Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Tangani Karhutla Jambi, Pemerintah Perkuat Sekat Bakar dan Pendinginan

Tangani Karhutla Jambi, Pemerintah Perkuat Sekat Bakar dan Pendinginan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBI,MSINEWS.COM– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui sejumlah strategi di lapangan.

Adapin, Salah satunya dengan mengoptimalkan satuan tugas (satgas) darat melalui pembuatan sekat bakar dan pendinginan secara intensif pada area-area rawan, khususnya lahan gambut. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya sebaran api menjelang puncak musim kemarau yang diprediksi berlangsung pada September 2026.

Penguatan penanganan karhutla juga dilakukan melalui pengerahan helikopter water bombing serta penambahan personel di lapangan. Pada Kamis (3/9), sebanyak 20 personel dari sejumlah instansi diperkuat untuk mendukung proses pemadaman dan pendinginan di wilayah terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah mengatakan, penambahan personel diperlukan untuk memperkuat proses pendinginan, terutama pada area yang sebelumnya telah berhasil dipadamkan. Selain itu, upaya pencegahan meluasnya kebakaran dilakukan dengan membuat sekat bakar menggunakan alat berat berupa ekskavator.

“Sekarang ada 5.984 orang tim darat dan kita arahkan untuk menambah sekitar 20 orang. Hari ini, 3 September, baru diterbitkan surat keputusannya. Alat berat yang sebelumnya mendapat dukungan dari BNPB juga kita manfaatkan untuk penanganan di lapangan. Penambahan personel berasal dari Basarnas, Brimob, dan Batalyon Infanteri 142,” jelas Bachyuni.

Selain pembuatan sekat bakar, pendinginan, dan pemanfaatan alat berat, Bachyuni menambahkan bahwa tim darat juga akan diarahkan untuk membuat kanal-kanal air. Kanal tersebut nantinya dimanfaatkan sebagai sumber air untuk mendukung proses pemadaman maupun pendinginan di area yang masih berpotensi terbakar.

Berdasarkan data yang dihimpun BNPB, total luas lahan yang terbakar akibat karhutla di Provinsi Jambi hingga Kamis (3/9) mencapai 1.879,31 hektare. Pada hari yang sama, estimasi area terbakar tercatat seluas 47,5 hektare. Dari luasan tersebut, 37 hektare telah berhasil dipadamkan, sedangkan 11,5 hektare masih dalam penanganan melalui operasi darat, water bombing, maupun operasi gabungan.

Bachyuni menjelaskan bahwa perkembangan di lapangan masih memungkinkan terjadinya penambahan luasan area terbakar. Kondisi lahan gambut menjadi salah satu tantangan, terutama pada area yang sulit dijangkau alat berat untuk pembuatan sekat bakar.

“Kalau hari ini ada perkembangan dari Satgas Udara, mungkin ada pelebaran sedikit saja area terbakarnya. Karena kondisinya memang gambut, semalam sudah kita lakukan upaya membuat sekat. Namun, ada daerah yang tidak bisa kita sekat karena alat berat tidak bisa masuk,” terang Bachyuni.

Sementara itu, hasil pemantauan menunjukkan terdapat 182 titik hot spot, yang terdiri dari 34 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi dan 148 titik dengan tingkat kepercayaan rendah. Dari estimasi 47,5 hektare area terbakar pada Kamis (3/9), terdapat 20 fire spot, dengan tiga di antaranya merupakan titik lama yang masih dalam proses pemadaman.

Dari total 37 hektare area yang berhasil dipadamkan, sebanyak 31 hektare ditangani oleh satgas darat, sedangkan enam hektare lainnya dipadamkan melalui operasi water bombing.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus penyekatan oleh satgas darat pada Kamis (3/9) berada di Desa Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Di wilayah tersebut, tim yang bertugas di Pos 27 berhasil memadamkan api pada area seluas tiga hektare. Selain melakukan pemadaman dan pembuatan sekat bakar, personel juga mengintensifkan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi memicu kembali kebakaran maupun memperluas area terdampak.

Selain penanganan melalui operasi darat dan udara, pemerintah juga mengintensifkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Jambi. OMC telah berlangsung selama periode 26 Agustus hingga 2 September 2026 dengan total delapan sortie dan waktu penerbangan mencapai 15 jam 32 menit. Dalam pelaksanaannya, operasi tersebut menggunakan 8.000 kilogram natrium klorida (NaCl).

Alat berat berupa ekskavator dikerahkan untuk membuat sekat bakar dan kanal air untuk memadamkan sekaligus mendinginkan lahan di Desa Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Kamis (3/9).

 

Di sisi lain, kondisi cuaca menjadi salah satu tantangan dalam mendukung upaya penanganan karhutla. Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, hingga 10 September 2026 diperkirakan belum terdapat pertumbuhan awan. Kondisi tersebut berpotensi membatasi pelaksanaan OMC sehingga satgas akan mengoptimalkan patroli serta pemantauan kondisi cuaca guna mendukung penanganan karhutla di lapangan.

