Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini dan Feature » Letak Iman dan Dosa (bagian dua)

Letak Iman dan Dosa (bagian dua)

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • visibility 197
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh Syamsul Noor Fajri

DALAM Surat Yohanes 1 Nomor 1-4 dinyatakan, “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah (1). Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah (2). Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan (3). Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia (4).

Hermeneutika dari pernyataan dalam Bibel itu mendapat penegasan fokus dari Nabi Isa Al-Masih a.s.: Aku tidak dapat berbuat apa-apa. Semua kehendakku adalah Kehendak Bapaku di Surga. Aku tidak berkata-kata kecuali sesuai dengan Kehendak Bapak.

Nabi Isa Al-Masih a.s. dalam sabdanya juga menegaskan: Ingatlah, hidup kekal itu adalah percaya kepada Elohim (Allah) sebagai satu-satunya Ilah (Tuhan); dan percaya aku — Yesus Kristus — sebagai utusan Elohim. Tidak ada seorang pun sampai kepada Elohim (Allah), kecuali melalui aku (Yesus Kristus).

Sabda Yesus Kristus (Isa Al-Masih a.s.), baik dalam perspektif Bani Israil (Bani Ya’kub) maupun umat Islam adalah sepenuhnya benar. Semua nabi, dari Adam a.s. hingga Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan keimanan atau kepercayaan kepada satu-satunya Sang Maha Pencipta l langit dan bumi. Satu aqidah, monoteisme.

Itu kan gnosis (pengetahuan), teori, dan teks. Praxisnya (praktiknya), tidak monoteisme. Mau bukti? Cobalah maknai Ketuhanan Yang Mahaesa. Baru sebatas teks saja sudah nganarudin. Mau bilang apa? Jelas-jelas di situ disebutkan Yang Mahaesa itu Ketuhanan. Bukan Tuhan, ya toh? Kok sewot…?

Tuhan berbeda makna, Bro dengan Ketuhanan. Yang Mahaesa itu Tuhan, itu baru tepat. Tidak nganarudin. Kalau Ketuhanan itu tak mesti Mahaesa. Gramatikal dan leksikalnya bisa saja banyak atau plural. Kok sampean suka yang ribet, keluyuran dulu ke mana-mana. Kenapa tidak meniru cara orang Sumatra, saklak. To the point.

Baiklah, kembali kepada keimanan kepada Tuhan Yang Mahaesa. Lagi-lagi bertemu diksi ke-iman-an. Kata dasarnya: Iman, mendapatkan imbuhan ke–an menjadi keimanan. Kata benda yang cenderung instransitif. Jika mau diubah transitif (kata kerja aktif), gampang. Jadikan “mengimani” sebagai kata bentukan dari “iman” sebagai bentukan paralel dari “beriman”, yang sama-sama transitif.

Oke, jika ada orang bertanya, “Di mana letak secangkir atau segelas kopi?” Oleh0 sebab, mungkin… Anda baru meneguk segelas kopi. Secara cepat, penuh keyakinan, dan tersenyum Anda segera menunjuk gelas di atas meja. Anda betul. Di dalam gelas yang Anda tunjuk itu memang ada air kopi (mungkin tanpa atau memakai gula).

Kasusnya tidak sederhana itu, bila pertanyaan bergeser ke term iman. Di mana letak iman? Semudah itukah Anda menunjuk kepada sesuatu obyek? Tidak sesederhana itu, bukan?

Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan Sabda Rasulullah Muhammad SAW berkaitan hermeneutika tekstual tentang iman. _Amantu billahi_ (Mengimani Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan). Lalu, _”Walmalaikatihi wa kutubihi wa rasulihi wal yaumil akhir…”_

Berangkat dari Al-Hadits itulah para ulama Islam menyepakati dan menyebutnya sebagai Rukun Iman Lima Perkara, yaitu (1) mengimani Allah; (2) mengimani para malaikat Allah; (3) mengimani Kitab Allah; (4) mengimani Rasul Allah; dan (5) mengimani Yaumil Akhir (Hari Akhir).

Baik, substansi dari “di mana letak iman” sudah mulus terjawab. Logis karena didukung oleh Dalil Naqli. Heit, Bro… Kadar anggur hidanganmu konsentrasinya masih encer. Aku mau _Vodka_ atau setidaknya _Mix Max._ Kalau ada stocknya, Martini juga bolehlah.

