Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Retret Gelombang II Digelar: 86 Kepala Daerah Ikuti Pembekalan di IPDN Jatinangor

Retret Gelombang II Digelar: 86 Kepala Daerah Ikuti Pembekalan di IPDN Jatinangor

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com – Sebanyak 86 kepala daerah dan wakil kepala daerah akan mengikuti Retret Gelombang II yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kegiatan Retret pembekalan ini dijadwalkan berlangsung mulai 22 hingga 26 Juni 2025 di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan hal ini kepada awak media usai meninjau pemeriksaan kesehatan peserta retret di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Jakarta, pada Sabtu 21 Juni 2025.

Menurut Bima Arya, seharusnya Retret Gelombang II diikuti oleh 93 peserta. Namun, enam peserta mengajukan permohonan tidak mengikuti karena alasan kesehatan, sementara satu peserta batal karena urusan keluarga.

“Kami izinkan setelah diteliti memang tidak memungkinkan [mengikuti Retret Gelombang II], mungkin akan ikut gelombang terakhir nanti karena masih ada satu gelombang lagi,” jelasnya.

Sebelumnya, para peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan di daerah masing-masing dan hasilnya telah disampaikan kepada Kemendagri.

Pemeriksaan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan Kemendagri di Jakarta ini hanya meliputi pemeriksaan dasar seperti tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Untuk menandai kondisi kesehatan masing-masing peserta, Kemendagri memberikan gelang berwarna. Gelang hijau menunjukkan kondisi peserta sehat, kuning memerlukan observasi, dan merah membutuhkan atensi khusus.

Bima Arya juga memastikan makanan yang disajikan selama retret aman dikonsumsi semua peserta, dan akan ada penyesuaian menu khusus jika ada permintaan karena kondisi kesehatan.

Materi yang akan disampaikan dalam Retret Gelombang II ini sama dengan pembekalan kepala daerah sebelumnya di Magelang.

Materi tersebut mencakup tugas pokok kepala daerah, program prioritas pemerintah seperti Asta Cita, pemberantasan korupsi, dan wawasan kebangsaan.

Retret ini juga menjadi momentum yang baik untuk mengevaluasi berbagai program prioritas yang telah berjalan di daerah.

“Nah, momen ini dimanfaatkan juga untuk sama-sama mengevaluasi. Mungkin sekarang sudah ada feedback dari daerah terkait dengan program prioritas,” tambahnya.

Para peserta Retret Gelombang II akan diberangkatkan pada Minggu (22/6) pagi dari Kantor Pusat Kemendagri menuju Kampus IPDN Jatinangor. Uniknya, seluruh peserta akan menggunakan Kereta Cepat Whoosh dalam satu rombongan.

“Jadi besok sesuai rencana peserta diminta pagi-pagi pukul delapan sudah hadir di Kantor Pusat Kemendagri, dan kemudian jam sepuluh akan menggunakan Kereta Cepat Whoosh bersama-sama menuju Bandung,” terang Bima Arya.
Retret Gelombang II Digelar: 86 Kepala Daerah Ikuti Pembekalan di IPDN Jatinangor

Jakarta – Sebanyak 86 kepala daerah dan wakil kepala daerah akan mengikuti Retret Gelombang II yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kegiatan Retret pembekalan ini dijadwalkan berlangsung mulai 22 hingga 26 Juni 2025 di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan hal ini kepada awak media usai meninjau pemeriksaan kesehatan peserta retret di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Jakarta, pada Sabtu 21 Juni 2025.

Menurut Bima Arya, seharusnya Retret Gelombang II diikuti oleh 93 peserta. Namun, enam peserta mengajukan permohonan tidak mengikuti karena alasan kesehatan, sementara satu peserta batal karena urusan keluarga.

“Kami izinkan setelah diteliti memang tidak memungkinkan [mengikuti Retret Gelombang II], mungkin akan ikut gelombang terakhir nanti karena masih ada satu gelombang lagi,” jelasnya.

Sebelumnya, para peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan di daerah masing-masing dan hasilnya telah disampaikan kepada Kemendagri.

Pemeriksaan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan Kemendagri di Jakarta ini hanya meliputi pemeriksaan dasar seperti tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Untuk menandai kondisi kesehatan masing-masing peserta, Kemendagri memberikan gelang berwarna. Gelang hijau menunjukkan kondisi peserta sehat, kuning memerlukan observasi, dan merah membutuhkan atensi khusus.

Bima Arya juga memastikan makanan yang disajikan selama retret aman dikonsumsi semua peserta, dan akan ada penyesuaian menu khusus jika ada permintaan karena kondisi kesehatan.

Materi yang akan disampaikan dalam Retret Gelombang II ini sama dengan pembekalan kepala daerah sebelumnya di Magelang.

Materi tersebut mencakup tugas pokok kepala daerah, program prioritas pemerintah seperti Asta Cita, pemberantasan korupsi, dan wawasan kebangsaan.

