Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Problem Digitalisasi di Indonesia dan Politik Pencitraan

Problem Digitalisasi di Indonesia dan Politik Pencitraan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
  • visibility 206
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penulis: Fren Lutrun

Saya beberapa kali mengikuti riak-riak politik dari beberapa ormas di Jakarta yang mengatasnamakan rakyat demi tujuan politik mereka. Sepintas situasi itu saya lihat masih belum terlepas dari cengkraman elit-elit lama yang bergaya paham politik di era milenial dan mempertontonkan kehidupan kita seperti berada di 15 tahun lalu. Lagi-lagi momentum politik ini dipakai untuk menggiring seolah-olah kelompok seperti ini memiliki kemampuan social campaign (Kampanye sosial) di platform digital yang efektif. Padahal, itu dilakukan barangkali sebatas pesanan yang harus sukses untuk kepentingan sebentar.

Kita sebetulnya dilema dengan model-model ini. Ya ini juga karena edukasi kita di bidang digital untuk masyarakat belum baik apalagi di generasi tertentu yang berada di usia 50an tahun keatas. Problem ini kemudian berjalan terus sehingga panggung politik yang di pertontonkan sulit diukur tingkat keberhasilannya. Lagi-lagi inilah yang saya katakan “problem digitalisasi di Indonesia dan Politik Pencitraan” yang kian memanas belakangan ini.

Pada ruang tertentu, saya kira banyak elit-elit kita yang paling suka selalu tampil di beranda media, namun tanpa mereka sadari bahwa semua keadaan itu dikondisikan dalam kepentingan kelompok-kelompok yang ingin mencari popularitas di public dengan dalil “menjual” elit-elit itu untuk menumpang naik ke permukaan untuk tujuan politik mereka. Inilah yang kita katakana politik yang sehat dan cerdas?. Sayang sekali….

Pada sisi lain, apa yang dilakukan kelompok prakmatis ini tidak memiliki dasar ilmu dan pengetahuan yang cukup dalam bidang politik maupun politik di era digitalisasi. Meski begitu, banyak pejabat di negeri ini yang seolah-oleh ikut membiarkan kelompok-kelompok ini terus bertumbuh subur dan berteriak meskipun mereka tidak memiliki kecukupan menggiring opini public yang sehat dan edukatif. Inilah salah satu fenomena politik di negara ini yang menggiring rakyat berada pada prakmatisme politik yang sempit dan tidak memiliki visi membangun yang jelas untuk rakyat. Politik kita akhirnya melahirkan elit-elit yang tidak peduli untuk rakyat.

Saya melihat semua ini semacam fenomena yang cukup menakutkan, sebab prakmatisme kita ini akan menghadirkan parlemen yang tidak berkualitas apalagi soal kepemimpinan di republic ini di tahun 2024 nanti.

Pemimpin entah di level manapun harus memiliki visi membangun jauh kedepan dan melihat perbedaan politik tidak sebatas pada kelompok atau kepentingan tetapi bagaimana mempersatukan perbedaan. Demikian hal itu pula yang harus terjadi di Lembaga parlemen kita bawa calon-calon legislative harus memiliki kemampuan konprehensif di berbagai disiplin ilmu termasuk kecakapan komunikasi untuk rakyat.

Sekali lagi, saya sebenarnya cukup resah melihat fenomena buruk yang bertopeng politik dan penerapan digital system namun tidak berdasar pada konsepsi isi dan konten atau tujuan yang bermutu untuk kepentingan jangka Panjang membangun negara ini.

Lagi-lagi saya sengaja mengkritik perilaku kita yang bertopeng era digitalisasi seperti ini sebetulnya membuat kebingungan terus terjadi di masyarakat serta tidak ada dampak edukasi yang sehat.

Untuk kita ketahui, Era digitalisasi ini adalah sebuah peradaban di mana segala sesuatu serba digital. Semua hal dapat kita lakukan dengan bantuan teknologi canggih serta akses internet yang dapat anda gunakan di mana pun dan kapan pun. Kemajuan peradaban manusia ini dapat kita lihat melalui kemampuan manusia dalam penggunaan teknologi itu sendiri.

Periode sejarah yang bermula pada abad ke-20 ini membawa manusia beralih begitu cepat dari industri tradisional ke revolusi Industri. Ini juga harus bisa dipahami bahwa kehidupan manusia Indonesia dengan transformasi digital yang belum maksimal ini harus bisa dikelolah dengan baik untuk citra politik Indonesia lebih baik dimata dunia internasional.

