Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Lurah Kebon Sirih Apresiasi KKS, Sukses Gelar Penyuluhan Kesehatan

Lurah Kebon Sirih Apresiasi KKS, Sukses Gelar Penyuluhan Kesehatan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 18 Jun 2023
  • visibility 190
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sponsor: Kegiatan Sosial ini disponsori oleh Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) sebagai mita media-media online nasional. 


JAKARTA –
 Komunitas Kebon Sirih (KKS) Jakarta Pusat menggelar Penyuluhan Kesehatan terutama “Kanker Serviks dan Kanker Payudara bagi warga Kelurahan Kebon Sirih, Jl. Jaksa No.8 Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/6/2023).

Adapun kegiatan ini dilaksanakan secara gratis oleh Komunitas Kebon Sirih, Jakarta Pusat dengan menghadirkan pembicara Master Heru Jamal Mustofa, Ketua Dewan Pembina Yayasan Komunitas Peduli Kanker dan Aids ( YKPKA ) dan Ketua Umum Komunitas Peduli Kanker Serviks ( KPKS ).

“Kegiatan ini diselenggarakan secara gratis bagi warga Kelurahan Kebon Sirih Jakarta Pusat. Kami berharap para peserta yang terdiri dari Ketua Rukun Warga dan Rukun Tetangga (RW/RT) se- Kelurahan Kebon Sirih, dapat mensosialisasikan kepada warga Kebon Sirih sehingga ancaman Kanker Payudara dan Aids dapat teratasi sejak dini,” kata Bang Asep Jaksa, Koordinator KKS kepada Sinergisatu.Com.

Master Heru Jamal Mustofa, Ketua Dewan Pembina Yayasan Komunitas Peduli Kanker dan Aids ( YKPKA ) dan Ketua Umum Komunitas Peduli Kanker Serviks ( KPKS ) saat menyampaikan penyuluhan kesehatan kepada warga Kelurahan Kebon Sirih,Jalan Jaksa Jakarta Pusat (Foto: Domi Dese Lewuk/Sinergisatu.com)

Sementara itu Ketua Komunitas Kebun Sirih (KKS), Bang A. Sofyan mengajak peserta untuk meneruskan informasi yang disampaikan oleh pembicara tentang dampak Kanker Payudara dan Aids kepada warganya. Hal ini penting untuk mencegah dampak dari penyakit tersebut bagi warga kita,” kata Bang Sofyan.

Sedangkan Master Heru Jamal Mustofa dalam pemaparannya menegaskan data Rumah Sakit Kanker hingga saat ini masih tinggi. Hingga Febuari 2023 WHO mencatat ada lebih dari 2,3 juta kasus kanker payudara.

“Menurut Ketua Umum Yayasan Komunitas Peduli Kanker dan Aids ( YKPKA ) dan Ketua Umum Komunitas Peduli Kanker Serviks ( KPKS ), bahwa lembaga tersebut didirikan sejak tahun 2009 yang lalu. Kami sudah menjalin kerja sama dengan berbagi lembaga baik pemerintah maupun swasta sebagai mitra untuk membantu mensosialisasikan pencegahan maupun penanganan kasus Kanker Payudara dan Aids di seluruh Indonesia,” kata Master Heru.

Lanjutnya, sejauh pengamatannya masyarakat khususnya ibu-ibu harus peka akan kanker payudara.

” Cegah kanker sejak dini.Jangan sampai sudah kronis baru tersadar. Untuk itu ibu-ibu terutama warga Kelurahan Kebon Sirih,Jalan Jaksa, Jakarta Pusat harus mendeteksi gejala-gejala kanker payudara. Karena lebih baik mencegah daripada mengobati” imbuhnya.

Master Heru juga mencontohkan beberapa pasien kanker payudara, seperti Titik Puspa, artis senior Indonesia. Begitu divonis dokter, beliau langsung terbang ke RS Mount Elizabeth, Singapura. Solusinya adalah pengangkatan rahim.

Salah satu peserta dalam sesi tanya jawab

Selain artis papan atas Indonesia Titiek Puspa, Master Heru juga menyebut beberapa artis Indonesia yang mengidap penyakit tumor atau kanker payudara, seperti Srimulat Nunung, Rima Melati, Pevita Peaarce (2013), Yana Zein yang meninggal dunia 1 Juni 2017 akibat tumor atau kanker payudara yang dideritanya.

“Bagi ibu-ibu saya selalu menyarankan tidak sembarangan menggunakan pembalut wanita. Memang ada pembalut herbal, tapi saya secara pribadi tidak merekomendasikannya. Satu-satunya cara adalah mencegah dengan cara hidup sehat sehingga dari diri dan keluarga sendiri. Itu yang lebih baik. Selain itu,bagi ibu-ibu dalam kondisi tertentu bila menggunakan pembalut wanita, maka harus selektif untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” saran master Heru di hadapan puluhan ibu-ibu dan peserta lain yang hadir dalam acara tersebut.

Sedangkan Sekretaris Lurah Kebon Sirih, Hagi mengatakan pihaknya mengapresiasi kegiatan masyarakat Komunitas Kebun Sirih,Jakarta Pusat.

