Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Rakernas MDMC, Irman Gusman: Kepercayaan Publik Jadi Modal MDMC Perluas Jejaring Kemanusiaan

Rakernas MDMC, Irman Gusman: Kepercayaan Publik Jadi Modal MDMC Perluas Jejaring Kemanusiaan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 23 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOGYAKARTA, MSINEWS.COM-
Senator RI asal Sumatera Barat Irman Gusman mendorong Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memastikan jejaring relawan, logistik, layanan kesehatan, dan pembiayaan siap digerakkan sebelum krisis. Melalui gagasan MDMC 4.0, ia mengajak Muhammadiyah mengubah kepercayaan publik menjadi kemampuan nyata untuk melindungi warga dan mempercepat pemulihan kehidupan mereka.

Gagasan itu disampaikan Irman saat menjadi keynote speaker dihadapan ratusan peserta, terdiri atas pimpinan dan anggota LRB-MDMC PP Muhammadiyah serta pengurus MDMC wilayah dari seluruh Indonesia, untuk memperkuat arah kerja penanggulangan bencana Muhammadiyah yang diselenggarakan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (12/9/2026).

Pada saat pembukaan Rakernas hari Jumat (11/9/2026), diisi dengan sambutan Ketua LRB-MDMC PP Muhammadiyah H. Budi Setiawan, S.T., pidato Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., serta amanah dan pembukaan Rakernas oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.

Irman Gusman yang saat ini juga sebagai Ketua Dewan Penasehat MDMC Sumatera Barat menegaskan bahwa posisi MDMC menjadi semakin strategis karena berada di bawah payung besar Muhammadiyah, organisasi yang selama ini memiliki akar kuat di tengah masyarakat dan tingkat kepercayaan publik yang tinggi. Sementara itu jejaring menjadi faktor penting karena penanggulangan bencana tidak mungkin dilakukan oleh satu lembaga saja. Pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, komunitas, hingga masyarakat di tingkat akar rumput memiliki sumber daya dan kapasitas yang dapat saling melengkapi.

“Kepercayaan publik adalah modal sosial. Namun kepercayaan itu harus diubah menjadi kapasitas, kemampuan menghubungkan sumber daya, mengambil keputusan, dan menggerakkan bantuan secara cepat ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Irman.

Urgensinya terlihat dalam World Risk Index 2025 yang menempatkan Indonesia pada peringkat ketiga dari 193 negara, dengan skor 39,80. Dan Filipina menempati peringkat pertama dengan skor 46,56, disusul oleh India di posisi kedua dengan skor 40,73. Indeks ini mengukur risiko melalui paparan bahaya dan kerentanan masyarakat, termasuk keterbatasan kemampuan menghadapi serta beradaptasi terhadap bencana. Artinya, penguatan kesiapan masyarakat merupakan bagian penting dari upaya menurunkan risiko.

Ketua DPD RI ke 2 ini menjelaskan bahwa arah penguatan itu sebagai MDMC 4.0 atau Integrated Humanitarian and Resilience Network, yakni jejaring kemanusiaan dan ketangguhan yang terintegrasi. Istilah tersebut merupakan gagasan pengembangan, bukan nomenklatur resmi organisasi. Konsepnya melanjutkan penguatan tanggap darurat, manajemen bencana, dan pembangunan ketangguhan yang telah berjalan.

Dalam gagasan ini, MDMC menjadi penghubung kekuatan Muhammadiyah dengan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, tenaga kesehatan, media, dan komunitas. Sekolah, rumah sakit, masjid, serta jaringan relawan dapat saling menopang sejak kesiapsiagaan hingga pemulihan mata pencaharian masyarakat, ulas Ketua Dewan Pengawas Ikatan Keluarga Minang ( IKM ) itu

Modal kelembagaan tersebut juga mendapat apresiasi pemerintah. Pada pembukaan Rakernas, Jumat (11/9), Menko PMK Pratikno menilai jaringan amal usaha Muhammadiyah memiliki peran penting dalam keselamatan warga, dengan sekolah, kampus, rumah sakit, dan klinik yang saling mendukung penanganan bencana.

Menurut Kertua Dewan Pakar majelis Ekonomi dan UMKM PP Muhammdiyah menjelaskan bahwa jejaring perlu memiliki trigger mechanism, yakni mekanisme pemicu tindakan yang disepakati sebelum krisis. Protokolnya harus menjelaskan data yang digunakan, pihak yang berwenang mengaktifkan jejaring, pembagian peran, pengerahan sumber daya, serta pertanggungjawaban kepada publik. Dengan demikian, koordinasi tidak perlu dimulai dari nol setiap kali bencana terjadi.

“Yang penting bukan hanya siapa yang bergerak, tetapi bagaimana semua kekuatan yang ada bisa segera bergerak ketika dibutuhkan. Itulah pentingnya trigger mechanism,” ujarnya.