Dengar baik-baik. Buka Control Panel. Re-install hardware dan software. Re-install all current device. Nah, semua proses sukses. Now available…

Letak iman di sekujur tubuh, baik secara lahir maupun batin, baik secara jasmani maupun rohani. Iman ditaqdiskan atau secara sungguh-sungguh diresapi di dalam hati. Letak iman juga menjejak/membekas dalam sikap/tingkah laku sehari-hari. Konsekuensi logis dari iman itu adalah akhlaq mulia.

Itulah esensi dari Sabda Rasulullah Muhammad SAW, “Tidaklah Allah mengutus aku, kecuali untuk merawat akhlaqul karimah (kemuliaan akhlaq).”

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Milenial Digital Park: Burung Migran di Kawasan Taman Nasional Sembilang

    Milenial Digital Park: Burung Migran di Kawasan Taman Nasional Sembilang

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Pangkalan Balai, msinews.com – Migrasi (perpindahan tempat suatu spesies dari suatu habitat ke habitat tertentu oleh sebab faktor tertentu) secara anatomi-histologis juga berlaku pada hewan (fauna), khususnya spesies aves (burung berhabitat di air. Kelompok burung air itu bermigrasi secara periodik dari daratan Asia Timur (Siberia) seiring dengan kondisi cuaca, yakni musim dingin di tempat asalnya […]

  • Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil Istimewa di Istana pada Upacara HUT ke-80 RI

    Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil Istimewa di Istana pada Upacara HUT ke-80 RI

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 150
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Suasana khidmat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8/2025), semakin berwarna dengan penampilan istimewa Paduan Suara Sekolah Rakyat bersama Gita Bahana Nusantara. Sebanyak 100 siswa-siswi Sekolah Rakyat pilihan dari berbagai daerah diberikan tempat istimewa persis berhadapan langsung dengan kursi Presiden Prabowo Subianto. Mengenakan seragam Merah […]

  • Breaking News,Ketua Ombusman RI, Hery Susanto Ditangkap Kejagung

    Breaking News,Ketua Ombusman RI, Hery Susanto Ditangkap Kejagung

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 278
    • 0Komentar

    msinews.com-Ketua Ombusman RI ditangkap Kejagung (Kejaksaan Agung) Kamis 16 April 2026. Hal tersebut disampaikan pleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatno kepada awak media di Jakarta. ” Iya, sebentar lagi TSK mau turun,” kata Anang,dikutip dari metronews.com,. Meski demikian, pihak Kejagung belum menjelaskan soal kasus yang menjerat Ketua ORI yang baru saja dilantik Presiden […]

  • Ketua KPID DKI Jakarta Tekankan Pentingnya Adaptasi Digitalisasi Penyiaran

    Ketua KPID DKI Jakarta Tekankan Pentingnya Adaptasi Digitalisasi Penyiaran

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 198
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM– Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta, Puji Hartoyo, memberikan pembekalan materi terkait digitalisasi media dalam era disrupsi dalam acara Intermediate Training atau Latihan Kader Tingkat Lanjutan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMAH PERSIS) di Balai Diklat Kementerian Sosial, Jakarta Selatan, Sabtu pekan lalu. Dalam kesempatan tersebut, Puji Hartoyo menekankan pentingnya […]

  • KPK Geledah

    KPK Geledah Kantor Bupati Labuhan Batu Terkait Dugaan Korupsi Suap

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Bupati Labuhan Batu terkait penyelidikan dugaan korupsi suap. Tersangka utama dalam kasus ini adalah Bupati Labuhan Batu nonaktif Erik Adtrada Ritonga (EAR). Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, menyampaikan bahwa tim penyidik telah menyelesaikan penggeledahan pada Kamis (18/1) di Kantor Bupati Labuhan Batu. […]

  • Perkuat Diplomasi Pertahanan, Kasad Jalin Kemitraan Strategis dengan Tentara Rakyat Vietnam

    Perkuat Diplomasi Pertahanan, Kasad Jalin Kemitraan Strategis dengan Tentara Rakyat Vietnam

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Hanoi,msinews.com-Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melakukan kunjungan resmi dan pertemuan bilateral dengan _Chief of the General Staff Vietnam People’s Army_, General Nguyen Tan Cuong, di Hanoi, Senin (19/5/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral dan memperkuat kerja sama militer antara TNI Angkatan Darat dan Tentara Rakyat Vietnam. Pertemuan […]

expand_less