. Syarifuddin pada […]

expand_less