” Saya atas nama Pemerintah Kelurahan Kebon Sirih mengapresiasi kegiatan teman-teman dari Komunitas Kebon Sirih (KKS) yang begitu peduli akan kesehatan sesama warganya. Ini sangat penting bahkan sungguh di luar dugaan bisa terlaksananya kegiatan publik warga Kebon Sirih,” ujarnya mengapresiasi.

“Saya berharap, setelah kembali dari kegiatan hari ini, semua pihak dapat mensosialisasikan pentingnya budaya hidup sehat kepada teman-teman dan sesama warga kelurahan Kebon Sirih. Tujuannya agar mereka dapat mencegah atau paling tidak memperhatikan budaya hidup sehat sehingga jangan sampai ada warga Kebon Sirih yang bakal mengidap penyakit kanker payudara atau tumor sebagaimana disampaikan oleh Master Heru dalam pemaparannya itu,” ujarnya.

Salah seorang peserta saat dalam sesi tanya jawab

Dalam sesi tanya jawab tiga peserta menanyakan seputar penyebab dan pencegahan bahkan solusi dalam menghadapi penyakit yang dipresentasikan oleh Master Hari.

Adapun, masalah pemakaian alat kontrasepsi KB dengan durasi waktu yang lama apakah akan berdampak pada penyakit kanker payudara?

Menjawab pertanyaan peserta tersebut, Master Heru kembali bertanya terkait durasi waktu yang dipakainya. Menurutnya, sebaiknya harus mengikuti peraturan yang sudah ditentukan oleh dokter saat sebelum menggunakannya. Misalnya ada tenggang waktu bulanan apakah itu 1 atau tiga bulan, ya harus diikuti.

salah seorang peserta berdialog dengan Master Heru seputar kesehatan Kanker Payudara

Acara ditutup dengan foto bersama pembicara,panitia,dan perwakilan peserta. “Selamat dan Sukses untuk Komunitas Kebon Sirih.”.

Sumber: Sinergisatu. Penulis/Editor : Domi Dese Lewuk.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wacanakan Bentuk Presidential Club, Firman: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia yang Damai

    Wacanakan Bentuk Presidential Club, Firman: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia yang Damai

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Presiden terpilih Prabowo Subianto mengusulkan pendirian Presidential Club (PC). Dalam klub tersebut, nantinya para mantan Presiden Indonesia akan saling berdikusi dan bertukar pikiran. Dimana, tujuannya adalah untuk menjaga silahturahmi dan menjadi teladan. Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Firman Soebagyo menilai, gagasan Prabowo membentuj PC ini sangat bagus, walaupun tantangannya tidak ringan. Terlebih, kalau memang […]

  • Wamendagri Bima Arya Dorong Otonomi Daerah Berbasis Penciptaan Nilai

    Wamendagri Bima Arya Dorong Otonomi Daerah Berbasis Penciptaan Nilai

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 280
    • 0Komentar

    BOGOR,MSINEWS.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong transformasi penyelenggaraan otonomi daerah yang berorientasi pada penciptaan nilai dan penguatan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, desentralisasi tidak hanya dimaknai sebagai pembagian kewenangan, tetapi juga harus mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bima saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia […]

  • TKN Prabowo-Gibran

    TKN Prabowo-Gibran Minta Polri Independen, Buntut Kasus Roy Suryo

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Dedek Prayudi, meminta kepolisian untuk menangani secara independen kasus dugaan penyebaran hoaks yang melibatkan eks Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo. “Dalam hal ini, biarkan saja Polri bergerak secara independen mengusut kasus ini,” kata Dedek usai launching buku Politik Gemoy: Keberpihakan Pemuda pada Prabowo Gibran […]

  • Sandiaga Uno Dukung KEK Likupang Sebagai, Regenerative Tourism Area.

    Sandiaga Uno Dukung KEK Likupang Sebagai, Regenerative Tourism Area.

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Jakarta, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang di Sulawesi Utara. Sandiaga Uno mengatakan konsep Regenerative Tourism Area_ atau Kawasan Pariwisata Regeneratif jelas mengacu pada mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan dan sosial. Dia menjelaskan, KEK Likupang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2019 pada 6 Desember 2019 […]

  • Ke Forum ASEAN : Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Pelindungan Pekerja

    Ke Forum ASEAN : Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Pelindungan Pekerja

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 116
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM- Momen 29th ASEAN Labour Ministers Meeting (ALMM) di Bangkok, Thailand, 26–27 Agustus 2026 bakal jadi perjuangan keras bahkan total Indonesia demi nasib para pekerja. Dan, itulah yang akan dilajukan oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli,yang membawa agenda penguatan keterampilan dan pelindungan pekerja di Indonesia. Menaker RI, Yassierli akan menyuarakan pentingnya menyiapkan tenaga kerja ASEAN menghadapi perubahan dunia […]

  • PKB Minta Pembahasan RUU PPRT Tuntas Tahun Ini

    PKB Minta Pembahasan RUU PPRT Tuntas Tahun Ini

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) telah berjalan 21 tahun. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) mendukung UU PPRT segera disahkan. “Kami berkomitmen untuk secepatnya menyelesaikan RUU PPRT karena pembahasannya sudah berlangsung lama. Di sisi lain banyak fakta yang menunjukkan para pekerja rumah tangga, masih sangat minim perlindungan dan rentan menjadi […]

expand_less