Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Hadir di Ende, Kepala BNPB Pastikan Dukungan Rumah Rusak dan Kebutuhan Penyintas Gempa Terpenuhi

Hadir di Ende, Kepala BNPB Pastikan Dukungan Rumah Rusak dan Kebutuhan Penyintas Gempa Terpenuhi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 449
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ENDE,MSINEWS.COM- Guncangan gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang terjadi di wilayah Flores pada Sabtu (15/8) turut dirasakan masyarakat Desa Peozaka Ramba, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Guncangan tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan sehingga masyarakat memilih mengungsi ke tenda darurat untuk menghindari risiko apabila terjadi gempa susulan.

Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende bergerak cepat dengan menyediakan tenda keluarga sebagai tempat tinggal sementara bagi warga terdampak. Dukungan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan masyarakat tetap memiliki tempat berlindung yang aman selama proses penanganan darurat berlangsung.

Namun, penanganan pascagempa tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan tempat tinggal sementara. Kebutuhan dasar masyarakat, kepastian terhadap kondisi rumah yang mengalami kerusakan, serta rasa aman dan tenang para penyintas menjadi bagian penting yang harus dipastikan pemerintah selama masa transisi menuju pemulihan.

Pada Rabu (19/8), Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., datang langsung menemui para penyintas di Desa Peozaka Ramba. Untuk mencapai lokasi, Kepala BNPB harus menempuh medan terjal berupa jalan menanjak dan berbukit dengan akses yang sebagian masih berupa bebatuan.

Kondisi medan tersebut tidak menyurutkan langkah Kepala BNPB untuk bertemu langsung dengan masyarakat. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi penyintas dari dekat, memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, sekaligus memberikan penguatan agar masyarakat tetap tenang dan memiliki harapan dalam menghadapi situasi pascagempa.

Dalam dialog bersama masyarakat, Kepala BNPB mengingatkan agar warga tetap tenang menghadapi gempa bumi susulan yang masih terjadi di wilayah tersebut. Kesiapsiagaan tetap harus ditingkatkan, terutama dengan tidak memasuki rumah yang telah mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

“Kalau rumah sudah rusak, jangan dipaksakan untuk masuk. Kita tidak pernah tahu kapan gempa susulan terjadi. Yang paling penting sekarang adalah keselamatan Bapak dan Ibu semua,” ujar Suharyanto kepada para penyintas.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa susulan yang terjadi cenderung memiliki kekuatan lebih kecil dibandingkan gempa utama. Kendati demikian, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti setiap arahan pemerintah serta petugas di lapangan.

“Jangan panik, tetapi jangan lengah. Tetap berada di tempat yang aman, ikuti arahan petugas, dan jangan kembali ke rumah yang rusak sebelum dipastikan aman,” katanya.

Selain memastikan keselamatan masyarakat, pemerintah juga menyiapkan langkah konkret untuk membantu warga memperbaiki maupun mendapatkan kembali tempat tinggal yang aman. BNPB akan memberikan dukungan perbaikan rumah berdasarkan tingkat kerusakannya, yakni sebesar Rp15 juta untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta untuk rumah rusak sedang. Sementara itu, bagi rumah yang masuk kategori rusak berat, pemerintah akan memberikan dukungan pembangunan hunian tetap yang bersifat permanen.

“Untuk rumah yang rusak ringan dan sedang akan kita bantu perbaiki. Kalau rusak berat, solusinya adalah hunian tetap. Pemerintah hadir agar masyarakat tidak dibiarkan menghadapi kondisi ini sendiri,” ujar Suharyanto.

Sebelum hunian tetap bagi rumah rusak berat selesai dibangun, BNPB juga menyiapkan dua alternatif tempat tinggal sementara bagi masyarakat. Penyintas dapat memperoleh dana tunggu hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu per bulan atau menempati hunian sementara (huntara) yang disiapkan pemerintah bagi setiap kepala keluarga.

Menurut Suharyanto, dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat tetap memiliki tempat tinggal yang layak selama proses pemulihan berlangsung. Karena itu, penanganan tidak berhenti pada masa tanggap darurat, tetapi harus dilanjutkan dengan langkah pemulihan yang terukur dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Yang paling penting sekarang datanya harus benar. Rumah mana yang rusak ringan, sedang, dan berat harus didata dengan baik. Setelah diverifikasi dan divalidasi, kita bisa segera menentukan bantuan dan mulai proses pembangunannya,” jelasnya.

Untuk mempercepat realisasi dukungan tersebut, Kepala BNPB meminta Pemerintah Kabupaten Ende memperkuat koordinasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan mempercepat pendataan rumah warga terdampak. Data yang akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi dasar dalam proses verifikasi dan validasi sebelum bantuan perbaikan maupun pembangunan hunian diberikan.

“Kita ingin bantuan ini segera sampai kepada masyarakat. Karena itu, pendataan jangan sampai lambat. Pastikan tidak ada warga terdampak yang terlewat dan tidak ada data yang keliru. Setelah datanya selesai dan terverifikasi, kita bergerak,” tegas Suharyanto.

