Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Universitas Sjakhyakirti Palembang pada 2024 Mewisuda 503 Mahasiswa S1 dan S2

Universitas Sjakhyakirti Palembang pada 2024 Mewisuda 503 Mahasiswa S1 dan S2

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang, msinews.com – Dalam Sidang senat terbuka,  wisuda ke-45 program Strata Satu (S1) dan ke-24 program Strata Dua (S2), Universitas Sjakhyakirti Palembang (USP) mewisuda sebanyak 503 alumni di Hotel Aryaduta Jalan Pom IX Lorok Pakjo Kecamatan Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang Provinsi Sumatra Selatan, Sabtu (14/09/2024).

USP mewisuda sejumlah 372 Sarjana Program S1 dari 6 Fakultas, terdiri dari Ilmu Administrasi 47 orang, Ekonomi 108 orang, Pertanian 75 orang, Hukum 109 orang, Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 9 orang dan Fakultas Ilmu Komputer 23 orang. Sedangkan Program S2, Magister Sains sebanyak 132 orang.

Rektor Universitas Sjakhyakirti Palembang, Prof Dr Ir Agoes Thony Ak Msi mengucapkan selamat atas diwisudanya 503 alumni USP hari ini yang merupakan langkah awal dari perjalanan para alumni dalam menghadapi dunia yang semakin canggih dan saling terhubung.

“Tetapi kami percaya bahwa ilmu dan keterampilan yang diperoleh oleh para alumni selama mengikuti proses kegiatan belajar mengajar di USP akan menjadi dasar yang kokoh untuk kesuksesannya dimasa depan,” ucapnya.

Ia terangkan bahwa wisuda merupakan momen penting pelepasan para lulusan atau alumni ke tengah masyarakat untuk memulai pengabdiannya dan mengamalkan Ilmu Pengetahuan yang telah ditekuninya selama mengikuti pendidikan di USP.

“Oleh karena itu kita berharap berbekal Ilmu Pengetahuan dan Keterampilan yang dimiliki para alumni menjadi modal untuk berintegrasi di tengah kehidupan masyarakat yang kita anggap sangat hetrogen dan penuh tantangan,” harapnya Prof Agoes.

Tambah Prof Agoes mengingatkan kepada para alumni yang diwisuda hari ini, bahwa setelah wisuda tidak hanya membawa gelar tetapi juga Ilmu Pengetahuan dan Keterampilan yang telah dipersiapkan untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0.

“Kami percaya, para alumni ini, memiliki potensi untuk membuat perbedaan yang signifikan dibidang masing-masing dan untuk berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan di era revolusi induatri 4.0 dan society 5.0,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia terangkan bahwa di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0, dunia mengalami perubahan yang sangat cepat dan mendalam, dimana aktivitas dan budaya hidup manusia berubah dari konvensional menjadi virtual.

“Di era revolusi indudtri 4.0 ditandai dengan integrasi teknologi digital yang berbentuk konektifvitas manusia, mesin dan data yang dikenal dengan internet ofching yang mengaplikasikan Artifisial Intelligence (AI) yang otomatis mengubah cara kita bekerja. Sedangkan society 5.0 mengkedapankan konsep manusia sebagai pusat dan teknologi dengan tujuan menciptakan masyarakat yang inklusif dan sejahtera.,” terangnya Prof Agoes.

Prof Agoes pun menjelaskan bahwa para wisudawan/wati Universitas Sjakhyakirti Palembang telah dipersiapkan untuk menghadapi tantangan dan peluang yang muncul dari perubahan saat ini.

Menurutnya pendidikan yang diajarkan di setiap fakultas di Universitas Sjakhyakirti Palembang tidak hanya mengajarkan teori semata, tetapi juga mengajarkan keterampilan yang diperlukan untuk beradaptasi dan menjadi pemimpin.

“Seperti pada Fakultas Pertanian, kita berperan penting dalam menjawab tantangan revolusi dengan menghadirkan inovasi dan teknologi pertanian. Kita memanfaatkan data dan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan dalam pertanian,” jelasnya.