*BNPB Perkuat Dukungan untuk Satgas Darat*

Sebagai bagian dari upaya memperkuat penanganan karhutla di lapangan, BNPB juga menyiapkan sejumlah dukungan bagi satgas dan personel gabungan yang terlibat. Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Jambi, Rabu (2/9). Salah satu bentuk dukungan yang diberikan berupa bantuan keuangan melalui pemberian uang semangat kepada petugas gabungan, mulai dari personel TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, relawan, hingga masyarakat yang turut membantu upaya penanganan.

Menurut Kepala BNPB, dukungan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kinerja satgas darat yang saat ini berjumlah 5.984 personel dalam melaksanakan pemadaman dan pendinginan. Penguatan ini menjadi bagian dari strategi penanganan di lapangan, seiring dengan peran penting satgas darat dalam mengendalikan kebakaran hingga mencegah munculnya kembali titik api.
Dukungan tersebut mendapat apresiasi dari personel yang bertugas langsung di lapangan.

Ketua Tim Pos 27, Ahmadi (55), yang merupakan personel BPBD Provinsi Jambi, menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada para petugas. Menurutnya, uang semangat tersebut menjadi tambahan motivasi bagi personel untuk menjalankan tugas di tengah tantangan pemadaman dan pendinginan. Meski demikian, Ahmadi menegaskan bahwa dirinya bersama tim tetap menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan sebagai bentuk pengabdian dalam membantu penanganan karhutla di wilayah Jambi.**

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo

    DPR: Nasib Petani Bawang Merah Anjlok, Pemerintah Kurang Tanggap

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo kecewa atas sikap Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pangan Nasional yang kurang peduli kepada petani Bawang Merah. Pasalnya pada saat ini sedang kesusahan karena harga bawang merahnya anjlok dipasaran. Hal ini disampaikan Firman terkait dengan harga bawang merah di kabupaten Pati mengalami penurunan drastis. Saat ini […]

  • Terkait Kasus Siswa SD di Riau yang Meninggal Dunia Akibat Bully Lantaran Beda Agama

    Terkait Kasus Siswa SD di Riau yang Meninggal Dunia Akibat Bully Lantaran Beda Agama

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Riau,msinews.com- Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenham RI) melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenham Sumbar dan Wilayah Kerja (Wilker) Riau telah mengambil langkah dalam penanganan kasus meninggalnya siswa SD di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Diketahui Seorang anak laki-laki, siswa kelas dua SD di Indragiri Hulu, Riau, meregang nyawa setelah mengalami perundungan berulang oleh teman sekelasnya. Alasannya: […]

  • Bos ASDP Terangkan Alasan Kenaikan Tol dan Penyebrangan

    Bos ASDP Terangkan Alasan Kenaikan Tol dan Penyebrangan

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta_Mulai 3 Agustus 2023, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menerapkan penyesuaian tarif angkutan pada 29 lintasan penyeberangan di seluruh Indonesia. Anggota DPRD Provinsi Lampung Kritik atas dampak kenaikan tarif tol dan penyebrangan di Sumatra. Menanggapi hal tersebut Shelvy Arifin Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam keterangan bahwa ada paktor naikan tarif dan penyebrangan diimbangi […]

  • Pendiri MSI, Rivano Osmar Akui Pasukan Oranje Tulus Bekerja

    Pendiri MSI, Rivano Osmar Akui Pasukan Oranje Tulus Bekerja

    • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 156
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pendiri sekaligus Direktur Mitra Sejahtera Indonesia (MSI), Rivano Osmar memberi apresiasinya kepada pasukan oranje, alias Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atas ketulusan hati mereka dalam menyelesaikan tugas-tugas membersihkan seluruh wilayah DKI Jakarta. Rivano mengakui kalau sikap seperti Tim Oranje harus jadi contoh bagi warga DKI Jakarta untuk tetap menjaga kebersihan. “Di […]

  • Syuting Pembuatan Film ‘Pinjam 100’, Bamsoet Dorong Peningkatan Kualitas Film Nasional

    Syuting Pembuatan Film ‘Pinjam 100’, Bamsoet Dorong Peningkatan Kualitas Film Nasional

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong lahirnya kualitas film nasional agar dapat membantu dan memperkuat identitas budaya bangsa serta meningkatkan rasa bangga terhadap warisan budaya bangsa yang dimilikoli. “Perlu dukungan dari berbagai pihak agar perfilman nasional bisa terus berkembang dan lebih kompetitif di pasar global. Semua pihak, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat, perlu bersinergi […]

  • Ketapang Terendam Banjir: Ribuan KK Terdampak, Kemensos Bergerak Cepat

    Ketapang Terendam Banjir: Ribuan KK Terdampak, Kemensos Bergerak Cepat

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ketapang sejak Jumat hingga Sabtu 21 Juni 2025 telah menyebabkan banjir meluas di permukiman warga dan sejumlah ruas jalan kota. Akibat banjir tersebut, sebanyak 12 desa dan 4.221 Kepala Keluarga (KK) di wilayah tersebut terdampak. Menanggapi situasi darurat ini, Kementerian Sosial (Kemensos) segera mengambil langkah cepat. Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur […]

expand_less