Irman juga mengingatkan pentingnya menempatkan mitigasi sebagai investasi pembangunan. Kajian Bank Dunia dan GFDRR tentang infrastruktur tangguh memperkirakan manfaat sekitar empat dolar untuk setiap satu dolar yang diinvestasikan di negara berpendapatan rendah dan menengah. Manfaatnya mencakup berkurangnya kerusakan serta gangguan layanan yang menopang kehidupan dan kegiatan ekonomi.

“Mitigasi dan kesiapsiagaan adalah investasi untuk melindungi kehidupan, menjaga layanan publik, dan mempertahankan keberlanjutan ekonomi. Setiap rupiah yang dikeluarkan sebelum bencana harus diarahkan untuk mengurangi kerugian dan mempercepat pemulihan,” tegasnya

Oleh karena itu, diharapkan Rakernas ini dapat memperkuat kerja bersama yang ditopang pelatihan yang berkala, standar kerja, sumber daya, dan indikator keberhasilan. Perlindungan warga perlu berlanjut hingga layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan mata pencaharian masyarakat pulih.

“Bencana memang tidak selalu bisa kita cegah, tetapi dampaknya bisa kita kurangi. Karena itu, kita harus memperkuat kesiapsiagaan, memperluas jejaring, dan memastikan setiap kekuatan dapat bergerak bersama ketika kemanusiaan membutuhkan,” tutup ketua Dewan Pembina Pusat Kebudayaan Minangkabau.

Sebagai Informasi rangkaian Rakernas selama 3 hari ini , berakhir pada hari Minggu 13 September 2026 dan ditutup oleh Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI).**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menaker Dorong Mahasiswa Baru IPB Kuasai Multi Kompetensi dan Pola Pikir Masa Depan

    Menaker Dorong Mahasiswa Baru IPB Kuasai Multi Kompetensi dan Pola Pikir Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Bogor,msinews.com — Mahasiswa,sekaligus calon pemimpin masa depan harus mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan dengan membangun multi kompetensi serta pola pikir adaptif. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli kepada para mahasiswa baru Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB). Penegasan ini disampaikan dalam pembekalan mahasiswa baru di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu […]

  • Komisi III : DPR Harus Clear dan Clean dari Judi

    Komisi III : DPR Harus Clear dan Clean dari Judi

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Berdasarkan keterangan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), terdapat 60 orang di DPR yang diduga terlibat judi online termasuk dua di antaranya adalah anggota dewan. Oleh karena itu, harus ada Penegakan hukum terhadap anggota maupun pekerja di DPR yang terpapar judi online. Demikian disampaikan oleh Komsisi III DPR RI. “Cukup memprihatinkan mendengar info dari […]

  • DEEP Dorong Korban Tindakan Asusila oleh Ketua KPU Dilaporkan ke Polisi

    DEEP Dorong Korban Tindakan Asusila oleh Ketua KPU Dilaporkan ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia Neni Nur Hayati, menyarankan agar korban tindakan asusila dilakukan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari segera melapor ke polisi. Saran tersebut setelah putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) resmi memecat Ketua KPU RI itu. “Saya mendorong pelapor juga bisa melaporkan ke pihak kepolisian agar bisa […]

  • Pembangunan PLTS Tingkatkan Rasio Elektrifikasi di Wilayah Sekitar IKN

    Pembangunan PLTS Tingkatkan Rasio Elektrifikasi di Wilayah Sekitar IKN

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kaltim,msinews.com-Anggota Komisi VII Dyah Roro Esti Widya Putri, mengatakan bahwa konsep Sustainable City yang terus digaungkan dalam pembangunan IKN Nusantara dengan integrasi antara alam dan perkotaan ditambah inovasi PLN dengan mengoptimalkan energi melalui PLTS menuai apresiasi dari Legislator Komisi VII DPR RI. Menurutnya, progres pembangunan telah mencapai 10 Mega Watt (MW) dari target kapasitas total […]

  • Abdul Muhari Resmi Jabat Deputi Bidang Pencegahan BNPB

    Abdul Muhari Resmi Jabat Deputi Bidang Pencegahan BNPB

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. mengambil sumpah jabatan Pegawai Negeri Sipil Dr. Abdul Muhari, S.Si., M.T. sebagai Deputi Bidang Pencegahan BNPB di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (10/8). Pengangkatan Abdul Muhari sebagai Deputi Bidang Pencegahan BNPB ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 92/TPA Tahun […]

  • Soal Sinyal Navigasi Pesawat Diserang, DPR Desak Investigasi Total AirNav dan Bandara

    Soal Sinyal Navigasi Pesawat Diserang, DPR Desak Investigasi Total AirNav dan Bandara

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta-Anggota Komisi V DPR RI Saadiah Uluputty angkat bicara soal Gangguan sinyal GPS pesawat komersial kembali terjadi dan kini dinilai mengancam serius keselamatan penerbangan nasional Indonesia. Adapun, Fenomena GPS interference atau gangguan sinyal GPS di ruang udara Indonesia mulai menjadi sorotan serius setelah dilaporkan terjadi berulang dalam dua periode berbeda pada April dan Mei 2026. […]

expand_less