Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Minimnya Tenaga Pelatih Profesional dan Rendahnya Gairah Sepak Bola di NTT

Minimnya Tenaga Pelatih Profesional dan Rendahnya Gairah Sepak Bola di NTT

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruteng,Flores,msinews.com-Minimnya pelatih profesional berlisensi dan rendahnya animo sepak bola merupakan salah satu penghambat kemajuan bidang sepak bola di provinsi kepulauan Nusa Tenggara Timur menuju ke level Nasional. Setidaknya itulah yang disoroti PSSI terkait perkembangan dunia olahraga sepak bola di NTT.

Demikian disampaikan oleh Educator Departemen Pelatihan PSSI, Coach Heriyansyah, di sela kegiatan kursus pelatih atau Coaching Course yang diselenggarakan oleh ASKAB PSSI Manggarai Timur di Stadion Golo Dukal, Rabu, 7 Mei 2025.

“Dari segi jumlah pelatih, NTT ini menurut saya jauh tertinggal. Kalau jumlah pelatihnya sudah banyak baru kita bicarakan mengenai kualitas. Untuk sepak bola NTT, banyak hal yang harus dibenahi. Ini baru satu sisi di kepelatihan,” kata Coach Heriyansyah.

Mantan pemain PSSI Pre Olympic Barcelona 92 U-23 itu, bahwa kurangnya jumlah pelatih profesional berlisensi merupakan masalah serius yang perlu dibenahi jika ingin sepak bola NTT terus maju. Sebab kalau tidak, maka NTT semakin jauh tertinggal dari level sepak bola Nasional.

“Sebenarnya masih banyak hal yang harus dibenahi di sepak bola NTT. Kalau pelatih tidak banyak, lalu tidak banyak kursus pada level D License ini maka susah untuk nantinya punya pelatih yang bisa banyak berbuat banyak untuk NTT. Menurut saya itu hal yang paling penting,” jelas Heriyansyah.

“Saya lihat tidak banyak pelatih berlisensi di NTT yang bisa pegang tim. Karena syarat dari PSSI, untuk keluar atau maju ke level nasional itu syaratnya B License,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ada satu orang pelatih dari NTT berlisensi A, tetapi masalahnya animo sepak bola NTT tidak bergairah,

“Jadi pelatih-pelatih yang bagus kadang keluar. Membawa klub atau tim lain. Jadi untuk membangun NTT sendiri kurang. Pelatih profesional perbanyak dulu,” ungkapnya.

“Selain beberapa masalah yang saya sebutkan, NTT juga saya lihat tidak ada kompetisi. Tidak memiliki sekolah-sekolah sepak bola. Jadi ASPROV dan ASKAB perlu bekerjasama untuk menimbulkan animo sepak bola dengan mengadakan kompetisi,” sambungnya.

Runner Up U21-2012 tersebut berharap calon pelatih profesional yang mengikuti kursus pelatih lisensi D bersama PSSI MATIM di Stadion Golo Dukal bisa mendirikan klub bola dan membuka Sekolah Sepak Bola (SSB) dalam rangka menumbuhkan gairah sepak bola di NTT.

“Dengan adanya D License ini para pelatih ini mau ngapain setelah ini Kalau nggak ada kompetisi. Susah mengaplikasikan ilmunya. Saya berharap, setelah mengikuti kursus pelatih ini mereka juga bisa punya klub bola. Mendirikan SSB dan menggelar kompetisi. Dengan begitu sepak bola NTT bergairah,” ungkapnya.

Masih kata dia, bahwa pedoman pengembangan sepak bola harus berdasarkan semangat sepak bola Indonesia, dengan membina potensi pemain muda sejak masa fun face yaitu usia 6 – 9 tahun.

“D License khusus untuk melatih pelatih usia 6 – 9 tahun, walaupun di situ sudah diberikan materi kepelatihan untuk usia 10 – 13 tahun. Sebenarnya pertama itu masa fun face,” jelasnya.

Sementara Lisensi D kata dia, merupakan tahap awal, langkah positif menuju sepak bola NTT yang lebih baik.

“Masa kegembiraan di usia 6 – 9 tahun. Nanti di C License itu dibahas lagi usia 10 – 13 tahun itu untuk pengembang skills. Jadi menurut saya ini baru awal. Baru tahap awal ini,”bebernya.