Terakhir Prof Agoes sampaikan pesan kepada para wisudawan/wati Universitas Sjakhyakirti Palembang untuk senantiasa belajar dan berguru kepada siapa saja, karena proses perkuliahan tidak hanya di kampus saja.

“Tolong diingat, belajarlah sepanjang masa. Jadikan semua tempat sebagai tempat mencari ilmu pengetahuan dan semua orang sebagai gurunya,” tutup Prof Agoes. (SN/Biro SumselBabel). **

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AS Bujuk Israel

    AS Bujuk Israel untuk Tidak Menyerang Iran, Namun Israel Abaikan Permohonan

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Jakarrta, MSINews.com – Amerika Serikat (AS) diduga memohon kepada Israel untuk tidak melakukan serangan balik terhadap Iran. Namun, keputusan Israel untuk mengabaikan permohonan Washington menjadi bagian dari tren yang memalukan, demikian dilaporkan oleh Sputnik dengan mengutip Politico dan seorang pejabat Amerika Serikat. Baca juga : Meutya Hafid : Pemerintah Harus Aktif Diplomasi Deeskalasi Konflik Tim-Teng […]

  • Panja DPR: Judol Layak Ditetapkan sebagai Keadaan Darurat Nasional

    Panja DPR: Judol Layak Ditetapkan sebagai Keadaan Darurat Nasional

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Korban judi online terus berjatuhan. Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB Syamsu Rizal menilai perlu ada penetapan judi online sebagai darurat nasional. “Satu keluarga muda di Tangerang Selatan ditemukan tewas secara bersamaan diduga karena terjerat judi online dan pinjaman online. Ayah, ibu, dan anak berumur tiga tahun meninggal bersama. Implikasi dari adanya […]

  • Polsek Sektor Suoh Evakuasi Korban Hilang, Diduga Diterkam Harimau

    Polsek Sektor Suoh Evakuasi Korban Hilang, Diduga Diterkam Harimau

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Lambar, MSINews com – Kepolisian Sektor (Polsek) Suoh, Lampung Barat (Lambar), tengah melakukan pencarian dan evakuasi korban hilang yang diduga menjadi mangsa serangan binatang buas, diperkirakan harimau. Korban, S (28), warga Dusun Peninjauan Pekon Bumi Hantati, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lambar dilaporkan menghilang sejak Rabu, 21 Februari 2024, sekitar pukul 17.00 WIB. Baca juga […]

  • BGN Berlakukan “Rules of 4 Hours” untuk Perketat Keamanan Pangan

    BGN Berlakukan “Rules of 4 Hours” untuk Perketat Keamanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap batas waktu konsumsi makanan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Setiap makanan MBG wajib dikonsumsi paling lambat empat jam setelah makanan tersebut matang sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan kualitas pangan bagi para penerima manfaat. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono atau yang akrab disapa […]

  • Menteri PKP Tinjau Lahan 45 Hektare di Depok untuk Pembangunan Rusun MBR

    Menteri PKP Tinjau Lahan 45 Hektare di Depok untuk Pembangunan Rusun MBR

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 2.716
    • 0Komentar

    Msinews.com- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung lahan milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan rumah susun (rusun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Depok, Jawa Barat. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sebelum proses pembangunan dimulai. “Lahan ini milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan […]

  • Kala Kesit dan Rotan Bicara Peluang Timnas

    Kala Kesit dan Rotan Bicara Peluang Timnas

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Selalu ada sinar dalam kegelapan. Tetap ada harapan di tengah sulitnya perjalanan. Oleh karena itu, jangan dulu kecewa apalagi putus asa akan peluang Tim Nasional Indonesia menembus babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026. Harapan atas hasil baik dari perjuamgan Timnas Indonesia setidaknya juga digaungkan oleh Kesit Budi Handoyo dan Ronny Tanuwijaya. Optimisme keduanya tersirat dari […]

expand_less