Retret ini juga menjadi momentum yang baik untuk mengevaluasi berbagai program prioritas yang telah berjalan di daerah.

“Nah, momen ini dimanfaatkan juga untuk sama-sama mengevaluasi. Mungkin sekarang sudah ada feedback dari daerah terkait dengan program prioritas,” tambahnya.

Para peserta Retret Gelombang II akan diberangkatkan pada Minggu (22/6) pagi dari Kantor Pusat Kemendagri menuju Kampus IPDN Jatinangor. Uniknya, seluruh peserta akan menggunakan Kereta Cepat Whoosh dalam satu rombongan.

“Jadi besok sesuai rencana peserta diminta pagi-pagi pukul delapan sudah hadir di Kantor Pusat Kemendagri, dan kemudian jam sepuluh akan menggunakan Kereta Cepat Whoosh bersama-sama menuju Bandung,” terang Bima Arya.

Turut hadir dalam peninjauan pemeriksaan kesehatan tersebut antara lain Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin, Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono, Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Benni Irwan, dan pejabat terkait lainnya.**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi

    Jokowi: Debat Ketiga Harus Edukatif dan Fokus pada Kebijakan

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Presiden Joko Widodo menyampaikan pandangannya terhadap debat ketiga Pilpres 2024, menganggapnya kurang edukatif karena banyak serangan yang bersifat personal. Menurut Jokowi, serangan dalam debat seharusnya berfokus pada kebijakan dan visi, bukan aspek personal. “Saling menyerang enggak apa-apa tapi kebijakan, policy, visinya yang diserang. Bukan untuk saling menjatuhkan dengan motif-motif personal. Saya kira […]

  • Andina Siap Jadi Penyambung Lida Masyarakar dan Kaum Muda Kalteng di DPR RI

    Andina Siap Jadi Penyambung Lida Masyarakar dan Kaum Muda Kalteng di DPR RI

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Politisi muda dari Partai NasDem, Andina Thresia Naranag, B.Comm hari ini Selasa (1/10/2024) resmi dilantik menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) 2024 – 2029, Jakarta, Selasa (01/10). Pemilik paras cantik yang akrab disapa Kak Andina terpilih mewakili Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah yang meliputi 14 Kota/Kabupaten. Kak Andina menjadi satu-satunya anggota DPR RI termuda […]

  • Jabat Staf Khusus KSP, KPK Harus Perjelas Status Timothy Ivan di Kasus Suap Hakim Agung

    Jabat Staf Khusus KSP, KPK Harus Perjelas Status Timothy Ivan di Kasus Suap Hakim Agung

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Keberadaan Timothy Ivan Triyono sebagai Staf Khusus di Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menuai tanda tanya besar setelah namanya terbukti terseret dalam kasus suap kepada Hakim Agung Sudrajad Dimyati. Publik mempertanyakan mengapa seseorang yang pernah terlibat praktik suap justru menempati posisi strategis di lingkaran istana. Timothy diketahui mengembalikan uang sebesar Rp200 juta ke rekening […]

  • Menkumham Fasilitasi Rekonsiliasi PWI, DK  Tegaskan SK HCB Tidak Berlaku

    Menkumham Fasilitasi Rekonsiliasi PWI, DK  Tegaskan SK HCB Tidak Berlaku

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Supratman Andi Agtas memimpin pertemuan mediasi antara dua kubu kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang sudah enam bulan berseteru pada Rabu ( 28/8/2024) malam di kantornya. Adapun, pertemuan tersebut dihadiri oleh Hendry CH Bangun dan Zulmansyah Sekedang sebagai wakil masing-masing kubu, serta disaksikan oleh Dirjen AHU Cahyo Rahadian Muzar, […]

  • Ahok Diisukan Dirut Pertamina, Berikut Nama-nanma Disampaikan Erick Tohirick

    Ahok Diisukan Dirut Pertamina, Berikut Nama-nanma Disampaikan Erick Tohirick

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Jakarta_Beredar isu bahwa Direktur Utama (Dirut) Pertamina akan diganti. Jabatan isu digadang-gadang akan diisi oleh Basuki Tjahaja Purnama. Pada saat ini di Informasikan bahwa jajaran Komisaris PT Pertamina (persero) mengalami perombakan. Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekarang ditunjuk sebagai Wakil Komisaris Utama Pertamina, menggantikan Pahala Nugraha Mansury. Namun, ternyata posisi Dirut Pertamina masih […]

  • Mendagri: Inflasi Indonesia YoY pada Desember 2024 Terkendali di Angka 1,57 Persen

    Mendagri: Inflasi Indonesia YoY pada Desember 2024 Terkendali di Angka 1,57 Persen

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakarta, msinews.com- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan, inflasi Indonesia secara year-on-year (YoY) pada Desember 2024 terhadap Desember 2023 terkendali di angka 1,57 persen. Hal ini disampaikan Mendagri saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah, secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (6/1/2025). […]

expand_less