Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » KSP M Qodari : Kerja Kemensos Nyata

KSP M Qodari : Kerja Kemensos Nyata

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi,msinews.com — Wakil Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) M Qodari mengecek progres revitalisasi sekolah rakyat di Sentra Pangudi Luhur Bekasi, Jawa Barat, Selasa (3/6/2025), sesuai arahan Presiden Prabowo. Dia menyimpulkan lokasi ini ideal dan sudah siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Didampingi Wamensos Agus Jabo, M Qodari mengecek langsung setiap sudut ruangan dan fasilitas milik Kemensos yang akan digunakan para siswa sekolah rakyat.

“Kita sudah melihat beberapa fasilitas, asrama buat siswa, kita lihat juga toilet, ke ruang kelas, tempat sekolah, dan ke tempat olahraganya. Sebagai sebuah sekolah (rakyat) rasanya ideal. Kalau tempat ini rasanya Indonesia cerah, langit cerah gitu ya. Mudah-mudahan di tempat lain juga bisa sebaik ini,” M Qodari, Selasa (3/6/2025).

Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional yang dirancang untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem. Salah satu lokasi tahap awal yang siap dibuka adalah Sentra Terpadu Pangudi Luhur, dengan kapasitas 180 siswa dari keluarga miskin ekstrem dalam desil 1 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Ada sembilan rombongan belajar (rombel) jenjang SMA yang akan dibuka di sini. Masing-masing rombel menampung 20 siswa. Penerimaan dimulai Juli ini,” kata Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono.

Agus Jabo menjelaskan, Kementerian Sosial memilih memanfaatkan aset yang sudah ada sebelum pembangunan Sekolah Rakyat permanen, karena membangun sekolah dari nol membutuhkan waktu lama.

“Tidak mungkin kita bangun dari awal. Maka kita meng-assessment aset-aset Kemensos yang bisa dipakai untuk sekolah rakyat yang rencananya dibuka Juli. Sekarang sedang direvitalisasi,” kata Agus Jabo.

Proses revitalisasi dilakukan di 100 titik sekolah bersama Kementerian Pekerjaan Umum. Selain menyediakan sarana pendidikan, Sekolah Rakyat juga menanamkan karakter kebangsaan dan keterampilan vokasional kepada siswa agar siap kerja setelah lulus.

“Yang diinginkan oleh Pak Presiden, siswa yang lulus dari sekolah rakyat ini, walaupun berlatar belakang dari keluarga miskin, mereka punya ilmu, punya karakter kebangsaan, keagamaan dan sosial. Mereka juga kita siapkan untuk dibekali keterampilan,” kata Agus Jabo.

Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Pangudi Luhur memiliki fasilitas yang lengkap dan terintegrasi. Sarana penunjang pendidikan seperti asrama, ruang kelas, perpustakaan, lapangan olahraga, klinik kesehatan, toilet, hingga ruang pelatihan tersedia. Selain itu, sentra terpadu ini juga ramah disabilitas dengan fasilitas guiding block dan aksesibilitas khusus bagi penyandang disabilitas netra.

“Kehadiran negara sekali lagi memang kita melihat ada pada Kemensos sangat nyata. Dari segi perencanaan insya Allah optimis. Dibandingkan perencanaan-perencanaan lain yang saya pernah lihat, (ini) termasuk salah satu yang paling bagus,” tutur M Qodari.

Dengan luas mencapai 4,5 hektare, Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi terus menunjukkan geliat kesiapannya. Hingga hari ini, progres pelaksanaan mencapai 14,46 persen, melampaui rencana awal yang ditargetkan sebesar 11,21 persen. Artinya, proyek ini mencatat deviasi positif sebesar +3,25 persen, indikasi bahwa pembangunan berjalan lebih cepat dari jadwal.