“Sedangkan kalau bicara level sepak bola nasional seperti LIGA1, lanjut Heryansyah, itu levelnya lebih kompleks.Bukan hanya SDM tapi juga masalah keuangan atau finansial,” imbuhnya dilansir dari diantimur.

“LIGA1 level klub profesional. Tidak sedikit mengeluarkan dana setahun. Jadi paling penting untuk NTT adalah membina skill pelatih,” tutupnya. (*)

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakapolda Sumsel Tutup Pelatihan Pengamanan Pilkada dan Pelatihan Penanggulangan Karhutla

    Wakapolda Sumsel Tutup Pelatihan Pengamanan Pilkada dan Pelatihan Penanggulangan Karhutla

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Pada Sabtu (27/7/2024) Wakapolda Sumsel Brigjen M Zulkarnaen menutup secara resmi dua pelatihan personel yakni pelatihan pengamanan pengawalan (Pamwal) VIP dan pelatihan penanganan kebakaran hutan, kebun dan lahan (karhutla). Latihan pengamanan, pengawalan VIP dan latihan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan dikhususkan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan personel sesuai yang sudah direncanakan kegiatannya […]

  • Kasus TPPU, Tersangka Sekretaris MA, Heru Lelono Diperiksa KPK

    Kasus TPPU, Tersangka Sekretaris MA, Heru Lelono Diperiksa KPK

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan tersangka Sekretaris Mahkamah Agung (MA) nonaktif, Hasbi Hasan, terus diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada Rabu (6/3), seorang pensiunan yang bernama Heru Lelono diperiksa oleh penyidik KPK sebagai saksi terkait kasus tersebut. Heru menjalani pemeriksaan di Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) […]

  • Indonesia -Kanada Perkuat Kerja Sama Ekonomi Bilateral

    Indonesia -Kanada Perkuat Kerja Sama Ekonomi Bilateral

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Hubungan bilateral antara Indonesia dan Kanada telah berjalan sejak tahun 1950 an atau 75 tahun lebih. Kedua negara memiliki hubungan dagang yang kuat. Sebagai catatan bahwa Indonesia merupakan salah satu mitra dagang barang dagangan terbesar Kanada dengan total perdagangan dua arah sebesar $5,1 miliar pada tahun 2023. Ekspor Kanada ke Indonesia bernilai $2,3 miliar dan […]

  • AGPH Akan Laporkan Penyidik KPK atas nama Rossa Purbo Bekti ke Dewas KPK

    AGPH Akan Laporkan Penyidik KPK atas nama Rossa Purbo Bekti ke Dewas KPK

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Aliansi Gerakan Peduli Hukum (AGPH) hari Rabu, (19/6/2024) akan membuat laporan kepada Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (DEWAS KPK) terhadap Penyidik atas nama Rossa Purbo Bekti. Adapun Laporan tersebut atas dugaan pelanggaran kode etik nilai dasar Profesionalisme yang diatur dalam Perdewas Nomor 03 tahun 2021,bertempat di Dewas Pengawas KPK Jl. HR Rasuna Said Kav. C1, […]

  • Terkait Peristiwa 1998, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dinilai Abaikan Pelanggaran HAM

    Terkait Peristiwa 1998, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dinilai Abaikan Pelanggaran HAM

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Lagi lagi pembantu Presiden Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih yakni Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuat kontroversi dengan isi pernyataannya yang seakan mengaburkan sejarah kelam peristiwa kerusuhan 1998. Dalam pernyataan yang membuat kontroversi dalam podcast di channel YouTube IDN Times, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengklaim pemerkosaan massal tahun 1998 tak ada buktinya. Peristiwa itu, […]

  • Kuasa Hukum Haistar Klaim Laporan Dugaan Penggelapan Rp.1,778 M Tidak Sesuai Fakta

    Kuasa Hukum Haistar Klaim Laporan Dugaan Penggelapan Rp.1,778 M Tidak Sesuai Fakta

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakart, Infomsi.News–Kuasa Hukum Haistar, Wardaniman Larosa, menegaskan bahwa tuduhan terhadap Haistar terkait dugaan penggelapan dengan kerugian senilai Rp1,778 miliar ke Polres Jakarta Timur tidak memiliki dasar yang kuat dan tidak sesuai dengan Fakta hukum yang sebenarnya. Wardaniman mengatakan bahwa konflik yang sedang dihadapi oleh seller Vanderism berkaitan dengan Haistar, bukan dengan salah satu pemegang saham, […]

expand_less