Ini adalah catatan saya terakhir untuk saudara/iku, bawah jika anda ingin memadukan perpaduan ilmu politik dan perhitungan matematika dalam algoritma system, sejatinya anda harus bertemu dengan mereka yang pantas menjelaskan itu untuk anda. Ya setidaknya anda tidak terbawah oleh mereka yang hanya ingin mencari keuntungan sesaat tanpa mengukur tingkat kesuksesan dalam politik yang anda siapkan nanti.

Hubungi saya di nomor HP 081286262117.  

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada 30 Wamen Kabinet Prabowo Rangkap Jabatan di BUMN, Pengamat: Pemerintahan Prabowo Makin Suram

    Ada 30 Wamen Kabinet Prabowo Rangkap Jabatan di BUMN, Pengamat: Pemerintahan Prabowo Makin Suram

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – 30 Wakil Menteri (Wamen) di era Presiden Prabowo resmi merangkap jabatan di semua anak perusahaan BUMN baik sebagai Komisari maupun Direktur. Pengamat Politik Fernando Emas menilai jika rangkap jabatan yang dilakukan para Wamen menjadi semakin membuat suram Pemerintahan Prabowo. Pasalnya, hal ini sama saja dan tidak ada bedanya di era Presiden Jokowi. “Menurut […]

  • Catat, Ini Jadwal Debat Pilgub Sumsel 2024

    Catat, Ini Jadwal Debat Pilgub Sumsel 2024

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Palembang,msinews.com-Anggota KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu, Handoko, mengatakan bahwa lembaga tersebut akan  menggelar Debat bagi calon Gubernur dan Wakil pada pilkada serentak 2024. Dikutip dari rri.go.id, acara debat akan berlangsung selama tiga kali. “Debat pertama pada hari Senin 28 Oktober 2024, debat ke dua pada hari Minggu, 10 November 2024, sementara debat ke tiga pada […]

  • Kemensos dan Kementerian PPPA Bentuk Tim Lindungi Perempuan dan Anak

    Kemensos dan Kementerian PPPA Bentuk Tim Lindungi Perempuan dan Anak

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Kementerian sosial (Kemensos) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) membentuk tim untuk berkolaborasi merumuskan program dan kebijakan bersama. Kerja sama ini akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU). “Kami berdua telah membentuk tim yang bekerja kurang lebih satu bulan, setelah itu kami tuangkan dalam bentuk MoU,” kata Menteri Sosial, Saifullah Yusuf di […]

  • Pelantikan Panglima TNI Agus Subiyanto Janji Bawa Visi PRIMA.

    Pelantikan Panglima TNI Agus Subiyanto Janji Bawa Visi PRIMA.

    • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Presiden Joko Widodo melantik Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 November 2023. Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 102/TNI/Tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima TNI, yang ditetapkan pada tanggal yang sama. Dalam sumpah jabatannya, Agus berjanji setia kepada NKRI, […]

  • DPR: Program MBG Bentuk Nyata Pemerintah Perangi Permasalahan Gizi

    DPR: Program MBG Bentuk Nyata Pemerintah Perangi Permasalahan Gizi

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Msinews.com – Anggota Komisi IX DPR RI Tubagus Haerul Jaman, mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan upaya pemerintah untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah terpencil, memiliki akses terhadap pangan sehat dan bergizi. “Ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk menjadikan gizi sebagai prioritas nasional,” kata Tubagus Haerul Jaman saat kegiatan sosialisasi […]

  • Ini Hasil Fit and Proper Test dari Komite IV DPD RI untuk Calon Anggota BPK RI Periode 2024-2029

    Ini Hasil Fit and Proper Test dari Komite IV DPD RI untuk Calon Anggota BPK RI Periode 2024-2029

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komite IV DPR RI menyampaikan laporan hasil fit and proper test terhadap Calon Anggota BPK RI Masa Jabatan Periode 2024-2029, dan Pertimbangan DPD RI terhadap Rancangan Undang-Undang Tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2023. Adapun, penyerahan hasil fit and proper test dilaksanakan dalam Sidang Paripurna Ke-13 DPD RI, Masa Sidang V Tahun Sidang 2023-2024, […]

expand_less