Masih tersisa 37 hari menuju target penyelesaian, dan capaian ini menunjukkan optimisme kuat bahwa Sekolah Rakyat di lokasi ini akan menjadi salah satu yang paling siap diresmikan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendagri: Pelaksanaan Retret Mampu Bangun Ikatan Emosional Antar-Kepala Daerah

    Mendagri: Pelaksanaan Retret Mampu Bangun Ikatan Emosional Antar-Kepala Daerah

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 107
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, pelaksanaan Retret di Magelang telah mampu membangun ikatan emosional (chemistry) antarkepala daerah. Pasalnya, dalam suatu sesi, kepala daerah berkumpul dalam kelompok untuk menerima materi sekaligus saling mengenal satu sama lain. Hal ini pula yang terjadi pada sesi diskusi antarkepala daerah di Wilayah Papua dan Maluku. Dalam […]

  • Pemerintah Pastikan Proses Pengisian DPRP Mekanisme Pengangkatan Transparan dan Adil

    Pemerintah Pastikan Proses Pengisian DPRP Mekanisme Pengangkatan Transparan dan Adil

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 73
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM- Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan, pemerintah pusat memastikan proses pengisian keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) periode 2024–2029 melalui mekanisme pengangkatan berjalan dengan transparan dan adil. Ia memastikan seluruh tahapan dari pengejawantahan otonomi khusus di Tanah Papua tersebut sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan. “Pemerintah pusat akan terus memastikan bahwa seluruh proses […]

  • Ada Aturan Jam Kerja Di Jakarta Dibagi 2, Heru Budi: Yang Tidak Setuju monggo

    Ada Aturan Jam Kerja Di Jakarta Dibagi 2, Heru Budi: Yang Tidak Setuju monggo

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Jakarta_Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono tidak peduli apabila ada pihak yang tidak setuju dengan pengaturan jam kerja yang dibagi dua baik untuk ASN dan swasta. “Terkait jam kerja kalau ada pihak-pihak yang tidak setuju ya monggo-monggo saja, silakan. Misalnya, ‘saya pemilik gedung ini tidak setuju’. Mau ya pagi hari masuk jam kerja […]

  • Gelar Rapat Tertutup dengan Jampidsus Bahas Korupsi, Formappi Pertanyakan Komitemen Komisi III DPR

    Gelar Rapat Tertutup dengan Jampidsus Bahas Korupsi, Formappi Pertanyakan Komitemen Komisi III DPR

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 106
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Peneliti Formappi Lucius Karus mengaku tak heran jika Komisi III DPR dan Kejagung melalui Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) melakukan rapat tertutup untuk membahas soal isu korupsi. Terlebih, Kejagung saat ini menyidik kasus korupsi minyak di Pertaminan yang nilai korupsi fantastic hingga triliunan rupiah. “Saya kira menjadi wajar saja kalau publik mencurigai […]

  • Mintarsih Perjuangkan Haknya, Wakil Ketua MPR Ketidakadilan Tidak Boleh Terjadi

    Mintarsih Perjuangkan Haknya, Wakil Ketua MPR Ketidakadilan Tidak Boleh Terjadi

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Berbagai upaya untuk mendapatkan keadilan di Indonesia memang kerap kali masih dirasakan sulit, namun bukan suatu hal yang mustahil terjadi di negara ini. Diantara langkau hukum yang terus dilakukan oleh pemilik sebagian saham di PT. Blue Bird Taxi, Mintarsih Abdul Latief, didampingi Kamaruddin Simanjuntak selaku pengacaranya. Mintarsih melaporkan Purnomo Prawiro Mangkusudjono ke Bareskrim Mabes […]

  • Soal Wacana Dwi Kewargaannegara, Angin Segar Bagi Diaspora Bertalenta

    Soal Wacana Dwi Kewargaannegara, Angin Segar Bagi Diaspora Bertalenta

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani menilai, wacana diaspora dwi kewarganegara,sebagaimana disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan belum lama ini,mewacanakan agar Pemerintah memberikan kewarganegaraan ganda bagi diaspora bertalenta,merupakan “Angin Segar”. “Pernyataan Menko Marves memberikan angin segar terhadap aspirasi dwi kewarganegaraan,” kata Christina dalam keterangan kepada media, di Jakarta, […]

expand_less