Di tengah suasana penanganan darurat, perhatian juga diberikan kepada anak-anak penyintas. Kepala BNPB mengajak anak-anak untuk bertemu dan menyerahkan bingkisan berupa makanan ringan serta mainan sebagai bentuk dukungan moril agar mereka tetap merasa diperhatikan dan dapat melewati masa sulit pascagempa dengan lebih tenang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNPB juga menyerahkan dukungan logistik kepada para penyintas untuk memenuhi kebutuhan dasar selama berada di lokasi pengungsian. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama proses penanganan darurat.

Kepala BNPB menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendampingi masyarakat terdampak, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar pada masa darurat hingga proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah warga.

“Bapak dan Ibu tidak sendiri. Pemerintah hadir dan akan terus mendampingi. Yang terpenting sekarang kita jaga keselamatan bersama, tetap tenang, dan ikuti arahan petugas. Setelah itu, kita bersama-sama memperbaiki apa yang rusak dan membangun kembali kehidupan masyarakat,” pungkas Suharyanto.***

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemilu Mendekat

    Apa itu Hak Angket DPR RI? Ini Hal Penting Wajib Diketahui!

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Hak Angket merupakan salah satu dari tiga hak istimewa yang dimiliki Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Tidak seperti hak interpelasi atau hak menyatakan pendapat, Hak Angket memiliki fungsi khusus dalam melakukan penyelidikan terhadap pelaksanaan suatu undang-undang atau kebijakan pemerintah yang dianggap penting, strategis, dan memiliki dampak luas pada kehidupan bermasyarakat, […]

  • Siswa-Siswi SMPN Sekuting Proleh Binaan dari SPJI, Ada Apa? Ini Ulasannya:

    Siswa-Siswi SMPN Sekuting Proleh Binaan dari SPJI, Ada Apa? Ini Ulasannya:

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Lampung, MSINews.com – Para siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Sekuting Terpadu menyambut kehadiran Sudut Pandang Jurnalistik Indonesia (SPJI) yang memberikan sosialisasi kepada adik-adik pelajar tentang kecerdasan dan kebijakan dalam bermedia sosial. Aryani Rosa Lesmana, selaku Kepala Sekolah SMPN Sekuting menyambut program tersebut untuk dihadirkan oleh anggota pengurus SPJI. Ia menyoroti kondisi anak-anak zaman sekarang […]

  • Demi Kepentingan Agama, Speiyan Serahkan Batuan Rp.1,5 M ke Suku Ketengban

    Demi Kepentingan Agama, Speiyan Serahkan Batuan Rp.1,5 M ke Suku Ketengban

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana menyerahkan bantuan keagamaan untuk sejumlah kegiatan dan program pembangunan Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Wilayah V Suku Ketengban. Batuan tersebut diantaranya Klasis Borme, Klasis Bikata, Klasis Eipa, Klasis Okbab, Klasis Krime, dan Calon Klasis Sofger. Adapun jumlahnya Rp 1,5 miliar dan diserahkan langsung oleh DpeiYan Selasa, 22 […]

  • Hari Ini, Tepat 45 Tahun Peristiwa Bom Mobil Menteri Irlandia Utara,Airey Neave

    Hari Ini, Tepat 45 Tahun Peristiwa Bom Mobil Menteri Irlandia Utara,Airey Neave

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Dublin,msinews.com-Hari ini, tepat 45 tahun peristiwa bom mobil menewaskan Airey Neave, seorang Menteri di Irlandia Utara, 30 Maret 1979. Airey Neave tewas terbunuh oleh bom yang berada di mobilnya saat ia meninggalkan tempat parkir mobil di House of Commons. Bom tersebut sangat canggih, dan meledak ketika Menteri Airey Neave mulai berjalan ke arah keluar sesaat […]

  • Misteri Koper Apartemen Firli Bahuri, Polda Belum Buka Mulut

    Misteri Koper Apartemen Firli Bahuri, Polda Belum Buka Mulut

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews – Polda Metro Jaya masih merahasiakan isi koper besar yang dibawa saat menggeledah apartemen Ketua nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengatakan beberapa barang bukti sudah ditemukan. Namun sayang, hal tersebut belum bisa membeberkan. Baca juga : Tito Karnavian […]

  • PT.SIG Diminta Jaga Kinerja Perusahaan dalam Kontribusi Pembangunan IKN

    PT.SIG Diminta Jaga Kinerja Perusahaan dalam Kontribusi Pembangunan IKN

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Balikpapan,msinews.com-Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Y Manurung mengapresiasi kontribusi yang dilakukan PT SIG. Namun, ia juga meminta pada PT SIG untuk memastikan prosesnya untuk prudent atau bijak dan hati-hati. Sehingga kinerja perusahaan dapat terus terjaga. Adapun PT Semen Indonesia Group (Persero) Tbk atau PT SIG beberapa waktu ini melakukan ekspansi bisnis melalui konsorsium […]

expand_less