Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menteri PKP Siapkan Rusun Subsidi Meikarta untuk Pekerja MBR di Cikarang

Menteri PKP Siapkan Rusun Subsidi Meikarta untuk Pekerja MBR di Cikarang

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 283
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Msinews.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyiapkan pembangunan rumah susun (rusun) subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di kawasan perkotaan, salah satunya di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Maruarar Sirait sapaan akrabnya  Ara menyampaikan rencana awal pembangunan rusun subsidi tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo.

“Kami sudah laporkan rencana awal ini ke Pak Presiden dan Pak Satgas. Kementerian PKP terus memastikan penyediaan hunian layak di kawasan perkotaan melalui pembangunan rusun subsidi,” ujar Ara saat meninjau dua titik lokasi lahan rencana pembangunan rusun subsidi di Meikarta, Sabtu (17/1/2026).

Dalam kunjungannya, Ara meninjau dua lokasi rencana pembangunan rusun subsidi yang berada di Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, dan Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat. Total luas lahan yang disiapkan mencapai sekitar 20 hektare, masing-masing 10 hektare.

“Kalau dilihat kedua lokasi ini strategis, dekat kawasan industri dan akses tol. Cocok untuk MBR yang bekerja di sekitar Cikarang,” kata Ara.

Politisi Partai Gerindra itu menegaskan, pemerintah tidak hanya membangun rusun yang layak huni, tetapi juga menyiapkan lingkungan pendukung bagi para penghuni.

“Kami pastikan akses sekolah, rumah sakit, tempat ibadah dan ruang terbuka hijau tersedia dengan baik,” ucapnya.

Selain itu, Kementerian PKP akan menyiapkan skema pembiayaan, memastikan legalitas lahan, serta menyesuaikan desain bangunan agar pembangunan rusun subsidi tersebut sejalan dengan arahan Presiden.

“Saya ingin rusun subsidi ini menjadi contoh yang baik bagaimana masyarakat berpenghasilan rendah bisa mendapatkan fasilitas yang layak. Kita berusaha mencari terobosan-terobosan,” tegas Ara.

Ia memastikan seluruh proses pembangunan dilakukan sesuai aturan dan prinsip kehati-hatian, termasuk memastikan status lahan yang digunakan bukan merupakan lahan sawah.

“Kalau sawah tentu tidak boleh digunakan. Itu sudah pasti,” ucapnya.

Sebagai bagian dari percepatan penyediaan hunian layak, Ara menyebutkan akan melanjutkan survei ke beberapa lokasi lain bersama pengembang berbeda pada pekan depan.

“Kita akan terus bergerak cepat agar tahun ini ada terobosan yang nyata dan bermanfaat bagi rakyat,” tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Sri Haryati telah meninjau kesiapan lahan yang disiapkan Lippo Group untuk pembangunan rusun subsidi dan melaporkan hasil kunjungan tersebut kepada Menteri PKP.

Sebagai tindak lanjut, Maruarar Sirait dijadwalkan bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Gedung Sate pada pekan depan untuk melakukan verifikasi lanjutan proyek rusun subsidi tersebut.

Sri Haryati mengatakan, pembangunan rumah subsidi tapak sudah tidak memungkinkan di kota-kota besar akibat keterbatasan lahan.

“Di kota besar hampir tidak ada lagi rumah subsidi tapak. Solusinya adalah hunian vertikal seperti rusun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bappenas, tren urbanisasi di Indonesia terus meningkat. Pada 2045, sekitar 73 persen penduduk Indonesia diproyeksikan tinggal di kawasan perkotaan, bahkan data terbaru menunjukkan angkanya telah mencapai 82 persen.

“Penduduk makin terpusat di kota. Negara harus siap dengan hunian vertikal agar rakyat tetap punya tempat tinggal layak,” pungkasnya.*

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peziarah Pengharapan adalah Kesatria Cahaya

    Peziarah Pengharapan adalah Kesatria Cahaya

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Oleh: Agustinus Tetiro, anggota Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) DALAM suatu talkshow bersama presenter Najwa Shihab, Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa akhir-akhir ini penulis favoritnya adalah novelis Brasil, Paulo Coelho. Prabowo mengajak anak-anak muda Indonesia untuk membaca karya Coelho berjudul: “Warrior of the Light. A Manual” (Manual Do Guerrero Da Luz/Kitab Suci Kesatria Cahaya). “Buku […]

  • Lakalantas di Tol Palembang-Prabumulih, Seorang Nakes Asal Muara Enim Meninggal Dunia Usai Pulang Jadi Petugas Haji

    Lakalantas di Tol Palembang-Prabumulih, Seorang Nakes Asal Muara Enim Meninggal Dunia Usai Pulang Jadi Petugas Haji

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Muara Enim, msinews.com – Kabar duka menyelimuti Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim. Pasalnya seorang tenaga kesehatan terbaik, bernama dr. Hj. Bella Riski Dinanti yang baru pulang menjadi petugas kesehatan dalam pelaksanaan ibadah Haji 2024 mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Palembang-Prabumulih, sekitar km 48. Kejadian naas itu terjadi pada Senin malam, sekitar pukul 20.20 […]

  • Menghubungkan Titik Terluar: Urgensi Transportasi Publik di Perbatasan Kalimantan Barat

    Menghubungkan Titik Terluar: Urgensi Transportasi Publik di Perbatasan Kalimantan Barat

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 121
    • 0Komentar

    PEMBANGUNAN jalan paralel, PLBN, dan PLB di perbatasan Kalimantan Barat secara signifikan mengubah wilayah terluar menjadi beranda depan negara yang memperkuat ekonomi, mobilitas, dan kedaulatan negara_ Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2024), Kalimantan Barat telah terhubung oleh jalan paralel perbatasan sepanjang 827,97 km. Jaringan ini ditopang oleh empat Pos Lintas Batas Negara […]

  • Eceran LPG 3Kg Masih Tinggi, Kementerian ESDM Beri Pemda Pedoman Cara Hitungnya

    Eceran LPG 3Kg Masih Tinggi, Kementerian ESDM Beri Pemda Pedoman Cara Hitungnya

    • calendar_month Sabtu, 5 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mengatur pedoman penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kg di seluruh daerah-daerah RI. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan, HET LPG 3 kg saat ini ditentukan oleh masing-masing pemerintah daerah (pemda). Pasalnya hasil evaluasi di lapangan ditemukan harga gas subsidi […]

  • Cek Kesehatan Gratis Digelar Serentak di Seluruh Titik Sekolah Rakyat

    Cek Kesehatan Gratis Digelar Serentak di Seluruh Titik Sekolah Rakyat

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Cibinong,msinews.com – Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk siswa Sekolah Rakyat digelar serentak di 63 titik Sekolah Rakyat pada Senin (14/7/2025), termasuk di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 10 Kabupaten Bogor, Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Cibinong, Bogor, Jawa Barat. CKG di Sekolah Rakyat dilaksanakan bersamaan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025/2026. Secara teknis, […]

  • Direktur Utama Bulog

    Direktur Utama Bulog: Penggelontoran Beras Agar Semakin Masif

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Utama Bulog Budi Waseso mengatakan adanya penyaluran bantuan beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara masif. Dengan masif maka akan menurunkan harga beras. “Tujuan kita bagaimana memasifkan penyaluran beras ini, baik di pasar tradisional dan modern dilakukan penggelontoran beras agar semakin masif,” kata Budi Waseso dikutip dari Antara, Jum’at 22/9/2023. Baca Juga […]

expand_less