Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dana CSR BI-OJK yang Dibancak Anggota DPR Turut Picu Kemarahan Masyarakat

Dana CSR BI-OJK yang Dibancak Anggota DPR Turut Picu Kemarahan Masyarakat

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
  • visibility 182
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

msinews.com – Kemarahan massa meluas dalam beberapa hari terakhir. Demonstrasi yang awalnya difokuskan di Gedung DPR RI, meluas dengan menyasar kantor-kantor kepolisian menyusul meninggalnya Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis.

Bukan hanya di Jakarta, masyarakat dari berbagai kalangan di berbagai daerah juga mengamuk. Mereka menyampaikan aspirasi disertai dengan pembakaran kantor-kantpr dewan setempat. Belakangan rumah anggota DPR yang kedapatan berjoget di Senayan ikut diamuk sekaligus dijarah.

Berikut beberapa kontroversi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang disebut-sebut telah memicu kemarahan masyarakat luas.

1. Tunjangan Fantastis, 580 anggota DPR terima tunjangan rumah Rp50 juta/bulan.

2. Rapat “Diam-Diam”Panja revisi UU TNI rapat di hotel mewah, bukan di gedung DPR.

3. Kasus Korupsi CSR BI, Dua anggota DPR NasDem dipanggil KPK soal dugaan korupsi dana CSR BI dan OJK.

4. Pernyataan Seksis, Ahmad Dhani keluarkan komentar melecehkan perempuan di rapat.

5. Ucapan Kasar dan Seksis, Ahmad Sahroni sebut lawan bicara “tolol” tambah komentar seksis.

6. Joget di Sidang Tahunan, Anggota DPR berjoget saat sidang resmi 15 Agustus 2025.

7. Flexing, Gaya Hidup Mewah, Pamer mobil, jam branded, liburan luar negeri, hingga pakai fasilitas negara untuk gaya hidup.
*

Anggaran DPR/MPR 2026

MPR: Rp1,05 triliun (naik 16%), DPR: Rp9,9 triliun (turun 0,6%), tapi total anggaran DPR naik 83% dalam 5 tahun terakhir.

Salah satu yang menarik paling disorot oleh publik Kasus Korupsi CSR BI dan OJK diduga dana sosial tersebut, mengalir ke sejumlah anggota DPR Komisi XI.

Hal ini menurut pengakuan Anggota DPR Satori Fraksi Partai Nasdem setelah diperiksa, KPK dalam perkara ini menetapkan dua tersangka Satori dan Heri Gunawan Fraksi Partai Gerindra.

Namun dalam perkara CSR BI dan OJK, KPK sampai saat ini belum mengeluarkan keterangan resmi untuk melakukan penahanan kepada dua tersangka.*

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Berwawasan Sriwijaya 

    Pembangunan Berwawasan Sriwijaya 

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Oleh Syamsul Noor URAIAN dan ulasan dalam tulisan ini bercorak retrospektif (flashback; ke belakang) sekaligus introspektif (futuristik; ke depan). Tulisan ini bertolak dari fakta arkeologis dan fakta ekologis, yang dapat dibuktikan dengan artefaktual baik berupa prasasti maupun manuskrip kuno. Ada beberapa batu prasasti yang secara tekstual berhubungan dengan angle (sudut pandang dari tematik) tulisan ini. […]

  • Jarnas Ungkap Perdagangan Bayi dalam Kandungan, Dorong UU TPPO Direvisi

    Jarnas Ungkap Perdagangan Bayi dalam Kandungan, Dorong UU TPPO Direvisi

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Jaringan Nasional Anti-Tindak Pidana Perdagangan Orang (Jarnas Anti-TPPO) mendorong proses revisi Undang-Undang Tindak Pidana Perdagaman Orang (UU TPPO) Nomor 21 Tahun 2007. Demikian yang disampaikan Ketua Umum Jarnas Anti-TPPO, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo saat konprensi pers seusai pertemuan di kantor Kementerian Sosial (Kemensos) Jakarta, Selasa 29 Juli 2026. Menurut Ketum Jarnas Anti- TPPO, urgensi […]

  • Erick Thohir Ungkap Rencana Penggabungan BUMN Karya: Fokus pada Penyehatan dan Spesialisasi

    Erick Thohir Ungkap Rencana Penggabungan BUMN Karya: Fokus pada Penyehatan dan Spesialisasi

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menteri BUMN, Erick Thohir, mengungkap rencana terbaru terkait penggabungan BUMN sektor infrastruktur atau BUMN Karya. Rencananya, tujuh BUMN karya akan digabungkan menjadi hanya tiga perusahaan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penyehatan BUMN Karya dan untuk meningkatkan spesialisasi dalam mengerjakan proyek-proyek infrastruktur. Erick Thohir mengungkapkan rencana penggabungan BUMN Karya dalam Rapat […]

  • Komisi VII DPR Ungkap, Pentingnya Evaluasi Tata Kelola Pertambangan

    Komisi VII DPR Ungkap, Pentingnya Evaluasi Tata Kelola Pertambangan

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Halteng,msinews.com– Ada sejumlah temuan yang mencolok terkait praktik pertambangan di lokasi yang perlu dilakukan evaluasi. Banyak poin mengenai tata kelola yang belum memiliki payung hukum yang jelas. Hal tersebut tentu memberikan celah bagi perusahaan untuk bertindak di luar ketentuan yang ada. Demikian disampaika oleh Anggota Komisi XII DPR RI, Aqib Ardiansyah usai  melakukan kunjungan kerja […]

  • Sihir, Teluh dan Santet, Berbalik ke Pengirimnya Berikut Amalan dari Ustadz M. Faizar Ahli Ruqyah

    Sihir, Teluh dan Santet, Berbalik ke Pengirimnya Berikut Amalan dari Ustadz M. Faizar Ahli Ruqyah

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Jakarta_Infomsi–Sihir, teluh dan santer adalah ilmu hitam yang dikirim oleh orang jahat dengan tujuan untuk mencederai manusia tampa melalui sentuhan tangan dengan bantuan ghaib. Biasanya ilmu gaib berupa teluh dan santet dikirimkan oleh seseorang berhati jahat, yang iri hati, dengki atau sakit hati kepada sang target. Ahli ruqyah syariyyah Ustadz Muhammad Faizar mengungkapkan bahwa kiriman […]

  • Filep Wamafma Desak Kemenkes Percepat Pengadaan Reagen Deteksi HIV Pada Bayi

    Filep Wamafma Desak Kemenkes Percepat Pengadaan Reagen Deteksi HIV Pada Bayi

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 478
    • 0Komentar

    MANOKWARI,MSINEWS.COM -Kementerian Kesehatan didesak untuk mempercepat pengadaan reagen pemeriksaan early infant diagnosis (EID) guna mendukung layanan deteksi dini HIV pada bayi di Provinsi Papua Barat. Mengingat,keterlambatan pengadaan reagen selama beberapa bulan menjadi persoalan serius karena berdampak langsung terhadap bayi yang lahir dari ibu dengan diagnosa HIV (human immunodeficiency virus). Demikian tegas Ketua Komite III DPD […]

expand_less